
Kekaisaran Liang adalah kekaisaran yang lumayan luas serta termasuk kedalam jejeran kekaisaran terkuat di benua biru, kekaisaran Liang juga adalah kekaisaran yang kaya akan sumberdaya dan harta. Namun sayangnya, sang kaisar sangat rakus dan gila akan kekausaan, serta hanya mementingkan dirinya sendiri, sehingga rakyat kekaisaran hidup dalam tekanan dan kesengsaraan.
Ambisi sang kaisar untuk menguasai seluruh benua barat semakin membesar tak kala ia menemukan sebuah lembah yang penuh akan kristal-kristal berharga, lembah yang ia temukan tersebut kemudian diberi nama sebagai lembah kristal. Ukuran lembah itu sendiri benar-benar sangat besar, sehingga jika berhasil mengumpulkan semua kristal yang ada di sana, maka kekaisaran Liang mungkin akan menjadi kekaisaran terkaya di benua biru.
Akan tetapi, lembah nan luas dan besar tersebut tidak hanya menyimpan kristal-kristal berharga, di dalamnya juga terdapat bahaya besar yang bisa mengancam nyawa siapa saja yang masuk kedalamnya. Monster tingkat tinggi, kabut beracun dan berbagai macam bahaya lainnya sudah siap menunggu siapa saja yang berani datang dan menginjakkan kakinya di lembah tersebut.
Dengan adanya banyak bahaya seperti itu, tentu saja membuat sang kaisar terpaksa menunda untuk menjadi penguasa benua barat, serta kaisar terkaya di benua biru. Meski begitu, sang kaisar tidak kehabisan akal, karena ambisinya untuk menguasai benua barat telah memberikannya berbagai macam ide jahat dalam pikirannya.
Sang kaisar lalu memerintahkan salah satu keluarga untuk menambang semua kristal di lembah tersebut, tapi sang kaisar tidak memberitahukan tentang bahaya yang ada di dalam lembah, ia justru mengatakan bahwa perintah tersebut adalah sebuah kehormatan bagi keluarga itu, karena mereka akan sangat berjasa bagi kekaisaran Liang.
Sang kaisar juga mengumbar janji-janji manis kepada mereka, agar mereka percaya jika sang kaisar tidak memanfaatkan mereka. Dan dengan sangat bodohnya sang patriark tidak mengetahui maksud lain dibalik perkataan sang kaisar, hingga akhirnya mereka semua datang ke lembah kristal. Pada awalnya semua berjalan lancar dan mereka berhasil mendapatkan cukup banyak kristal, sampai akhirnya mereka semua terbunuh karena menyerap kabut beracun.
Peristiwa tentang kematian satu keluarga besar tersebut ditutup dengan rapat oleh sang kaisar, ia bahkan mengatakan jika mereka telah membangun kediaman di sana, agar bisa bekerja dengan tenang dan tidak perlu kembali ke ibukota kekaisaran, kaisar juga mengatakan bahwa ia selalu mengirimkan kebutuhan mereka setiap akhir bulan, sehingga mereka benar-benar bisa bekerja dengan tenang.
Semua orang mempercayai perkataan tersebut, karena memang setiap akhir bulan sang kaisar mengirimkan beberapa kereta kuda ke lembah untuk mengantarkan kebutuhan pekerja, tapi mereka tidak tahu jika kereta kuda tersebut hanyalah kereta yang kosong dan tidak ada apa-apa di dalamnya.
Beberapa bulan berlalu, sang kaisar akhirnya mengutus satu keluarga lagi ke sana untuk membantu pekerjaan keluarga sebelumnya. Dan yang mendapatkan kehormatan itu adalah keluarga Zhu, namun tidak semua anggota keluarga Zhu setuju untuk pergi ke lembah tersebut, diantara yang tidak setuju adalah Zhu Lien dan Ling, putri patriark klan Zhu.
Mereka berdua sudah berusaha meyakinkan ayah mereka untuk menolak perintah sang kaisar, namun ayah mereka tidak mendengarkannya dan malah setuju untuk datang ke lembah kristal. Alasannya adalah, karena sang kaisar memberikan janji akan menjadikan keluarga Zhu sebagai keluarga bangsawan terbesar di ibukota kekaisaran, lalu jika mereka menolak, maka mereka akan dibuang dari ibukota kekaisaran dan akan dianggap sebagai pengkhianat.
Namun pada akhirnya, seluruh anggota keluarga Zhu yang datang ke lembah terbunuh oleh para monster yang ada di sana, lalu untuk anggota keluarga Zhu yang ada di ibukota, mereka semua tiba-tiba saja mati dan dibunuh dengan kejam, tentu saja yang melakukannya adalah sang kaisar sendiri. Untuk menutupi jejaknya, sang kaisar menangkap seseorang yang kemudian ia jadikan sebagai kambing hitam, lalu ia menghukum orang tersebut dihadapan seluruh warga kota, agar semua orang percaya jika yang membunuh anggota klan Zhu adalah pria itu.
Setelah kejadian yang mengerikan tersebut, anggota klan Zhu yang tersisa hanyalah Zhu Lien dan Zhu Ling. Dan sejak saat itulah, Zhu Lien dan Zhu Ling memutuskan untuk menjadi pemberontak dan bertekad untuk membalas perbuatan kaisar, yang menjadi penyebab kematian seluruh anggota keluarganya.
(Flashback End)
Di kedalaman hutan belantara yang masih berada di wilayah kekuasaan kekaisaran Liang, Zhu Lien dan Zhu Ling terlihat sedang beristirahat di tepi sungai, sambil mengisi kembali perut mereka yang sudah keroncongan.
"Ya, aku memang pernah mendengar namanya saat berkunjung ke ibukota, dari cerita yang aku dengar, dia adalah pria yang sangat hebat, dia bahkan mampu menghadapi ribuan prajurit seorang diri" jawab Zhu Lien.
Zhu Ling tiba-tiba saja menghela nafas panjang, lalu meletakkan ikan bakar ditangannya. "Huhhh, andai saja dia ada di sini, aku pasti akan langsung menjodohkannya dengan kakak!" ucap Zhu Ling.
"Ukhuuk!" Zhu Lien tersedak karena ucapan adiknya. "Apa yang kau katakan? Mana mungkin pria hebat seperti dia mau dengan perempuan seperti kita!" ujar Zhu Lien.
"Hahahaha! Meski kakak berkata seperti itu, tapi wajah kakak malah bersemu merah" Zhu Ling mentertawakan kakaknya, yang sepertinya juga berharap seperti apa yang dikatakan oleh adiknya.
"Tapi kalau kakak tidak mau, maka aku akan dengan senang hati menggantikan kakak!" lanjutnya.
"Terserah kau saja!" Zhu Lien sangat kesal dengan perkataan adiknya, ia kemudian berdiri dan berjalan ke pinggir sungai. "Aku mau mandi, jadi sebaiknya kau menjaga tempat ini" lanjutnya.
"Tenang saja kak, tidak ada seorangpun di dalam hutan ini kecuali kita berdua!" jawab Zhu Ling, kemudian mengambil ikan bakarnya, lalu menyantapnya dengan lahap.
***
Hampir satu bulan berlalu sejak salah seorang petinggi istana kekaisaran Liang memutuskan untuk datang ke benua timur. Sejak ia sampai ke benua timur, ia selalu mendatangi kota-kota kerajaan untuk mencari informasi mengenai raja malam, bahkan ibukota kekaisaran juga ia datangi hanya untuk menemukan informasi mengenai sang raja malam.
Pencariannya cukup membuahkan hasil, karena saat berada di ibukota kekaisaran, ia berhasil mendapatkan informasi mengenai sang raja malam, dengan bermodalkan informasi yang telah ia dapatkan di ibukota kekaisaran, ia kemudian pergi menuju ke sekte Phoenix Emas untuk menemui Lin Feng, yang tidak lain adalah sang raja malam itu sendiri.
Kedatangannya ke sekte Phoenix Emas mendapatkan sambutan baik dari Jin Feng Huang, karena ia menunjukkan lencana khusus dari kekaisaran Liang, yang artinya ia bukanlah orang sembarangan di kekaisaran dan Jin Feng Huang harus memperlakukannya dengan baik.
"Tuan Bai, jika aku boleh mengetahui, sebenarnya apa yang telah terjadi pada kekaisaran Liang, sehingga membuat seorang petinggi seperti anda datang jauh-jauh ke sekte ku ini?" tanya Jin Feng Huang pada petinggi kekaisaran Liang, yang bernama Bai Jia Xing.