Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-255. Lin Feng Vs pasukan misterius 1


Jika ada orang lain yang berada di dekat Lin Feng saat ini, mungkin orang itu akan langsung menganggap Lin Feng adalah orang gila, karena hanya orang gila yang berpikir untuk bertarung dengan kedua pasukan yang tidak diketahui jumlahnya tersebut.


Selain itu, kekuatan yang mereka miliki memang hanya sebatas ranah Tyrant, tapi dengan jumlah sebanyak itu, bukan tidak mungkin bagi mereka untuk meratakan satu benua dengan mudah.


Bahkan mungkin seorang kultivator ranah Supreme Emperor akan berpikir beberapa kali sebelum menghadapi mereka, sementara Lin Feng, dengan keyakinan dan rasa percaya diri tinggi, malah ingin bertarung dengan kedua pasukan tersebut, tanpa memikirkan apapun atau resiko apapun yang akan dia terima, bukankah itu gila?


Bagi orang lain, hal tersebut memang terdengar gila, bahkan sangat-sangat gila, tapi bagi Lin Feng, kegilaan seperti itu adalah sebuah tantangan untuknya, karena dengan begitu, dia bisa melampaui batasannya sendiri.


"Bersiaplah untuk mati!" ujar Lin Feng.


Setelah mengucapkan tiga kata tersebut, Lin Feng langsung melepaskan aura dewa kematiannya dan juga aura pedangnya, namun saat kedua aura tersebut dilepaskan secara bersamaan, tiba-tiba saja terjadi sesuatu yang sangat aneh.


Kedua aura tersebut malah berlawanan dan saling menyerang satu sama lain, pertarungan kedua aura tersebut membuat Lin Feng merasakan dampaknya secara langsung dan tubuhnya terasa sangat sakit, Lin Feng kemudian mencoba menarik kembali aura tersebut, tapi sayangnya tidak bisa sama sekali.


"Si-sial, kenapa malah seperti ini?!" tanya Lin Feng kesal.


"Aarrkhhhh!!" Lin Feng berteriak keras karena rasa sakit di sekujur tubuhnya.


***


Sementara itu, di dalam gua yang ada di hutan misterius, Yun Ling yang sedang sibuk mengumpulkan kristal roh, tiba-tiba saja dikejutkan dengan kemunculan dua aura yang berbeda dari tubuh Lin Feng yang sedang berkultivasi.


Kedua aura tersebut benar-benar sangat besar dan terasa sangat mengerikan dan sangat mengintimidasi, bahkan kedua aura itu sampai membuat gua bergetar, karena merasa khawatir, Yun Ling kemudian mencoba mendekati Lin Feng, tapi langkahnya tiba-tiba terhenti oleh tebasan pedang yang datang entah dari mana.


Tebasan tersebut meninggalkan bekas yang sangat besar di tanah dan tepat di depan kaki Yun Ling, tebasan tersebut seolah-olah memperingati Yun Ling untuk tidak mendekat ke arah Lin Feng, jika tidak maka dia bisa terluka kapan saja, bahkan kemungkinan terburuknya adalah kehilangan nyawanya.


"Aura yang sangat mengerikan tersebut membuat tuan terlihat seperti dewa kematian, tapi aura yang satunya terasa seperti pedang yang sangat tajam" gumam Yun Ling mengamati dari kejauhan.


"Tuan, untuk yang kesekian kalinya, sebenarnya kau itu siapa?" tanya Yun Ling pelan.


Tidak lama kemudian, kedua aura tersebut tiba-tiba saja seperti saling menarik seperti magnet, sampai akhirnya bersatu dan membentuk satu aura yang benar-benar sangat besar, bahkan Yun Ling langsung dibuat berlutut ketika aura besar tersebut menerpa tubuhnya.


"Tu-tuan" ucap Yun Ling lirih dan kemudian pingsan karena tidak kuat menahan tekanan yang sangat luar biasa tersebut.


***


Di alam bawah sadar Lin Feng.


Setelah beberapa saat berlalu, pertarungan kedua aura tersebut akhirnya selesai, tapi sekarang kedua aura tersebut malah menyatu dan membentuk satu aura yang sangat besar dan terasa sangat mengerikan.


Meskipun pertarungan dua aura tersebut berdampak pada tubuhnya, tapi Lin Feng juga merasa senang, karena akhirnya kedua aura tersebut malah bersatu, tidak hanya itu saja, bahkan Lin Feng bisa merasakan kekuatannya telah meningkat karena penyatuan kedua aura tersebut.


"Tidak aku sangka, kedua aura yang sangat besar ini malah bergabung menjadi satu aura yang sangat besar, tapi kenapa mereka bisa bergabung? Bukankah sebelumnya tidak seperti ini?" gumam Lin Feng.


Tepat setelah penggabungan kedua aura Lin Feng selesai, kedua pasukan yang ada di hadapan dan belakang Lin Feng langsung bergerak maju, mereka terlihat akan segera melakukan serangan terhadap Lin Feng.


"Sudah di mulai ya, kalau begitu aku akan langsung serius" ujar Lin Feng.


Pasukan tengkorak yang melayang di belakang Lin Feng kemudian mengangkat tangannya ke atas, bola api berwarna biru yang berputar di sekitar tubuh mereka, kemudian bergerak naik mengelilingi tangan mereka, setelah itu, di atas telapak tangan mereka muncul bola api berwarna biru yang sangat besar.


Pasukan tengkorak yang melayang tersebut kemudian menggerakkan tangannya ke depan, bersamaan dengan itu, bola api raksasa yang mereka ciptakan sebelumnya melesat dengan sangat cepat ke arah Lin Feng.


Lin Feng tiba-tiba mengerutkan alisnya, saat melihat ribuan bahkan mungkin jutaan bola api raksasa berwarna biru yang melesat ke arahnya, pemandangan tersebut benar-benar terlihat seperti hujan api biru, yang sedang menghujani Lin Feng.


"Apa kalian pikir aku takut dengan itu?!" Lin Feng bertanya dengan sedikit berteriak.


Lin Feng kemudian mengangkat kedua tangannya ke atas dan kemudian menutup matanya, setelah itu, Lin Feng mengaktifkan kekuatan darah naga yang membuat udara di sekitarnya terasa dingin, tidak lama kemudian, di atas telapak tangan Lin Feng muncul lingkaran sihir yang cukup besar.


"Tidak! Ini belum cukup, aku butuh yang lebih besar lagi!" ujar Lin Feng.


Lin Feng mengalirkan energi spiritual yang lebih besar lagi ke tangannya, tidak lama kemudian muncul beberapa lingkaran sihir lagi di atas Lin Feng, lingkaran sihir yang sebelumnya hanya ada satu, sekarang sudah ada sebanyak dua puluh lingkaran sihir.


"Sial! Ini masih jauh dari kata cukup, tapi tidak masalah, sudah lebih baik daripada tidak sama sekali!" gumam Lin Feng.


Setelah itu, dari dua puluh lingkaran sihir tersebut keluar bongkahan es yang sangat besar, yang kemudian melesat ke arah jutaan bola api yang juga melesat ke arah Lin Feng.


BBOOOMMMMM!!


Ledakan yang sangat dahsyat langsung terjadi dan menggema di tempat tersebut, saat kedua kekuatan besar itu bertabrakan, bahkan tempat itu jadi bergetar karena ledakan dahsyat tersebut.


Serangan yang dilakukan Lin Feng memang berhasil menahan bola api biru tersebut, tapi hanya beberapa bola api saja, sementara bola api biru yang lainnya masih tetap melesat dengan cepat ke arahnya.


Lin Feng kemudian mengalihkan badannya menghadap ke pasukan tengkorak yang mengenakan armor, tanpa menghiraukan bola api biru raksasa yang masih melesat ke arahnya, Lin Feng langsung bergerak maju dan menyerang pasukan prajurit tengkorak tersebut.


BOOM!


DHUUAARR!


Ledakan besar terus terdengar bersahut-sahutan saat bola api tersebut menghantam tanah, sementara Lin Feng masih terus bergerak maju sambil menghindari serangan bola api tersebut.


"Tujuh tebasan kematian!" ujar Lin Feng, kemudian menebaskan pedangnya.


Tujuh aura yang tercipta dari tebasan pedang Lin Feng, melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arah pasukan tengkorak yang mengenakan armor, tujuh aura tersebut langsung menebas dan menghancurkan tengkorak yang mereka lewati.


Dalam sekejap, Lin Feng berhasil menghancurkan ratusan prajurit tengkorak yang mengenakan armor, akan tetapi serangannya masih belum cukup, karena pasukan tengkorak tersebut masih sangat banyak.