Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-170. Pasukan Monster dan Beast Spirit 4


Karena tidak berjalan sesuai dengan rencana, mereka terpaksa harus menunggu sedikit lebih lama lagi, agar para monster benar-benar bisa menghancurkan ibukota kekaisaran, selain itu mereka juga ingin menunggu sampai kekuatan kekaisaran melemah, karena dengan serangan para monster dan Beast Spirit tersebut, tentu akan banyak prajurit yang gugur dan pertahanan kekaisaran akan semakin melemah.


Tidak lama kemudian, dari arah ibukota kekaisaran datang seorang Assassin ke arah pasukan tersebut, ketua Organisasi nampak sangat senang ketika melihat kedatangan Assassin tersebut, karena ketua Organisasi serta mereka semua yang berada di sana, sudah tidak sabar menunggu informasi yang akan diberikan oleh Assassin tersebut.


"Hormat yang mulia dan ketua Organisasi" ucap Assassin tersebut.


"Katakan! Informasi apa yang kau bawa?" tanya pria misterius.


"Sebelumnya hamba minta maaf yang mulia, misi untuk menculik putri Feng Yue Yin telah gagal total, tidak hanya itu saja, bahkan para Assassin yang menyamar di istana juga telah dibunuh" jawab Assassin tersebut.


"Apa?! Bagaimana hal itu bisa terjadi? Bukankah sebelumnya tidak ada yang mengetahui penyamaran mereka? Lalu kenapa kau baru memberikan laporan sekarang?!" tanya ketua Organisasi marah.


"Ma-maaf ketua, aku baru saja mengetahui tentang hal tersebut, karena selama ini aku bertugas mengawasi dan menyelidiki tentang para prajurit yang ada di ibukota" jawab Assassin tersebut.


"Sial, sebenarnya siapa yang telah membantu kaisar!" ujar ketua Organisasi.


"Yang membantu kaisar adalah seorang pemuda dari sekte Phoenix Emas, menurut informasi yang diberikan oleh salah seorang petinggi istana yang memihak kepada kita, pemuda tersebut bernama Lin Feng, dia jugalah yang telah menggagalkan misi kali ini dan dia juga yang telah membunuh semua Assassin yang menyamar" jawab Assassin tersebut.


"Petinggi istana tersebut juga berpesan kepada kita semua, agar berhati-hati dengan pemuda yang bernama Lin Feng itu, karena tigkatan kekuatannya tidak diketahui" lanjutnya.


"Baiklah, sekarang kau bergabung saja dengan yang lainnya" ucap pria misterius.


"Baik yang mulia" jawab Assassin tersebut.


"Lin Feng, seberapa kuat kau sebenarnya?" gumam pria misterius tersebut.


***


Di ibukota kekaisaran, kehancuran yang terjadi di ibukota menjadi semakin parah, korban-korban yang berjatuhan juga semakin banyak, baik itu dari para prajurit kekaisaran ataupun warga kota, meskipun telah dibantu oleh para prajurit untuk melarikan diri, tapi tetap saja mereka masih belum bisa lepas dari para monster.


Di wilayah selatan ibukota, Lin Feng nampak sedang berusaha keras untuk menghabisi semua monster dan Beast Spirit yang mencoba masuk ke ibukota, meskipun jumlah monster dan Beast Spirit yang ada di sana sangat banyak, namun Lin Feng tidak merasa gentar sedikitpun, bahkan Lin Feng malah nampak sangat bersemangat menghadapi mereka semua.


"Bagus, datanglah kalian semua agar aku bisa menghabisi kalian dengan cepat!" ujar Lin Feng.


Lin Feng kemudian menggenggam erat pedang kayu roh yang ada di tangannya, lalu setelah itu Lin Feng menggunakan jurus tujuh tebasan kematian untuk membunuh para monster dan Beast Spirit yang mencoba mendekatinya, tujuh aura pedang melesat dengan sangat cepat dan langsung memotong apa saja yang dilewatinya.


Potongan-potongan tubuh monster bertebaran dimana-mana, darah dari para monster juga sudah memenuhi tempat tersebut, bahkan udara di sekitar tempat tersebut sudah berbau amis seperti darah, meskipun demikian, Lin Feng nampak biasa-biasa saja dan sama sekali tidak terganggu dengan hal tersebut, bahkan Lin Feng menjadi semakin bersemangat untuk menghabisi mereka semua.


Tidak lama kemudian, salah seorang jendral kekaisaran datang bersama para prajurit, mereka semua benar-benar dibuat kaget saat melihat keadaan di tempat tersebut, bahkan beberapa prajurit langsung muntah karena tidak tahan melihat pemandangan yang sangat mengerikan tersebut.


Yang lebih membuat mereka terkejut lagi adalah, sosok Lin Feng yang berdiri dengan gagah berani diatas tumpukan mayat para monster dan Beast Spirit, padahal di hadapannya terdapat begitu banyak monster dan Beast Spirit yang menatapnya dengan tatapan yang sangat mengerikan, para monster dan Beast Spirit tersebut terlihat sangat membenci Lin Feng.


"A-apa semua ini perbuatannya?" tanya salah seorang prajurit.


"Entahlah, tapi seperti yang kita lihat sekarang, ditempat ini tidak ada siapapun kecuali dia, jadi sudah pasti dia yang melakukan semua ini" jawab sang jendral.


"Benar-benar sangat mengerikan, meskipun mereka semua adalah monster dan Beast Spirit, tapi perbuatannya benar-benar sangat mengerikan, pantas saja yang mulia kaisar sangat percaya dengannya" ucap prajurit lainnya.


"Sudahlah, jangan bicara lagi, sekarang kita harus membantunya" ujar sang jendral.


"Baik jendral!" jawab para prajurit serempak.


Meskipun merasa tidak nyaman dengan pemandangan mengerikan tempat tersebut, tapi mereka semua tidak mempunyai pilihan lain, karena sudah menjadi tugas mereka untuk melindungi ibukota kekaisaran, meskipun sepertinya Lin Feng bisa mengatasi semua monster dan Beast Spirit tersebut, tapi mereka juga tidak mungkin diam saja.


"Lin Feng, maaf kami datang terlambat, bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya sang jendral.


"Seperti yang kau lihat sekarang, aku masih baik-baik saja" jawab Lin Feng.


"Baguslah, kalau begitu izinkan kami membantu" ucap jendral tersebut.


"Terserah kalian saja, yang penting jangan menjadi beban untukku" jawab Lin Feng kemudian menghilang dari hadapan mereka semua.


Mereka semua nampak sangat kaget ketika melihat Lin Feng tiba-tiba saja menghilang, bahkan mereka semua sempat merasa khawatir karena berpikir bahwa Lin Feng telah pergi meninggalkan mereka, namun setelah melihat Lin Feng muncul kembali dan sedang berhadapan dengan para monster, mereka semua akhirnya menghela nafas lega dan langsung membantu Lin Feng.


Kehadiran jendral dan para prajurit tersebut benar-benar membantu Lin Feng, meskipun serangan mereka semua tidak terlalu berarti bagi para monster, namun kehadiran mereka membuat perhatian para monster teralihkan dan tentunya hal tersebut sangat memudahkan Lin Feng untuk membunuh mereka.


Bisa dikatakan cara bertarung Lin Feng sekarang, hampir sama dengan cara yang digunakan oleh jendral utama kekaisaran, hanya saja perbedaannya adalah, yang Lin Feng lakukan sekarang sama sekali tidak terencana, lalu Lin Feng juga tidak membiarkan satupun dari prajurit disentuh oleh para monster, yang artinya tidak ada satupun dari mereka yang menjadi korban.


Karena setiap kali ada monster ataupun Beast Spirit yang mendekat dan mencoba menyerang para prajurit tersebut, Lin Feng langsung membunuhnya dengan sangat cepat, sehingga, para prajurit tetap aman dan hanya perlu mengalihkan perhatian para monster dan Beast Spirit yang ada di sana.