Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-84. Misteri pedang emas 2


Seluruh tubuh Lin Feng terasa sangat sakit, bahkan semua tulangnya terasa remuk hanya karena satu serangan dari pria tersebut, Lin Feng bahkan memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya, yang menandakan bahwa Lin Feng mendapatkan luka dalam yang cukup parah, meskipun yang sedang bertarung saat ini adalah jiwanya, namun tubuh Lin Feng juga dapat merasakan efeknya.


Darah segar nampak mengalir di sudut bibir Lin Feng, wajahnya berubah menjadi pucat pasi dan keringat mulai membasahi seluruh tubuhnya. Sementara itu di ruang jiwa, Lin Feng mencoba untuk bangkit kembali meskipun seluruh tubuhnya gemetaran karena menahan rasa sakit yang ada di sekujur tubuhnya.


"Si-sial, pria ini bukanlah tandingan ku, tubuhku bahkan sudah mencapai batasannya hanya karena satu pukulan dari pria sialan ini" gumam Lin Feng.


"Manusia lemah, aku sebagai penjaga pedang emas sama sekali tidak mengakui dirimu sebagai pemilik dari pedang emas yang berikutnya, dan aku juga tidak mengakui bahwa kau adalah tuanku" ucap pria tersebut sinis.


"Semua manusia memiliki sifat yang sama, kalian hanya punya keinginan yang besar tapi tidak pernah mau berusaha, kalian juga hanya mementingkan kekuatan tanpa mau mengerti apa itu kekuatan yang sesungguhnya, kalian bahkan rela melakukan apapun demi mendapatkan kekuatan, bahkan terkadang kalian rela menjual jiwa kalian sendiri hanya demi kekuatan seujung kuku, tapi kalian sama sekali tidak menyadari apa yang dimaksud dengan kekuatan yang sesungguhnya, kalian hanyalah manusia-manusia sampah yang seharusnya di musnahkan!" ujar pria tersebut.


Suaranya kembali menggelegar di ruang jiwa Lin Feng, bahkan kali ini Lin Feng bisa merasakan seluruh ruang hampa tersebut ikut bergetar hanya karena suara dari pria tersebut. Meskipun begitu, Lin Feng hanya tersenyum sinis mendengar apa yang di ucapkan oleh pria tersebut, Lin Feng juga tidak menyangkal bahwa dirinya juga termasuk manusia sampah yang di katakan oleh pria tersebut.


Akan tetapi Lin Feng sama sekali tidak akan pernah melakukan hal bodoh untuk mendapatkan kekuatan, karena menurut Lin Feng, kekuatan yang sesungguhnya adalah kekuatan yang telah dia dapatkan dengan berlatih sangat keras bahkan sampai harus berlatih melebihi kemampuannya sendiri, dengan melewati batasan diri sendiri, barulah Lin Feng akan mendapatkan kekuatan yang ia inginkan.


"Aku memang salah satu dari manusia bodoh yang kau katakan, tapi aku mendapatkan kekuatan dengan cara dan usahaku sendiri, bukan melakukan hal-hal bodoh seperti yang kau sebutkan tadi! ujar Lin Feng.


Swushh.., aura membunuh yang sangat besar meledak dari tubuh Lin Feng, bersamaan dengan itu tubuh Lin Feng juga di selimuti oleh aura gelap yang sangat menakutkan, rasa sakit di seluruh tubuhnya sama sekali tidak Lin Feng hiraukan lagi, matanya menatap tajam ke arah pria di hadapannya tersebut, tatapan Lin Feng benar-benar penuh dengan kebencian dan niat membunuh yang sangat besar.


"Lihatlah baik-baik dengan kedua matamu, inilah kekuatan yang sudah aku dapatkan dengan usahaku sendiri!" ujar Lin Feng.


Lin Feng tiba-tiba menghilang dari tempatnya berdiri saat ini dan langsung muncul tepat di depan wajah pria tersebut, lalu Lin Feng memukul wajah pria tersebut dengan kekuatan penuhnya, seharusnya dengan ukuran tubuh yang sangat besar bahkan jauh lebih besar dari Lin Feng, pria tersebut tidak akan apa-apa hanya karena satu pukulam dari Lin Feng yang hanya seukuran seekor semut bila dibandingkan dengan dirinya.


Namun anehnya, pukulan Lin Feng justru dapat membuat wajah pria tersebut menghadap ke samping bahkan hampir terjatuh, namun dengan cepat pria tersebut menggerakkan satu kakinya ke belakang untuk menjaga keseimbangannya, pria tersebut kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Lin Feng yang masih berada di hadapannya.


"Manusia sombong, akan aku perlihatkan apa itu kekuatan yang sesungguhnya!" ucap pria tersebut kemudian melesatkan tinjunya ke arah Lin Feng.


Lin Feng langsung menghilang dari tempatnya ketika tinju besar tersebut hampir mengenai tubuhnya, hanya dalam waktu kurang dari satu detik Lin Feng kembali mencul di samping kanan wajah pria tersebut dan kembali memukulnya dengan kekuatan penuh, setelah itu Lin Feng kembali menghilang dan muncul lagi di samping kiri wajah pria tersebut lalu memukulnya lagi dengan kekuatan penuh.


Lin Feng melakukan serangan seperti itu secara terus menerus selama beberapa menit, lalu yang terakhir Lin Feng muncul tepad didepan dahi pria tersebut dan langsung memukulnya dengan sangat kuat sehingga membuat pria tersebut kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh.


BBOOOMMMMM!!


Ledakan yang sangat besar kembali terjadi saat tubuh pria tersebut terjatuh di altar dan membuatnya bergetar hebat, namun lagi-lagi altar besar tersebut nampak masih baik-baik saja bahkan tidak retak sedikitpun, padahal ukuran tubuh pria tersebut sangatlah besar, bahkan Lin Feng hanya seperti seekor semut jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya.


"Kekuatan macam apa ini, kau berhasil memukulku berkali-kali bahkan kau berhasil membuatku kehilangan keseimbangan dan terjatuh, sebenarnya kekuatan macam apa yang kau miliki, dari mana kau mendapatkannya?" tany pria tersebut sambil menatap Lin Feng yang masih melayang di udara.


"Ini adalah kekuatan yang sudah aku dapatkan dengan benyak rintangan, bahkan aku hampir kehilangan nyawaku sendiri saat sedang berlatih, tapi inilah hasilnya, inilah yang aku dapatkan setelah melewati batasanku sendiri" jawab Lin Feng.


"Manusia yang mendapatkan kekuatan dengan usaha dan kerja keras, manusia yang sama sekali tidak tertarik dengan mendapatkan kekuatan secara instan, kau memang adalah manusia pilihan, bahkan tuanku yang sebelumnya tidak sama sepertimu" ucap pria tersebut kemudian bangkit dan berlutut di hadapan Lin Feng.


"Tuanku, aku adalah jiwa dari pedang emas dan yang telah menjaga pedang emas selama jutaan tahun, aku mengakui dirimu sebagai tuanku dan aku percaya dengan berada di tanganmu pedang emas akan kembali utuh seperti sediakala" lanjutnya.


Lin Feng cukup kaget dengan pernyataan yang di sampaikan oleh pria tersebut, Lin Feng bahkan tidak pernah menyangka bahwa pria tersebut akhirnya mau mengakuinya sebagai pemilik pedang emas dan merupakan tuannya yang baru, meskipun begitu Lin Feng masih tidak mengerti dengan semua yang terjadi padanya saat ini, sebab sebelumnya Lin Feng sedang melakukan penyerapan dan sekarang malah tiba-tiba berada di ruangan yang sangat aneh dan asing.


"Karena kau sudah mengakui aku sebagai tuanmu, sekarang coba jelaskan padaku dimana aku berada sekarang?" tanya Lin Feng.