Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-348. Maaf, aku tidak tertarik!


Bai Jia Xing tiba-tiba saja menunjukkan raut wajah sedih mendengar pertanyaan Jin Feng Huang, lalu ia mulai menceritakan masalah yang sedang terjadi di kekaisaran Liang saat ini, yang mana kekaisaran Liang sedang menghadapi pengacau yang sangat hebat, yaitu iblis kembar. Tapi tentunya, cerita tersebut sudah direkayasa olehnya, agar terlihat seperti merekalah yang sedang ditindas oleh iblis kembar.


Setelah mengatakan cerita bohongnya kepada mereka semua, Bai Jia Xing kemudian mengatakan maksud kedatangannya yang ingin meminta bantuan kepada sekte Phoenix Emas, lebih tepatnya meminta bantuan kepada Lin Feng, namun karena Lin Feng adalah murid sekte Phoenix Emas, tentunya ia harus menyampaikan maksudnya kepada pemimpin sekte terlebih dahulu, agar Lin Feng tidak memiliki alasan untuk menolak.


Bai Jia Xing juga mengatakan alasan kenapa kaisar Liang meminta bantuan Lin Feng, itu karena cerita mengenai kehebatan Lin Feng juga telah terdengar sampai ke benua barat. Dan karena rumor yang beredar itulah, kaisar Liang harus memerintahkannya untuk pergi ke benua timur, agar bisa meminta bantuan Lin Feng, yang bergelar raja malam.


"Baiklah, aku sudah mengerti permasalahannya, tapi aku juga tidak bisa menjamin apakah Lin Feng akan bersedia membantu atau tidak, karena keputusannya tetap tergantung pada Lin Feng sendiri" ucap Jin Feng Huang.


"Kenapa seperti itu tuan? Bukankah Lin Feng ini adalah murid sekte Phoenix Emas?" tanya Bai Jia Xing bingung, ia juga merasa sedikit kecewa karena rencananya tidak berjalan dengan mulus.


"Dia memang murid sekte Phoenix Emas, tapi dia tidak sama seperti murid lainnya, karena Lin Feng adalah murid yang suka akan kebebasan, jadi meskipun aku bisa memberikannya perintah, tapi dia juga bisa menolak perintah ku itu" jawab Jin Feng Huang.


"Ternyata begitu, tapi apakah aku bisa menemui Lin Feng?" tanya Bai Jia Xing.


"Tentu saja tuan, aku akan membawa tuan ke kediaman gurunya" jawab Jin Feng Huang, kemudian pergi menuju ke kediaman tetua Liu Changhai bersama Bai Jia Xing.


Setelah mereka berdua sampai di kediaman tetua Liu Changhai, Jin Feng Huang langsung menceritakan maksud kedatangannya yang ingin menemui Lin Feng, karena ada hal penting yang harus ia bicarakan dengannya. Dengan senang hati tetua Liu Changhai kemudian memanggil Lin Feng untuk menemui Jin Feng Huang yang datang bersama orang asing.


"Pemimpin sekte, ada apa?" tanya Lin Feng, yang sepertinya tidak ingin berbasa-basi.


Bai Jia Xing sangat kaget ketika melihat Lin Feng tidak memberikan hormat sedikitpun, bahkan nada bicaranya terdengar sangat kasar dan sinis, padahal yang sedang diajaknya bicara adalah seorang pemimpin sekte. Selain itu, Bai Jia Xing juga kaget ketika ia mencoba memeriksa tingkatan kultivasi Lin Feng, tapi tidak menemukan apapun, bahkan aura kultivasinya saja tidak ada.


"Lin Feng maaf mengganggu waktumu, tapi ada seseorang yang ingin bertemu denganmu" jawab Jin Feng Huang.


Bai Jia Xing kembali terkejut ketika mendengar nada bicara Jin Feng Huang yang sangat lembut, seolah-olah Lin Feng adalah pemimpin sekte yang sesungguhnya. "Ada apa ini sebenarnya? Kenapa dia malah berbicara dengan sangat sopan pada bocah ini?!" Bai Jia Xing berbicara dalam hatinya.


"Siapa kau? Kenapa mencari ku?" tanya Lin Feng dengan tatapan mata tajam.


Setelah itu, Bai Jia Xing langsung menceritakan hal yang sama seperti yang ia ceritakan pada Jin Feng Huang sebelumnya, Bai Jia Xing juga menceritakan maksud kedatangannya yang ingin meminta bantuan Lin Feng. Meski telah bercerita dengan sangat hati-hati dan sangat meyakinkan, tapi Lin Feng tetap memandangnya dengan tatapan tajam, seolah-olah telah mengetahui maksud jahat dibalik ceritanya itu.


"Kenapa ekspresi bocah ini tidak berubah, apa dia mengetahui kalau aku sedang berbohong?" Bai Jia Xing bertanya dalam hatinya, ia tiba-tiba berkeringat dingin karena terus-terusan mendapatkan tatapan tajam dari Lin Feng.


"Murid ku, sebaiknya kau membantu kekaisaran Liang, karena sepertinya mereka sedang dalam masalah besar" ucap tetua Liu Changhai.


Meski telah mengatakan setuju untuk membantu kekaisaran Liang, tapi di dalam hatinya, Lin Feng malah merasa terpaksa menerima permintaan tersebut, karena menghargai keputusan gurunya. Jika tetua Liu Changhai tidak ada di sana, mungkin Lin Feng akan langsung menolak, terlebih setelah mengetahui kebohongan yang disembunyikan oleh Bai Jia Xing.


"Sepertinya mereka ingin bermain-main dengan api, tapi tidak masalah, karena aku ingin melihat sejauh mana mereka mampu menahan api yang sangat panas itu" ucap Lin Feng dalam hatinya.


"Terimakasih atas persetujuannya tetua, hamba pasti akan membujuk kaisar untuk berterimakasih secara layak pada kalian semua" Bai Jia Xing menangkupkan kedua tangannya di depan dada, lalu membungkukkan sedikit tubuhnya sebagai tanda penghormatan darinya.


Setelah mendapatkan izin dan berpamitan kepada guru serta saudaranya, Lin Feng dan Bai Jia Xing langsung berangkat menuju ke benua barat, Bai Jia Xing bahkan menolak untuk menginap di sekte, dengan alasan keadaan kekaisaran benar-benar sedang genting dan membutuhkan bantuan secepatnya.


***


Waktu kembali berlalu dengan sangat cepat, Bai Jia Xing dan Lin Feng akhirnya sampai di ibukota kekaisaran Liang, kedatangan mereka berdua tentunya disambut dengan sangat ramah oleh sang kaisar, bahkan sang kaisar sampai meninggalkan singgasananya hanya untuk menyambut kedatangan Lin Feng secara langsung. Tapi yang dilakukan sang kaisar tidak membuat Lin Feng merasa bangga sedikitpun, ia justru merasa muak dengan kebohongan tersebut.


"Selamat datang di ibukota kekaisaran tuan raja malam, aku adalah Liang Jin Hu, penguasa kekaisaran Liang" ucap Liang Jin Hu memperkenalkan dirinya.


"Terimakasih atas sambutannya, namaku adalah Lin Feng" jawab Lin Feng santai dan tentunya, tanpa memberikan rasa hormat sedikitpun.


Liang Jin Hu dan semua orang yang ada di ruangan tersebut langsung dibuat kesal karena sikap Lin Feng, tapi Liang Jin Hu memberikan mereka kode agar untuk tetap bersikap tenang, karena untuk saat ini, mereka sangat membutuhkan Lin Feng. Jadi, meskipun mereka sangat kesal dibuatnya, mereka semua terpaksa harus menahan diri agar tidak marah.


"Tuan Lin Feng, silahkan duduk di singgasana kehormatan yang telah aku siapkan khu..."


Belum sempat Liang Jin Hu menyelesaikan ucapannya, tapi Lin Feng sudah buru-buru memotongnya. "Maaf, aku tidak tertarik untuk duduk di sana dan sebaiknya, langsung katakan inti permasalahannya saja!" ucap Lin Feng.


Liang Jin Hu mengerutkan alisnya, ia benar-benar dibuat kesal karena sikap Lin Feng yang benar-benar kurang ajar, namun Liang Jin Hu terus berusaha untuk tetap tenang dan santai. "Baiklah tuan! Jadi, intinya adalah, aku ingin tuan Lin Feng menangkap iblis kembar dan menyeret mereka ke hadapanku, jika tuan berhasil maka aku akan memberikan bayaran yang sangat besar untuk tuan" jawab Liang Jin Hu.


"Hanya itu saja?" tanya Lin Feng untuk memastikan tidak ada tugas lain yang harus dia jalankan.


"Benar tuan, hanya itu saja" jawab Liang Jin Hu.


"Baiklah, aku akan mencari mereka sekarang juga!" ucap Lin Feng, kemudian menghilang dari pandangan mereka semua.


Meski Lin Feng telah menghilang dari pandangan mereka semua, namun bayangannya masih tetap berada di lantai, lalu bayangan tersebut bergerak dengan sangat cepat dan masuk ke bayangan Liang Jin Hu. Bayangan itu tidak lain adalah bayangan yang diciptakan oleh Lin Feng dengan menggunakan kekuatan jiwa silat bayangan, tujuannya adalah untuk memata-matai Liang Jin Hu.