
Setelah meninggalkan restoran, Lin Feng kembali menyusuri jalan ibukota kekaisaran sambil mencari penginapan untuk beristirahat, sekaligus menjadi tempat tinggal baginya selama berada di ibukota kekaisaran, selang beberapa menit, Lin Feng akhirnya menemukan sebuah penginapan yang tidak terlalu mewah dan langsung memesan kamar di penginapan tersebut.
Di dalam kamar penginapan yang ada di lantai dua, Lin Feng nampak sedang merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, perasaan nyaman langsung menyelimuti tubuh Lin Feng, karena sudah satu tahun dia tidak merasakan empuknya tempat tidur, meskipun sebelumnya Lin Feng juga tidak menyadari bahwa waktu sudah berlalu dengan cepat.
"Untuk sekarang sebaiknya aku istirahat di sini saja, sampai gerbang menuju ke dunia kuno terbuka" gumam Lin Feng kemudian memejamkan matanya dan akhirnya tertidur dengan pulas.
**
Keesokan harinya, setelah tertidur pulas semalaman, Lin Feng akhirnya terbangun karena sinar matahari yang menyinari wajahnya, Lin Feng kemudian bangkit dari tempat tidur dan melakukan sedikit olahraga seperti kebiasaannya sewaktu di bumi, hal tersebut Lin Feng lakukan untuk meregangkan otot-ototnya, sekaligus untuk menjaga kebugaran tubuhnya.
Meskipun sebenarnya hal tersebut tidak terlalu berarti bagi seorang kultivator, namun karena sudah terbiasa, tentunya akan sangat sulit bagi Lin Feng untuk melakukan kebiasaannya tersebut. Setelah selesai berolahraga selama beberapa menit, Lin Feng kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Sepuluh menit kemudian, Lin Feng akhirnya keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih cerah dan tentunya dengan tubuh yang sudah segar lagi. " Sepertinya aku harus membeli beberapa pakaian, tidak mungkin aku hanya memakai pakaian ini setiap harinya..." Gumam Lin Feng.
Lin Feng kemudian berjalan keluar kamarnya dan langsung menuju ke lantai dasar penginapan untuk sarapan, namun karena tidak ada lagi meja yang kosong, Lin Feng akhirnya memutuskan untuk langsung pergi membeli beberapa pakaian untuknya.
Akan tetapi, setelah setengah jam menyusuri jalan kota, Lin Feng masih belum juga menemukan dimana toko yang menjual pakaian. "Astaga kota ini memang sangat besar, bahkan untuk mencari tempat menjual pakaian saja sangat sulit" keluh Lin Feng.
Tidak lama kemudian, dari arah belakang Lin Feng datang sebuah kereta kuda yang sangat mewah, kereta kuda tersebut tiba-tiba saja berhenti tepat di sampingnya, Lin Feng hanya bisa menghela nafas panjang saat melihat kereta kuda yang berhenti di sebelahnya, karena Lin Feng sudah mengetahui siapa pemilik dari kereta kuda tersebut, yang tidak lain adalah Luo Yuan.
"Setelah sekian lama akhirnya aku berhasil menemukanmu" ucap Luo Yuan yang baru saja keluar dari kereta kuda tersebut.
"Ada apa? Kenapa kau mencari ku?" tanya Lin Feng.
"Hmm... Ada apa dengan pertanyaan itu? Apa kau tidak senang bertemu denganku?" tanya Luo Yuan tersenyum ramah.
"Bukan begitu, aku hanya penasaran saja, kenapa seorang pangeran mahkota sampai repot-repot harus mencari ku" jawab Lin Feng.
"Tidak ada apa-apa, memangnya salah kalau aku ingin menemui saudaraku sendiri?" tanya Luo Yuan.
"Apa?! Sejak kapan aku jadi saudaramu?" tanya Lin Feng.
"Hahahaha! Sudahlah, sekarang katakan kau mau kemana agar aku bisa mengantarmu" jawab Luo Yuan.
"Tidak perlu, katakan saja dimana toko yang menjual pakaian" ucap Lin Feng.
"Di depan ada sebuah toko yang menjual pakaian, namun jaraknya cukup jauh" jawab Luo Yuan.
"Terimakasih" jawab Lin Feng kemudian menghilang dari tempat tersebut.
Luo Yuan nampak agak kaget saat Lin Feng tiba-tiba saja menghilang dari hadapannya, namun setelah itu Luo Yuan langsung tersenyum, kemudian berkata. "Sudah aku duga, kau bukanlah kultivator ranah Master Spiritual..." Setelah itu, Luo Yuan kembali masuk ke dalam kereta kudanya dan pergi meninggalkan tempat tersebut.
Tidak jauh dari tempatnya Lin Feng bertemu dengan Luo Yuan sebelumnya, dibalik bangunan yang cukup besar, Lin Feng yang tengah bersembunyi di sana akhirnya bisa menghela nafas lega saat mengetahui kereta kuda Luo Yuan telah pergi. "Merepotkan saja" gumam Lin Feng kesal.
"Ternyata tokonya sangat besar" gumam Lin Feng kemudian masuk kedalam toko tersebut.
"Selamat datang tuan, apakah anda ingin membeli pakaian, armor atau perlengkapan lainnya?" tanya pelayan toko ramah.
"Aku hanya ingin membeli beberapa pakian" jawab Lin Feng.
"Baiklah tuan, mari ikuti aku" ajak pelayan toko tersebut.
Pelayan tersebut kemudian mengajak Lin Feng menuju ke tempat pakaian yang sangat bagus, berbagai macam pakaian nampak tersusun dengan sangat rapi di toko tersebut, namun sayangnya tidak ada satupun dari pakaian tersebut yang menarik perhatian Lin Feng, karena warnanya yang terlalu mencolok.
"Apakah ada pakaian yang berwarna agak gelap?" tanya Lin Feng.
"Tentu saja ada tuan, tunggu sebentar" ucap pelayan tersebut kemudian pergi meninggalkan Lin Feng.
Tidak lama kemudian, pelayan toko tersebut kembali lagi dengan beberapa pakaian di tangannya, pelayan tersebut kemudian meletakkan pakaian yang ia bawa di atas meja, agar Lin Feng bisa memilihnya sendiri.
"Semuanya terlihat sangat bagus, kalau begitu aku ambil semuanya" ucap Lin Feng.
"Baiklah tuan, tapi harganya agak sedikit mahal, karena bahan yang digunakan untuk membuat pakaian ini adalah bahan yang sangat bagus, apa tuan tidak masalah?" tanya pelayan toko tersebut.
"Tentu saja tidak masalah. Jadi, berapa semuanya?" tanya Lin Feng.
"Semuanya jadi tiga puluh koin emas" jawab pelayan tersebut.
Lin Feng kemudian mengeluarkan tiga puluh koin emas dari cincin penyimpanannya dan langsung menyerahkannya kepada pelayan toko tersebut. "Ini tiga puluh koin emas, Apa ada ruangan untuk mengganti pakaian?" tanya Lin Feng.
"Tentu saja ada tuan, ruangannya di sebelah sana" jawab pelayan tersebut sambil menunjuk ke salah ruangan yang ada di belakang Lin Feng.
Lin Feng kemudian memasukkan semua pakaian yang telah dia beli ke dalam cincin penyimpanannya. Setelah itu, Lin Feng langsung pergi menuju ke ruangan di belakangnya untuk mengganti pakaiannya.
Setelah beberapa menit, Lin Feng akhirnya keluar dari ruangan tersebut, penampilan Lin Feng benar-benar sangat tampan setelah mengganti pakaiannya, dengan pakaian yang berwarna hitam yang dipadukan dengan sedikit corak berwarna merah. Penampilan Lin Feng yang sebelumnya nampak lusuh, sekarang sudah nampak seperti tuan muda dari keluarga bangsawan.
"Benar-benar pemuda yang sangat tampan" gumam pelayan toko terpana dengan penampilan Lin Feng.
"Kau bilang apa?" tanya Lin Feng.
"Ti-tidak apa-apa tuan" jawab pelayan perempuan tersebut dengan pipi sedikit memerah.
"Baiklah, kalau begitu aku pergi sekarang" ucap Lin Feng, kemudian langsung pergi meninggalkan toko tersebut.