Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-399. Masalah kultivasi


Waktu berlalu dengan cepat, tidak terasa dua bulan sudah berlalu sejak Lin Feng memutuskan untuk meninggalkan dunia bawah, namun selama itu juga, Lin Feng tidak mendapatkan pencapaian apapun lagi, terlebih setelah kultivasinya meningkat sampai ramah Heavenly Emperor bintang satu, bisa dikatakan jika kultivasi Lin Feng tidak pernah meningkat lagi selama dua bulan tersebut, padahal ia selalu berkultivasi dan menyerap sumberdaya yang ada.


Karena tidak kunjung mendapatkan peningkatan, Lin Feng sempat memeriksa kondisi tubuhnya, karena berpikir ada sesuatu yang salah dengan tubuhnya, namun ia tidak menemukan apapun, bahkan dengan kondisi tubuhnya saat ini, Lin Feng bahkan bisa mencapai tingkatan yang jauh lebih tinggi dari Supreme Emperor tanpa hambatan sedikitpun. Hal tersebut tentu saja membuat Lin Feng kebingungan dan tidak tahu harus berbuat apa, ia juga sudah bertanya pada Huise, tapi Huise juga tidak mengetahui penyebabnya sama sekali.


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan tubuh ini, kenapa aku tidak bisa meningkatkan kultivasiku lagi, padahal sumberdaya yang aku serap sudah sangat banyak" Lin Feng bergumam pelan.


"Tuan, sebaiknya tuan bertanya kepada orang-orang tua itu, mungkin saja mereka bisa membantu tuan" ucap Huise.


"Kau yang berpengetahuan luas dan telah hidup selama ribuan tahun saja tidak mengetahui masalah tubuhku, jadi bagaimana mungkin mereka bisa mengetahuinya?" jawab Lin Feng.


"Tuan memang benar, tapi mungkin saja mereka mengetahuinya tuan" ujar Huise.


Lin Feng kemudian menghela nafas panjang, lalu beranjak dari tempat tidurnya. "Baiklah, aku akan pergi ke benua tengah untuk menemui mereka" ucap Lin Feng.


Setelah itu, Lin Feng langsung pergi menuju ke kediaman gurunya untuk meminta pendapat pada gurunya, lalu ia juga ingin meminta izin untuk pergi ke benua tengah, karena harus menemui pemimpin serta tujuh tetua agung sekte Pedang Suci. Sesampainya di kediaman tetua Liu Changhai, Lin Feng langsung menghampiri gurunya serta semua adik seperguruannya.


"Lin Feng, bukankah kau masih berkultivasi? Kenapa sekarang kau di sini?" tanya tetua Liu Changhai.


"Sebelumnya aku memang berkultivasi untuk meningkatkan kultivasiku, tapi aku mendapatkan masalah dan tidak bisa naik ke tingkat selanjutnya" jawab Lin Feng.


Tetua Liu Changhai dan seluruh adik seperguruannya sangat terkejut ketika mendengar perkataan Lin Feng, karena mereka tidak menyangka jika seorang jenius seperti Lin Feng malah menemukan masalah dalam kultivasinya, padahal selama ini mereka tidak pernah mendengar hal tersebut dari Lin Feng, bahkan mereka selalu takjub pada Lin Feng, karena peningkatannya benar-benar sangat luar biasa.


"Apa? Tapi bagaimana mungkin? Guru bahkan tidak pernah menemukan ada yang salah dengan tubuhmu sebelumnya, kenapa sekarang kultivasi mu malah terhambat?" tanya tetua Liu Changhai, ia masih tidak bisa percaya dengan apa yang dikatakan Lin Feng.


"Aku juga tidak mengerti guru, aku sendiri bahkan sudah berulang kali memeriksa kondisi tubuhku, tapi aku tidak menemukan masalah sedikitpun, itulah kenapa aku datang kemari karena ingin meminta solusi dari guru" jawab Lin Feng.


Tetua Liu Changhai kemudian menghampiri Lin Feng, lalu memeriksa kondisi tubuh Lin Feng, namun ia juga tidak menemukan apapun, bahkan aliran energi spiritual Lin Feng sangat normal, jika memang ada masalah pada tubuh Lin Feng, maka aliran energinya akan kacau ataupun terhambat. "Ini benar-benar aneh, padahal semuanya terlihat sangat normal, tapi kenapa kultivasinya terhambat" tetua Liu Changhai bergumam pelan.


"Bagaimana guru?" tanya Lin Feng.


Tetua Liu Changhai hanya menghela nafas panjang sambil menggelengkan kepalanya, yang menandakan jika ia sendiri juga tidak mengerti dengan kondisi tubuh Lin Feng, bahkan ia belum pernah menemukan yang seperti itu sebelumnya.


"Guru, apakah aku boleh ke benua tengah?" tanya Lin Feng.


"Terimakasih guru" ucap Lin Feng,


Lin Feng kemudian menghubungi Lin Jianheeng untuk meminta izin padanya, Lin Feng juga menceritakan masalahnya kepada Lin Jianheeng, karena kakeknya tidak akan memberikan izin tanpa ada alasan yang jelas, awalnya Lin Jianheeng meragukan cerita Lin Feng, bahkan ia langsung menghubungi tetua Liu Changhai, namun setelah mendengar penjelasan tetua Liu Changhai, Lin Jianheeng akhirnya memberikan izin pada Lin Feng.


Setelah mendapatkan izin dari kakek dan gurunya, Lin Feng langsung pergi menuju ke benua tengah, untuk menemui Long Yin Jiang dan enam tetua agung sekte Pedang Suci, meski Lin Feng sendiri tidak yakin apakah mereka mengetahui tentang masalahnya atau tidak, tapi ia juga tidak punya pilihan lain selain menanyakan pada mereka bertujuh, karena mungkin saja mereka mengetahui sesuatu tentang masalah kultivasinya.


***


Setelah menempuh perjalanan panjang, Lin Feng akhirnya sampai di benua tengah pada pagi hari, namun Lin Feng tidak langsung pergi ke sekte Pedang Suci, karena ia harus beristirahat untuk mengisi perutnya yang mulai keroncongan. Saat ini, Lin Feng sedang berada di luar sebuah desa kecil yang letaknya lumayan jauh dari ibukota kekaisaran Feng dan sekte Pedang suci.


"Sepertinya aku bisa berhenti dan makan di sini" ucap Lin Feng, kemudian memasuki desa tersebut.


Lin Feng bisa memasuki desa tanpa harus menunjukkan identitasnya, karena memang desa kecil tersebut tidak memiliki penjaga, jadi ia bisa masuk begitu saja tanpa harus berurusan dengan para penjaga gerbang terlebih dahulu, setelah memasuki desa, Lin Feng langsung menuju ke tempat makan sederhana yang ada di desa tersebut.


Dua puluh menit kemudian, Lin Feng yang telah selesai makan, langsung keluar lagi dari tempat makan tersebut, karena ia harus melanjutkan perjalanannya, namun saat sampai di gerbang desa, Lin Feng malah menemukan seorang pria tua yang sedang duduk bersandar di sana, dari penampilan pria tua itu, Lin Feng bisa menebak jika dia adalah seorang pengemis.


Hati Lin Feng langsung tergerak ketika melihat kondisi pengemis tua tersebut, ia kemudian mengeluarkan seratus keping koin platinum dari cincin penyimpanannya, lalu menghampiri pengemis tua tersebut. "Permisi tuan, aku ada sedikit uang untuk tuan" ucap Lin Feng ramah, kemudian memberikan seratus keping koin platinum tersebut.


Pengemis tua itu kemudian mengangkat kepalanya, lalu memandangi Lin Feng, ketika mata mereka bertemu, Lin Feng tiba-tiba saja merasakan seluruh tubuhnya gemetaran. "Ada apa ini? Kenapa tubuhku gemetar?" tanya Lin Feng dalam hatinya.


"Huise, apa kau..."


"Tenanglah tuan, pria tua ini hanya manusia biasa, jika dia memang seorang kultivator yang sedang menyembunyikan identitasnya, tuan pasti bisa langsung mengetahuinya, karena tidak ada yang bisa lolos dari penglihatan tuan" jawab Huise.


"Kau benar, mungkin ini hanya perasaanku saja" ucap Lin Feng.


"Maaf anak muda, tapi aku tidak membutuhkan uangmu" ucap pengemis tua tersebut, perkataannya berhasil membangunkan Lin Feng dari lamunannya.


"Lalu apa yang anda butuhkan tuan, apakah anda ingin makan?" tanya Lin Feng ramah.


"Ya, kau benar! Aku memang membutuhkan makanan dan juga air minum" jawab pria tua tersebut.