Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-134. Menangkap Lin Tian


Di hutan kabut, ketiga ketua Asosiasi pembunuh nampak sedang berkumpul, mereka bertiga benar-benar kesal dan marah setelah mengetahui anggota terbaik mereka telah gugur, padahal jumlah mereka sudah lumayan banyak untuk menghadapi Lin Feng, tapi siapa sangka, mereka semua malah menjadi korban Lin Feng.


"Sialan, lima belas pembunuh yang kita kirim adalah pembunuh terbaik, tapi semuanya mati begitu saja!" ujar ketua pembunuh topeng emas.


"Sepertinya kita telah menganggap remeh Lin Feng, kalau dibiarkan saja, dia bisa menjadi ancaman yang besar untuk Asosiasi pembunuh bayaran" ucap pemimpin Asosiasi tiba-tiba muncul.


"Hormat pemimpin" jawab ketiga ketua pembunuh serempak.


"Baiklah, aku sudah mendengar semuanya, jadi aku ingin mendengar pendapat kalian masing-masing" ucap pemimpin Asosiasi.


"Kita harus melakukan sesuatu, jika perlu, kita lakukan penyerangan besar-besaran terhadap sekte Phoenix Emas" ujar ketua pembunuh topeng perak.


"Tidak, jangan melakukan hal bodoh dan gegabah seperti itu, kita semua tahu bahwa sekte Phoenix Emas sangatlah kuat, melakukan penyerangan ke sekte Phoenix Emas sama saja dengan melakukan misi bunuh diri" bantah ketua topeng perunggu.


"Begini saja, bagaimana kalau kita pancing Lin Feng untuk datang ke hutan kabut, dengan begitu kita bisa menghabisinya di sini" ucap ketua topeng emas.


"Aku setuju dengan ide itu, tapi bukan di sini tempatnya" ujar pemimpin Asosiasi.


Setelah itu, pemimpin Asosiasi menjelaskan bagaimana rencana yang akan mereka lakukan untuk menjebak Lin Feng, pemimpin Asosiasi berniat untuk memancing Lin Feng dengan cara mengirim beberapa pembunuh ke sekte Phoenix Emas, tujuannya untuk membuat Lin Feng terpancing dan mengikuti mereka.


Bisa dikatakan bahwa beberapa pembunuh yang akan di kirim ke sekte Phoenix Emas bertindak sebagai umpan, mereka akan ditugaskan untuk menggiring Lin Feng menuju ke suatu tempat yang nantinya akan menjadi kuburan untuk Lin Feng.


"Tapi, bagaimana kalau Lin Feng tidak tertarik dengan umpan kita?" tanya ketua topeng emas.


Pemimpin Asosiasi tersenyum sinis, kemudian berkata. "Tenang saja, dia pasti tertarik untuk datang, karena aku juga akan menjadikan orang yang berharga bagi Lin Feng sebagai umpan."


"Apa pemimpin ingin menjadikan ibu Lin Feng sebagai umpan?" tanya ketua topeng perunggu.


"Aku tidak sebodoh itu, sehebat apapun kekuatanku, tapi aku masih bukan tandingan Lin Jianheeng" ujar pemimpin Asosiasi.


"Jadi siapa yang akan kita jadikan umpan?" tanya ketua topeng perak.


"Lin Tian, dia adalah saudara angkat Lin Feng, tapi sudah sangat berarti untuk Lin Feng sama seperti saudara sendiri" jawab pemimpin Asosiasi.


Setelah semuanya setuju, mereka kemudian mulai menyusun rencana tersebut dengan sangat rinci, bahkan rencana tersebut mereka susun dengan sangat teliti, karena mereka tidak ingin ada kesalahan dalam rencana mereka nantinya.


***


Beberapa hari berlalu, kabar mengenai penyerangan yang dilakukan oleh pembunuh bayaran sudah tersebar ke seluruh murid sekte Phoenix Emas, hal tersebut dilakukan untuk mengingatkan para murid agar tetap waspada dan tidak keluar dari sekte jika tidak ada hal yang mendesak.


Tapi tentunya, bersamaan dengan menyebarnya kabar penyerangan tersebut, kabar tentang Lin Feng yang membunuh mereka semua juga ikut tersebar, meskipun Lin Feng tidak ingin namanya tersebar, namun Jin Feng Huang melakukan hal itu untuk menghapus pikiran buruk para murid baru tentang Lin Feng.


Meskipun begitu, masih ada beberapa diantara para murid yang masih tidak mempercayai cerita tentang Lin Feng, mereka yang tidak percayalah adalah murid-murid yang3 berlagak sombong dan angkuh, yang merasa bahwa mereka lebih cocok untuk mendapatkan posisi sebagai murid terhebat di sekte Phoenix Emas.


"Kristal sembilan surga, sebenarnya kristal seperti apa itu, aku bahkan belum pernah melihatnya sama sekali, bagaimana aku bisa mencarinya" gumam Lin Feng.


"Dewi Nuwa juga tidak mengatakan padaku, seperti apa kristal tersebut" keluhnya.


"Kak Feng, kenapa kau terlihat murung?" tanya Lin Tian.


"Tidak ada apa-apa, aku hanya sedikit lelah" jawab Lin Feng.


"Baiklah, aku akan pergi ke gerbang sekte untuk menjalankan tugas" ucap Lin Tian.


"Memangnya tugas apa?" tanya Lin Feng


"Menjaga gerbang" jawab Lin Tian kemudian pergi meninggalkan Lin Feng.


Setelah Lin Tian pergi, Lin Feng kemudian melanjutkan latihannya sambil mencoba untuk menghilangkan rasa bosan yang sekarang dia rasakan.


***


Sementara itu, di luar tembok sekte Phoenix Emas, beberapa pembunuh bayaran yang ditugaskan untuk menangkap Lin Tian sudah sampai, sebenarnya mereka sudah sampai sejak dua hari sebelumnya, namun mereka masih belum mendapatkan kesempatan untuk menangkap Lin Tian, tapi sekarang mereka malah mendapatkan kesempatan emas, karena Lin Tian sedang di tugaskan untuk menjaga gerbang.


"Itu dia, lakukan dengan cepat dan jangan meninggalkan jejak, aku akan mencari Lin Feng" ucap salah seorang dari mereka.


"Baik, sekarang mari bergerak" jawab mereka serempak.


Tidak lama kemudian, mereka semua langsung bergerak melakukan tugasnya masingmasing, enam oramg dari mereka langsung melesat ke arah Lin Tian sambil melemparkan sesuatu ke arahnya.


Lin Tian benar-benar kaget saat menyadari adanya serangan yang mengarah kepadanya, namun Lin Tian terlambat karena sesuatu yang dilemparkan oleh para pembunuh bayaran mengenai tubuhnya dan mengeluarkan sesuatu seperti serbuk berwarna putih, ketika serbuk tersebut mengenai para murid yang sedang berjaga, mereka semua langsung jatuh pingsan saat itu juga.


Lin Tian yang masih bisa bertahan benar-benar kaget dan dibuat kebingungan, Lin Tian ingin sekali berteriak dan meminta bantuan, namun suaranya seperti tidak bisa keluar dan kesadarannya perlahan-lahan mulai menghilang, hingga akhirnya Lin Tian jatuh pingsan seperti yang lainnya.


"Segera bawa dia, dan tinggalkan yang lainnya" ujar salah seorang dari pembunuh bayaran. Mereka kemudian mengangkat tubuh Lin Tian dan langsung pergi meninggalkan sekte Phoenix Emas.


***


Ditempat lain, salah seorang pembunuh bayaran mencoba untuk mencari keberadaan Lin Feng, meskipun tidak bisa mendekati sekte Phoenix Emas, namun pembunuh bayaran tersebut tentunya memiliki cara untuk menarik perhatian Lin Feng, yaitu dengan cara melepaskan aura membunuhnya.


Kepekaan Lin Feng terhadap aura membunuh tentunya jauh melebihi orang lain, bahkan Lin Feng masih bisa merasakan aura membunuh didalam tubuh seorang kultivator tanpa orang tersebut harus menunjukkannya secara langsung, jadi, meskipun jarak antara pembunuh bayaran tersebut cukup jauh, Lin Feng akan tetap bisa merasakan keberadaan aura membunuh yang dilepaskan oleh pembunuh bayaran tersebut.


"Datanglah dan ikuti aku, agar kami bisa menghabisimu dengan mudah" gumam pembunuh bayaran tersebut.