
Sementara itu, para monster dan Beast Spirit yang telah berhasil memasuki ibukota kekaisaran, mulai menghancurkan apapun yang ada di hadapan mereka, ledakan-ledakan besar terjadi dimana-mana, bangunan-bangunan mulai hancur dan korban yang berjatuhan sudah tidak terhitung jumlahnya.
Para prajurit yang sedang berada di kota nampak tidak bisa berbuat apa-apa, karena para monster yang menyerang adalah monster tingkat tinggi, selain itu, jumlah mereka yang sekarang berada di kota juga tidak terlalu banyak, tentunya hal tersebut membuat mereka semakin kesulitan untuk menghadapi para monster dan Beast Spirit yang menyerang.
"Dengarkan semuanya, bentuk pasukan kecil yang terdiri dari dua puluh atau tiga puluh prajurit, setelah itu kalian bantu pasukan yang sekarang sedang berhadapan dengan para monster" ucap jendral memberikan perintah.
"Baik jendral!" jawab para prajurit serempak.
Sesuai dengan perintah jendral utama kekaisaran, para prajurit kemudian membentuk kelompok-kelompok kecil dengan jumlah masing-masing tiga puluh prajurit, setelah itu mereka langsung membubarkan diri dan menuju ke arah monster dan Beast Spirit yang sedang menyerang ibukota.
Para monster dan Beast Spirit benar-benar menggila, mereka menghancurkan apapun yang berada di hadapannya, entah itu manusia ataupun bangunan-bangunan yang ada di ibukota, kehancuran ibukota juga sudah sangat besar, padahal kedatangan mereka baru saja beberapa menit yang lalu.
***
Di istana kekaisaran, karena kerusakan yang terjadi semakin parah dan korban yang berjatuhan juga semakin banyak, Lin Feng kemudian meminta persetujuan Feng Jing Quo agar dia bisa bergabung dengan pasukan istana, meskipun sebelumnya Feng Jing Quo sudah melarangnya, tapi melihat kekacauan yang sedang terjadi membuat Feng Jing Quo akhirnya menyetujui keinginan Lin Feng.
"Baiklah Lin Feng, tapi kau harus tetap berhati-hati!" ucap Feng Jing Quo.
"Tenang saja, aku tahu batasan kekuatanku sendiri" jawab Lin Feng.
Setelah itu, Lin Feng tiba-tiba saja menghilang dari pandangan mereka berdua, tidak lama kemudian Lin Feng muncul kembali dengan penampilan yang berbeda, karena sekarang Lin Feng telah menggunakan jubah hitam pemberian Dewi Nuwa.
"Feng'er, kenapa kau menggunakan jubah seperti ini untuk berperang?" tanya tetua Liu Changhai.
"Tidak apa-apa guru, dengan jubah ini penampilanku sebagai Assassin tentunya akan lebih meyakinkan" jawab Lin Feng.
"Memang benar yang kau katakan, sekarang penampilanmu benar-benar mirip dengan seorang Assassin" ujar Feng Jing Quo.
Sebenarnya bukan penampilan yang menjadi alasan Lin Feng menggunakan jubah hitam tersebut, selain itu, Lin Feng juga tidak mungkin mengatakan kepada mereka bahwa jubah hitam tersebut bukanlah jubah biasa, melainkan armor yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan armor biasa, bahkan bisa dikatakan jubah hitam tersebut adalah sebuah benda pusaka.
"Baiklah, kalau begitu aku pergi!" ucap Lin Feng kemudian menghilang.
Tidak lama kemudian, Lin Feng muncul kembali di atas atap salah satu bangunan yang ada di ibukota, yang mana posisi Lin Feng saat ini tidak terlalu jauh dari tempatnya penyerangan yang dilakukan oleh para monster dan Beast Spirit, Lin Feng mengedarkan pandangannya ke arah sekeliling sambil menghitung jumlah monster dan Beast Spirit yang menyerang kota.
Lin Feng menghela nafas panjang, kemudian menarik pedang kayu roh yang ada di punggungnya, lalu setelah itu, Lin Feng berkata. "Terserah apapun rencana mereka, yang jelas sekarang aku harus menghabisi para monster ini."
Lin Feng kemudian menggenggam erat pedang kayu roh yang ada di tangannya, setelah itu Lin Feng langsung melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke salah satu monster yang ada di dekatnya, setelah itu Lin Feng langsung menebaskan pedangnya ke arah leher monster tersebut.
Serangan Lin Feng langsung telak mengenai leher monster tersebut sampai membuat kepalanya terpenggal, para prajurit sangat terkejut saat melihat kepala monster tersebut jatuh di hadapan mereka semua.
"Kenapa kalian diam saja, cepat bantu yang lainnya!" ujar Lin Feng.
"Ba-baik" ucap salah seorang prajurit.
Setelah itu, Lin Feng langsung menghilang dari tempat tersebut dan muncul kembali di tempat monster yang lainnya, saat ini di hadapan Lin Feng ada beberapa monster yang sedang menggila, para prajurit yang menghadapi mereka sebelumnya juga telah dihabisi oleh para monster tersebut.
"Aku ingin sekali bertanya kepada kalian semua, tapi sayangnya kalian tidak bisa bicara, jadi aku harus memusnahkan kalian sekarang juga" gumam Lin Feng.
Salah satu monster yang menyadari kehadiran Lin Feng kemudian melompat ke arahnya dan langsung menyerang Lin Feng dengan cakarnya, namun sayangnya serangan tersebut tidak mengenai Lin Feng dan malah mengenai bangunan tersebut sampai membuatnya hancur, karena Lin Feng telah lebih dulu menghindar dengan cara melompat ke bangunan yang lainnya.
Namun karena serangan tersebut, monster yang lainnya juga mengetahui keberadaan Lin Feng, mereka kemudian melompat ke arah Lin Feng dan langsung menyerangnya, salah satu monster kemudian menghembuskan nafas api ke arah Lin Feng, akan tetapi serangan tersebut tidak berarti apa-apa bagi Lin Feng, karena Lin Feng sudah memiliki ketahanan terhadap serangan elemen api.
Lin Feng tentunya tidak tinggal diam saja, dia kemudian melompat ke punggung salah satu monster dan langsung menebaskan pedangnya ke arah leher monster tersebut, akan tetapi monster yang lainnya malah menyerang Lin Feng dengan sangat cepat, sehingga serangan Lin Feng tidak berhasil membunuh monster tersebut, meskipun begitu, monster tersebut tetap mendapatkan luka yang cukup parah.
Akan tetapi, Lin Feng juga tidak sempat menghindari serangan monster yang sebelumnya, sehingga membuat Lin Feng terpental cukup jauh sampai menabrak salah satu dinding bangunan yang ada di sana, meskipun serangan tersebut telak mengenai tubuh Lin Feng, tapi Lin Feng tidak mendapatkan luka apapun, karena tubuhnya dilindungi oleh jubah hitam pemberian Dewi Nuwa.
"Kalian benar-benar membuat aku marah!" ujar Lin Feng sinis.
Lin Feng kemudian menghilang dari pandangan para monster yang ada di sana, lalu beberapa saat kemudian, Lin Feng muncul kembali di atap salah satu bangunan yang masih berdiri, setelah itu Lin Feng langsung melompat ke arah para monster sambil menebaskan pedangnya sebanyak tujuh kali dengan sangat cepat.
Tujuh aura pedang yang sangat besar melesat dengan cepat ke arah para monster, dalam sekejap mata, semua monster yang berada di dalam jangkauan aura pedang tersebut langsung mati dengan tubuh yang terpotong-potong, tidak hanya itu saja, bahkan bangunan yang ada di sekitar para monster juga ikut terpotong karena serangan tersebut.
"Sekarang aku harus ke tempat lain" gumam Lin Feng kemudian menghilang.