Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-82. Sekelompok monster serigala


Jin Feng Huang nampak sangat terkejut setelah memeriksa isi cincin penyimpanan yang di berikan oleh Lin Jianheeng, bagaimana tidak terkejut, pasalnya cincin penyimpanan tersebut berisi ribuan keping koin emas dan ratusan sumberdaya tingkat tinggi dan tidak hanya itu saja, bahkan di dalam cincin penyimpanan tersebut juga terdapat begitu banyak sumber daya langka.


"Anda benar-benar sangat baik patriark Lin, kalau begitu mulai sekarang kita adalah sahabat dan saudara" ucap Jin Feng Huang.


"Sekali lagi aku ucapkan terimakasih, lain kali kalau anda butuh bantuan jangan sungkan untuk mengatakannya padaku" lanjutnya.


"Dengan senang hati, begitu juga dengan anda" jawab Lin Jianheeng.


Setelah itu, Lin Jianheeng langsung mengeluarkan sebotol arak dan dua cangkir berbentuk mangkuk kecil dari cincin penyimpanannya, Lin Jianheeng kemudian menuangkan arak tersebut kedalam kedua mangkuk kecil dan kemudian memberikan salah satunya kepada Jin Feng Huang.


"Mari bersulang sebagai tanda persaudaraan kita" ucap Lin Jianheeng.


"Tentu saja" jawab Jin Feng Huang.


Mereka berdua kemudian menegak arak tersebut sebagai tanda bahwa mereka berdua sudah menjadi saudara mulai sekarang dan sampai selamanya, setelah itu Lin Jianheeng mengeluarkan beberapa botol arak lagi dari cincin penyimpanannya dan mengajak Jin Feng Huang untuk menikmatinya bersama-sama.


"Saudaraku, apa kau sudah menemukan dimana cucumu berada saat ini?" tanya Jin Feng Huang.


"Sayangnya belum, tidak ada seorangpun yang tahu dimana dia sekarang, bahkan jejak auranya saja tidak ditemukan" jawab Lin Jianheeng.


"Apa aku perlu membantumu untuk mencarinya, lagipula dia adalah salah satu murid sekte ini" ujar Jin Feng Huang


"Kau tidak perlu melakukan itu saudaraku, sebaiknya kau fokus saja pada pembangunan kembali sekte mu ini, setelah semuanya selesai barulah kau boleh membantu" ucap Lin Jianheeng.


Mereka berdua terus mengobrol sambil menikmati arak, sudak tidak terhitung lagi berapa botol arak yang telah mereka berdua habiskan, meskipun begitu, keduanya masih nampak baik-baik saja dan tidak mabuk sama sekali, bahkan keduanya masih sempat bercanda dan tertawa terbahak-bahak, sampai membuat para murid yang berada di sana merasa keheranan.


**


Berita tentang kehancuran keluarga Zhang tentunya juga terdengar sampai kehutan kabut yang merupakan tempat markas Asosiasi pembunuh bayaran berada, meskipun Zhang Jiangwu adalah orang yang memberikan mereka misi sebelumnya, namun masalah peperangan mereka tidak akan pernah membantu, justru mereka semua nampak senang karena dengan hancurnya keluarga Zhang, maka misi mereka akan dibatalkan.


Akan tetapi pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran sepertinya tidak ingin melepaskan Lin Feng begitu saja, sebab karena misi untuk membunuh Lin Feng, pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran sudah kehilangan anggotanya, meskipun yang telah mati bukanlah anggota yang terbaik, tapi tetap saja, mereka tentunya akan mengalami kerugian.


"Pemimpin, kami tidak menemukan Lin Feng di manapun, bahkan jejak auranya saja tidak berhasil kami temukan" ucap ketua pembunuh topeng emas.


"Meskipun belum ditemukan di manapun, tapi aku yakin dia tidak mungkin menghilang tanpa sebab, tetap cari dia dan langsung bunuh saat bertemu dengannya" ujar pemimpin Asosiasi.


"Zhao Feng atau Lin Feng, di manapun kau berada kau tidak akan pernah selamat dari Asosiasi pembunuh bayaran" gumam pemimpin Asosiasi kemudian menghilang.


Setelah pemimpin Asosiasi pembunuh bayaran pergi, ketua pembunuh topeng emas kemudian pergi menemui para bawahannya dan kemudian meminta mereka untuk tetap melakukan pencarian, mereka juga tidak di izinkan untuk kembali sebelum menemukan dimana Lin Feng berada, atau setidaknya mereka harus mendapatkan informasi mengenai keberadaan Lin Feng.


**


Sementara itu di pinggiran hutan para monster, beberapa orang pemuda nampak sedang mencoba untuk masuk ke dalam hutan tersebut, sebenarnya mereka sudah berada di pinggiran hutan sejak beberapa jam yang lalu, namun karena ragu, mereka semua hanya nampak duduk dan berbicara tentang bagaimana cara mereka untuk masuk ke dalam dan siapa yang akan menjadi pemimpin.


"Jadi bagaimana sekarang, kita sudah berada di sini selama beberapa jam, jika tidak ingin masuk ke dalam, maka sebaiknya kita kembali saja" ucap salah seorang pemuda berbadan besar.


"Bukankah usaha kita akan sangat sia-sia jika kita kembali sekarang, coba pikirkan lagi semua rintangan yang kita lewati hanya untuk sampai pada titik ini" ujar pemuda lainnya.


Sementara itu di kedalam hutan yang hanya berjarak kurang dari lima ratus meter dari para pemuda tersebut, sekelompok monster serigala nampak sedang mengintai para pemuda tersebut, sekelompok monster serigala tersebut nampak menunggu dengan sabar sampai para pemuda tersebut bergerak masuk ke hutan para monster.


Setelah menunggu selama berjam-jam dan para pemuda tersebut masih belum beranjak dari tempatnya, pemimpin kelompok monster serigala kemudian langsung memerintahkan semua bawahannya untuk langsung menyerang, para pemuda yang masih duduk sambil mengobrol di luar hutan para monster, sangat terkejut saat mereka semua menyadari bahwa ada sekelompok monster serigala yang sedang menuju ke arah mereka.


"Ga-gawat, cepat pergi dari sini!" ujar pemuda bertubuh besar.


Mereka semua langsung berdiri dari duduknya dan langsung berlari meninggalkan tempat tersebut. Namun sayangnya, mereka semua kalah cepat dari monster serigala, sehingga mereka semua dapat di susul dengan mudah dan sekarang mereka telah di kepung oleh sekelompok monster serigala yang berukuran sangat besar.


"Ki-kita sudah tamat, seharusnya sejak awal aku mendengarkan perkataan orangtuaku dan tidak datang ke hutan terkutuk ini" ucap seorang pemuda menyesali perbuatannya.


Untuk saat ini bahkan menyesal pun sudah tidak ada gunanya lagi, sebab sudah tidak ada lagi yang bisa menyelamatkan nyawa mereka, meskipun ada seseorang yang bisa menyelamatkan nyawa mereka, setidaknya orang tersebut harus benar-benar sangat kuat, karena tidak mudah untuk menghadapi sekelompok monster serigala yang terkenal ganas, lincah dan juga sangat kuat.


Meskipun sudah tau bahwa mereka akan mati, tapi para pemuda tersebut tidak ingin mati begitu saja, setidaknya mereka harus berhasil membunuh salah satu dari monster serigala agar kematian mereka tidak terlalu sia-sia, pemuda bertubuh besar kemudian memberikan instruksi untuk menyerang salah satu monster serigala yang berada di hadapannya.


"Serang sekarang!" ujar pemuda tersebut.


Mereka semua bergerak secara bersamaan untuk menyerang salah satu monster serigala, namun sayangnya saat mereka bergerak secara bersamaan, beberapa monster serigala juga langsung bergerak dan menerkam mereka satu persatu, pada akhirnya usaha mereka tetap sia-sia saja dan mereka tetap akan menjadi santapan para monster serigala tersebut.


Kalaupun seandainya mereka berhasil lolos dan berhasil mengalahkan monster serigala tersebut, mereka tetap tidak akan bisa selamat, karena masih ada monster-monster lain yang menunggu dan mengintai mereka di balik kegelapan hutan para monster yang dikenal sangat mengerikan dan sangat menakutkan.