
"Itu memang benar pemimpin, tapi aku juga ingin mengajari Feng'er tentang seluk beluk keluarga kami, karena mau bagaimanapun suatu hari nanti Feng'er akan menjadi pemimpin keluarga Lin. Jika aku tidak mengajarinya sekarang maka aku tidak akan punya waktu lagi untuk mengajarinya, karena aku yakin setelah ini Feng'er akan melakukan perjalanannya sendiri" jawab Lin Jianheeng.
"Hahh, baiklah patriark Lin aku akan memberikan izin untuk cucumu, tapi Lin Tian harus kembali ke sekte dalam tiga hari kedepan" ucap Jin Feng Huang.
"Terimakasih pemimpin, aku berjanji akan segera membawa Tian'er kembali" ujar Lin Jianheeng.
Setelah itu Lin Jianheeng langsung berpamitan kepada pemimpin sekte dan para tetua sekte lainnya, khusunya kepada Liu Changhai yang merupakan temannya sendiri, meskipun Liu Changhai mengajaknya untuk tinggal sebentar untuk menikmati minuman bersama, namun Lin Jianheeng sama sekali tidak bisa menyetujuinya, karena malam ini keluarga Lin akan mengadakan pesta untuk putrinya.
**
Setelah menemui Zhang Jiangwu dan menyampaikan semua informasi mengenai Zhao Feng, pembunuh topeng emas langsung kembali ke hutan kabut untuk memberitahukan kepada pemimpin Asosiasi bahwa Zhang Jiangwu menyetujui syarat yang mereka berikan, bahkan Zhang Jiangwu telah memberikan bayaran yang sangat besar untuk mereka.
"Ahh, akhirnya kau kembali juga, jadi bagaimana?" tanya pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran.
"Zhang Jiangwu menyetujuinya pemimpin, dia bahkan sudah memberikan bayaran yang sangat besar kepada kita" jawab pembunuh topeng emas, kemudian menyerahkan sebuah cincin penyimpanan yang ia dapatkan dari Zhang Jiangwu.
"Hahahaha, baiklah kalau begitu kita harus menyelesaikan tugas ini bagaimanapun caranya" ujar pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran tertawa lantang.
"Jadi sekarang siapa diantara kalian yang akan mengirimkan bawahannya?" tanya pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran.
"Pemimpin kali ini izinkan aku mengirimkan bawahaku ke sana" jawab ketua pembunuh topeng emas
"Baiklah, kalau begitu lakukan dengan baik" ujar pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran kemudian menghilang dari pandangan.
Setelah itu, ketua pembunuh topeng emas langsung pergi menemui salah satu bawahannya dan memintanya untuk menjalankan misi yang telah diberikan oleh Zhang Jiangwu, yaitu membunuh Zhao Feng atau Lin Feng yang berada di keluarga Lin.
Namun sebelum itu, ketua pembunuh topeng emas juga menjelaskan bagaimana ciri-ciri Zhao Feng atau Lin Feng yang telah mereka dapatkan sebelumnya, selain itu ketua pembunuh topeng emas juga meminta bawahannya tersebut untuk tetap berhati-hati, karena patriark keluarga Lin bukanlah orang yang bisa mereka hadapi.
**
Malam harinya di kediaman keluarga Lin, suasana yang sebelumnya sepi dan tenang saat malam tiba-tiba saja menjadi ramai, karena malam ini keluarga Lin sedang mengadakan pesta besar untuk tuan putri mereka, semua orang nampak sangat senang dan sangat menikmati suasana pesta yang sangat ramai.
Pesta tersebut tidak hanya di hadiri oleh keluarga Lin saja, namun Lin Jianheeng juga mengundang beberapa teman dan kenalannya dan tentunya di pesta tersebut juga hadir pembunuh bayaran yang telah menyamar dan berinteraksi dengan anggota keluarga Lin.
"Sepertinya mereka benar-benar tidak memandang keberadaan ku di sini, jika aku mengetahui siapa yang telah menyewa mereka maka aku pasti akan menghancurkannya tanpa sisa" gumam Lin Jianheeng kesal.
"Ayah ada apa?, kenapa ayah terlihat tidak bahagia?" tanya Lin Hua.
"Itu sama sekali tidak benar putriku, ayah tentunya sangat bahagia hanya saja dalam pesta ini ada pengganggu yang membuat suasana hati ayah jadi berubah" jawab Lin Jianheeng.
"Maksud ayah?" tanya Lin Hua penasaran.
"Apa!, siapa yang sudah berniat membunuh Feng'er" ujar Lin Hua.
"Tenanglah Hua'er, sekarang pembunuh tersebut tidak akan bisa menyentuh Feng'er, karena Feng'er sekarang berada di ruang khusus keluarga kita" ucap Lin Jianheeng menenangkan putrinya.
"Pantas saja sejak tadi aku tidak melihat Feng'er dimana pun" ujar Lin Hua.
Sementara itu di tengah-tengah kerumunan keluarga Lin, pembunuh topeng emas terus bercengkrama dengan para anggota keluarga Lin sambil mencari keberadaan Lin Feng, namun sejak pertama kali datang sampai saat ini, pembunuh topeng emas tidak menemukan orang dengan ciri-ciri seperti Lin Feng dimana pun.
"Aneh, aku sama sekali tidak menemukan pemuda dengan ciri-ciri yang di sebutkan oleh ketua dimana pun, apa jangan-jangan pemuda tersebut tidak ada di sini" batin pembunuh topeng emas.
Karena tidak menemukan Lin Feng di sekitar sana, pembunuh topeng emas kemudian mencoba mencari Lin Feng di tempat lain, namun karena tindakannya itu, Lin Jianheeng berhasil mengetahui keberadaannya.
"Ternyata itu dia" gumam Lin Jianheeng.
Setelah itu Lin Jianheeng langsung memberitahukan keberadaan pembunuh bayaran tersebut kepada Lin Duan dan Lin Dian agar mereka berdua bisa menghabisinya.
**
Pembunuh topeng emas yang telah pergi dari kerumunan kemudian mencoba mencari Lin Feng di salah satu bangunan yang menurutnya adalah kediaman pemimpin sekte, namun sebelum memasuki kediaman tersebut pembunuh topeng emas terlebih dahulu memeriksa keadaan sekitarnya.
Setelah merasa aman dan tidak ada seorangpun yang menyadari keberadaannya, pembunuh topeng emas langsung melesat masuk kedalam bangunan tersebut, namun setelah berada di dalam, pembunuh topeng emas sangat terkejut ketika menyadari bahwa di dalam bangunan itu sudah ada yang menunggunya.
"Kenapa lama sekali, kami sudah menunggu kedatangan mu sejak tadi" ujar Lin Dian yang berdiri dengan tenang di sudut ruangan.
"Sial, ternyata keberadaan ku sudah di ketahui" gumam pembunuh topeng emas.
Karena sudah ketahuan, pembunuh topeng emas langsung mengalihkan badannya dan berniat untuk melarikan diri, namun sayangnya Lin Duan sudah berdiri di depan pintu masuk dan memasang mantra formasi di dalam bangunan, agar pembunuh bayaran tersebut tidak bisa keluar lagi.
"Jangan pernah berpikir untuk bisa pergi setelah kau menyelinap masuk ke wilayah keluarga Lin, apa lagi kau datang ke sini untuk membunuh keponakanku" ujar Lin Duan.
"Hahahaha memangnya kenapa kalau aku tidak bisa keluar dari tempat ini, lagi pula kalian berdua juga bukan tandingan ku" ucap pembunuh topeng emas sinis.
"Mereka berdua memang tidak bisa mengalahkanmu, tapi kau juga bukan tandingan ku" ujar Lin Jianheeng tiba-tiba muncul di hadapan pembunuh topeng emas.
Pembunuh topeng emas sangat kaget ketika melihat Lin Jianheeng sudah berada di hadapannya, lalu pembunuh topeng emas langsung bergerak menjauhi Lin Jianheeng, namun sayangnya tendangan keras dari Lin Jianheeng sudah lebih dulu menghantam tubuhnya dan membuatnya terlempar hingga menabrak dinding bangunan.
"Si-sial, sepertinya sudah tidak ada jalan lain" gumam pembunuh topeng emas.