
Lin Jianheeng merasa sangat senang karena putrinya masih mau kembali ke keluarga Lin, padahal sebelumnya Lin Jianheeng sudah siap menerima keputusan Lin Hua jika dia mengatakan tidak ingin kembali lagi ke keluarga Lin, karena mengingat kesalahannya di masa lalu yang sudah membuat putrinya pergi meninggalkan dirinya dan juga keluarganya.
Dibalik rasa senang yang sedang di rasakan oleh Lin Jianheeng, ada rasa marah dan rasa dendam yang di rasakan oleh Zhao Chun karena telah dipermalukan di hadapan semua orang, meskipun wajahnya nampak tenang dan biasa saja tapi di hatinya, Zhao Chun menyimpan rasa dendam kepada keluarga Lin dan berjanji akan membalaskan rasa malu yang ia terima hari ini.
"Yang mulia raja, maaf jika kedatangan kami menimbulkan kegaduhan di kerajaan yang kau pimpin, aku juga minta maaf karena sudah mengancam kerajaanmu" ucap Lin Jianheeng.
"Sudahlah patriark Lin, aku tidak terlalu memikirkan hal itu, lagi pula aku juga bersalah karena telah menghalangi mu untuk bertemu dengan putrimu" jawab Wang Bing Cao.
"Kalau begitu masalah ini kita anggap impas, dan sekarang kami akan kembali ke kota Zuanshi" ucap Lin Jianheeng.
Lin Jianheeng kemudian memanggil Beast Spiritnya yaitu gagak malam, dan setelah itu para pasukan keluarga Lin juga memanggil Beast Spirit mereka masing-masing, raja kota dan yang lainnya langsung terkejut saat melihat Beast Spirit milik pasukan keluarga Lin adalah Beast Spirit yang berjenis sama yaitu gagak malam.
"Bagaimana mereka mendapatkan Beast Spirit dengan jenis yang sama sebanyak itu" gumam Wang Bing Cao.
Memang mendapatkan Beast Spirit berjenis sama dalam jumlah yang sangat banyak adalah suatu hal yang bisa di katakan hampir mustahil, lalu untuk mendapatkannya setidaknya harus menundukkan raja dari para Beast Spirit tersebut, dan itulah yang terjadi pada keluarga Lin, Lin Jianheeng berhasil menundukkan raja Beast Spirit gagak malam dan karena itu juga dia berhasil menundukkan semua gagak malam dan memberikannya kepada pasukan keluarganya.
Tentunya untuk menundukkan seekor raja dalam kelompok Beast Spirit tidaklah mudah, setidaknya membutuhkan kekuatan yang benar-benar kuat karena tentunya Beast Spirit yang akan di tundukkan juga tidak sedikit, lalu dalam hal ini Lin Jianheeng mendapatkan bantuan dari seseorang yang benar-benar kuat, orang tersebut tidak lain adalah leluhur keluarga Lin yaitu Lin Jian Zheng.
**
Di luar hutan kabut, pembunuh bayaran yang sebelumnya di kirim untuk mencari informasi mengenai latar belakang Lin Feng nampak sedang melesat memasuki hutan, karena misinya untuk memata-matai dan mencari informasi mengenai latar belakang Lin Feng telah selesai.
"Akhirnya kau kembali, bagaimana dengan misimu?" tanya pemimpin Asosiasi.
"Misi yang pemimpin berikan sudah berhasil, ternyata Zhao Feng adalah cucu dari patriark keluarga Lin, karena alasan tertentu ibu Zhao Feng yaitu Lin Hua harus pergi meninggalkan keluarga Lin, dan sekarang patriark keluarga Lin sedang pergi ke kota Awan untuk menjemput ibu Zhao Feng" jawab pembunuh topeng perak.
"Hahahaha tidak aku sangka raja kota berani mencari masalah dengan keluarga Lin" ucap pemimpin Asosiasi tertawa lantang.
"Lalu apa yang harus kita lakukan pemimpin?" tanya ketua pembunuh topeng perak.
"Bukankah sudah jelas?, yang harus kita lakukan adalah menyelesaikan misi yang telah di berikan kepada kita, lalu mengenai resikonya, biarkan keluarga Zhao yang menanggungnya" jawab pemimpin Asosiasi.
"Tapi untuk saat ini kita tidak bisa melakukan apa-apa karena Zhao Feng masih berada di bawah perlindungan Lin Jianheeng, dan kalian bukanlah tandingannya. Topeng emas, perintahkan salah satu bawahanmu untuk pergi menemui raja kota dan katakan informasi yang baru saja kita dapat padanya, dan mintalah bayaran yang lebih besar lagi, karena misi kali ini terlalu beresiko" lanjutnya.
"Baik pemimpin" jawab ketua pembunuh topeng emas.
**
Di istana raja kota, Zhang Jiangwu nampak sedang duduk dengan gelisah di singgasananya, meskipun dia sudah memerintahkan jendral Zhang Hao untuk menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh Zhao Feng, namun sampai sekarang masih belum ada kabar apapun yang ia terima dari Asosiasi pembunuh bayaran.
"Kenapa begitu lama, apakah membunuh seorang bocah ingusan membutuhkan waktu selama ini" ucap Zhang Jiangwu.
"Yang mulia harap anda bersabar, aku yakin ada sesuatu hal yang membuat mereka begitu lama menyelesaikan misi yang kita berikan" ujar jendral Zhang Hao.
"Aku sudah sabar begitu lama tapi sampai sekarang aku masih belum menerima kabar mengenai kematian Zhao Feng, apa jangan-jangan Asosiasi pembunuh bayaran sudah tidak becus lagi dalam menyelesaikan misi" ucap Zhang Jiangwu kesal.
"Harap jaga ucapan anda raja kota, apa anda mau ucapan Mada barusan di dengar oleh pemimpin Asosiasi?" tanya pembunuh topeng emas tiba-tiba muncul di hadapan Zhang Jiangwu.
Zhang Jiangwu dan jendral Zhang Hao benar-benar sangat terkejut ketika menyadari seorang pembunuh bayaran sudah berada di hadapan mereka, seketika itu juga Zhang Jiangwu langsung bergidik ketakutan karena dia tau bahwa pembunuh bayaran yang datang itu adalah pembunuh tingkat tinggi, selain itu Zhang Jiangwu juga tidak pernah menyangka bahwa pembunuh bayaran tersebut mendengar ucapannya.
"Ka-kau, sejak kapan kau berada di sini?" tanya Zhang Jiangwu.
"Sejak kau mengatakan sesuatu yang buruk tentang Asosiasi pembunuh bayaran" jawab pembunuh topeng emas.
"Tu-tuan, tolong maafkan aku karena ucapanku yang tidak sopan, itu semua hanya karena aku sudah tidak sabar ingin mendengar berita tentang kematian Zhao Feng" ujar Zhang Jiangwu.
"Kebetulan sekali, kedatanganku ke sini untuk memberitahukan sesuatu kepada kalian" ucap pembunuh topeng emas.
"Apa itu tuan, apakah misinya telah berhasil?" tanya Zhang Jiangwu.
Pembunuh topeng emas kemudian menceritakan kepada Zhang Jiangwu bahwa misinya belum selesai, sebab Zhao Feng memiliki latar belakang yang kuat, bahkan pembunuh yang mereka kirim sebelumnya telah di kalahkan, lalu pembunuh topeng emas mengatakan kepada Zhang Jiangwu bahwa sebenarnya Zhao Feng adalah cucu patriark keluarga Lin.
"Dan tugasku datang kemari adalah untuk memberitahukan hal itu kepada kalian, lalu pemimpin Asosiasi mengatakan jika ingin melanjutkan misinya kalian harus membayar lebih besar lagi, karena misi kali ini sangat beresiko dan kalian tentu tau bagaimana kejamnya keluarga Lin" ucap pembunuh topeng emas mengakhiri ceritanya.
"Sial, kenapa bocah sialan itu adalah jadi cucu Lin Jianheeng, jika begini urusannya akan bertambah rumit dan Lin Jianheeng juga tidak akan melepaskan ku karena telah mencoba membunuh cucunya" ucap Zhang Jiangwu.
"Lalu apa yang mulia akan membatalkan misi ini?" tanya jendral Zhang Hao.
"Tidak, aku tidak akan membatalkan misi ini karena mau bagaimanapun, Zhao Feng sudah berani mencelakai anakku dan aku harus membalaskan perbuatannya itu" jawab Zhang Jiangwu.