
Setelah cukup lama menelusuri hutan, Liu Ryu dan Istrinya menemukan sebuah bukit kecil yang ditumbuhi banyak rumput roh.
Di bawah kaki bukit itu juga terdapat sebuah goa yang cukup besar, dimana sekelilingnya sangat sejuk.
" Jadi seperti ini tempat tumbuhnya rumput roh?" Ucap Sheng Zhishu, sambil menatap ke arah bukit di depan mata mereka.
" Ya... Rumput roh hanya bisa tumbuh di tempat yang sejuk. Aku yakin di dalam goa itu ada genangan air." Ucap Tai Bai, sambil menunjuk ke arah mulut goa.
Kuda-kuda yang Liu Ryu dan Istrinya tunggangi, kini terlihat tidak sabar ingin melahap rumput roh yang berada di depan mereka, dimana para kuda tersebut semakin gelisah.
" Kita tinggalkan kuda kita ditempat ini. Sepertinya mereka sudah tidak sabar ingin memakan rumput roh itu." Ucap Liu Ryu, lalu turun dari kudanya.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain, mereka langsung turun dari kudanya dimana para Kuda tersebut langsung menuju ke arah rumput roh.
Tanpa menunggu lama, Liu Ryu dan Istrinya berjalan menuju ke arah goa, dimana dari langit-langit goa banyak sekali air yang menetes.
Meskipun terlihat aman, Liu Ryu dan Istrinya selalu meningkatkan kewaspadaan karena tidak menutup kemungkinan bahwa goa tersebut ada penghuninya.
Namun setelah berjalan sekitar 100 meter, goa itu benar-benar aman, sehingga Liu Ryu dan Istrinya langsung memeriksa goa tersebut yang terlihat sangat luas di bagian dalamnya.
" Suamiku, disana ada sebuah danau kecil." Ucap Tai Bai, sambil menunjuk ke sebuah tempat.
Di dalam goa yang didalamnya sangat luas, Liu Ryu dan Istrinya berjalan menuju danau tersebut, hingga terlihat diatasnya terdapat sebuah rongga menuju ke arah puncak bukit.
Rongga tersebut seperti sebuah ventilasi udara, dimana sinar matahari bisa memasuki goa tersebut.
" Suamiku, airnya sangat jernih. Aku tidak sabar ingin mandi." Bersamaan dengan ucapannya, Xie Hua langsung melepaskan topeng dan baju Zirah miliknya, lalu melompat ke danau tersebut.
" Suamiku, kemarilah! Air ini sangat sejuk." Xie Hua sangat senang, sambil melambaikan tangannya kepada Liu Ryu.
" Baik... Sepertinya aku juga harus mandi." Ucap Liu Ryu, sambil melepaskan topeng dan baju Zirah, lalu masuk ke dalam danau tersebut.
Saat Liu Ryu berada di kolam tersebut, dia merasakan air tersebut memang sangat sejuk, sehingga mampu mengusir rasa lelahnya saat melakukan perjalanan sebelumnya.
" Suamiku... Sepertinya kita akan lama disini. Aku ingin berendam di danau ini sepuasnya." Xie Hua langsung menarik tangan Liu Ryu, lalu duduk di pangkuan suaminya.
" Xie Hua... Kamu ingin memonopoli suami kita seorang diri." Xie Xian juga tidak ingin kalah, langsung melepaskan topeng dan baju Zirah miliknya.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain, mereka juga masing-masing melepaskan topeng dan baju Zirah mereka lalu masuk ke dalam kolam tersebut.
Kini Xie Xian juga duduk di pangkuan suaminya bersama Xie Hua, sambil menikmati sejuknya air danau.
" Haaah... Sepertinya kita terlambat." Ucap Sheng Zhishu sambil menatap ke arah Xie Hua dan Xie Xian yang sudah memonopoli suami mereka.
Di sisi lain Liu Ryu tidak bisa tidak kagum saat melihat penampilan Istrinya, yang sudah menggunakan pakaian tipis.
Terlebih saat Xie Hua dan Xie Xian yang terlihat manja kepadanya, membuat Liu Ryu merasakan sensasi yang berbeda pada tubuhnya.
Meskipun Liu Ryu sering menikmati keindahan tubuh Istrinya, namun sebagai seorang pria normal, tentu Liu Ryu tidak mampu menahan godaan dari penampilan Istrinya.
" Aku tidak menyangka bisa memiliki banyak permata yang begitu indah." Pikir Liu Ryu, sambil menelan ludah, saat melihat gunung kembar Xie Hua dan Xie Xie yang sangat jelas, meskipun ditutupi kain tipis.
" Suamiku, apa kamu ingin melihatnya lebih jelas lagi?" Xie Hua yang mengetahui bahwa suami mereka sudah tergoda, kini langsung melepaskan pakaiannya hingga tanpa penghalang sedikitpun.
Melihat tingkah adiknya, Xie Xian juga dengan senang hati melepaskan pakaiannya, hingga membuat mata Liu Ryu melotot.
" Sepertinya danau ini cukup bagus untuk melakukan Kultivasi Ganda." Ucap Nan Sian yang sudah berada di samping kanan suaminya.
Bing Ruyue yang juga berada di samping kiri suami mereka, juga merangkul tubuh Liu Ryu dari belakang bersama Nan Sian.
" Nanti saja! Aku ingin menikmati kesejukan air ini." Ucap Liu Ryu yang kini sudah diapit oleh empat Istrinya.
Melihat keempat wanita itu yang menempel pada suami mereka, Sheng Zhishu dan yang lain hanya menghela nafas berat, karena tidak memiliki celah untuk menempel pada suami mereka.
Setelah cukup lama menikmati kesejukan air di danau tersebut dan sudah merasa puas, Xie Xian berinisiatif terlebih dulu untuk melakukan Kultivasi Ganda dengan suaminya.
Melihat tingkah Xie Xian, Liu Ryu hanya tersenyum sambil menatap ke wajah istrinya itu yang selalu memanjakan matanya.
" Suamiku... Sepertinya air di danau ini bisa membantu menambah waktu saat melakukan Kultivasi Ganda." Ucap Xie Xian yang sudah berada di pangkuan suaminya, dapat merasakan bahwa tenaganya bertambah hingga berkali-kali lipat.
Dengan demikian, setiap Istri Liu Ryu bisa melakukan Kultivasi Ganda selama satu hari penuh, tanpa henti.
" Baiklah, untuk mempersingkat waktu, aku akan menciptakan Formasi Ruang Waktu di tempat ini." Ucap Yuwang, lalu mengibaskan tangannya.
Sesaat seluruh ruangan goa tersebut memiliki kecepatan waktu satu tahun di tempat itu, mereka hanya menghabiskan waktu selama satu hari dari waktu yang sebenarnya.
Melihat tingkah Istrinya, Liu Ryu hanya tersenyum, sambil menikmati apa yang dilakukan Xie Xian kepadanya.
Namun Liu Ryu sama sekali tidak menolaknya, karena itu semua demi perkembangan Istrinya dan tentu Liu Ryu juga mendapatkan keuntungan dari Yin semua Istrinya agar bisa meningkatkan Kultivasi.
*******
Satu minggu telah berlalu, Liu Ryu dan Istrinya menghabiskan waktu di goa tersebut. dimana mereka sudah menghabiskan waktu selama tujuh tahun hanya untuk melakukan Kultivasi Ganda.
Berkat air yang berada di danau tersebut, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain seakan tidak pernah kelelahan, begitupun dengan Liu Ryu.
" Terimakasih suamiku. Berkat energi 'Yang' Matahari milikmu, kami bisa menerobos Bintang Bumi." Terlihat senyuman puas dari Sheng Zhishu dan yang lainnya, karena mereka bisa menyerap energi 'Yang' Matahari suami mereka lebih banyak lagi.
" Aku juga sangat senang, jika kalian semua bisa menerobos Bintang Bumi." Ucap Liu Ryu sambil menatap ke air danau tempat mereka Berkultivasi yang kini sudah terasa hangat.
Dengan kata lain air danau tersebut tidak bisa lagi digunakan untuk melakukan Kultivasi Ganda, karena khasiatnya sudah menghilang.