
Setelah mengucapkan janji setianya kepada Lin Feng, tubuh serigala berkepala tiga tiba-tiba saja diselimuti oleh aura merah gelap yang sangat pekat, tubuhnya perlahan-lahan melayang di udara, tidak lama kemudian, aura merah gelap tersebut seperti melahap tubuh serigala kegelapan sampai membuatnya menjadi seperti bola energi kegelapan.
Beberapa saat kemudian, bola energi kegelapan yang sangat besar tersebut, nampak mulai mengecil sampai akhirnya bola energi kegelapan tersebut membentuk sesosok manusia yang cukup tampan, tapi juga mengerikan, dengan rambut yang panjang, bola mata yang berwarna hitam sepenuhnya, serta dengan pupil matanya yang merah menyala.
Di dahinya terdapat sebuah tanda yang merupakan lambang dari wujudnya, yaitu lambang kepala serigala, gigi yang memiliki taring serta telinga yang sedikit lancip, menambah kesan kengerian pada pria tersebut, sosoknya terlihat seperti iblis, tapi juga terlihat seperti manusia disaat yang sama, tapi sesungguhnya, pria tersebut bukanlah jenis dari keduanya.
Lin Feng benar-benar sangat kaget menyaksikan transformasi tersebut, dia benar-benar tidak menyangka bahwa serigala berkepala tiga yang telah bersumpah setia kepadanya, sekarang telah berubah menjadi sosok pria yang cukup tampan, Lin Feng bahkan nampak kebingungan dan tidak tahu harus berkata apa.
Pria tersebut kemudian berjalan mendekati Lin Feng yang sedang kebingungan, setelah itu, pria tersebut langsung berlutut dihadapan Lin Feng sambil berkata. "Terimakasih yang mulia, ini adalah sebuah anugerah untuk hamba yang hina ini."
"A-anugerah? Apa maksudmu?" tanya Lin Feng semakin bingung.
"Benar yang mulia, setelah hamba berjanji untuk setia kepada yang mulia, tidak hanya kekuatan hamba yang bertambah, tapi wujud hamba juga telah berubah, tentunya ini adalah anugerah yang sangat berarti untuk hamba" jawab pria tersebut.
"Ternyata begitu, aku benar-benar tidak pernah menyangka hal ini sebelumnya, tapi kekuatannya benar-benar meningkat bahkan aku sendiri tidak bisa melihat tingkatan kekuatannya" gumam Lin Feng.
"Baiklah, karena sekarang wujud mu telah berubah dan kau berasal dari neraka, maka aku akan memanggilmu dengan nama Lang Diyu" ucap Lin Feng.
"Terimakasih yang mulia" jawab Lang Diyu.
"Jangan panggil aku yang mulia, karena aku bukanlah kaisar ataupun raja" ucap Lin Feng.
"Baik tuan" jawab Lang Diyu.
Setelah memberikan nama kepada serigala berkepala tiga yang sekarang telah bertransformasi, Lin Feng kemudian Lang Diyu untuk tetap berada di tempat tersebut, sampai nanti dia dipanggil olehnya.
Lin Feng juga meminta Lang Diyu untuk membuka gerbang keluar dari tempat tersebut, karena sekarang Lin Feng harus melanjutkan perjalanannya menuju ke negeri awan, agar dia bisa memperkuat kekuatannya secepat mungkin.
***
Sementara itu, fenomena mengejutkan tiba-tiba saja terjadi di benua biru, dimana kegelapan tiba-tiba saja menyelimuti seluruh benua, tidak hanya pada benua biru saja, bahkan hampir seluruh daratan yang ada di dunia kultivator tiba-tiba saja diselimuti oleh kegelapan, yang membuat siang yang sangat cerah, tiba-tiba berubah seperti malam.
Fenomena tersebut benar-benar sangat aneh, karena kegelapan yang menyelimuti seluruh daratan bukan disebabkan oleh awan hitam atau apapun, melainkan benar-benar kegelapan yang sesungguhnya, tidak hanya itu saja, bahkan kegelapan tersebut juga membawa aura kematian yang sangat-sangat mengerikan.
Tidak ada satu orangpun yang tidak merasakan ketakutan serta kengerian saat aura kematian tersebut menerpa tubuh mereka, bahkan Long Yin Jiang yang merupakan kultivator terkuat yang diketahui oleh orang-orang di benua tengah, tubuhnya sampai gemetaran saat merasakan aura kematian tersebut.
"Ada apa ini sebenarnya? Beberapa waktu yang lalu muncul awan gelap yang mengejutkan semua orang, tapi sekarang malah muncul lagi yang lebih mengerikan, apakah ini tanda akan kehancuran alam semesta ini?" gumam Long Yin Jiang.
"Guru, apa yang harus aku lakukan untuk menghadapi situasi ini? Andaikan saja aku bisa menahan Lin Feng, mungkin aku akan bisa mempercayakan semua masalah kepadanya" lanjutnya.
***
Ditempat lain, tepatnya di kedalaman hutan kekaisaran Qian, Qian Mo Fan yang sedang berkultivasi untuk terus meningkatkan kekuatannya, tiba-tiba saja menghentikan kultivasinya saat merasakan aura yang sangat mengerikan menerpa tubuhnya, bahkan sampai membuat tubuhnya gemetaran.
Qian Mo Fan adalah seorang kultivator dengan tekad yang sangat kuat, dia bahkan tidak pernah merasakan takut sama sekali, terlebih lagi dia adalah kultivator yang menggunakan energi kegelapan untuk meningkatkan kekuatannya, tapi sekarang, entah kenapa tubuhnya gemetaran dan ada perasaan yang aneh dalam dirinya.
"Ada apa ini?... Kenapa aku gemetaran?... Apa aku takut dengan aura yang mengerikan ini?... Tapi kenapa?"
Berbagai macam pertanyaan muncul di benak Qian Mo Fan, dia benar-benar bingung dan tidak mengerti dengan situasi yang dia alami sekarang, dia juga tidak mengerti kenapa ada perasaan aneh di dalam dirinya, perasaan yang tidak lain adalah rasa takut, takut akan sesuatu yang benar-benar mengerikan.
"Ini adalah perasaan takut yang pertama kali aku rasakan selama hidupku, itu artinya ada orang yang jauh lebih kuat dariku dan entah kenapa aku merasa dia akan menjadi musuhku nantinya" gumam Qian Mo Fan.
"Tapi kenapa aku juga merasa seperti telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga?" ucap Qian Mo Fan kebingungan.
"Haah, sebaiknya aku kembali berkultivasi saja" lanjutnya.
Qian Mo Fan kemudian menghela nafas yang berat, dan mencoba untuk membuang semua pikiran yang mengganggunya konsentrasinya, meskipun awalnya terasa sangat sulit, karena aura kematian tersebut masih terasa, namun pada akhirnya, Qian Mo Fan berhasil memfokuskan dirinya lagi dan langsung melanjutkan kultivasinya.
***
Di markas para bandit naga badai yang telah hancur, sebuah lingkaran sihir berwarna hitam tiba-tiba saja muncul di atas tanah, lingkaran sihir tersebut mengeluarkan aura yang sangat kuat, beberapa saat kemudian, dari dalam lingkarang sihir tersebut muncul seseorang, yang tidak lain adalah Lin Feng.
Lin Feng nampak senang karena akhirnya dia bisa kembali ke benua biru, meskipun sebelumnya mendapatkan rasa sakit yang sangat menyiksa dirinya, tapi hasil yang dia dapatkan dari rasa sakit tersebut benar-benar sangat memuaskan, karena kekuatannya sekarang benar-benar telah bertambah.
"Tunggu dulu, kenapa kultivasiku masih berada di ranah Saint bintang satu?" tanya Lin Feng kebingungan.
"Memangnya kenapa tuan? Bukankah kultivasi tuan memang berada di ranah Saint?" tanya Huise.
"Aku tahu itu, tapi itukan sebelum aku membangkitkan aura dewa kematian, saat berada di tempat aneh tersebut aku sudah bisa merasakan jika kekuatanku sudah semakin besar, bahkan sudah memasuki ranah Tyrant" jawab Lin Feng.
"Yang tuan rasakan memang benar, tapi itu hanya kekuatan tuan saja, tapi tingkat kultivasi tuan tetap berada di ranah Saint, karena aura dewa kematian hanya meningkat kekuatan tuan, lagipula, aura dewa kematian tetaplah sebuah aura, sekuat apapun aura dewa kematian tetap tidak bisa meningkatkan ranah kultivasi tuan secara instan" ucap Huise menjelaskan.
"Ternyata begitu ya..." jawab Lin Feng merasa kecewa.
"Tenanglah tuan, meskipun kultivasi tuan masih berada di ranah Saint, tapi tuan sudah bisa bersaing dengan kultivator ranah Tyrant yang masih belum mencapai puncak" ujar Huise mencoba untuk memenangkan Lin Feng.