
Lin Feng nampak sangat kebingungan karena mereka berempat menatapnya dengan tatapan yang aneh, Lin Feng merasa seperti ada sesuatu yang salah dengan wajahnya, karena tidak ingin diperhatikan lebih lama lagi, Lin Feng kemudian bergegas menutup kembali wajahnya, sehingga membuat mereka berempat langsung tersadar dari lamunannya.
"Apa ada yg salah?" tanya Lin Feng.
"Ti-tidak ada tuan, sama sekali tidak ada yang salah" jawab Wu Xiang sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Lalu kenapa kalian menatapku seperti itu?" tanya Lin Feng sinis.
"Kami hanya agak tertegun dengan wajah tuan Lin Feng, mungkin karena kami baru bisa melihat wajah tuan sekarang" jawab Li Zhan asal.
"Ya sudah, kalau begitu aku akan kembali beristirahat, besok kita akan melakukan perjalanan sebelum matahari terbit" ujar Lin Feng kemudian langsung pergi dari tempat tersebut.
Sebelumnya, Lin Feng sudah memikirkan dengan sangat baik, antara dia harus mengantarkan keempat pemuda yang telah diselamatkannya atau membiarkan mereka begitu saja, setelah cukup lama berpikir, akhirnya Lin Feng memutuskan untuk mengantarkan keempat pemuada tersebut. Alasannya adalah, karena sebelumnya Lin Feng sudah menyelamatkan mereka, jadi tidak mungkin setelah itu Lin Feng membiarkan mereka begitu saja.
Selain itu, Lin Feng juga harus pergi ke kota terdekat untuk membuatkan pedang dari dahan pohon roh yang telah dibarikan oleh rusa misterius sebelumnya, terlebih lagi, Lin Feng sudah berada di hutan para monster terlalu lama, bahkan Lin Feng sendiri tidak mengetahui sudah berapa lama dia meninggalkan kota Zuanshi dan sekte Phoenix Emas, meskipun Lin Feng merasa lebih nyaman berada di hutan para monster. Namun, tidak mungkin baginya untuk tinggal selamanya di hutan tersebut.
**
Keesokan harinya, suasana di hutan para monster masih sangat gelap, karena memang ada dibeberapa tempat yang tidak bisa ditembus oleh cahaya matahari, sebab di tutupi oleh pepohonan yang sangat rindang. Selain itu, untuk saat ini memang masih sangat gelap, karena matahari masih belum terbit. Saat ini, Lin Feng sedang memimpin jalan menuju ke luar hutan para monster, untuk mengantarkan Li Zhan bersama teman-temannya.
Dari raut wajah Lin Feng, bisa dilihat dengan jelas bahwa saat ini Lin Feng sedang merasa sangat kesal, bagaimana tidak, dia yang terbiasa bergerak cepat terpaksa harus berjalan perlahan karena sedang mengawasi Li Zhan dan teman-temannya, jika saja yang di selamatkan oleh Lin Feng hanya satu orang saja, mungkin Lin Feng sudah membawanya kembali dengan cara terbang.
"Hahh, kenapa waktu itu aku harus menyelamatkan mereka, kenapa tidak membiarkan mereka menjadi santapan harimau saja, kalau begini terus, waktuku akan terbuang sia-sia" gumam Lin Feng kesal.
"Ada apa tuan Lin Feng?" tanya Huang Rong.
"Tidak apa-apa!" jawab Lin Feng.
"Maafkan kami karena telah menjadi beban bagi tuan Lin Feng" ucap Huang Rong.
"Terimakasih tuan" ucap Huang Rong.
"Kenapa hutan ini terasa sangat sepi, padahal sebelumnya begitu banyak monster yang bermunculan di sini" ucap Wu Xiang.
Li Zhan dan yang lainnya nampak terdiam memikirkan apa yang di katakan oleh Wu Xiang, karena terlalu fokus pada tujuan untuk keluar dari hutan para monster, mereka jadi tidak menyadari bahwa sejak tadi, tidak satupun monster yang terlihat. Biasanya para monster akan langsung bermunculan saat mereka mencium bau manusia, tapi sekarang, tidak ada satupun monster yang muncul.
Ditengah rasa bingung dan rasa penasaran yang melanda mereka, Lin Feng tiba-tiba menjelaskan kepada mereka bahwa saat pagi hari, lebih tepatnya saat matahari belum terbit sampai beberapa jam setelah matahari terbit, adalah saat yang paling aman di hutan para monster, karena pada saat itu, semua monster yang ada di hutan para monster sedang tertidur.
Lin Feng bisa mengetahui hal tersebut berdasarkan dengan pengalamannya sendiri saat sedang mencari bunga lotus api dan es, pada saat sebelum matahari terbit sampai beberapa jam setelah matahari terbit, para monster juga jauh lebih tenang dan tidak agresif, Lin Feng tidak mengerti kenapa mereka begitu, namun Lin Feng hanya mengambil kesimpulan bahwa pada jam tersebut, para monster sedang kelelahan.
Keempat pemuda tersebut nampak sangat kagum dengan penjelasan yang diberikan oleh Lin Feng, bukan karena Lin Feng mengetahui kapan para monster tersebut tertidur, tapi karena mereka sudah merasa sangat yakin bahwa Lin Feng sudah tinggal di hutan para monster untuk waktu yang sangat lama, meskipun Lin Feng nampak seumuran dengan mereka, tapi kekuatan serta pengalamannya jauh melebihi mereka berempat.
"Aku sangat penasaran dengan tingkatan kekuatan tuan Lin Feng sekarang, sepertinya dia bukanlah orang sembarangan" ucap Li Zhan berbisik-bisik.
"Kau benar, aku juga sangat penasaran dengan kekuatannya, kita saja sudah di anggap sebagai pemuda jenius di sekte, tapi bisa dikatakan kekuatan kita masih belum ada apa-apanya dibandingkan dengan tuan Lin Feng, padahal dia masih terlihat sangat muda" jawab Wu Xiang.
"Mungkin dia adalah jenius diantara para jenius yang hanya muncul dalam kurun waktu seribu tahun sekali" ujar Li Wei.
"Hei, jangan bicara keras-keras, suaramu bisa terdengar oleh tuan Lin Feng" ucap Wu Xiang.
Sebenarnya Lin Feng bisa mendengar percakapan mereka dengan sangat jelas, namun Lin Feng memilih untuk diam seolah-olah tidak mendengar apapun. Lagipula, apa yang mereka bahas saat ini sangat tidak penting bagi Lin Feng, yang terpenting bagi Lin Feng saat ini adalah, mengantar mereka berdua sampai ke kota secepat mungkin dan setelah itu dia akan terbebas dari beban yang membuatnya sangat kerepotan.
Waktu terus berlalu dengan sangat cepat, matahari akhirnya menampakkan dirinya dengan menyinari seluruh begian benua biru. Meskipun begitu, suasana di hutan para monster masih tetap gelap seperti sebelumnya, hanya saja perbedaannya adalah, sekarang mereka bisa berjalan tanpa menggunakan obor lagi, sebab meskipun cahaya matahari tidak dapat menembus hutan itu, tentunya hutan tersebut juga tidak akan sepenuhnya gelap seperti malam hari.
"Percepat langkah kalian, matahari sudah terbit dan hanya tinggal beberapa jam saja sebelum para monster bangun, kalian tentunya sudah tahu apa yang akan terjadi jika para monster tersebut bangun" ucap Lin Feng tegas.
Merela berempat mulai nampak khawatir dan langsung mempercepat langkah mereka, karena mau bagaimanapun juga mereka tidak ingin berhadapan lagi dengan para monster yang ada di hutan tersebut, mereka juga mengetahui bahwa Lin Feng adalah orang yang kuat, namun tidak selamanya Lin Feng bisa melindungi mereka, terlebih lagi, jika yang datang menyerang ada sekelompok monster serigala seperti sebelumnya.