
" Sepertinya kalian sudah bisa menggunakan nama kalian." Ucap Ryu sambil menatap ke arah mereka.
" Benar Tuan Penguasa." Ucap Lanshan.
" Lalu bagaimana kalian bisa berada di tempat ini? Apa kalian melewati Hukuman Langit?" Ryu kembali bertanya kepada mereka.
" Benar Tuan Penguasa. Hukuman Langit itu benar-benar mengerikan. Untung saja kami bisa melewatinya." Ucap Jinshan.
" Baiklah... Apa kalian bisa berubah wujud menjadi manusia?" Tanya Ryu.
" Untuk sekarang kami belum bisa Tuan Penguasa." Jawab Heishan.
" Jadi begitu ya? Apa kalian ingin tinggal disini atau ikut bersamaku?" Ryu sambil memikirkan cara untuk membawa mereka ke Dunia Quzhu.
Ryu pikir, mereka bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat jika berada di Dunia Quzhu. Meskipun mereka memiliki ukuran tubuh raksasa, namun dari segi Kultivasi mereka hanya mencapai Pendekar Bumi tahap akhir.
Hal itu memang wajar. Karena setiap melewati Dunia yang berbeda, maka Hukum Alam akan berlaku kepada siapapun.
" Sebenarnya kami ingin berburu Hewan Roh sebanyak mungkin, hanya saja di Dunia kecil ini tidak ada lagi yang bisa kami buru. Jika kami keluar dari tempat ini, sepertinya kami belum siap." Ucap Baishan.
Dengan anggukan kecil Ryu mengerti apa yang mereka rasakan sekarang. Jika mereka keluar dari Dunia kecil, tidak menutup kemungkinan mereka malah akan diburu oleh para Kultivator tingkat tinggi.
Suatu kelebihan dari Naga Gunung, mereka sangat rakus dengan energi yang ada pada Hewan Roh ataupun Hewan Suci dan yang lain sama kasusnya dengan Tou Shuijing dan Jiu Tou She yang bisa melahap hewan roh untuk meningkatkan Kultivasi mereka dengan cepat.
" Kalau begitu kalian bisa tinggal di Dunia Quzhu milikku! Disana kalian bisa berburu sepuasnya." Ucap Ryu.
" Terimakasih Tuan Penguasa." Kelima Naga tersebut sangat senang, begitupun dengan bawahan mereka.
" Hmmm... Kalian memiliki ukuran yang sangat besar, aku akan kesulitan membawa kalian. Tapi aku punya cara lain." Ryu berpikir sambil memegang dagunya.
Sesaat Ryu menciptakan sebuah Pintu Dimensi yang begitu besar, agar para Naga tersebut bisa masuk ke Dunia Quzhu.
Di dalam pintu raksasa tersebut, terlihat sebuah cahaya yang menyilaukan.
" Sekarang kalian boleh masuk! Nanti aku akan menyusul." Ucap Ryu.
" Baik Tuan Penguasa." Ucap mereka serempak lalu memberi isyarat kepada bawahannya untuk masuk ke pintu raksasa tersebut.
Tanpa menunggu lama, satu-persatu mereka memasuki pintu dimensi tersebut hingga dalam waktu yang cukup lama akhirnya mereka telah berpindah ke Dunia Quzhu.
Dengan segera, Ryu dan Ling Queqi juga masuk untuk menemui mereka dimana Ryu juga mengirimkan pesan jiwa kepada Tou Shuijing dan Jiu Tou She.
" Tuan Penguasa... Tempat ini banyak mengandung energi alam." Jinshan dan yang lain sangat kagum dengan energi alam yang ada di Dunia Quzhu.
" Mmmm.... Di Dunia Quzhu ini sangat luas, sekarang sudah sepuluh kali lipat dari Benua Timur. Jika lebih banyak lagi makhluk hidup yang menjual korban Dunia Quzhu, mungkin akan setara dengan Dunia Abadi yang kita tinggali sekarang." Ryu menjelaskan kepada mereka tentang Dunia Quzhu.
" Kalian boleh memilih tempat tinggal di Dunia Quzhu. Disini ada ratusan Gunung, ratusan lembah, ratusan sungai, dan ratusan Danau. Kalian boleh taklukkan wilayah ini sebagai tempat kekuasaan kalian. Disini juga banyak Ras lain yang tinggal, Mulai dari Ras Peri, Ras Manusia dan berbagai jenis Ras Hewan Roh. Hanya saja mereka dari golongan Ras terendah." Lanjut Ryu.
" Terimakasih Tuan Penguasa. Dengan begitu kami akan lebih cepat berkembang." Jinshan sangat senang.
Tidak lama kemudian, terlihat Tou Shuijing dan Jiu Tou She muncul di tempat itu dalam wujud manusia.
" Salam Tuan." Tou Shuijing dan Jiu Tou She menundukkan kepala.
" Salam kenal semuanya." Tou Shuijing dan Jiu Tou She memakup kedua tangannya dengan sikap hormat.
" Salam kenal Saudara Shuijing, Saudara Jiu." Ucap kelima Naga tersebut diikuti bawahan mereka.
Mereka sedikit heran, mengapa kedua sosok itu tidak memasang ekspresi apapun saat melihat wujud raksasa mereka.
" Tuan... Apa mereka tidak bisa berubah wujud?" Tanya Tou Shuijing saat melihat kelompok Naga tersebut masih dalam wujud Naga raksasa yang memanjang.
" Untuk sekarang mereka belum bisa." Ucap Ryu.
Di sisi lain kelima Naga tersebut sangat senang karena mereka berpikir bahwa Tou Shuijing dan Jiu Tou She sedikit takut saat melihat ukuran mereka.
' Ternyata memiliki ukuran besar memiliki keuntungan tersendiri. Bisa menipu pihak lawan, meskipun tingkat Kultivasi masih rendah." Lanshan membatin.
" Baik Tuan... Saudara semuanya, mari ikut kami." Ucap Tou Shuijing diikuti Jiu Tou She yang berjalan menjauhi Ryu.
Pasukan Naga Gunung itupun langsung mengikuti mereka dengan penuh kebanggaan.
" Oh ya, aku hampir lupa. Ras Harimau Awan juga ikut membantu Tuan Penguasa. Tapi untuk Ras Naga Air, mereka sedikit mengalami kendala. Mungkin Tuan Penguasa bisa menemukan mereka di Benua ini." Ucap Lanshan sambil mengikuti Tou Shuijing dan Jiu Tou She.
" Baiklah, aku akan mencari keberadaan mereka." Ryu sangat senang karena ketiga Ras tersebut begitu menghargai dirinya.
Bahkan mereka rela meninggalkan tempat asal mereka dan menjalani Hukuman Langit untuk pergi ke Dunia Abadi.
" Ggooooaaarr."
" Ggooooaaarr."
Tou Shuijing dan Jiu Tou She langsung berubah wujud saat berada di tempat yang cukup jauh dari tempat Ryu berada.
Melihat kedua makhluk raksasa yang memiliki tujuh kepala dan sembilan kepala, semua pasukan Naga Gunung terlihat ketakutan dimana mereka memiliki kelebihan tersendiri.
Untuk Tou Shuijing dan Jiu Tou She memiliki ukuran lebih besar dari pasukan Naga Gunung, namun lebih pendek.
Sedangkan pasukan Naga Gunung memiliki tubuh bulat namun memanjang hingga mencapai paling kecil 50 meter.
Ryu yang menyaksikan kedua bawahannya tersebut, hanya menggelengkan kepala karena dia mengetahui bahwa Tou Shuijing dan Jiu Tou She ingin memamerkan tubuh raksasa mereka.
" Qi'er... Sebaiknya kita kembali ke Istana Kristal" Ucap Ryu sambil menoleh ke arah Ling Queqi yang sejak awal hanya mendengar percakapan mereka.
Mereka pun langsung berpindah tempat ke Istana Kristal tepat di lantai dasar Istana.
" Aku penasaran, mengapa Wu Kong mengirim mereka kesini? Seberapa kuat para Dewa tertinggi yang ada di Dunia Tiantang." Ryu yang sudah duduk di kursi sambil mengeluarkan lima Kitab yang diantaranya Kitab tentang Dunia Yuzhou, Dunia Nuse, Dunia Dongwu, Dunia Tiantang dan satu Kitab para Dewa yang dia dapatkan saat berada di Dunia Setengah Abadi.
Sebelumnya Ryu juga pernah membuka Kitab-kitab tersebut, namun hanya sekilas karena lebih fokus meningkatkan Kultivasi.
Ling Queqi yang melihat Suaminya tersebut sedang sibuk membaca Kitab, dia pun berinisiatif untuk membuat secangkir teh untuk suaminya itu.
Di dalam Kitab tentang Dunia Yuzhou, Ryu menemukan bahwa Dunia itu hanya menggunakan energi kegelapan dan permata hitam untuk meningkatkan Kultivasi ataupun memulihkan tenaga.
Melihat hal itu, Ryu mengerutkan kening karena para Kultivator yang ada di Dunia Abadi hanya menggunakan kekuatan energi alam.