
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Setelah menjelaskan tentang tingkatan Kultivasi selanjutnya, Wu Kong memberikan Kitab yang kedua kepada Liu Ryu.
" Anak muda... Aku tidak tau apa yang ada di dalam tubuhmu, namun elemen yang kamu miliki sangat kuat dari yang lain."
" Jika berhadapan dengan Kultivator biasa, tidak ada yang menandingi kekuatanmu. Tapi satu hal yang harus kamu ketahui, Kaisar Langit dan beberapa bawahannya memiliki banyak sekali Artefak untuk memperkuat serangan dan pertahanan mereka." Wu Kong menjelaskan kepada Liu Ryu tentang musuh yang dia hadapi nantinya.
Tentu saja hal itu terjadi, karena Kaisar Langit sudah hidup selama jutaan tahun dan banyak mengoleksi berbagai macam Artefak.
" Baik senior, aku akan mengingatnya." Jawab Liu Ryu.
" Anak muda... Saat kamu bepergian ke dunia yang lain, kamu akan masih berada di Pendekar Semesta tahap akhir. Karena 12 tingkatan Kultivasi itu hanya berlaku di Dunia Tiantang. Itulah kenapa pasukan Kekaisaran Langit tidak mampu melawan kalian saat berada di Dunia Abadi."
" Jika itu terjadi di Dunia Tiantang, dapat dipastikan kalian tidak ada yang selamat." Ucap Zhi Kong, sambil menatap ke arah Liu Ryu.
" Jadi 12 tingkatan Kultivasi itu tidak bisa digunakan di dunia yang lain?" Tanya Liu Ryu.
" Benar.... Itu semua sudah diatur oleh sang pencipta." Jawab You Kong.
Sesaat ketiga sosok itu tersenyum lebar karena mereka dapat merasakan bahwa pelindung yang diciptakan Liu Ryu tidak bisa dideteksi oleh Kaisar Langit.
Tidak hanya itu saja, Armor Pelangi yang melekat pada tubuh Liu Ryu dan Istrinya beserta Pasukan Semesta juga bisa menyamarkan aura mereka agar tidak diketahui oleh Kekaisaran Langit.
" Anak muda... Sepertinya tugas kami telah selesai. Antarkan kami ke tempat semula." Ucap Wu Kong, sambil menatap ke arah Liu Ryu.
Mantra pemanggilan bukanlah mantra biasa, dimana ketiga pelindung dunia juga tidak bisa kembali ke asalnya jika mereka belum menyelesaikan tugasnya.
Dengan kata lain, hanya Liu Ryu saja yang bisa mengembalikan mereka ke tempat asal.
" Baik senior. Aku akan mengantar kalian kembali." Ucap Liu Ryu, lalu memusatkan fikirannya untuk mengantar ketiga sosok tersebut.
Dalam hitungan detik, ketiga sosok tersebut langsung menghilang dari pandangan dan kembali ke kediaman mereka.
Saat mereka sudah pergi, kini Liu Ryu dan Istrinya mempelajari Kitab yang diberikan oleh ketiga pelindung dunia.
Sesaat Liu Ryu mengeluarkan 11 Inti Jiwa dari makhluk kuno, yang ternyata bisa digunakan untuk meningkatkan Kultivasi.
" Suamiku... Apa Kitab ini kita bagikan kepada yang lain?" Tanya Xie Hua.
" Ya... Kita harus menyalin Kitab ini dan diberikan kepada pendukung kita. Dengan demikian, semakin kuat para pendukung kita, maka semakin berkurang jumlah korban di pihak kita." Ucap Liu Ryu.
" Untuk masalah itu, serahkan kepada kami." Ucap Sheng Zhishu.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu mengangguk lalu mengeluarkan semua Kitab yang diberikan tiga penguasa dunia.
Tanpa menunggu lama, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain langsung menggunakan kekuatan spiritual mereka untuk menyalin Kitab tersebut.
Setelah selesai, Sheng Zhishu dan yang lain langsung memasukkan salinan Kitab tersebut ke sebuah peti berukuran sedang untuk dibagikan kepada seluruh bawahan mereka dan para pendukungnya.
Namun untuk Air Nektar Alam, hanya untuk Liu Ryu dan Istrinya beserta Pasukan Semesta saja.
" Suamiku, untuk Air Nektar Alam biar aku sendiri yang memberikan kepada Pasukan Semesta." Luan Hua menawarkan diri.
Hanya saja Liu Ryu ingin menggabungkan darah mereka dengan darah Dewa tertinggi di Dunia Tiantang.
" Baiklah, aku serahkan kepada kalian." Ucap Liu Ryu, lalu berpindah tempat ke Istana Kekaisaran Atas Awan bersama Istrinya.
Saat berada di Istana Kekaisaran Atas Awan, Liu Ryu memanggil kembali Kelima Jenderal Besar untuk menemuinya.
" Salam Dewa Agung." Ucap Kelima Jenderal Besar, sambil menundukkan kepala.
" Mmmm... Sekarang kami sudah mengetahui cara untuk meningkatkan Kultivasi lagi." Ucap Liu Ryu, lalu menoleh ke arah Luan Hua.
" Jenderal Heilong, Li Chun, Mayi, Shuijing, Jiu... Pelajarilah Kitab ini untuk perkembangan kalian." Luan Hua memberikan lima buah Peti yang berisi salinan Kitab.
Dengan sebuah anggukan, kelima Jenderal besar mengambil peti tersebut, lalu berpamitan agar bisa mempelajarinya bersama para prajurit yang lain.
" Suamiku, kami akan kembali ke Istana Kerajaan ayah kami untuk membagikan salinan Kitab ini."
Long Que Zhu dan yang lainnya satu-persatu meninggalkan tempat tersebut menuju ke Kerajaan ayah mereka masing-masing.
Tidak lama kemudian, kini Jinshan, Lao Tze, Lao Hu, dan She Guan muncul di ruangan tersebut untuk melaporkan tugas mereka.
" Jinshan... Apa yang kamu dapatkan?" Tanya Yinshi sambil menatap ke arah Jenderal Besar Naga Gunung.
" Salam Yang Mulia Ratu, kami telah berhasil menaklukkan Ras Kirrin, Serigala Langit, Rubah Langit, Merak Langit, Singa Es, Elang Emas, Kera Emas, dan Angsa Langit, dimana mereka semua memiliki darah campuran Dewa tertinggi." Jinshan melaporkan keberhasilan mereka untuk menaklukkan semua hutan yang ada di Benua Dongwei.
" Apa mereka ingin bergabung dengan Kekaisaran Atas Awan?" Tanya Ting Ye.
" Benar Yang Mulia Ratu. Meskipun mereka tidak memiliki urusan dengan Kekaisaran Langit, namun mereka bersedia untuk bergabung. Sedangkan yang lain sudah kami hancurkan." Lao Tze menjawab pertanyaan tersebut.
" Lalu kenapa mereka belum kesini?" Tanya Xie Hua.
" Mereka membersihkan beberapa dari Ras mereka yang tidak setuju. Jika sudah selesai, mereka akan mendatangi Istana Kekaisaran Atas Awan ini." Jawab Lao Hu.
Tentu beberapa Ras yang ditaklukkan oleh Naga Gunung, Harimau Awan, Harimau Putih dan Ular Hijau berpikir jika mereka melawan, maka Ras mereka akan musnah.
" Baiklah, kalau begitu kita bisa menunggu kedatangan mereka." Ucap Liu Ryu sambil memberikan Peti yang berisi salinan Kitab.
Saat semua sudah dibagikan, Liu Ryu menjelaskan kepada mereka agar kembali meningkatkan Kultivasi mereka.
Tentu keempat sosok tersebut merasa heran karena baru mengetahui bahwa ada tingkatan lagi setelah mencapai Pendekar Semesta tahap akhir.
Namun setelah Liu Ryu menjelaskan kepada mereka, kini mereka mengangguk mengerti.
Setelah menjelaskan semuanya, Jinshan, Lao Tze, Lao Hu dan She Guan langsung berpamitan dan kembali ke Kerajaan masing-masing.
Begitupun dengan Liu Ryu dan Istrinya, dimana mereka kembali ke Dunia Quzhu untuk berendam di kolam Air Nektar Alam.
" Suamiku, sepertinya Air Nektar Alam ini tidak terlalu berbahaya." Ucap Xie Hua yang sudah berada di danau tersebut.
" Ya... Setelah ini kalian lebih fokus untuk meningkatkan Kultivasi. Aku sendiri ingin menjemput 70 Peri cahaya juga menemui penguasa elemen racun." Jawab Liu Ryu.
Tanpa menunggu lama, Liu Ryu memusatkan fikirannya untuk menyerap energi dari Air Nektar Alam.