
Waktu kembali bergulir dengan cepat, tidak terasa waktu satu bulan yang ditunggu-tunggu oleh Lin Feng akhirnya datang, begitu juga dengan Yama, yang tentunya sangat menunggu waktu satu bulan tersebut untuk membangkitkan pasukan terkuat bangsa iblis. Saat ini, seluruh dunia kultivator tengah diselimuti oleh awan gelap, serta aura menakutkan yang sangat mencekam.
Orang-orang merasa enggan untuk melakukan aktivitas, bahkan hampir setiap kekaisaran terasa sangat sepi, karena orang-orang terlalu takut untuk keluar rumah mereka. Bagaimana tidak, kehadiran awan gelap yang tidak kunjung menghilang saja, sudah membuat orang-orang merasa khawatir, apalagi jika ditambah dengan aura menakutkan yang tersebar ke seluruh penjuru dunia kultivator, tentu saja orang-orang akan berpikir dua kali sebelum meninggal rumah mereka masing-masing.
Kengerian tersebut tidak hanya di rasakan oleh orang-orang di daratan fana saja, tapi juga bisa dirasakan oleh para dewa dan semua orang yang ada di daratan suci, bahkan Lin Feng dan seluruh penduduk dunia bawah juga bisa merasakan kengerian tersebut, tapi mereka sudah tidak heran lagi, karena jauh sebelum fenomena aneh tersebut muncul, Lin Feng sudah lebih dulu memberitahu mereka semua tentang apa yang akan segera terjadi.
Di sebuah tempat yang berbeda dari daratan fana ataupun daratan suci, seorang pria tua yang tidak lain adalah dewa kehidupan juga bisa merasakan kengerian dari fenomena aneh yang sedang terjadi, namun dewa kehidupan hanya bisa menghela nafas panjang, seraya berharap agar bencana yang akan segera terjadi tidak terlalu banyak memakan korban, dewa kehidupan juga berharap agar Lin Feng mampu melindungi alam semesta dari kehancuran.
"Lin Feng, yang mulia Dewi, aku dan para dewa lainnya sangat berharap denganmu, sekuat apapun kekuatan Yama, aku harap kau tidak akan menyerah untuk menghadapinya" ucap dewa kehidupan.
"Andaikan saja kekuatanku masih utuh, aku pasti akan membantumu" lanjutnya, kemudian duduk dan mulai bermeditasi lagi.
Di dunia bawah.
Lin Feng serta seluruh bawahannya sedang bersiap-siap untuk berangkat ke dunia kegelapan, tapi yang akan berangkat lebih dulu adalah Lin Feng, sementara Huise dan yang lainnya akan menyusul setelah Lin Feng memberikan perintah kepada mereka. Saat ini, Lin Feng sedang berdiri di hadapan sepuluh ribu prajurit terkuat yang pernah ia lihat selama ini, para prajurit tersebut tidak lain adalah pasukan kerajaan dunia bawah, atau pasukan raja malam.
"Tidak akan lama lagi, peperangan yang kita nanti-nanti selama ini akan segera terjadi, tapi sebelum peperangan terjadi, aku ingin memberikan pilihan kepada kalian semuanya, pilihan pertama, jika kalian ingin ikut berperang denganku maka tetaplah diam ditempat kalian saat ini, tapi jika kalian tidak mau ikut berperang, maka silahkan meninggalkan barisan" ucap Lin Feng.
Para prajurit nampak kebingungan dengan perkataan Lin Feng, karena tidak ada seorangpun dari mereka yang mengerti maksud perkataannya tersebut, namun kebingungan mereka semua langsung dijawab oleh Lin Feng.
"Aku akui kalian semua memang hebat, bahkan mungkin pasukan terhebat di benua biru, tapi aku tidak tahu apakah mental kalian akan sehebat kekuatan kalian atau tidak. Karena itulah, aku sengaja memberikan pilihan kepada kalian, agar kalian tidak merasa terpaksa untuk ikut berperang bersamaku" ucap Lin Feng memberikan penjelasan.
"Silahkan memilih! Dan kalian tenang saja, aku tidak akan menghukum ataupun membuang kalian jika kalian memilih untuk tidak ikut" lanjutnya.
Beberapa menit berlalu setelah Lin Feng memberikan pilihan, namun tidak ada satupun prajurit yang meninggalkan barisan dan tidak ada satupun dari mereka yang bergerak, meskipun hanya untuk satu langkah, yang artinya, seluruh prajurit setuju untuk ikut berperang bersama Lin Feng. Lagipula, tidak mungkin para prajurit tersebut menolak untuk berperang bersama Lin Feng, karena sebelumnya mereka sudah bersumpah dengan darah mereka sendiri untuk selalu setia kepada Lin Feng, lalu jika mereka menolak, sama saja dengan mereka melanggar sumpahnya.
Lin Feng tersenyum puas melihat keteguhan hati para prajuritnya, ia juga tidak menyangka jika seluruh prajuritnya akan tetap ikut berperang bersamanya, padahal Lin Feng sempat berpikir jika diantara para prajurit tersebut akan ada yang meninggalkan barisan, tapi ternyata tidak ada satupun dari mereka yang bergerak dari tempatnya. "Bagus, aku benar-benar bangga dengan kalian semua! Kalau begitu, bersiap-siaplah untuk menghadapi kematian!" ucap Lin Feng.
"Baik yang mulia!" jawab mereka semuanya serempak.
Yama dan Qian Ling Chen sedang berada di sebuah pagoda hitam raksasa, namun anehnya, pagoda hitam raksasa tersebut nampak dibelenggu oleh rantai yang terbuat dari energi suci yang sangat murni, Pagoda itu sendiri, terdiri dari sepuluh tingkat, yang di setiap tingkatannya memiliki tulisan-tulisan aneh serta memancarkan aura yang berbeda-beda.
"Guru, pagoda apa ini?" tanya Qian Ling Chen.
"Ini adalah pagoda yang diciptakan khusus oleh Dewi Nuwa untuk menyegel pasukan ku, namanya adalah penjara suci sepuluh dewa" jawab Yama.
"Apa kita akan menghancurkannya?" tanya Qian Ling Chen.
"Pagoda ini tidak bisa dihancurkan, tapi bukan berarti tidak bisa dibuka, sekarang adalah waktu yang tepat untuk membuka pagoda ini" jawab Yama, ia kemudian berjalan mendekati pagoda raksasa tersebut.
"Dewi Nuwa, ribuan tahun yang lalu kau telah menyegel pasukan ku di sini, untuk mencegah kekacauan terjadi, tapi sekarang kau sudah tidak ada, jadi siapa yang akan menghentikan kehancuran ini?" Yama berkata dalam hatinya.
Setelah berada di dekat pagoda, Yama kemudian mengeluarkan sebuah benda berbentuk persegi enam dari telapak tangannya, lalu setelah itu, Yama mengalirkan energi kegelapan dalam tubuhnya kedalam benda tersebut, sehingga membuat benda tersebut memancarkan cahaya yang cukup terang. Tidak lama kemudian, Yama menempelkan benda tersebut ke dinding pagoda.
Tidak lama setelah benda tersebut menempel di dinding pagoda, tulisan-tulisan aneh yang ada di setiap tingkatan pagoda tiba-tiba saja bercahaya. Bersamaan dengan itu, pagoda raksasa juga mulai bergetar secara perlahan-lahan, bahkan seluruh rantai yang membelenggu pagoda raksasa mulai hancur satu-persatu, sampai tidak ada satupun yang tersisa.
Tidak lama setelah rantai terakhir hancur, dari dalam pagoda tiba-tiba saja keluar jutaan bayangan hitam, yang kemudian berubah menjadi iblis yang telah mengenalkan armor serta senjata yang lengkap, prajurit iblis yang keluar dari pagoda nampak benar-benar berbeda dengan iblis biasanya, bahkan kekuatan mereka benar-benar sangat luar biasa.
Qian Ling Chen benar-benar kaget ketika melihat jutaan pasukan iblis di hadapannya, karena ia tidak pernah menyangka jika Yama memiliki pasukan yang sangat kuat, bahkan kekuatan mereka semua berkali-kali lipat lebih tinggi, dibandingkan denhan kekuatan kultivator yang telah berada di ranah Supreme Emperor.
"Hahahaha! Selamat datang kembali pasukan ku!" ujar Yama.
"Hormat kami yang mulia!" jawab seluruh pasukan serempak.
"Gu-guru, berapa jumlah pasukan ini?" tanya Qian Ling Chen.
"Jika aku tidak salah ingat, jumlah mereka ada sepuluh juta prajurit" jawab Yama.