Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-100. Meninggalkan hutan para monster 2


Kekhawatiran mereka akhirnya memang menjadi kenyataan, setelah beberapa jam berlalu dengan sangat cepat, suasana tenang di hutan para monster kembali berubah mencekam seperti biasanya, aura yang sangat mengerikan juga menyebar kemana-mana, sehingga akan membuat orang yang merasakannya akan langsung bergidik karena ketakutan.


Li Zhan dan teman-temannya nampak sangat takut, wajah mereka telah berubah pucat pasi, bahkan langkah mereka terasa sangat berat sekarang, tubuh mereka mulai gemetaran dan keringat dingin mulai bercucuran di wajah mereka, Lin Feng yang melihat hal tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil terus menggerutu di dalam hatinya.


"Sial, sudah aku duga mereka adalah para penakut yang hanya bersikap sok pemberani" gumam Lin Feng.


"Hei, percepat langkah kalian, jika kalian terus seperti ini maka kalian akan tertinggal, aku tidak akan pernah mau menjemput kalian kalau ada yang tertinggal" ujar Lin Feng.


Perkataan Lin Feng membuat keempat pemuda tersebut tersadar dari lamunannya, meskipun tubuh mereka gemetaran sekarang, tapi mereka mencoba untuk tetap tenang dan terus mempercepat langkah kakinya. Akan tetapi, bukan hutan para monster namanya, jika tidak ada monster yang bermunculan saat mencium bau manusia, tanpa keempat pemuda tersebut sadari, mereka telah di awasi dan di ikuti oleh beberapa monster yang kelaparan.


Mereka berempat memang tidak mengetahui kalau saat ini mereka sedang di awasi oleh para monster, hanya Lin Feng saja yang bisa merasakan dan mengetahui keberadaan para monster tersebut. Namun, Lin Feng mencoba untuk tetap tenang dan berpura-pura tidak mengetahui keberadaan para monster tersebut, jika Lin Feng mengatakan kepada Li Zhan dan teman-temannya tentang keberadaan para monster saat ini, mungkin mereka berempat akan semakin takut.


Tidak lama kemudian, langkah mereka tiba-tiba saja di hadang oleh sekelompok monster, namun kali ini sangat berbeda, sebab sekelompok monster yang menghadang mereka nampak sangat aneh dan kelompok tersebut terdiri dari berbagai macam monster. Biasanya, para monster tidak akan pernah bisa hidup berkelompok kecuali dengan jenis yang sama, tapi sekarang, mereka terlihat seperti sebuah pasukan monster.


"Ada apa ini, kenapa mereka semua malah berkelompok" gumam Lin Feng.


"Lin Feng dengarkan aku, setelah kau berhasil keluar dari hutan ini, jangan pernah datang lagi, sebab para monster sudah tidak bisa dikendalikan lagi, mereka semua seperti sudah memiliki akal sendiri, aku hanya bisa memberitahukan masalah ini kepadamu, karena hanya kau yang bisa menyelamatkan manusia yang tinggal di sekitar hutan ini" ucap jiwa pohon roh menghubungi Lin Feng melalui telepati.


"Apa!, kenapa bisa seperti itu?" tanya Lin Feng kaget.


"Aku juga tidak tau, yang jelas ada seseorang yang telah membuat para monster menjadi seperti ini, siapapun orang itu sebaiknya kau berhati-hati" ucap arwah tersebut kemudian menghilang.


Raut wajah Lin Feng langsung berubah setelah mendengar perkataan jiwa pohon roh yang menjelma menjadi rusa sebelumnya, saat itu juga, timbul sebuah tanda tanya besar di dalam diri Lin Feng tentang siapa yang telah membuat para monster bisa seperti sekarang. Namun, karena saat ini Lin Feng sedang di hadapkan oleh monster yang sangat banyak, Lin Feng kemudian membuang pikirannya untuk sementara dan hanya fokus kepada para monster di hadapannya.


"Kalian bertiga diam saja, jangan ikut campur jika tidak ingin mati!" ucap Lin Feng tegas.


"Ba-baik tuan" ucap mereka berempat gemetaran.


Setelah itu Lin Feng kemudian meraih dahan pohon yang ada di dekatnya dan langsung melesat maju dengan kecepatan tinggi untuk menyerang para monster, aura berwarna hitam pekat nampak menyelimuti tubuh Lin Feng yang menandakan bahwa, saat ini Lin Feng sedang serius, dengan kecepatan yang sangat luar biasa, Lin Feng berhasil menebas dan membunuh monster-monster tersebut dengan dahan pohon di tangannya, para monster yang di bunuh oleh Lin Feng semuanya mati dengan kepala yang terpenggal.


Hanya dalam beberapa menit saja, Lin Feng sudah berhasil memusnahkan hampir seluruh monster yang menghadang mereka, padahal jumlah monster yang menghadang mereka tidaklah sedikit, lalu kekuatan mereka semua juga tidak bisa di anggap dengan remeh, namun jika berhadapan dengan Lin Feng yang sekarang, para monster tersebut juga bukan apa-apa baginya.


"Kau benar sekali, aku bahkan sudah jatuh cinta padamu" ujar Huang Rong.


"Apa!!" ucap mereka bertiga kaget.


Mereka bertiga benar-benar tidak menyangka bahwa Huang Rong akan mengatakan tentang perasaannya, namun dengan cepat Wu Xiang mengatakan kepada Huang Rong untuk melupakan perasaannya tersebut, sebab Wu Xiang bisa menebak kalau Lin Feng bukanlah orang yang akan mudah jatuh cinta, bahkan bisa dikatakan bahwa Lin Feng adalah laki-laki yang tidak memiliki perasaan.


"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Lin Feng tiba-tiba muncul di dekat mereka.


"Tu-tuan Lin Feng kenapa anda malah di sini?" tanya Li Zhan.


"Kenapa aku di sini?, tentu saja karena para monster sudah mati, sekarang mari kita melanjutkan perjalanan" jawab Lin Feng.


Setelah itu mereka semua langsung melanjutkan perjalanan untuk keluar dari hutan para monster, sebelum itu, Li Zhan dan yang lainnya berniat untuk mengambil inti kristal jiwa milik para monster tersebut. Namun, tindakan mereka langsung dihentikan oleh Lin Feng, karena semua inti kristal jiwa para monster tersebut sudah di ambil olehnya.


**


Sementara itu, di kedalam hutan para monster, tepatnya di gunung berapi yang merupakan tempat Lin Feng mendapatkan bunga lotus api dan es, seorang pria yang mengenakan jubah panjang yang telah usang dan lengkap dengan penutup kepala, terlihat sedang mengamati sesuatu di dalam danau lava gunung berapi tersebut.


Pria misterius tersebut nampak sangat marah setelah menyadari apa yang dia cari sudah tidak ada lagi di sana, pria misterius tersebut kemudian menciptakan bola energi berwarna hitam dan langsung melemparkannya kedalam danau lava. Setelah itu, pria misterius tersebut langsung menghilang dari pinggir danau lava.


BBOOOMMMMM!!


Tidak lama setelah pria misterius tersebut menghilang, ledakan yang sangat besar terjadi di gunung berapi, sehingga menyebabkan lava yang ada di gunung tersebut tumpah keluar, yang menyebabkan pepohonan di sekitar gunung berapi menjadi hangus terbakar oleh lava.


Setelah menghilang dari gunung berapi, pria misterius tersebut muncul lagi di tepi danau yang letaknya tidak terlalu jauh dari gunung berapi, danau tersebut adalah danau yang sama dengan tempat keluarnya Beast Spirit Naga yang bertarung dengan Beast Spirit Phoenix beberapa waktu yang lalu.


"Sial, siapa yang telah berani mencuri Beast Spirit milikku!" ujar pria misterius tersebut.