Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-144. Sedikit pertunjukan


Prajurit utusan kaisar tersebut tentunya merasa geram dengan perkataan Jin Feng Huang, padahal sebelumnya dia sudah merasa sangat senang karena Jin Feng Huang sudah mau membantu kaisar, tapi setelah mengetahui bahwa Jin Feng Huang hanya akan mengirim muridnya, tentu saja membuat dirinya menjadi kesal.


"Aku mengetahui bahwa sekte anda adalah sekte yang hebat, tapi keputusan anda benar-benar tidak bisa aku terima begitu saja" ucap prajurit kaisar keberatan.


"Lalu, bagaimana caranya agar kau bisa percaya dengan murid yang aku maksudkan itu?" tanya Jin Feng Huang.


"Biarkan aku bertarung dengannya, kalau dia bisa mengalahkan aku, maka aku akan menerima keputusanmu ini" jawab prajurit tersebut.


Mendengar perkataan prajurit tersebut membuat Jin Feng Huang dan para tetua lainnya tersenyum sinis, meskipun prajurit tersebut kuat, tapi sepertinya dia terlalu sombong dan suka meremehkan orang lain, tentunya dengan berhadapan dengan Lin Feng akan membuat dia menjadi semakin sombong dan arogan, tapi itulah hal yang mereka inginkan.


"Apa kau sudah memikirkan keputusan ini dengan baik?" tanya Jin Feng Huang.


"Tentu saja!" jawab prajurit tersebut tegas.


Setelah itu, Jin Feng Huang langsung menghubungi Lin Feng melalui telepati, Jin Feng Huang meminta Lin Feng untuk segera datang keruangan pertemuan.


Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya Lin Feng datang ke ruangan pertemuan bersama dengan Lin Tian, kedatangan mereka berdua tentunya di sambut dengan tatapan tajam dari prajurit kepercayaan kaisar.


Karena saat itu hanya Lin Feng yang tidak mempunyai aura kultivasi, jadi prajurit tersebut menganggap Lin Tian lah yang akan menjadi pengawal permaisuri, tentunya prajurit kaisar merasa sangat kesal dan marah, setelah melihat tigkatan kultivasi Lin Tian yang tentunya sangat jauh dibawahnya.


"Apa-apaan ini! anda mau mengirim bocah dengan tingkat kultivasi serendah ini?!" tanya prajurit tersebut kesal.


"Kau salah, yang akan aku perintahkan untuk menjalankan tugas ini adalah dia" jawab Jin Feng Huang sambil menunjuk ke arah Lin Feng.


Prajurit tersebut langsung mengalihkan pandangannya ke arah Lin Feng, ketika mencoba memeriksanya, prajurit tersebut benar-benar terkejut. "Apa lagi ini, apa anda bermaksud mengirim sampah tidak berguna ini?!"


"Hampir semua orang pernah mengatakan hal yang sama dengan yang kau katakan tadi, tapi pada akhirnya tidak ada seorangpun yang mampu membuktikan siapa sampah yang sesungguhnya" jawab Lin Feng santai.


Karena kesal dan merasa terhina dengan perkataan Lin Feng, prajurit tersebut kemudian menantang Lin Feng untuk bertarung, tentu saja tantangan tersebut langsung diterima oleh Lin Feng, lagipula pertarungan adalah sesuatu yang sangat sesuai dengan dirinya.


Setelah mereka setuju dengan pertarungan tersebut, Jin Feng Huang kemudian mengajak mereka menuju ke lapangan agar bisa bertarung dengan bebas, lagipula akan sangat gawat jika mereka sampai bertarung di ruangan pertemuan.


"Sekarang kalian bisa bertarung dengan bebas di sini" ucap Jin Feng Huang.


"Tidak usah basa basi lagi, kalau kau bisa mengalahkan aku dengan beberapa kali serangan maka aku akan langsung mengaku kalah" ucap prajurit tersebut.


"Itu terlalu mudah, bagaimana kalau kau yang menyerangku, kau bebas melakukan serangan sampai kau bisa mengalahkan aku" jawab Lin Feng


"Cihh, kau sampah yang sangat sombong" ujar prajurit tersebut.


Prajurit tersebut sudah tersenyum penuh kemenangan saat melihat Lin Feng tidak bergerak sedikitpun, prajurit tersebut bahkan sudah sangat yakin bahwa Lin Feng tidak akan bisa bertahan sedikitpun dari pukulannya tersebut, akan tetapi sesuatu yang membuat prajurit tersebut tercengang tiba-tiba saja terjadi.


Dengan tenang dan santainya Lin Feng berhasil menghindari pukulan prajurit tersebut, padahal pukulannya sangat cepat dan hanya tingga beberapa jengkal saja sebelum benar-benar mengenai wajah Lin Feng, hal tersebut tentu saja membuat prajurit kaisar menjadi semakin geram.


Prajurit tersebut kembali menyerang Lin Feng, namun hasilnya sama saja dan Lin Feng tetap bisa menghindari serangan prajurit tersebut, rasa kesal dan marah mulai menyelimuti prajurit tersebut, tanpa memikirkan apapun lagi, prajurit tersebut langsung menyerang Lin Feng dengan brutal.


Lin Feng tetap menghadapi prajurit tersebut dengan sangat tenang, Lin Feng sama sekali tidak nampak kesulitan menghadapi serangan-serangan yang mengarah kepadanya, bahkan Lin Feng masih bisa menghindari serangan beruntun dari prajurit tersebut dengan sangat santai dan juga tenang.


"Sial, kenapa tidak ada satupun dari serangan ku yang mengenai bocah ini, padahal dia tidak memiliki kultivasi, kenapa gerakannya sangat lincah" gumam prajurit tersebut.


"Apa jangan-jangan dia memang unggu dalam segi kekuatan fisik" lanjutnya.


Karena merasa tidak bisa mengalahkan Lin Feng dengan kekuatan fisik, prajurit tersebut kemudian berencana untuk mengubah serangannya dengan menggunakan tenaga dalam, dengan sigap prajurit tersebut melompat kebelakang untuk sedikit menjauh dari Lin Feng.


Swush... Prajurit tersebut dengan sengaja melepaskan aura intimidasi untuk menekan Lin Feng, aura intimidasi yang berasal dari prajurit tersebut memang cukup besar, bahkan para murid yang sedang menyaksikan dari jauh, masih bisa merasakan tekanan di tubuh mereka.


Namun sayangnya, aura intimidasi tersebut sama sekali tidak berpengaruh apa-apa kepada Lin Feng, jangankan tekanan intimidasi aura biasa seperti sekarang ini, bahkan Lin Feng tidak sedikitpun terpengaruh oleh gabungan aura membunuh yang sangat besar dari para pembunuh bayaran.


"Kenapa dia tidak menunjukkan reaksi apa-apa" gumam prajurit tersebut keheranan.


"Kau melakukan kesalahan besar karena telah menggunakan aura intimidasi untuk menindas ku, asal kau tahu saja, aura milikmu ini sangat tidak pantas untuk disebut sebagai aura intimidasi" ucap Lin Feng mengejek.


"Diam kau bocah, kau bahkan tidak memiliki aura kultivasi, jadi jangan coba-coba menceramahi ku mengenai aura intimidasi" ujar prajurit tersebut.


"Terserah kau saja, tapi karena aku adalah orang yang sangat baik, maka akan aku tunjukkan seperti apa aura intimidasi yang sesungguhnya" ucap Lin Feng santai.


Swush... Boom... Aura membunuh yang sangat besar meledak dari tubuh Lin Feng dan langsung menghilangkan tekanan aura intimidasi milik prajurit tersebut, tidak hanya itu saja, bahkan prajurit tersebut langsung dibuat gemetaran saat merasakan aura membunuh yang begitu besar menerpa dirinya.


Tubuh prajurit tersebut bergetar sangat hebat, keringat dingin mulai membasahi seluruh tubuhnya, tatapan matanya benar-benar menunjukkan betapa besar rasa takut yang sekarang prajurit tersebut rasakan, dengan melihat Lin Feng saat ini, bagi prajurit tersebut tidak ada ubahnya seperti sedang melihat sosok dewa kematian.


"Inilah yang disebut sebagai aura intimidasi" ucap Lin Feng sambil berjalan menghampiri prajurit tersebut.


"Ba-bagaimana ini bisa terjadi, aku benar-benar sudah memastikan bahwa kau tidak memiliki aura kultivasi sama sekali, lalu kenapa sekarang auramu sangat besar?" tanya prajurit tersebut.


"Tidak semua yang kau lihat adalah kebenaran" jawab Lin Feng.