
Xie Xian memilih 2 Harimau bersayap yang lain, sedangkan She Xia memilih untuk bertarung melawan 2 Harimau tersisa, walaupun hanya sekedar untuk main-main.
Pertarungan itu pun semakin lama membuat Pasukan Semesta dan pihak lawan terlihat berimbang.
Wu Tian, Dao Luo dan Yan Ran yang memilih lawan yang sangat Kuat membuat mereka mendapatkan luka bahkan seringkali membuat tubuh mereka terpental puluhan meter.
Namun karena Keinginan kuat, mereka tetap ingin melawan sekuat tenaga dan berbagai macam cara untuk menaklukkan lawannya.
Terlebih untuk Dao Luo dan Yan Ran yang sudah kehilangan Hewan Kontrak mereka sebelumnya.
Dari segi kekuatan mereka terlihat kewalahan. namun karena Bantuan dari Pil buatan Xin Chie, membuat mereka berhasil bertahan cukup lama.
Bahkan mereka sudah puluhan kali menelan Pil pemulihan dan Pil Pengumpul Qi. Namun Ketiga Harimau bersayap itu terus menyerang dengan beringas meski konsentrasi mereka terganggu akibat Aura Dewa Agung yang dilepaskan oleh Ryu
Seperti perkiraan Ryu sebelumnya, bahwa Hewan Roh yang berada di tempat itu memiliki kekuatan diluar nalar, meskipun hanya mencapai tingkat Surgawi tahap awal dan tahap menengah.
Pertarungan itu pun terus berlanjut hingga memakan waktu 5 Jam. Para Pasukan Semesta yang lain, kini sudah mengikat Kontrak dengan Harimau yang berhasil mereka kalahkan.
Namun Untuk Ketiga Pasukan Semesta yang melawan Harimau bersayap, kini terus berlanjut hingga waktu terus berjalan sampai Sore.
Karena melakukan pertarungan sangat lama, akhirnya ketiga Harimau bersayap merasa kelelahan dan banyak kehabisan Qi.
Melihat Harimau Bersayap yang sudah kewalahan, Wu Tian, Dao Luo dan Yan Ran kembali menelan 2 Jenis Pil bersamaan.
Mereka bertiga pun melancarkan Serangan terkuat mereka untuk melumpuhkan lawan.
Ketiga Harimau bersayap itu pun akhirnya terlihat Pasrah meraung kesakitan.
" Kesalahan terbesar kalian adalah membiarkan Kami memulihkan tenaga." Ucap Wu Tian sambil menatap Harimau yang di depannya.
"Hah... Tidak aku sangka melawan mu menghabiskan puluhan Pil milikku." Dao Luo juga menatap Harimau di depannya.
" Dewa Agung... Maaf, aku telah menghabiskan jatah Pil milikku." Ucap Yan Ran yang merasa bersalah.
" Tidak Masalah, bisa kita buat Lagi. Sekarang cepat lakukan Kontrak Jiwa dengan mereka. Lalu sembuhkan mereka." Ucap Ryu sambil berjalan mendekati ketiga bawahannya.
Tanpa menunggu lama, Wu Tian, Dao Luo dan Yan Ran segera membuat Kontrak Jiwa terhadap ketiga Harimau Sayap Pedang kemudian menyembuhkan ketiga hewan tersebut.
Di sisi lain Xie Xian dan She Xia yang sudah membunuh sisanya juga berjalan mendekati Istri Ryu yang lain dimana mereka hanya menonton jalannya pertarungan.
Bukan karena mereka tidak ingin membantu, lebih tepatnya Istri Ryu yang lain ingin melihat kemampuan dari Pasukan Semesta.
" Hari mulai gelap, sepertinya tempat ini tidak aman untuk membuat kemah. Lebih baik kita beristirahat di Dunia Quzhu saja." Ucap Ryu sambil menciptakan pelindung Yin-Yang Kura-kura mengelilingi tempat tersebut, lalu membawa 22 Istrinya ke Dunia Quzhu tepat di Istana Kristal.
Begitupun dengan seluruh Pasukan Semesta, mereka juga kembali ke Dunia Quzhu dimana tempat mereka tinggal.
Saat berada di Istana Kristal, Ryu kembali menoleh ke Istrinya. Ryu mengakui bahwa kekuatan fisik Istrinya sulit menemukan tandingan.
Namun sebagai seorang Suami, Ryu tidak ingin mereka terluka. meskipun hanya goresan.
" Kalian lebih baik tinggal disini saja sampai kalian menerobos Pendekar Semesta." Ryu yang kini semakin tergila-gila pada Istrinya, bahkan seekor nyamuk pun merasa tidak rela hinggap di kulit Istrinya.
Melihat tingkah suami mereka, Xie Xian, She Xia dan yang lain tersenyum pahit karena Ryu bersikap terlalu berlebihan.
" Benar suamiku. Kamu tidak perlu cemas. Biar bagaimanapun sebagai seorang Kultivator pasti tidak lepas dari pertarungan." Huang Que Yun ikut menimpal.
" Aku tidak ingin kalian mendapatkan luka sedikitpun, meskipun itu hanya goresan kecil." Ryu tidak bisa lagi menyembunyikan kekhawatirannya yang terlalu berlebihan.
Tentu saja Ryu tidak ingin melihat keindahan kulit Istrinya tergores.
Mendengar perkataan dari Ryu, semua Istrinya membulatkan mata dengan rahang terbuka.
" Suamiku, kamu tenang saja. Meskipun kami bisa mengalami luka, namun kulit kami bisa pulih seperti semula hanya dalam waktu singkat." Xie Xian mulai memahami keinginan suami mereka itu.
" Baiklah jika kalian memaksa." Ryu menghela napas panjang, karena dia juga sadar bahwa dunia Kultivator tidak lepas dari pertarungan.
Ryu merasa sedikit lega setelah mendengar perkataan dari Xie Xian.
" Terimakasih suamiku." Long Que Zhu memeluk suaminya.
" Lebih baik kita beristirahat." Ucap Ryu seraya berjalan menuju kamar utama.
Melihat tingkah suami mereka, Xie Xian dan yang lain hanya menggelengkan kepala lalu berjalan menuju kursi untuk melanjutkan perbincangan.
Setelah berbincang ringan, 22 Istri Ryu kembali ke kamar masing-masing kemudian membersihkan diri.
Sesaat kemudian setelah mengganti pakaian, Long Bei Zhu dan Huang Bei Yun mengambil makanan dari dapur kemudian menuju kamar Ryu yang terlihat sudah membaringkan tubuhnya.
" Suamiku... Apa kamu tidak makan?" Tanya Long Bei Zhu.
" Suamiku... Mari Kita makan dulu! " Ajak Huang Bei Yun.
" Bei Zhu, Bei Yun... Kalian semua istri yang baik." Ryu pun beranjak dari tempat tidur.
Mereka bertiga pun makan bersama dengan lahap. setelah selesai makan, mereka berbincang ringan kemudian kembali ke tempat tidur untuk Istirahat.
Pada keesokan pagi, mereka kembali ke Hutan dimana tempat mereka sebelumnya, dimana kedatangan mereka langsung disambut Harimau Taring Pedang dan Harimau Sayap Pedang.
Seperti dugaan Ryu sebelumnya, kini ratusan Hewan Roh tersebut merasa tidak terima jika zeman mereka mati.
Ryu beserta 22 Istrinya dan dua Hewan Kontrak pun turut membantu Pasukan Semesta.
Sehingga Puluhan Harimau Sayap Pedang Ratusan Harimau Taring Pedang mengalami kekalahan dengan mudah.
Para Pasukan Semesta yang awalnya terlihat ragu, kini mulai bersemangat menyerang dan membunuh gerombolan Harimau tersebut.
Ryu beserta 22 istrinya pun mengeluarkan Teknik Elemen mereka masing-masing, hingga pertarungan tersebut telah diselesaikan tidak lebih dari satu jam.
Hal yang membuat Jiu Tou She, Tou Shuijing dan anggota Pasukan Semesta sedikit heran, karena 22 Istri Ryu bisa memiliki teknik perubahan wujud dimana terdapat tiga pasang sayap yang terlihat sangat indah. Namun memiliki kekuatan yang besar.
Setelah Pertarungan Selesai, Ryu meminta kepada mereka untuk mengumpulkan Inti Roh tersebut sebagai keperluan para anggota Pasukan Semesta.
Setelah mengumpulkan Inti Roh dan menarik mayat Hewan Roh, mereka pun mulai melanjutkan Perjalanan mereka menuju bagian terdalam Hutan.
Hingga akhirnya mereka menemukan Sebuah Danau kecil namun terlihat sangat dalam dan terasa Aura yang sangat kuat dari dalam Danau tersebut.