SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Kembali Berpetualang


Sheng Zhishu dan yang lain harus terpisah, bukan tanpa alasan. Karena mereka juga akan menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi jika ada penyerangan dari Dunia Tiantang.


Bahkan 24 Istri Ryu juga meminta kepada Jenderal Heilong dan Jenderal Li Chun untuk menaruh Batu Bintang di lima Kerajaan penguasa Lautan dan lima Kerajaan penguasa Awan agar bisa memberikan pertolongan saat kesepuluh kerajaan tersebut diserang.


Tentu saja karena kesepuluh kerajaan tersebut merupakan Ayah Mertua Kaisar Ryu.


*******


( Ujung utara Benua Tengah)


Kini Ryu dan semua anggota Pasukan Semesta telah berdiri di depan Hutan dimana tempat penghubung antara Dunia Abadi dan Dunia yang lain.


Hutan tersebut tidak pernah dijamah oleh siapapun selama ribuan tahun, karena tidak ada lagi yang ingin pergi ke Dunia yang lain.


Sebuah keputusan yang cukup masuk akal karena saat berada di Dunia yang lain, maka jenis Qi yang ada di setiap Dunia pasti tidak sama.


Untuk Dunia Abadi sendiri menggunakan energi alam. Sedangkan Dunia Yuzhou menggunakan energi kegelapan, Dunia Nuse menggunakan energi kristal spiritual dan bulan, Dunia Dongwu menggunakan energi kristal roh dan bintang, dan Dunia Tiantang menggunakan energi cahaya matahari.


Beruntung saja Ryu sudah menyiapkan segalanya, jadi mereka tidak akan mengalami hambatan apapun saat berada di Dunia yang lain.


" Sekarang sudah waktunya kita pergi ke Dunia Yuzhou. Aku harap kalian sudah mempersiapkan segala kemungkinan." Ucap Ryu sambil menoleh ke arah Pasukan Semesta.


" Baik Dewa Agung." Ucap mereka serempak.


" Perjalanan kita menuju portal dimensi itu sangat jauh. Tidak menutup kemungkinan di Hutan ini memiliki banyak Hewan Roh tingkat tinggi dimana kekuatan mereka berkali-kali lipat dari Hewan Roh biasanya. Jika memungkinkan, aku ingin masing-masing kalian harus memiliki Hewan Kontrak yang bisa membantu pertarungan kalian selanjutnya." Ucap Ryu sambil menatap ke seluruh Pasukan Semesta.


" Dewa Agung... Bagaimana cara memilih Hewan Kontrak yang cocok untuk Kami? " Tanya Guang Cheng.


" Pertama. Kalian harus memilih Hewan Kontrak yang memiliki keunikan dan jiwa yang cocok. Hal itu akan berguna untuk peningkatan kalian dan Hewan Kontrak selanjutnya. "


" Kedua. Harus memiliki sifat elemen yang cocok."


" Dan yang terakhir adalah hewan yang memiliki tanda khusus pada tubuhnya. Itu akan lebih baik, meskipun sangat sulit mencarinya." Ryu menjelaskan kepada mereka.


" Baik Dewa Agung." Sahut mereka bersamaan.


" Jiu, Shuijing... Bantu anggota Pasukan Semesta kita!" Ucap Ryu sambil menoleh ke arah Tou Shuijing dan Jiu Tou She.


" Baik Dewa Agung." Tou Shuijing dan Jiu Tou She menundukkan kepala.


" Disamping itu, kalian juga bisa mengumpulkan Inti Roh sebanyak mungkin untuk menambah kekuatan fisik kalian." Ucap Ryu.


" Baik Dewa Agung." Sahut mereka serempak, meskipun sedikit heran karena tidak mungkin bagi mereka bisa menyerap Inti Roh begitu banyak.


" Mmmm... Sebelum kita masuk ke dalam hutan di depan, aku ingin kalian menyerap Pil Pelangi yang aku ciptakan ini." Ucap Ryu lalu mengeluarkan Pil Pelangi.


Ryu pun langsung memberikan Pil Pelangi kepada para Pasukan Semesta dan meminta mereka untuk menyerap Pil tersebut sebelum menyerap Inti Roh yang mereka kumpulkan selama ini.


Setelah memakan waktu selama satu hari satu malam, masing-masing mereka sudah menyerap puluhan Inti Hewan Roh kemudian membuka kembali mata mereka.


" Aku tidak menyangka Pil berwarna Pelangi itu membuat tubuh kita bisa menghabiskan Inti Roh begitu banyak." Ucap Wu Tian.


" Benar sekali Saudara... Tapi sepertinya tubuhku menjadi lebih ringan dari sebelumnya, bahkan tenagaku lebih kuat." Ucap Guang Cheng.


" Tapi mengapa kita tidak naik Tingkat? Bukankah kita sudah menyerap Inti Hewan Roh begitu banyak?" Tanya Wenlie.


" Benar... Pil pelangi yang aku ciptakan agar kalian bisa menyerap Inti Hewan Roh untuk ketahanan fisik, kecepatan serangan dan dan penguatan serangan saja." Ucap Ryu.


" Dengan begitu, semakin banyak Inti Hewan Roh yang kalian serap, maka semakin kuat tubuh kalian. Bahkan tidak menutup kemungkinan, kalian bisa melawan satu bahkan dua tingkat berada di atas kalian. Apalagi sekarang kita pergi ke tempat yang asing, bisa diibaratkan seperti seekor elang perkasa ingin berenang melawan ikan yang lemah." Ryu memberi perumpamaan tentang Dunia yang ingin mereka tuju.


Mendengar ucapan dari Ryu, semua mengangguk mengerti karena mereka akan berada di Dunia yang tidak memiliki energi alam, dimana harus membiasakan diri untuk menggunakan energi kegelapan yang tentu membutuhkan waktu yang sangat lama.


" Apakah kita bisa menyamakan kekuatan Iblis, Peri, Hewan Roh ataupun Dewa yang merupakan tempat kediaman mereka sejak lahir?" Tanya Wu Tian.


" Tidak Menutup kemungkinan. Kekuatan para Iblis ataupun yang lainnya pasti akan berkali-kali lipat jika berada di tempat mereka. Tapi berkat Pil Pelangi yang sudah kalian serap, secara perlahan kita bisa mengimbangi kekuatan mereka. Yang kita butuhkan adalah menyerap Inti Hewan Roh sebanyak mungkin." Ucap Ryu.


" Gluug." Semua anggota Pasukan Semesta menelan ludah, membayangkan diri mereka seperti masuk ke kandang macan.


" Kalian tenang saja, aku telah menyiapkan semuanya. Pasukan Semesta bukan hanya mampu menjelajah Lima Benua saja, tapi mampu menjelajah di Dunia manapun tempat dimana yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. Yang terpenting sekarang adalah tergantung niat kalian untuk lebih kuat lagi." Ucap Ryu memberi semangat kepada bawahannya.


" Baik Dewa Agung." Sahut mereka bersamaan.


"Baiklah... Sekarang kita akan melanjutkan Perjalanan yang sempat tertunda. " Ryu membawa mereka melanjutkan Perjalanan.


Setelah berjalan Seratus Meter, mereka kini disambut Tiga puluh Harimau Bertaring Panjang seperti Pedang yang Sudah berumur Ratusan Tahun dengan Ukuran dua kali Lipat dari Gajah Dewasa dan Lima Pemimpin mereka memiliki Sayap Kecil berbentuk Pedang.


Melihat Hal Tersebut Semua Pasukan Semesta sedikit gemetar. Namun tidak untuk Ryu dan 22 Istri yang bersamanya dan tentu kedua Hewan Kontrak miliknya.


" Dengarkan Kalian Semua. Sepertinya ini Cocok untuk Para Pasukan Semesta pria. Jadi Bertarung lah untuk mendapatkan mereka masing-masing. " Ucap Ryu sambil memberi semangat untuk Pasukan Semesta.


" Baik Dewa Agung" Pasukan Semesta pria menyingkirkan Rasa takut mereka.


" Untuk Pasukan Semesta wanita, kalian mundur dulu. Biarkan aku sedikit membantu mereka." Ucap Ryu sambil menatap ke arah bawahannya.


" Wuush." Ryu langsung melepaskan Aura Dewa Agung untuk menekan pergerakan Hewan Roh yang berada di depan mereka.


Merasakan Tekanan tersebut, Para Harimau merasa kehilangan konsentrasi dan ketakutan.


" Taklukkan mereka Sekarang." Ryu memberikan perintah sambil mengangkat tangan kanannya.


Tanpa menunggu lama para Pasukan Semesta langsung mencari lawan yang seimbang untuk mereka kemudian menyerang Hewan Roh jenis Harimau teraebut.


Wu Tian, Dao Luo dan Yan Ran memilih untuk melawan Pemimpin Harimau bersayap Pedang, Sedangkan yang lain hanya memilih Harimau yang tidak memiliki Sayap.