
...Identitas Yin Ouyang...
"Jangan bicara lagi, sekarang sudah saatnya kau menunjukkan jati dirimu kepada mereka semua!" ujar Huise.
"Baiklah, aku juga sudah sangat lama tidak menunjukkan wujud ku yang sesungguhnya" jawab Yin Ouyang.
Yin Ouyang kemudian melepaskan cincin berwarna putih dijari manis kirinya, yang tidak lain adalah segel yang telah mengekang kekuatannya selama ini, cincin itu jugalah yang telah membantu Yin Ouyang untuk menutupi penyamaran serta menekan aura kekuatannya, sehingga tidak ada seorangpun yang tahu siapa dia sebenarnya, kecuali Huise dan Lin Feng.
Wushh!
Aura dahsyat yang telah tersegel selama ratusan tahun, akhirnya terlepas dari tubuh Yin Ouyang, sehingga mengejutkan semua orang yang bisa merasakannya, baik itu pasukan raja malam, atau bahkan pasukan bangsa iblis sekalipun, begitu juga dengan para jendral pasukan raja malam yang sedang bertarung, serta Yama yang tengah berhadapan dengan Lin Feng.
"Akhirnya kau menunjukkan wujud aslimu, Yin Ouyang" gumam Lin Feng.
"Aura apa ini? Kenapa terasa sangat tidak asing bagiku?" tanya Yama dalam hatinya.
"Yin Ouyang, kenapa dia bisa memiliki aura sebesar ini? Apa jangan-jangan selama ini dia menyembunyikan kekuatannya?" gumam Lang Diyu.
Tidak lama setelah melepaskan segel kekuatannya, tubuh Yin Ouyang tiba-tiba saja diselimuti oleh cahaya berwarna biru yang cukup terang, lalu tubuhnya membesar secara perlahan-lahan dan kemudian berubah menjadi seekor harimau putih raksasa, namun sosok harimau putih Yin Ouyang sedikit berbeda dengan sosok harimau Lan Hu, karena belang pada tubuhnya tidak berwarna biru, melainkan berwarna emas, serta memiliki aura yang jauh lebih besar.
Bahkan dari segi ukuran, kedua jenis harimau putih tersebut benar-benar sangat berbeda, karena wujud harimau Yin Ouyang jauh lebih besar, ia juga menguasai dua kekuatan elemen yang sangat kuat, yaitu kekuatan elemen angin dan kekuatan elemen es. Dan perbedaan yang paling besar diantara kedua harimau putih tersebut adalah, Yin Ouyang adalah salah satu dari sembilan Beast Penguasaan, sementara Lan Hu, hanyalah Beast spesial dengan kekuatan yang besar.
"Cihh... Ternyata dia adalah harimau putih, pantas saja aku tidak pernah melihatnya di manapun, ternyata dia sudah bergabung dengan bocah sialan ini!" gumam Yama, ia benar-benar sangat kesal setelah mengetahui jika salah satu Beast Penguasa terhebat ada bersama Lin Feng.
"Groaaarrr!!" Yin Ouyang meraung dengan sangat keras, bahkan suaranya sampai terdengar hampir ke sebagian penjuru dunia kegelapan, lalu bersamaan dengan suara raungan tersebut, muncul pusaran angin yang sangat besar dan langsung menghantam pasukan bangsa iblis.
Tidak hanya itu saja, Yin Ouyang kemudian menciptakan ribuan tombak es di atas tubuhnya, lalu ia menggerakkan ribuan tombak es tersebut dengan menggunakan pikirannya, ribuan tombak es yang diciptakan oleh Yin Ouyang, melesat dengan kecepatan tinggi dan langsung menyerang pasukan bangsa iblis, lalu setiap bangsa iblis yang terkena serangan tombak es tersebut, langsung membeku dan hancur menjadi serpihan-serpihan yang sangat kecil saat itu juga.
"Sial! Sainganku untuk menjadi bawahan yang terbaik malah bertambah satu lagi, tapi tidak masalah, karena ini akan jadi lebih menyenangkan!" ucap Lang Diyu, kemudian merubah wujudnya menjadi serigala berkepala tiga.
Setelah itu, Lang Diyu langsung menyerang pasukan bangsa iblis, dengan menghembuskan nafas api abadi dari ketiga kepalanya. Api abadi yang disemburkan oleh Lang Diyu menyebar dengan cepat dan membakar apapun yang ada di sana, beruntung pasukan raja malam telah mundur, karena sebelum peperangan terjadi, Lang Diyu sudah memperingati mereka semua. Jika tidak, mereka juga akan ikut terbakar oleh api abadi.
Du Fang Ren kemudian naik ke atas kepala ular hijau raksasa tersebut, lalu ia memerintahkan Beast Spiritnya itu untuk menyemburkan racunnya yang sangat mematikan ke arah pasukan bangsa iblis. Racun yang dimiliki oleh Beast Spirit Du Fang Ren adalah salah satu dari tiga racun terkuat yang pernah ada, bahkan racun tersebut juga bersemayam di dalam tubuh Du Fang Ren dan menjadi inti kekuatannya.
Para prajurit bangsa iblis yang terkena semburan racun tersebut langsung mati saat itu juga, efek kerusakan racun tersebut hampir sama dengan racun kabut asap Du Fang Ren, namun jauh lebih mengerikan lagi, karena saat carian racun tersebut bersentuhan dengan kulit, walaupun hanya setetes, maka seluruh tubuh akan langsung hancur saat itu juga, bisa dikatakan jika cairan racun tersebut seolah-olah memakan setiap bagian tubuh sampai tidak tersisa sedikitpun, bahkan satu tetes racun ular tersebut mampu menghancurkan benda sekeras apapun.
Di sisi lain.
Bangsa iblis benar-benar dibuat kelabakan karena menghadapi tiga serangan dahsyat sekaligus, karena tiga serangan dahsyat tersebut tidak hanya membuat kemampuan mereka tidak berguna, tapi juga telah merenggut ribuan nyawa dari pasukan mereka. Meski begitu, pasukan bangsa iblis yang tersisa masih tetap tidak mau menyerah, mereka bahkan mengabaikan rasa takut yang mereka rasakan, lalu melakukan serangan balasan.
Jutaan serangan energi kegelapan melesat dengan kecepatan tinggi ke arah pasukan raja malam, namun tidak satupun dari serangan itu yang bisa menyentuh pasukan raja malam, karena sebelum mengenai mereka, jutaan serangan tersebut telah hancur ketika bertabrakan dengan formasi pelindung yang diciptakan oleh Huise, sehingga belum ada satupun dari pasukan raja malam yang menjadi korban peperangan tersebut.
"Jangan takut, teruslah menyerang! Aku akan melindungi kalian dari belakang!" ujar Huise memberikan perintah.
Pasukan raja malam yang sebelumnya sempat mundur karena serangan Lang Diyu dan Du Fang Ren, akhirnya bergerak maju lagi dan langsung menyerang pasukan bangsa iblis, meski jumlah mereka masih tetap kalah dengan jumlah pasukan bangsa iblis, tapi mereka sangat yakin jika mereka akan memenangkan peperangan tersebut, karena kekuatan yang ada dibelakang mereka, jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan kekuatan pasukan iblis.
Di tempat lain.
Pertarungan dahsyat juga sedang terjadi antara Lin Feng melawan Yama dan Qian Ling Chen, meski ia juga kalah dalam jumlah, tapi tidak sedikitpun ia nampak kewalahan menghadapi serangan-serangan mereka berdua, bahkan Lin Feng masih bisa menghadapi mereka berdua dengan tenang, padahal Qian Ling Chen terus berusaha untuk memprovokasinya, agar dia marah dan kehilangan kendali atas dirinya, tapi sayangnya, Lin Feng bahkan tidak menghiraukan perkataan Qian Ling Chen.
"Kenapa kau malah tersenyum, apa kau meremehkan kekuatan kami berdua?!" ujar Qian Ling Chen disela-sela melakukan serangan.
"Memangnya kenapa kalau aku tersenyum? Apakah kau merasa tersinggung? Atau jangan-jangan kau..."
"Aku tidak lemah! Aku bahkan bisa mengalahkan mu tanpa pertolongan guruku!" ujar Qian Ling Chen.
"Benarkah?" tanya Lin Feng, ia tertawa senang di dalam hatinya saat mengetahui jika Qian Ling Chen sudah mulai masuk kedalam jebakannya.
"Tentu saja, apa kau ingin berduel denganku?!" jawab Qian Ling Chen menantang Lin Feng.
"Hahahaha! Kenapa tidak?" jawab Lin Feng.