
( Istana Kekaisaran Langit )
Di ruang rapat Istana, terdapat beberapa sosok yang sedang melakukan rapat karena Kaisar Langit memanggil semua bawahannya.
" Aku tidak menyangka bahwa Tai Lung telah menggunakan teknik untuk mengelabui kita. Ternyata dia sengaja menyerahkan dirinya agar bisa dipenjara di Menara." Kaisar Langit merasa tertipu dengan Tai Lung yang membuat dirinya seperti orang lemah.
Tidak hanya itu saja, Kaisar Langit baru menyadari bahwa Tai Lung menjadikan dirinya buruk rupa, agar dia tidak menikahi wanita itu.
" Aku dapat merasakan bahwa ketujuh wanita itu sedang berkumpul di Benua Timur." Kaisar Langit dapat merasakan bahwa Tai Bai dan saudarinya sedang berada di Benua Timur.
Namun ada hal yang membuat Kaisar Langit merasa heran, karena sempat merasakan kehadiran pemilik Tubuh Agung dan Tubuh Abadi.
Namun itu hanya sesaat, dimana dia tidak bisa mengetahui keberadaannya.
" Yang Mulia Kaisar... Serahkan saja masalah ini kepada kami." Raja Langit Timur menawarkan diri untuk menangkap Tai Bai dan saudarinya.
" Baiklah, aku menyerahkan masalah ini kepada kalian. Tapi ingat, aku tidak ingin ada kegagalan. Itu akan mencoreng nama baik Kekaisaran Langit." Ucap Kaisar Langit, sambil menatap ke arah mereka.
Sesaat Kaisar Langit menoleh ke arah keempat Raja yang lain, karena dia tidak merasa yakin bahwa pihak Kerajaan Langit Timur bisa menyelesaikan tugas tersebut.
" Kalian harus ketahui, bahwa Kekaisaran Han tidak membiarkan peperangan di wilayahnya." Kaisar Langit mengingatkan kepada mereka, bahwa untuk menangkap Tai Bai dan saudarinya tidak sesederhana yang dipikirkan.
Tentu dengan kecantikan ketujuh wanita itu, banyak para Kultivator yang akan membela mereka dan itu pasti akan membuat pihak Istana Kekaisaran Han tidak tinggal diam.
" Sekelompok Idiot memang benar-benar merepotkan." Beberapa sosok yang berada di tempat itu mengepal kedua tangannya.
Tentu jika tidak ada campur tangan orang lain, Tai Bai dan saudarinya dengan mudah untuk ditangkap.
Sayangnya jika itu terjadi, maka para Kultivator yang lain bersikap seperti pahlawan seakan ingin menyelamatkan mereka.
Dengan demikian, masalah sepele bisa menjadi besar, karena pihak Istana Kekaisaran pasti menganggap bahwa pihak lain telah meremehkan kekuatan Kekaisaran.
" Kalau begitu, aku akan mengirim beberapa Kultivator yang sudah mencapai Bintang Suci untuk menangkap mereka. Jika ada yang berani mengganggu, lebih baik kita hancurkan Kekaisaran yang melindungi mereka." Ucap Raja Langit Timur.
" Mmmm... Tapi ingat, aku tidak menyukai kegagalan." Ucap Kaisar Langit dengan nada tinggi.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab Raja Langit Timur, lalu meninggalkan ruangan tersebut.
Sesaat Kaisar Langit menoleh ke arah ketiga Raja lainnya, yaitu Raja Langit Utara, Raja Langit Barat, dan Raja Langit Selatan.
" Kalian semua, aku perintahkan untuk mencari keberadaan Liu Ryu dan Istrinya di tiga benua yang lain." Kaisar Langit memberi perintah.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Ucap ketiga Raja tersebut, lalu menghilang dari pandangan.
Kaisar Langit juga memberi perintah kepada beberapa Jenderal untuk mencari keberadaan Dewa Ashura, karena selama ini belum diketahui keberadaan mereka.
Kondisi Kekaisaran Langit juga tidak stabil, karena mereka juga sudah banyak mengeluarkan Batu Roh saat portal dimensi terbuka oleh Liu Ryu.
*******
( Benua Selatan )
Tentu Raja Kerajaan Es tidak menyukai Kaisar Langit, karena telah mengambil cucunya yang memiliki Tubuh Dewi Es.
" Dewa Ashura... Bagaimana menurutmu? Aku tidak ingin cucuku yang masih kecil dijadikan sebagai Istri Kaisar Langit." Bing Luozhe yang merupakan Raja Kerajaan Es tidak ingin terjadi sesuatu pada cucunya.
Bukan tanpa alasan Bing Luozhe menolak hal tersebut, karena putrinya juga sudah menjadi Istri Kaisar Langit, dan sekarang ingin menjadikan cucunya juga sebagai Istrinya.
" Kita tunggu saja waktu yang tepat. Yang kita lakukan sekarang hanya memperkuat diri. Juga merekrut para Kultivator bebas agar bergabung dengan Kerajaan Es." Ucap Dewa Ashura yang sudah mengetahui bahwa Liu Ryu sudah berada di Benua Timur.
Dewa Ashura ingin menginginkan Kerajaan Es menjadi sebuah Kekaisaran yang memiliki jumlah lebih banyak lagi.
" Berperang dengan Kekaisaran Langit sama saja berperang melawan satu benua. Apa mungkin kita berhasil." Tanya Bing Luozhe.
" Kamu tidak perlu khawatir. Dengan adanya harta yang aku berikan kepada kalian, aku yakin Kekaisaran Es akan tercipta." Dewa Ashura mendukung penuh Kerajaan Es agar menjadi Kekaisaran.
Gunungan Batu Roh juga telah Dewa Ashura berikan kepada Bing Luozhe agar bisa memperluas wilayah kekuasaannya.
Bahkan seluruh bawahan Dewa Ashura juga ikut membantu pihak Kerajaan Es untuk menaklukkan Kerajaan yang lain yang berada di sekelilingnya.
Sesaat Dewa Ashura mengeluarkan tumpukan peti besar yang berisi berbagai macam Sumberdaya dimana yang mereka bawa dari Dunia Yuzhou.
" Dewa Ashura, untuk apa Sumberdaya sebanyak ini?" Bing Luozhe tidak heran lagi, jika Dewa Ashura memiliki Sumberdaya yang tidak terhitung jumlahnya karena dia juga telah hidup jutaan tahun.
Dunia kecil milik Dewa Ashura tidak kalah dengan Dunia Quzhu milik Liu Ryu, karena selama hidupnya sudah mengumpulkan Sumberdaya sebanyak mungkin.
" Sudah 500 Juta tahun yang lalu aku mengumpulkan semua ini hanya untuk menuntut balas kepada Kaisar Langit." Dewa Ashura menjelaskan kepada Bing Luozhe, bahwa tumpukan peti tersebut untuk dibawa ke Benua Timur.
Sebenarnya Dewa Ashura ingin memberikan Sumberdaya tersebut kepada Liu Ryu saat mereka berada di Benua Dongwei, namun dia tidak berani mengambil resiko.
" Bing Luozhe... Berikan Sumberdaya ini kepada pihak Assosiasi Senjata yang berada di Benua Timur. Tukarkan dengan senjata. Dengan demikian Tidak lama lagi Benua Selatan ini dibawah kekuasaanmu." Ucap Dewa Ashura.
" Baik Dewa Ashura. Aku akan meminta kepada pengawal terbaikku untuk membawanya ke Benua Timur." Bing Luozhe terlihat bersemangat, meskipun dia tidak mengetahui strategi yang digunakan oleh Dewa Ashura.
Setelah itu Bing Luozhe memanggil kedua pengawalnya untuk pergi ke Benua Timur sesuai permintaan dari Dewa Ashura.
Kedua pengawal itupun langsung berpamitan kepada mereka untuk menjalankan tugas mereka.
*******
Di sisi lain Liu Ryu yang terus menciptakan senjata untuk memenuhi kebutuhan para Kultivator yang semakin hari semakin banyak berkunjung ke Assosiasi Senjata.
Dibalik kesibukan itu, Liu Ryu dan Istrinya beserta Pasukan Semesta terus Berkultivasi dengan Sumberdaya yang mereka dapatkan dari berbagai Klan.
Wilayah Kekaisaran Atas Awan juga sudah diatur sebaik mungkin, dimana sudah siap untuk dibuka secara umum, agar bisa didiami oleh para warga.
Namun Liu Ryu harus menunggu pada waktu yang tepat, juga menunggu sampai mereka sudah benar-benar kuat.
" Suamiku... Kamu jangan terlalu memaksa diri. Sekarang beberapa dari pasukan Semesta sudah bisa membantumu untuk membuat senjata." Sheng Zhishu tidak ingin suaminya bekerja seorang diri, karena ada hal lain yang harus dilakukan.