Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-292. Sebuah tantangan!


Para pengunjung restoran yang lain nampak ketakutan, karena Luo Ning melepas aura membunuhnya dengan sengaja, agar tidak ada satupun dari pengunjung tersebut yang berani ikut campur dalam urusan mereka.


"Si-siapa sebenarnya perempuan itu? Ternyata dibalik kecantikannya tersimpan sesuatu yang sangat mengerikan" ucap salah seorang pengunjung.


"Pelankan suaramu, jangan sampai dia mendengar apa yang kau katakan, atau dia akan langsung membunuhmu" ujar pengunjung lainnya.


"Siapa kalain? Apa yang kalian inginkan?" tanya Zhao Wei.


"Kami bukan siapa-siapa, kami juga tidak menginginkan apa-apa" jawab Luo Ning, kemudian tersenyum ramah.


"Jika tidak ada yang kalian inginkan, lalu kenapa kalian melakukan semua ini? Kenapa kalian malah menyerangku?" tanya Zhao Wei.


"Hei sampah! Siapa yang menyerang mu? Bukankah kalian sendiri yang datang menemui kami?!" tanya Lin Feng sinis.


"Cihh! Aku tidak peduli siapapun kalian, tapi kalian berada dalam masalah besar!" jawab Zhao Wei.


"Benarkah? Aku sangat menantikan masalah itu!" ucap Lin Feng.


"Kau! Pergi ke keluarga Zhao, katakan pada Zhao Chun untuk menemui kami di alun-alun kota, katakan juga untuk membawa Du Fang Ren bersamanya, kalau tidak! Aku akan menghabisi anak-anaknya!" Lin Feng memberikan perintah kepada salah seorang pengunjung yang ada di restoran tersebut.


"Ba-baik tuan" jawab pria tersebut, kemudian bergegas pergi menuju ke keluarga Zhao.


Setelah pria tersebut pergi, Lin Feng tiba-tiba saja menghilang dari pandangan mereka semua, bersama dengan Luo Ning, Zhao Wei, Zhao Lin dan semua bawahan mereka, tidak lama kemudian, mereka semua muncul kembali di alun-alun kota Awan.


Kemunculan mereka sontak membuat semua orang yang ada di sana merasa kaget, karena kemunculan mereka bersamaan dengan munculnya aura membunuh yang cukup besar, sehingga membuat semua orang yang ada di sana merasa ketakutan.


"Jika kalian tidak ingin mati, maka pergilah dari tempat ini" ucap Lin Feng santai.


Wush... Lin Feng kemudian melepaskan aura dewa kematiannya, seketika itu juga, udara ditempat tersebut langsung terasa sesak, semua orang nampak gemetaran karena rasa takut yang mereka rasakan, bahkan tidak sedikit yang langsung pingsan ketika aura kematian tersebut menerpa tubuh mereka.


Setelah Lin Feng melepaskan aura kematiannya, mereka yang masih tersadar kemudian bergegas pergi meninggalkan tempat tersebut, karena mereka tidak ingin kehilangan nyawanya begitu saja. Terlebih lagi, Lin Feng saat ini benar-benar terlihat seperti dewa kematian.


***


Sementara itu, di keluarga Zhao. Zhao Chun dan Du Fang Ren nampak masih mengobrol dengan tenang, keduanya masih belum mengetahui bahwa saat ini, nyawa Zhao Wei dan Zhao Lin sedang terancam.


Tidak lama kemudian, datang seorang prajurit penjaga gerbang bersama pria yang sebelumnya berada di restoran, kedatangan mereka berdua sontak membuat Zhao Chun merasa marah, karena mereka telah mengganggu obrolannya dan Du Fang Ren.


"Katakan! Kenapa kau datang menemui ku?!" tanya Zhao Chun sinis.


"Ma-maaf patriark Zhao, aku tidak bermaksud mengganggu anda, tapi kedua putra anda sedang berada dalam bahaya" jawab pria tersebut.


"Apa?! Katakan dengan jelas apa maksudmu?!" tanya Zhao Chun marah.


"Kedua putra anda serta beberapa anggota keluarga Zhao sempat mengganggu sepasang kultivator misterius saat di restoran, lalu kedua kultivator tersebut marah dan menangkap mereka semua. Kultivator tersebut berpesan, jika anda ingin nyawa mereka semua selamat, maka anda dan tuan Du Fang Ren harus datang ke alun-alun kota" jawab pria tersebut.


"Sialan! Mereka berdua akan menerima akibatnya, karena telah berani mengusik keluarga Zhao ku!" ujar Zhao Chun.


"Zhao Chun, tenanglah. Sepertinya mereka bukan kultivator biasa, karena mereka telah berani menantang ku secara terang-terangan" ucap Du Fang Ren.


Setelah itu, Zhao Chun dan Du Fang Ren langsung pergi menuju ke alun-alun kota, Zhao Chun juga membawa para prajurit keluarga Zhao bersamanya, karena dia ingin menunjukkan kekuatan keluarganya di hadapan semua penduduk kota Awan.


Beberapa menit kemudian, mereka semua akhirnya sampai di alun-alun kota, Zhao Chun nampak sangat marah saat melihat kedua anaknya yang sedang berlutut di hadapan seorang wanita, namun Zhao Chun tidak ingin langsung menyerang, karena ia ingin mengetahui identitas mereka lebih dulu.


"Siapa kalian? Kenapa kalian mengganggu kedua putraku?" tanya Zhao Chun.


"Siapa yang memberikanmu izin untuk bicara?" tanya Lin Feng sinis.


"Hahahaha! Kau adalah pemuda yang sangat menarik, sepertinya kalian masih tidak sadar sedang berurusan dengan siapa!" ujar Zhao Chun.


"Sudah aku katakan, kau tidak berhak untuk bicara!" ujar Lin Feng, kemudian membunuh salah satu bawahan Zhao Wei dan Zhao Lin.


"Berani sekali kau..."


"Jika kau bicara lagi, maka kepala sampah ini akan terlepas dari tubuhnya!" ujar Luo Ning, sambil mengarahkan belatinya ke kepala Zhao Lin.


"Sepertinya kalian berdua memiliki urusan denganku, apa aku benar?" tanya Du Fang Ren.


"Kau memang benar, kami berdua memang memiliki urusan denganmu" jawab Lin Feng.


"Katakan, kalian ada urusan apa denganku?" tanya Du Fang Ren.


Lin Feng kemudian mengatakan tujuannya untuk menemui Du Fang Ren, Lin Feng juga langsung menanyakan kepada Du Fang Ren tentang racun yang ada di tubuh Luo Ning.


"Ya, aku memang mengetahui tentang racun tersebut, karena racun itu adalah racun yang aku ciptakan sendiri, jika aku tidak salah ingat, aku pernah memberikan racun itu kepada kaisar Qian" ucap Du Fang Ren.


"Tapi aku cukup terkejut, karena wanita itu masih hidup setelah terkena racun ku, seharusnya dia tidak mungkin selamat setelah terkena racun tersebut" lanjutnya.


"Jadi, apa kau punya penawarnya?" tanya Lin Feng.


"Tentu saja, tapi tidak mungkin aku berikan pada kalian" jawab Du Fang Ren.


"Hahahaha! Aku sudah menduga hal ini sejak awal, sepertinya memang tidak ada pilihan lain" ucap Lin Feng.


"Oh! Apa kau ingin memaksaku?" tanya Du Fang Ren, dengan nada merendahkan Lin Feng.


"Aku tidak suka memaksa seseorang, karena aku lebih suka mengancam nyawa seseorang!" jawab Lin Feng.


Setelah itu, Lin Feng tiba-tiba saja menghilang dari pandangan semua orang dan dalam sekejap mata, Lin Feng telah berada di hadapan Du Fang Ren, kemudian melayangkan pukulan ke wajah Du Fang Ren dengan sangat cepat.


Du Fang Ren benar-benar kaget saat melihat Lin Feng sudah berada di hadapannya, tapi semuanya sudah terlambat, karena serangan Lin Feng berhasil mengenai wajahnya dengan telak, sehingga membuat Du Fang Ren terlempar cukup jauh.


DHUUAARR!!!


Ledakan yang cukup besar terjadi, saat tubuh Du Fang Ren menghantam dinding bangunan di belakangnya, sampai membuat dinding tersebut hancur.


"Hahahaha! Sepertinya aku telah meremehkan mu" ucap Du Fang Ren.