SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Xie Shui


" Tuan Pendekar... Kita belum kenal satu sama lain. Kalau boleh tau siapa namamu? Namaku Kim Ai." Sun Kim Ai memperkenalkan diri, karena sebelumnya dia sama sekali tidak mendengar percakapan antara Ryu dan sepuluh prajurit.


Mendengar ucapan tersebut Ryu sedikit menaikkan alisnya, jelas-jelas sebelumnya dia sudah memperkenalkan diri kepada sepuluh prajurit.


Ryu berpikir bahwa Sun Kim Ai memiliki pendengaran yang bermasalah.


" Namaku Liu Ryu. Kau pasti diam-diam keluar dari Istana. Benarkan dugaanku?" Ryu menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah Sun Kim Ai.


" Dari mana Kamu Tau?" Tanya Sun Kim Ai sambil memasang wajah masam.


" Itu sangat mudah. Seorang Putri Istana tidak mungkin memakai pakaian prajurit. Dapat dipastikan bahwa kamu pasti berhasil mengelabui para Jenderal." Ucap Ryu sambil melanjutkan langkahnya.


" Aku bosan harus berdiam di Istana terus." Sun Kim Ai menundukkan kepala.


" Semoga Saja Kamu tidak membuat masalah untuk Pengawalmu. " Ryu menghela nafas seraya menggelengkan kepala.


" Aku ingin berpetualang ke berbagai tempat. Apa kamu pikir jika tinggal di Istana itu menyenangkan? Karena itulah aku mengelabui prajurit untuk menikmati pemandangan dunia luar." Sun Kim Ai merentangkan kedua tangannya karena merasa terbebas dari kurungan dan aturan Istana.


Sesaat Sun Kim Ai terlihat kesal karena Ryu sama sekali tidak memperhatikan dirinya.


Di sisi lain Ryu terus berjalan hingga mencapai bagian tengah ruangan paling belakang, dimana menemukan menemukan sebuah lorong bawah tanah yang terdapat sebuah tangga turun ke bawah.


Saat mencapai lorong tersebut, Ryu kembali menemukan Batu Roh, kristal spiritual dan kristal roh yang jauh lebih banyak dari sebelumya.


" Putri Kim Ai, apa kamu mau mengambilnya?" Tanya Ryu sambil menatap ke arah wanita tersebut.


" Aku seorang Putri Kaisar. Kami masih memiliki banyak harta benda. Kamu saja yang ambil." Sun Kim Ai masih menjaga wibawa, meskipun dia sendiri sangat tergiur karena harta tersebut sangat banyak.


" Baiklah, aku tidak segan lagi." Ucap Ryu mengisap semua harta tersebut tanpa ada yang tersisa.


Aksi yang dilakukan Ryu, membuat Sun Kim Ai membulatkan mata dengan rahang terbuka.


Bagaiman sosok pemuda yang ada di depannya bisa mengumpulkan harta tersebut dalam waktu singkat.


Setelah mengumpulkan harta tersebut, Ryu langsung melanjutkan langkah masuk lebih dalam lagi dari ruang bawah tanah.


Setelah beberapa saat Ryu mendapati seekor Kalajengking berekor tiga yang sedang dirantai dengan kondisi tubuh melemah.


" Kenapa Hewan Roh bisa berada di tempat ini? Apa di dunia ini juga banyak menyimpan Hewan Roh?" Ryu menaikkan alisnya sambil menatap ke arah Kalajengking.


Meskipun Kalajengking tersebut sudah berevolusi karena mendapatkan energi dari tempat itu, namun Ryu bisa memperkirakan bahwa Kalajengking itu memiliki fisik yang sangat kuat.


" Siapapun kamu manusia, aku mohon bebaskan aku." Suara tersebut terdengar lesu.


Mendengar ucapan tersebut, Ryu langsung melepaskan rantai tersebut dengan menggunakan elemen api miliknya.


Traaang!


Semua Rantai terlepas namun tubuh Kalajengking masih belum mampu bergerak.


Melihat hal itu Ryu langsung melompat ke atas tubuh kalajengking berekor tiga kemudian menyalurkan Qi miliknya.


Setelah beberapa saat, Ryu kembali melompat ke arah lain, hingga terlihat Kalajengking membentuk sebuah cahaya kemudian berubah wujud menjadi sosok wanita cantik bergaun putih.


" Ambilah Pil Ini untuk memulihkan kondisimu." Ryu memberikan Pil Darah dan Pil pemulihan.


Beruntung Sun Kim Ai masih belum mencapai tempat tersebut, sehingga Ryu masih sempat secara diam-diam menciptakan Formasi untuk menutupi keberadaan mereka.


" Terimakasih Tuan " Wanita itu mengambil kedua Pil tersebut kemudian menelannya.


Tidak berselang lama, kini tubuh sosok wanita tersebut pulih kembali dan seluruh lukanya menutup kembali.


" Siapa kamu? Dan mengapa kamu bisa terkurung disini?" Ryu dapat memperkirakan bahwa Kalajengking tersebut memiliki darah murni dari Hewan Roh.


" Aku Xie Shui Putri dari Kalajengking Putih di Dunia Dongwu yaitu Dunia Ras Hewan Buas. Aku terdampar di Dunia ini saat menuju sebuah terowongan aneh yang ternyata jalan ke Dunia lain sejak ratusan tahun yang lalu." Xie Shui menceritakan hal yang dia alami.


Xie Shui juga menceritakan bahwa dia dikurung oleh penghuni Dunia kecil untuk melakukan penelitian terhadap fisiknya yang sangat kuat.


Tentu penghuni Dunia kecil dengan mudah mengalahkannya karena dia mengalami penurunan Kultivasi saat berada di Dunia kecil itu.


" Lalu apa kamu bisa kembali lagi ke Dunia Dongwu?" Tanya Ryu kepada Xie Shui.


" Sepertinya untuk sekarang tidak bisa Tuan. aku sudah ratusan tahun dikurung disini, jadi aku tidak tau cara menuju Dunia Dongwu." Xie Shui terlihat murung sambil menundukkan kepala.


" Baiklah jika kamu mau, Kau boleh ikut dengan kami." Ryu berniat untuk memperkenalkan Xie Shui kepada Tou Shuijing dan Jiu Tou She dan berharap agar salah satu dari mereka bisa dekat.


" Baik Tuan, aku bersedia." Xie Shui tidak memiliki pilihan lain kecuali mengikuti sosok yang telah menolongnya.


" Satu lagi, sekarang kamu terlihat seperti Ras Iblis. Karena salah satu dari Pil yang aku berikan sebelumnya adalah Pil untuk menyamar. Tapi kamu tenang saja, semua akan kembali setelah kita keluar dari Dunia Ini." Ryu menjelaskan kepada Xie Shui, dimana wanita itu langsung memeriksa keadaan tubuhnya.


Tentu Xie Shui sangat kaget dengan perubahan wujudnya, namun Ryu Ryu menceritakan dia juga sedang menyamar.


Mendengar perkataan dari Ryu, Xie Shui terlihat senang karena dia tidak akan menjadi buruan Ras Iblis yang tentu menginginkan darahnya yang murni untuk meningkatkan kekuatan fisik mereka.


Wuush!


Ryu melepaskan kembali Formasi yang dia ciptakan sebelumnya, hingga terlihat Sun Kim Ai berada di tempat yang tidak jauh dari mereka.


" Akhirnya kamu muncul juga. Aku sudah lama mencarimu. Lalu siapa wanita ini?" Sun Kim Ai terlihat senang dengan kehadiran Ryu, namun hanya sesaat karena ada wanita lain yang berdiri di samping Ryu yang membuatnya merasa kesal.


" Dia adalah rekanku." Jawab Ryu dengan singkat lalu berjalan keluar dari lorong tersebut.


Mendengar keterangan dari Ryu, Sun Kim Ai terlihat senang karena dia berpikir bahwa wanita itu bukan kekasihnya, lalu berjalan mengikuti Ryu.


Sesampai di ruangan sebelumnya, Ryu, Sun Kim Ai dan Xie Shui disambut oleh kedatangan sepuluh prajurit sebelumnya.


" Tuan Putri, Tuan Pendekar.. Siapa wanita itu?" Tanya salah satu prajurit.


" Dia salah satu dari kelompokku." Jawab Ryu dengan singkat.


" Lebih baik kita pergi dari sini sekarang!" Lanjut Ryu, lalu melanjutkan langkahnya diikuti Sun Kim Ai, Xie Shui dan sepuluh prajurit.


Mereka pun berjalan keluar dari reruntuhan kembali berjalan ke arah utara.


Saat berada di perjalanan, Ryu dapat merasakan ada pertarungan yang tidak jauh dari tempat mereka.