
"Baik tuan" jawab singa es.
Setelah itu Singa Es langsung menciptakan begitu banyak tombak es dan kemudian melemparkannya kepada seluruh pasukan khusus dari ketiga sekte yang berniat untuk membunuh murid-murid sekte Phoenix Emas, karena serangan tombak es tersebut sangat cepat, pasukan khusus dari ketiga sekte kemudian langsung pergi begitu saja tanpa melakukan tugasnya.
Meskipun semua pasukan tersebut telah menghindar, namun singa es tetap menyerang mereka semua dengan menggunakan tombak es yang ia ciptakan, karena serangan beruntun tersebut, nyawa murid-murid sekte Phoenix Emas berhasil di selamatkan dan mereka semua langsung melarikan diri ke tempat yang lebih aman.
"Bagus, sekarang saatnya memanggil mereka" kata Jin Feng Huang kemudian memanggil pasukan Phoenix.
Yin Lang dan kedua pemimpin sekte lainnya merasa sangat kesal karena nyawa para murid sekte Phoenix Emas berhasil selamat, bahkan sekarang mereka bertambah kesal karena Jin Feng Huang sudah memanggil pasukan Phoenix yang sangat terkenal dengan kekuatan tempurnya.
"Semuanya kembali dan bergabung dengan pasukan kerajaan" ujar Yin Lang.
Seluruh pasuka khusus ketiga sekte kemudian langsung kembali dan bergabung dengan pasukan kerajaan, namun tentunya mereka membentuk barisan masing-masing dan tidak benar-benar bergabung dalam barisan pasukan kerajaan.
"Yang mulia, Jin Feng Huang sudah memanggil pasukan Phoenix, apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Lu Guotin.
"Apa yang perlu di takutkan, mereka semua bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan jumlah dan kekuatan pasukan kita" jawab Zhang Jiangwu.
Tidak lama kemudian, dari arah wilayah barat sekte Phoenix Emas, muncul satu pasukan yang berjumlah cukup banyak, mereka semua menggunakan armor emas dengan lambang Phoenix di dadanya, kedatangan pasukan tersebut juga membuat kengerian dalam diri ketika pemimpin sekte, sebab mereka bertiga mengetahui betul seperti apa kekuatan pasukan Phoenix.
Bisa dikatakan bahwa pasukan Phoenix adalah senjata sekaligus perisai bagi sekte Phoenix Emas, pasukan Phoenix akan menkadi senjata bagi sekte Phoenix Emas ketika hendak menghancurkan sekte aliran hitam, serta pasukan Phoenix akan menjadi perisai bagi sekte Phoenix Emas saat ada yang mencoba menyerang sekte tersebut.
"Sudah saatnya untuk serius" ucap Jin Feng Huang.
"Cih, apa yang kau banggakan dari mereka, pasukanmu bahkan tidak ada artinya dimata pasukan kerajaan!" ujar Zhang Jiangwu.
"Benarkah?, lalu bagaimana dengan pasukanku?" tanya Lin Jianheeng sinis.
Zhang Jiangwu langsung terdiam setelah mendengar pertanyaan yang di ajukan oleh Lin Jianheeng, tentunya Zhang Jiangwu mengetahui seberapa kuat pasukan keluarga Lin, bahkan hampir semua orang yang ada di wilayah kerajaan Zuanshi mengetahui seberapa mengerikannya kekuatan pasukan keluarga Lin.
"Cih, kita tidak akan tahu sebelum mencobanya" jawab Zhang Jiangwu.
"Kalau begitu coba saja, tapi aku merasa sangat ragu, karena kau sama sekali tidak punya keberanian untuk melakukan itu" ucap Lin Jianheeng memprovokasi.
"Sialan!, jangan sombong kau Lin Jianheeng" ujar Zhang Jiangwu kesal.
"Pasukan habisi mereka sekarang juga" ujar jendral Zhang Hao memberikan perintah.
"Pemimpin, anda hadapi saja pasukan mereka, masalah raja kota biar aku dan keluagaku yang mengurusnya" ucap Lin Jianheeng.
"Terimakasih patriark Lin" jawab Jin Feng Huang.
Setelah mendapatkan perintah, Lin Duan dan Lin Dian langsung memimpin pasukan keluarga Lin untuk menyerang, seketika sekte Phoenix Emas langsung menjadi medan perang antara pasukan keluarga Lin dan pasukan kerajaan Zuanshi.
Keganasan dan kekuatan pasukan keluarga Lin benar-benar terbukti, karena hanya dalam hitungan detik mereka sudah merenggut begitu banyak nyawa pasukan kerajaan Zuanshi, bisa di katakan bahwa pasukan keluarga Lin adalah pasukan yang sangat cocok untuk ditugaskan dalam tugas pembantaian daripada peperangan.
"Jangan mau kalah, hancurkan sekte Phoenix Emas sekarang juga" ujar Du Fu Shi.
Seluruh pasukan yang terdiri dari pasukan khusus yang berasal dari ketiga sekte kemudian langsung melakukan serangan terhadap murid sekte Phoenix Emas, Jin Feng Huang tentunya tidak ingin diam saja melihat sektenya diporakporandakan oleh ketiga pasukan sekte tersebut, dengan lantang Jin Feng Huang memerintahkan pasukan Phoenix untuk segera melakukan penyerangan.
Peperangan sekali lagi pecah di sekte Phoenix Emas, keadaan benar-benar menjadi jauh lebih kacau setelah pasukan khusus dari ketiga sekte dan pasukan Phoenix saling menyerang, ledakan-ledakan besar terjadi dimana-mana, suara dentingan senjata yang beradu terus terdengar keseluruh bagian sekte Phoenix Emas, teriakan menyayat hati juga terus terdengar mengiringi jalannya peperangan.
Sementara itu, di atas arena pertandingan, tetua Liu Changhai sedang berusaha mengobati luka-luka yang terdapat pada tubuh Lin Feng dan Lin Tian, sedangkan singa es, menjaga mereka bertiga agar tidak di serang oleh pasukan ketiga sekte ataupun pasukan kerajaan Zuanshi.
"Guru apa yang harus kita lakukan sekarang?, situasi benar-benar sudah menjadi kacau sekarang" tanya Lin Tian.
"Untuk saat ini aku hanya akan berfokus untuk menyembuhkan luka kalian berdua, setelah luka kalian sembuh barulah kita memikirkan rencana lain" jawab tetua Liu Changhai.
"Aku benar-benar tidak menyangka bahwa sekte Phoenix Emas akan menjadi medan perang seperti ini" ucap Lin Tian.
"Jangankan dirimu, bahkan aku sangat yakin kalau pemimpin sekalipun juga tidak pernah menyangka semua ini akan terjadi" jawab tetua Liu Changhai.
----
Sementara itu di tempat lain, Zhang Jiangwu bersama dengan jendral Zhang Hao nampak sedang berhadapan dengan Lin Jianheeng, akan tetapi, meskipun mereka berdua sudah menyerang Lin Jianheeng dengan membabai buta, namun tidak satupun dari serangan mereka yang berhasil mengenai tubuh Lin Jianheeng.
Justru pertarungan mereka saat ini tidak ada ubahnya seperti sebuah permainan belaka bagi Lin Jianheeng. Meskipun begitu, Lin Jianheeng tetap melakukan serangan balasan dan tentunya, setiap serangan yang di lakukan oleh Lin Jianheeng berhasil melukai Zhang Jiangwu ataupun jendral Zhang Hao.
"Dengan kekuatan seperti ini kau sudah benar-benar sombong dan berani mencari masalah dengan keluarga ku, sekarang sudah saatnya untuk keluarga Zhang musnah dari kerajaan Zuanshi" ujar Lin Jianheeng.
"Diam kau Lin Jianheeng, aku sudah memikirkan semua resiko yang akan aku terima sebelum melakukan semua ini. Dan karena itu juga, aku sudah mempersiapkan segalanya untuk memenangkan peperangan ini dan menghancurkan keluargamu" jawab Zhang Jiangwu.
"Memangnya apa yang bisa kau lakukan?" tanya Lin Jianheeng.
"Saksikanlah!" jawab Zhang Jiangwu sinis.
Zhang Jiangwu kemudian mengeluarkan sebuah giok berwarna merah dari dalam cincin penyimpanannya, setelah itu Zhang Jiangwu langsung melukai tangannya dan meneteskan darahnya pada giok tersebut.
Lin Jianheeng merasa sangat penasaran dengan apa yang sedang di lakukan oleh Zhang Jiangwu, namun karena merasakan ada yang tidak beres dan merasakan ada bahaya yang akan datang, Lin Jianheeng kemudian memperingatkan seluruh pasukannya melalui telepati.