Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-366. Gunung Heishan 1


Setelah beristirahat selama dua jam sambil mengumpulkan tenaga lagi, Lin Feng, Huise dan Yin Ouyang akhirnya melanjutkan perjalanan mereka menuju ke gunung Heishan. Selain ingin mencari kristal sembilan surga di sana ada beberapa hal yang membuat Lin Feng sangat ingin pergi ke gunung Heishan, salah satunya adalah berburu sumberdaya.


Bagi Yin Ouyang, mungkin perkumpulan Beast Monster dan Beast Spirit tersebut adalah bahaya besar dan merupakan bencana, tapi bagi Lin Feng, perkumpulan mereka adalah sebuah tambang sumberdaya yang akan meningkatkan kekuatannya. Dengan jumlah mereka yang mencapai ribuan, pastinya dia bisa meningkatkan kekuatannya beberapa tingkatan lagi, atau mungkin bisa menembus ranah selanjutnya lagi.


"Yaang mulia, bo-boleh aku mengatakan sesuatu tentang gunung Heishan?" tanya Yin Ouyang.


"Katakan saja" jawab Lin Feng.


"Sebenarnya, Beast Monster dan Beast Spirit yang berkumpul di gunung Heishan sangatlah kuat, bahkan yang terlemah diantara mereka memiliki kekuatan yang setara dengan kultivator ranah Nirvana" ucap Yin Ouyang.


Lin Feng tiba-tiba saja berhenti setelah mendengar penjelasan Yin Ouyang, raut wajahnya juga nampak berubah. "Apa kau yakin?" tanya Lin Feng.


"Hamba tidak berani berbohong yang mulia, jadi..." Yin Ouyang menghentikan ucapannya, karena takut perkataannya akan membuat Lin Feng marah.


"Aku tahu apa yang ingin kau sampaikan, aku juga sangat berterimakasih karena kau sudah mengkhawatirkan aku, tapi kau tenang saja, karena aku tidak akan kalah dari hewan-hewan itu" jawab Lin Feng.


"Baik yang mulia, hamba mengerti!" ucap Yin Ouyang.


Setelah terhenti untuk sejenak, mereka bertiga akhirnya melanjutkan perjalanan menuju ke gunung Heishan. Kali ini, mereka tidak akan berhenti beristirahat lagi, karena jarak yang harus mereka tempuh untuk sampai ke gunung Heishan lumayan jauh, setidaknya membutuhkan waktu seharian penuh dengan terbang tanpa istirahat, lalu akan memakan waktu kurang dari tiga hari jika mereka terbang dengan santai dan sering beristirahat.


Satu hari kemudian.


Perjalanan mereka bertiga menuju ke gunung Heishan sangatlah lancar, karena selama perjalanan mereka bertiga tidak mendapatkan halangan apapun, sehingga hanya dalam waktu satu hari penuh, mereka telah sampai ke gunung Heishan. Saat ini, mereka bertiga sedang berada di kaki gunung untuk beristirahat sejenak, sambil mengumpulkan tenaga yang telah terkuras.


Gunung Heishan sendiri merupakan gunung yang sangat besar dan luas, di wilayah gunung Heishan sendiri tidak ditumbuhi oleh pepohonan sama sekali, bahkan rumput juga tidak tumbuh di sana. Gunung Heishan juga tidak terlalu tinggi, bahkan puncak gunung tersebut sangatlah luas dengan bebatuan runcing yang menjulang tinggi mengelilingi puncaknya, bisa dikatakan jika puncak gunung Heishan lebih mirip seperti arena pertarungan yang terlihat menakutkan.


Suasana menakutkan gunung Heishan semakin bertambah dengan kehadiran aura mengerikan yang berasal dari puncak gunung, namun di tengah-tengah aura menakutkan tersebut, juga terdapat aura dari energi kehidupan yang sangat besar, yang juga berasal dari puncak gunung. Sebenarnya kehadiran energi kehidupan di tempat tersebut terasa sangat aneh, karena biasanya, tempat perkumpulan monster tidak ada energi kehidupan sama sekali, justru tempat perkumpulan mereka akan menghadirkan aura kematian yang mengerikan.


"Tuan, energi kehidupan ini..."


"Kau benar, energi kehidupan ini memang berasal dari kristal sembilan surga, aku juga merasakan tarikan yang sangat besar di tubuhku, bahkan kristal sembilan surga yang telah aku dapatkan juga bereaksi dengan energi kehidupan ini" ujar Lin Feng.


"Kalau begitu, apa rencana kita selanjutnya, tuan?" tanya Huise.


"Sementara ini kita istirahat dulu sambil mengumpulkan tenaga, setelah itu barulah aku akan menyerang ke sana" jawab Lin Feng.


"Tuan, apa aku..."


"Benar, untuk kali ini kau tidak perlu bertarung, kecuali jika keadaannya benar-benar sudah mendesak!" ujar Lin Feng.


"Baik tuan!" jawab Huise.


Yin Ouyang hanya diam dan mendengarkan perkataan mereka berdua, karena untuk masalah kali ini, dia benar-benar tidak bisa membantu, sekalipun dia ingin membantu Lin Feng, tapi dengan kekuatannya saat ini, ia tentunya masih belum mampu melawan begitu banyak Beast Monster dan Beast Spirit, dengan kata lain, dia hanya akan menjadi beban untuk Lin Feng jika dia membantunya.


Setelah bermeditasi selama beberapa jam, Lin Feng akhirnya berhasil mengumpulkan lagi kekuatannya yang telah terkuras, sekarang dia sudah benar-benar siap untuk menyerang ribuan hewan yang berkumpul di atas gunung. Sebelum naik ke puncak gunung, Lin Feng kembali memperingati Huise untuk tidak ikut campur, kecuali jika memang ada hal yang sangat mendesak.


Lin Feng sengaja melarang Huise untuk membantunya, bukan karena Lin Feng tidak membutuhkan bantuan Huise sama sekali, tapi kali ini Lin Feng memang ingin bertarung sendirian, karena setelah tingkatan kultivasinya naik ke ranah Matrial Emperor, Lin Feng belum pernah bertarung dengan jumlah musuh yang sangat banyak seperti yang akan segera terjadi.


"Baiklah tuan, aku tidak akan membantu tuan kecuali jika tuan sendiri yang meminta" jawab Huise yang tidak mempermasalahkannya sama sekali.


"Bagus, kalau begitu aku akan naik ke puncak gunung sekarang!" ucap Lin Feng, lalu melesat terbang menuju ke puncak gunung Heishan.


"Tuan Huise, kenapa anda menerima permintaan yang mulia, bukankah ini akan sangat berbahaya?!" tanya Yin Ouyang setelah Lin Feng pergi.


"Yin Ouyang, apa kau pernah melihat tuan bertarung secara langsung?" tanya Huise.


"Seingat ku belum pernah sama sekali, memangnya ada apa tuan?" tanya Yin Ouyang, dia nampak bingung dengan pertanyaan Huise.


"Kalau begitu, sekarang kau harus melihat bagaimana seorang dewa kematian bertarung" ucap Huise, lalu mengajak Yin Ouyang mengikuti Lin Feng.


Tidak lama kemudian, Lin Feng telah sampai dipuncak gunung Heishan dan berdiri di ujung bebatuan runcing yang mengelilingi puncak gunung. Ketika sampai dipuncak gunung, raut wajah Lin Feng langsung berubah ketika melihat ribuan monster dan Beast Spirit yang sedang berkumpul di puncak gunung tersebut.


"Ternyata Yin Ouyang benar, yang paling lemah diantara mereka setara dengan kultivator ranah Nirvana, sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang menyenangkan" Lin Feng bergumam dalam hatinya.


"Baiklah, kalau begitu mari kita mulai!" lanjutnya, kemudian tersenyum sinis.


Lin Feng kemudian mengeluarkan kedua pedangnya dan bersiap-siap untuk melakukan serangan, namun saat Lin Feng hendak bergerak dari tempatnya berdiri, ia tiba-tiba saja berhenti ketika merasakan aura yang sangat besar datang dari arah gua yang ada dipuncak gunung Heishan. tidak lama kemudian, seorang pria berambut panjang keluar dari dalam gua tersebut.


Penampilan pria tersebut benar-benar terlihat seperti manusia, namun aura yang keluar dari tubuhnya sangat jelas menunjukkan jika dia bukanlah seorang manusia, melainkan Beast Spirit yang telah berubah wujud. Saat pria tersebut muncul, para Beast Spirit dan Beast Monster yang ada di sana langsung menundukkan kepala mereka.


"Kekuatan pria ini tidak bisa dipandang sebelah mata, jika aku lengah kemungkinan aku benar-benar akan mati kali ini" Lin Feng bergumam pelan.


Huise dan Yin Ouyang yang juga telah sampai di puncak gunung tentu juga bisa melihat kemunculan pria berambut panjang itu, bahkan raut wajah Huise langsung berubah saat itu juga, dia benar-benar tidak bisa tenang dan nampak khawatir setelah mengetahui jika pria tersebut memiliki tingkat kultivasi yang telah mencapai ranah Supreme Emperor.


"Tuan, izinkan aku bertarung bersama tuan" Huise langsung menghubungi Lin Feng karena khawatir.


"Tidak!" jawab Lin Feng singkat.


"Tapi tuan..."


"Huise, apa kau meragukan aku? Jiwa kita berdua sudah menyatu sangat lama, tidakkah kau merasakan apa yang aku rasakan sekarang?" tanya Lin Feng.


"Tentu saja aku merasakannya tuan, tapi..."


"Lalu kenapa kau masih ragu? Ingatlah Huise, aku tidak akan mati dengan mudah, setidaknya bukan karena mereka semua!" ujar Lin Feng.