Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-235. Lin Feng Vs Serigala berkepala tiga


Serigala berkepala tiga nampak sangat kaget dan heran melihat Lin Feng yang tertawa lantang, padahal sekarang tubuhnya sedang terbakar oleh api yang sangat panas, karena kekuatan api yang dimiliki oleh serigala berkepala tiga adalah kekuatan api yang sangat kuat dan luar biasa, yang biasa disebut sebagai api kegelapan.


"Hei manusia sialan! Kenapa kau malah tertawa?" tanya serigala berkepala tiga.


"Bukan apa-apa, tapi asal kau tahu saja, kekuatan apimu ini tidak akan pernah bisa menyakitiku sedikitpun" jawab Lin Feng santai.


"Aku juga mengucapkan terimakasih padamu, karena berkat apimu, rantai yang tadi membelenggu tubuhku sudah meleleh" lanjutnya.


"Meskipun begitu rasa sakit di tubuhku masih belum menghilang juga" batin Lin Feng.


Serigala berkepala tiga nampak sangat marah, dia benar-benar tidak menyangka bahwa manusia di hadapannya tidak bisa dia hancurkan dengan kekuatan apinya, bahkan api yang membakar tubuh Lin Feng perlahan-lahan mulai mengecil dan akhirnya padam.


"Siapa kau sebenarnya, bahkan para dewa saja sangat takut dengan kekuatan api ku, tapi kenapa kau malah biasa saja dan tidak merasakan apapun?" tanya serigala berkepala tiga sinis.


"Aku bukan siapa-siapa, melainkan hanya manusia rendahan yang akan mengambil nyawamu" ucap Lin Feng, kemudian melepaskan aura membunuhnya.


Swush... Aura yang sangat mengerikan meledak dari tubuh Lin Feng, namun aura tersebut terasa sangat berbeda dari sebelumnya, karena terasa jauh lebih besar dan jauh lebih mengerikan, bahkan Lin Feng sendiri sampai merasakan kengerian dari auranya tersebut.


"Ada apa ini, kenapa rasanya jauh lebih mengerikan dari sebelumnya" Lin Feng membatin.


"Tapi itu tidak masalah, justru ini malah lebih bagus lagi" ucapnya.


Tanpa menghiraukan rasa sakit yang ada di tubuhnya, Lin Feng langsung mengeluarkan pedang kayu roh dari cincin penyimpanannya, setelah itu, Lin Feng langsung melesat ke arah serigala berkepala tiga dan langsung menyerangnya secara langsung,


Namun serangan tersebut berhasil dihindari dengan sangat mudah oleh serigala berkepala tiga, bahkan dia juga langsung menyerang Lin Feng dengan cakar tajamnya, sehingga membuat Lin Feng terlempar sangat jauh.


Untungnya Lin Feng sedang menggunakan jubah pemberian Dewi Nuwa, sehingga serangan tersebut tidak menimbulkan luka ditubuhnya. Jika tidak, kemungkinan Lin Feng akan mendapatkan luka yang sangat parah, atau kemungkinan terburuknya adalah, tubuhnya langsung terpotong.


Meskipun tidak meninggalkan bekas luka, tapi Lin Feng tetap bisa merasakan sakit di sekujur tubuhnya, dia yang sejak awal sudah merasakan kesakitan, sekarang rasa sakit tersebut malah bertambah besar, sampai membuat tubuhnya kembali gemetaran.


"Si-sial, ternyata gerakan anjing sialan itu gesit juga, andai saja kondisi tubuhku tidak seperti sekarang, mungkin aku bisa menghindari serangannya dengan mudah" gumam Lin Feng.


"Selain itu, aku juga tidak menyangka kalau proses ini akan sangat lama dan sangat menyakitkan" lanjutnya.


"Ada apa manusia, apa kau merasa takut sekarang?" tanya serigala berkepala tiga.


"Cih! Sejak awal sudah aku katakan padamu, aku sama sekali tidak takut dengan anjing sepertimu" jawab Lin Feng.


Lin Feng kemudian berdiri dan menggenggam erat pedang kayu roh di tangannya, setelah itu, Lin Feng kembali menghilang dan melesat dengan kecepatan tinggi ke arah serigala berkepala tiga, sesaat kemudian, Lin Feng telah muncul disamping serigala berkepala tiga dan langsung menebaskan pedangnya.


Setelah berada di atas punggungnya, Lin Feng langsung menebaskan pedangnya, namun ketika pedang tersebut bersentuhan dengan bulu-bulu serigala berkepala tiga, pedang Lin Feng malah memantul seperti sedang beradu dengan besi yang sangat keras.


"Sial! Ternyata bulunya sangat keras" gumam Lin Feng kesal.


Lin Feng kemudian melompat dari atas punggung serigala berkepala tiga. "Tujuh tebasan kematian!" ujar Lin Feng sambil menebaskan pedangnya sebanyak tujuh kali.


Tujuh aura pedang yang sangat besar melesat dengan cepat ke arah punggung serigala berkepala tiga, ledakan energi yang sangat besar langsung terjadi saat ke-tujuh aura pedang tersebut menghantam punggung serigala berkepala tiga.


Akan tetapi, serangan tersebut masih belum berhasil melukai serigala berkepala tiga, bahkan untuk memotong satu bulunya saja tidak bisa, padahal jurus tersebut telah dikuasai oleh Lin Feng sampai tahapan sempurna, yang membuat kekuatan serangan tersebut juga meningkat.


"Ternyata pertahanannya memang sangat tinggi, kalau begitu aku akan menggunakan teknik yang lain" gumam Lin Feng.


Lin Feng kemudian turun secara perlahan-lahan dan agak jauh dari serigala berkepala tiga, setelah itu Lin Feng langsung memasukkan pedang kayu roh kedalam cincin penyimpanannya, Lin Feng kemudian menghela nafas panjang untuk menenangkan dirinya.


Beberapa saat kemudian, Lin Feng langsung melepaskan aura pedang yang sangat besar, kemudian dari aura tersebut terbentuk siluet pedang yang sangat besar di atasnya, udara disekitar Lin Feng berhembus dengan sangat kencang dan memotong bebatuan yang ada di sekitarnya.


"Aura apa ini? Kenapa terasa sangat aneh?" gumam serigala berkepala tiga.


"Manusia, usaha apapun yang akan kau lakukan, kau tetap tidak akan bisa melawanku!" ujar serigala berkepala tiga.


Serigala berkepala tiga kemudian menghembuskan nafas apinya sekali lagi ke arah Lin Feng, akan tetapi kekuatan apinya yang sekarang jauh lebih besar daripada kekuatan api yang sebelumnya, kekuatan api kegelapan tersebut langsung membakar tubuh Lin Feng yang masih berdiri dalam diam.


Sementara itu, Lin Feng tiba-tiba saja tersenyum sinis dibalik penutup wajahnya, Lin Feng kemudian mengangkat tangan kanannya ke samping, bersamaan dengan itu, tiba-tiba saja kekuatan api kegelapan yang membakarnya langsung berpindah dan berkumpul di tangan kanan Lin Feng dan kemudian membentuk sebuah pedang.


Serigala berkepala tiga nampak sangat terkejut dengan apa yang Lin Feng lakukan, karena untuk mengubah serangan lawan menjadi sesuatu seperti senjata sangatlah mustahil, terlebih lagi, yang diubah menjadi senjata tersebut adalah api kegelapan yang sangat ganas, benar-benar mustahil untuk dilakukan.


Akan tetapi, bagi Lin Feng semua itu bukanlah pekerjaan yang sulit, karena sekarang dia sudah menguasai teknik pedang hampa tahapan ketiga, yang membuat Lin Feng bisa mengubah apa saja menjadi pedang, termasuk api kegelapan yang sangat ganas sekalipun.


"I-ini benar-benar mustahil" ucap serigala berkepala tiga.


Setelah itu, Lin Feng langsung menghilang dari pandangan, sekejap kemudian Lin Feng telah berada tepat di hadapan wajah serigala berkepala tiga dan langsung menebaskan pedang api di tangannya, pedang api tersebut memang tidak menimbulkan bekas luka, akan tetapi pedang api berhasil membuat salah satu kepala serigala tersebut terbakar.


"GRRROOOAARRR!!"


Serigala tersebut meraung dengan sangat keras saat salah satu kepalanya terbakar, namun dua kepalanya yang lain langsung menghisap api tersebut sampai membuatnya padam, meskipun begitu, salah satu kepala serigala tersebut mendapatkan luka bakar yang cukup parah.


"Ternyata kau bisa mematikan api ini ya, tapi itu tidak masalah, karena selanjutnya aku akan membakar seluruh tubuhmu, beserta dengan ketiga kepalamu itu!" ujar Lin Feng.