
Sesampainya di kediaman tetua Liu Changhai, bukannya kaget ataupun marah, pemimpin sekte dan para tetua justru malah nampak sangat senang melihat pertarungan yang sedang terjadi tersebut, sebab mereka semua mengetahui siapa yang sedang bertarung sekarang.
"Pantas saja tetua Liu Changhai sangat bersemangat, ternyata murid kebanggaan sekte Phoenix Emas sudah kembali," ucap salah seorang tetua.
"Dengan kembalinya Lin Feng, semoga saja bisa memberikan warna baru kepada sekte kita," ujar Jin Feng Huang.
"Apa maksud anda pemimpin?" tanya salah seorang tetua bingung.
Jin Feng Huang tersenyum lembut, kemudian berkata. "Aku berencana untuk menjadikan Lin Feng sebagai tetua sekte yang baru."
"Apa!" ujar para tetua kaget.
"Tenanglah, aku tidak akan menjadikannya tetua kalau dia tidak mau" jawab Jin Feng Huang santai.
**
Tetua Liu Changhai dan Lin Feng tentunya menyadari bahwa pertarungan mereka sedang disaksikan oleh banyak orang, namun mereka berdua sama sekali tidak menghiraukannya, mereka berdua tetap bertarung dengan senang, seolah-olah hanya ada mereka berdua saja di tempat tersebut.
Serangan demi serangan terus mereka arahkan kepada satu sama lain, namun tidak ada satupun dari serangan tersebut yang berhasil mengenai tubuh mereka. Sejak awal, Lin Feng memang sudah ahli dalah hal kecepatan, sedangkan tetua Liu Changhai memang terkenal dengan kecepatan dan kekuatannya, jadi mereka berdua nampak sangat imbang dalam hal kecepatan.
Akan tetapi, tetua Liu Changhai tidak menggunakan kekuatan sepenuhnya, tetua Liu Changhai hanya berusaha untuk mengimbangi kekuatan Lin Feng yang sekarang, meskipun begitu, tetua Liu Changhai juga nampak agak terkejut dengan peningkatan kekuatan Lin Feng yang sekarang.
"Ada apa murid nakal, apa hanya seperti ini saja kekuatan yang kau miliki?" tanya tetua Liu Changhai.
Lin Feng tersenyum sinis mendengar perkataan gurunya, dengan santai Lin Feng berkata. "Kau terlalu meremehkan aku guru."
"Hahaha, kalau begitu kita akhiri dengan beradu pukulan" ujar tetua Liu Changhai.
Tetua Liu Changhai kemudian melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Lin Feng, begitu juga sebaliknya, Lin Feng melesat dengan kecepatan tinggi ke arah tetua Liu Changhai. Mereka berdua sama-sama mengumpulkan energi Qi di tangan kanannya dan akan mengakhiri pertarungan mereka dengan satu pukulan tersebut.
Boom... Ledakan yang cukup besar terjadi saat pukulan Lin Feng dan tetua Liu Changhai beradu, ledakan energi Qi dari pukulan mereka berdua juga benar-benar dahsyat, namun kekuatan pisik tetua Liu Changhai masih jauh lebih kuat daripada Lin Feng, sehingga membuat Lin Feng terlempar cukup jauh.
"Kekuatan guru memang benar-benar hebat" ucap Lin Feng.
"Mulai besok, kau dan Tian'er harus memulai latihan seperti biasa" ujar tetua Liu Changhai.
"Baik guru" jawab Lin Feng.
"Kekuatan Feng'er sudah meningkat dengan pesat, aku benar-benar bangga dengannya" batin tetua Liu Changhai, sambil menatap tangannya yang sedikit bergetar.
Setelah pertarungan tersebut berakhir, Jin Feng Huang bersama para tetua sekte kemudian menghampiri Lin Feng, mereka semua benar-benar sangat kagum dengan peningkatkan kekuatan Lin Feng yang sekarang, meskipun mereka tidak bisa melihat tingkat kultivasi nya, namun mereka semua mengetahui bahwa tingkat kultivasi Lin Feng pasti sudah tinggi.
Selain itu, mereka semua juga penasaran dengan kedekatan Lin Feng dengan pemimpin sekte dan para tetua sekte, tentu saja hal tersebut menimbulkan kecemburuan di hati mereka, namun mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena mereka tidak bisa dibandingkan dengan Lin Feng yang sangat hebat.
Namun tidak semua murid memiliki kesadaran diri, diantara mereka semua, masih ada juga beberapa orang yang merasa Lin Feng bukanlah apa-apa melainkan hanya sekedar murid biasa yang memiliki sedikit kemampuan, sedangkan mereka adalah orang kaya yang bisa memiliki apa saja dengan uang, tapi sayangnya, mereka juga tidak mengetahui siapa Lin Feng sebenarnya.
***
Kembalinya Lin Feng ke kota Zuanshi tentunya juga terdengar sampai ke telinga Asosiasi pembunuh bayaran, meskipun misi mereka telah berakhir bersama dengan berakhir keluarga Zhang, namun dendam mereka dengan Lin Feng tetap berlanjut, sang pemimpin Asosiasi masih tidak bisa menerima beberapa anggotanya yang mati karena terbunuh keluarga Lin.
"Lin Feng sudah kembali, berarti sudah saatnya untuk kita melanjutkan pembalasan dendam kita" ucap pemimpin Asosiasi.
"Tentu saja pemimpin, kami juga tidak terima dengan kematian beberapa saudara kami" jawab ketua pembunuh topeng emas.
"Untuk sementara waktu, kalian cukup mengawasinya saja, jika ada kesempatan silahkan bergerak" ujar pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran.
"Baiklah, sekarang kalian tugaskan masing-masing bawahan kalian untuk mengawasi Lin Feng, ingatkan mereka untuk berhati-hati dan menjaga jarak dari Lin Feng" lanjutnya memberikan perintah.
"Baik pemimpin" jawab ketiga ketua serempak.
Setelah itu ketiga pemimpin topeng pembunuh langsung pergi dari hadapan pemimpin Asosiasi, mereka bertiga pergi menemui bawahannya masing-masing untuk memberikan perintah kepada para bawahan mereka. Sementara pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran, melanjutkan kultivasinya untuk meningkatkan kekuatannya.
Lima belas pembunuh bayaran nampak melesat keluar dari hutan kabut, lima belas pembunuh bayaran tersebut terdiri dari lima anggota topeng perunggu, lima anggota topeng perak dan lima anggota topeng emas, mereka semua adalah anggota terbaik dari masing-masing kelompok.
Karena sebelumnya mereka sudah mendapatkan informasi mengenai keberadaan Lin Feng, jadi mereka tidak perlu lagi mencari dimana Lin Feng berada, atau mereka tidak perlu lagi pergi ke keluarga Lin, karena hal tersebut sangatlah beresiko.
"Sekarang kita hanya perlu pergi ke sekte Phoenix Emas, tapi ingatlah untuk tidak bersikap gegabah, karena sekte Phoenix Emas bukanlah sekte yang bisa kita anggap remeh" ucap salah seorang dari mereka.
"Baik senior" ujar yang lainnya.
Mereka semua kemudian langsung pergi menuju ke sekte Phoenix Emas untuk mengawasi Lin Feng, sekaligus mencari kesempatan untuk membunuhnya.
**
Di sekte Phoenix Emas, kabar tentang kepulangan Lin Feng juga sudah diketahui oleh semua murid, mereka yang sangat penasaran dengan Lin Feng yang dijuluki sebagai Night King, berbondong-bondong datang ke kediaman tetua Liu Changhai untuk bertemu dengannya.
Namun sayangnya, mereka semua di larang oleh tetua Liu Changhai untuk menemui Lin Feng, dengan beralasan bahwa Lin Feng sangat lelah setelah kembali dari misi yang sangat panjang, hal tersebut tentunya membuat para murid merasa kecewa, bahkan ada beberapa diantara mereka yang menjadi marah.
Para murid tersebut juga tidak segan-segan melontarkan kata-kata yang tidak enak di dengar, mereka juga tidak sungkan untuk menghina Lin Feng dengan mengatakan semua cerita tentang Lin Feng adalah omong kosong belaka.