Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-217. Mengunjungi sekte pedang suci


Waktu kembali berlalu dengan sangat cepat, tidak terasa beberapa Minggu telah berlalu lagi dengan sangat cepat, selama beberapa Minggu ini, Lin Feng hanya fokus mempelajari jurus pedang hampa tahapan ketiga, sambil sesekali melakukan kultivasi untuk menstabilkan energi dan tingkatan kultivasinya.


Setelah melewati beberapa Minggu dengan berlatih keras, akhirnya Lin Feng berhasil menguasai jurus pedang hampa tahapan ketiga, meskipun masih belum sampai pada tahapan yang sempurna, tapi setidaknya hal tersebut sudah sangat cukup untuk berhadapan dengan kultivator yang kuat.


"Sudah begitu lama aku berada di puncak gunung ini, sebaiknya aku turun sekarang juga" gumam Lin Feng.


"Apa tuan ingin menyelesaikan latihan tuan sekarang juga?" tanya Huise.


"Benar Huise, mungkin sekarang akau harus mengunjungi sekte pedang suci" jawab Lin Feng.


"Memangnya ada urusan apa tuan di sana?" tanya Huise bingung.


"Sebenarnya aku juga tidak tahu harus berbuat apa di sekte itu, tapi karena aku sudah berjanji dengan pendiri sekte tersebut, jadi mau tidak mau aku harus datang ke sana" jawab Lin Feng.


"Baiklah tuan, apa tuan ingin menunggangi ku atau terbang secara langsung ke sana?" tanya Huise.


"Sebaiknya kau kembali ke tubuhku saja, karena akan gawat jika ada orang yang menyadari siapa kau yang sebenarnya" jawab Lin Feng.


"Baik tuan" jawab Huise, kemudian masuk ke tubuh Lin Feng.


Setelah Huise masuk kedalam tubuhnya, Lin Feng langsung mengeluarkan sepasang sayapnya dan langsung melesat terbang menuju ke sekte pedang suci, meskipun Lin Feng belum pernah datang ke sekte pedang suci sebelumnya, tapi dia bisa mengetahui dengan jelas dimana letak sekte tersebut.


Awalnya Lin Feng juga bingung karena tiba-tiba saja bisa mengetahui dimana letak sekte pedang suci, namun seperti biasanya, Lin Feng tidak ingin terlalu memikirkan hal-hal yang tidak penting, karena memikirkan hal seperti itu hanya akan menambah beban pikirannya saja, tentu hal tersebut juga akan berdampak pada latihannya.


***


Setelah melesat terbang dengan kecepatan tinggi, Lin Feng akhirnya sampai di wilayah sekte pedang suci, namun Lin Feng tidak turun ke bawah, melainkan hanya mengawasi sekte tersebut dari balik awan.


Saat pertama kali melihat sekte pedang suci, Lin Feng nampak agak kagum dengan sekte tersebut, karena sekte tersebut benar-benar sangat luas, tidak hanya itu saja, bahkan lokasi sekte tersebut sangat indah, dengan di kelilingi oleh tujuh bukit yang sangat besar dan tinggi.


"Jadi ini sekte pedang suci, sekte ini benar-benar sangat besar, bahkan luas sekte Phoenix Emas tidak sampai setengah dari sekte ini" ucap Lin Feng kagum.


Tidak lama kemudian, Lin Feng tiba-tiba saja merasakan ada aura yang sangat besar menerpa tubuhnya, namun Lin Feng tidak melakukan apapun dan hanya tersenyum sinis dibalik penutup wajahnya, karena Lin Feng bisa mengetahui bahwa aura tersebut adalah aura yang digunakan untuk melacak keberadaannya.


"Pantas saja sejak tadi aku merasa ada yang sedang mengawasi kami, ternyata memang ada yang sedang mengawasi sekte ku, tapi kenapa aku sama sekali tidak bisa merasakan aura keberadaan mu?"


Sebuah suara pria tua tiba-tiba terdengar di telinga Lin Feng dan langsung menanyakan sesuatu kepadanya, namun Lin Feng tidak terlihat kaget sama sekali, karena Lin Feng telah mengetahui teknik tersebut, bahkan Lin Feng juga bisa menguasai teknik tersebut sejak lama.


"Orang tua, itu bukan urusanmu" jawab Lin Feng.


"Tapi aku sama sekali tidak menyangka bahwa kau akan melepaskan aura sebesar ini untuk menemukan aku, apa kau tidak takut akan membuat semua orang menjadi khawatir?" tanya Lin Feng.


"Ternyata pemimpin sekte yang sekarang hebat juga" ucap Lin Feng.


"Pemimpin yang sekarang? Itu artinya kau mengenal guruku?" tanya Long Yin Jiang.


"Apa gurumu adalah orang tua yang mengaku sebagai master pedang suci? Sebenarnya aku sama sekali tidak mengenalnya, tapi aku pernah bertemu dengan serpihan jiwanya dan dia memintaku untuk datang ke sini" jawab Lin Feng.


"Ternyata kau benar-benar bertemu dengan guruku ya! Jadi, apa kau bisa turun ke bawah, agar kita bisa mengobrol dengan tenang" ajak Long Yin Jiang.


"Itu adalah ide yang sangat bagus, tapi untuk sekarang aku masih belum bisa menemuimu, karena masih ada orang lain yang berada di sekitarmu" ucap Lin Feng.


"Tenang saja, mereka berdua adalah muridku, tapi karena kau tidak ingin bertemu dengan mereka, maka aku akan meminta mereka pergi untuk sementara" jawab Long Yin Jiang.


Setelah itu, Long Yin Jiang langsung pergi menemui Luo Yuan dan Luo Ning yang sedang berlatih di halaman kediamannya, Long Yin Jiang kemudian meminta mereka berdua untuk datang ke sekte dan memilih beberapa jurus di perpustakaan sekte.


Long Yin Jiang juga melarang mereka berdua untuk kembali ke puncak bukit pedang, sebelum Long Yin Jiang sendiri yang meminta mereka berdua untuk kembali, Luo Yuan dan Luo Ning nampak sangat bingung dengan permintaan guru mereka tersebut, tapi mereka juga tidak punya pilihan lain selain menurutinya.


"Baiklah guru, kalau begitu aku dan Ning'er akan pergi ke sekte" ucap Luo Yuan, kemudian pergi meninggalkan kediaman Long Yin Jiang, begitu juga dengan Luo Ning.


Setelah memastikan kedua muridnya benar-benar pergi dari tempat tersebut, Long Yin Jiang kemudian mengarahkan pandangannya ke langit. "Mereka sudah pergi, apa kau akan tetap berada di sana?" tanya Long Yin Jiang.


"Tanpa kau beritahu aku juga sudah bisa melihatnya sendiri" jawab Lin Feng tiba-tiba muncul di hadapan Long Yin Jiang.


Long Yin Jiang menyipitkan kedua matanya saat melihat Lin Feng secara langsung, dia benar-benar bingung dan penasaran karena tidak bisa melihat tingkatan kultivasi Lin Feng, bahkan Long Yin Jiang tidak bisa merasakan aura Lin Feng sama sekali.


"Jika aku tidak pernah melepaskan auraku sebelumnya, mungkin aku benar-benar tidak akan bisa menemukanmu" ucap Long Yin Jiang.


"Namaku adalah Long Yin Jiang, murid pertama dari master pedang suci yang merupakan pendiri sekte ini" ucap Long Yin Jiang memperkenalkan dirinya.


"Lin Feng, namaku Lin Feng dan tidak ada yang spesial dariku" jawab Lin Feng santai.


"Hahahaha! Jika tidak ada yang spesial dari mu, maka aku yang sudah tua ini hanyalah debu yang tidak terlihat di matamu" ucap Long Yin Jiang.


"Kau terlalu merendah, justru seharusnya aku yang berkata seperti itu, karena kau adalah kultivator yang telah mencapai ranah Emperor" ujar Lin Feng.


Long Yin Jiang nampak kaget setelah mendengar perkataan Lin Feng. Pasalnya, Long Yin Jiang merasa telah menyembunyikan aura kultivasinya dengan sangat baik, bahkan kultivator yang setara dengannya saja tidak akan mampu melihat tingkatan kultivasinya, kecuali jika dia menunjukkan auranya.


"Siapa sebenarnya pemuda ini, kenapa dia bisa melihat tingkat kultivasiku dan aku tidak bisa melihat kultivasinya" batin Long Yin Jiang.