
Tetua Yuan Zhang nampak sangat kaget dengan perkataan jendral Ye Xuan, pasalnya selama ini, mereka semua tahu bahwa sang kaisar sama sekali tidak ingin kedua anaknya memasuki sekte manapun, bahkan sekte pedang suci sekalipun sudah beberapa kali mencoba untuk merekrut kedua anak kaisar, namun selalu di tolak oleh kaisar.
"Maaf jika aku agak lancang jendral Ye, tapi kenapa yang mulia tiba-tiba saja mengubah keputusannya?" tanya tetua Yun Zhang.
"Masalah itu kami juga tidak mengetahuinya tetua, entah kenapa tiba-tiba saja yang mulia merubah keputusannya begitu saja, tapi menurutku, kaisar tiba-tiba merubah keputusannya setelah bertemu dengan seorang pemuda" jawab jendral Ye Xuan.
"Seorang pemuda? Memangnya siapa pemuda itu? Sampai bisa merubah keputusan yang mulia kaisar?" tanya tetua Yun Zhang.
"Identitasnya masih belum diketahui dengan sangat jelas, pemuda tersebut juga nampak sangat misterius, karena aku sama sekali tidak bisa melihat tingkatan kultivasinya, tapi yang jelas pangeran sudah menganggapnya sebagai saudaranya sendiri" jawab jendral Ye Xuan.
"Itu sangat mustahil jendral, bukankah jendral sendiri sudah berada di ranah Tyrant? Bagaimana mungkin jendral tidak bisa melihat tingkat kultivasi seorang pemuda seumuran pangeran?" tanya tetua Yun Zhang bingung.
"Tapi apa yang aku katakan adalah kebenaranya tetua" jawab jendral Ye Xuan serius.
Tetua Yun Zhang nampak sangat bingung dengan penjelasan jendral Ye Xuan, pasalnya apa yang dikatakan oleh jendral Ye Xuan sama sekali tidak masuk akal. Akan tetapi, jendral Ye Xuan nampak sangat serius dan sama sekali tidak terdengar sedang berbohong, lagipula, tidak ada gunanya jendral Ye Xuan berbohong kepadanya.
Namun tetua Yun Zhang langsung menghilangkan kebingungannya saat ini, karena sekarang bukan hal itu yang harus mereka bahas. "Sudahlah, bukankah kita harus membahas sesuatu yang penting? Kenapa kita malah membahas masalah yang lain?" ucap tetua Yun Zhang.
"Anda benar sekali tetua, aku bahkan sampai melupakan sesuatu yang sangat penting" jawab jendral Ye Xuan.
"Jadi bagaimana? Apakah kedua anak yang mulia bisa masuk ke sekte ini?" tanya jendral Ye Xuan.
"Tentu saja bisa, lagipula siapa yang akan menolak kedua murid jenius seperti pangeran dan tuan putri, terlebih lagi, pemimpin sekte sangat ingin mereka berdua menjadi murid pribadinya" jawab tetua Yun Zhang.
"Terimakasih tetua, kalau begitu aku akan langsung menyampaikannya kepada yang mulia kaisar" ucap jendral Ye Xuan.
"Baiklah tetua, kalau begitu aku akan langsung kembali ke istana kekaisaran agar bisa langsung menyampaikan berita gembira ini" lanjutnya.
"Silahkan jendral, aku juga akan langsung menemui pemimpin sekte" jawab tetua Yun Zhang.
Setelah itu, jendral Ye Xuan langsung pergi meninggalkan kediaman tetua pertama dan langsung kembali ke ibukota kekaisaran, agar bisa menyampaikan berita bahagia kepada kaisar dan kedua anaknya. Sementara tetua Yun Zhang, langsung pergi menuju bukit pedang yang tertinggi, untuk menemui pemimpin sekte.
***
Dipuncak bukit pedang yang tertinggi, terdapat sebuah kediaman yang tidak terlalu besar dan mewah, hanya saja halaman kediaman tersebut sangatlah luas. Di halaman kediaman tersebut, nampak seorang pria tua sedang duduk santai sambil menyerap energi alam yang ada di sekitarnya, pria tua tersebut tidak lain adalah pemimpin sekte pedang suci yang sekarang, Long Yin Jiang.
Tidak lama kemudian, Long Yin Jiang langsung menghentikan aktivitasnya karena dia bisa merasakan kedatangan tetua Yun Zhang, Long Yin Jiang kemudian membuka matanya dan langsung berdiri, sambil meletakkan kedua tangannya kebelakang punggungnya.
"Ada apa tetua pertama? Apakah ada sesuatu yang sangat penting sampai kau datang menemui ku?" tanya Long Yin Jiang.
"Benar sekali pemimpin, yang mulia kaisar ingin kedua anaknya menjadi murid sekte kita dan aku sudah menerima mereka berdua" jawab tetua Yun Zhang.
"Bagus sekali tetua Yun, aku sangat senang karena kau telah menerima mereka berdua, setelah mereka datang ke sekte, antarkan mereka berdua ke kediamanku, karena aku ingin mereka berdua langsung menjadi murid pribadiku" ucap Long Yin Jiang.
"Baik pemimpin, kalau begitu aku pergi sekarang" ujar Yun Zhang kemudian menghilang dari tempat tersebut.
Setelah itu, tetua Yun Zhang langsung kembali ke lembah dan mengadakan pertemuan dengan semua tetua sekte pedang suci, tujuannya adalah untuk mengatakan kepada mereka semua bahwa kedua anak kaisar Luo sekarang sudah menjadi murid sekte pedang suci.
Semua tetua sekte nampak sangat senang, karena mereka semua mengetahui bahwa kedua anak kaisar adalah kultivator yang sangat jenius, tidak hanya jenius dalam berkultivasi, keduanya juga jenius dalam mengurus hal-hal diluar kultivasi, seperti halnya perdagangan dan urusan-urusan lainnya.
"Ada satu hal lagi yang harus aku sampaikan kepada kalian semua, yang mulia pangeran dan tuan putri telah diangkat menjadi murid pemimpin sekte secara langsung, jadi setelah datang ke sekte, mereka berdua akan dibimbing oleh pemimpin sekte secara langsung" ucap tetua Yun Zhang.
Para tetua lainnya nampak agak sedikit kecewa setelah mendengar perkataan tetua Yun Zhang, pasalnya mereka semua sangat berharap untuk menjadikan kedua anak kaisar sebagai muridnya, akan tetapi mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena memang hanya pemimpin sekte yang pantas untuk membimbing jenius seperti mereka berdua.
***
Di istana kekaisaran Luo, setelah menempuh perjalanan yang tidak terlalu jauh, jendral Ye Xuan akhirnya sampai di istana kekaisaran, kedatangan jendral Ye Xuan nampak telah ditunggu oleh Luo Ming An dan kedua anaknya, mereka benar-benar tidak sabar menunggu berita apa yang akan dibawa oleh jendral Ye Xuan.
"Hormat yang mulia, pangeran dan tuan putri" ucap jendral Ye Xuan memberikan hormat.
"Katakan jendral, berita apa yang kau bawa untukku?" tanya Luo Ming An.
"Berita bagus yang mulia, karena yang mulia pangeran dan tuan putri telah diterima di sekte pedang suci, bahkan yang mulia pangeran dan tuan putri akan langsung menjadi murid khusus pemimpin sekte" jawab jendral Ye Xuan.
"Hahaha! Baguslah, karena dengan begitu kedua anakku akan menjadi kultivator yang kuat" ucap Luo Ming An.
"Kalian berdua segeralah bersiap-siap, karena kita akan langsung menuju ke sekte pedang suci, tidak baik jika membuat pemimpin sekte menunggu terlalu lama" lanjutnya.
"Baik ayah kaisar" jawab Luo Yuan dan Luo Ning serempak.
"Lin Feng, aku sudah menjadi murid sekte pedang suci, bahkan langsung diangkat menjadi murid khusus pemimpin sekte, setelah ini aku akan berlatih dengan giat agar aku bisa menjadi kuat sepertimu" batin Luo Ning, sambil tersenyum senang.
Setelah itu, Luo Yuan dan Luo Ning langsung pergi menuju ke kamar mereka masing-masing untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan, sementara Luo Ming An langsung memerintahkan jendral Ye Xuan untuk mempersiapkan pasukan untuk mengawal keberangkatan mereka.