
( Istana Yexuan )
Dua hari telah berlalu, kini Ryu dan Bing Ruyue telah berpindah ke tempat di Istana Yexuan, dimana Sheng Zhishu dan yang lain terlihat sedang bersantai.
Hal yang membuat Ryu sedikit heran karena ada sepuluh gadis yang terlihat asing di tengah keluarganya.
Begitupun dengan Long Que Zhu dan yang lain, mereka begitu tertegun saat melihat sosok Pria yang berjalan mendekati mereka.
Sesaat kesepuluh gadis tersebut saling berpandangan lalu menundukkan kepala karena begitu banyak pertanyaan di benak mereka sambil menunggu Sheng Zhishu dan yang lain bersuara.
' Apakah pria tampan itu adalah Kaisar Ryu?' Sepuluh gadis tersebut membatin lalu melirik ke arah Sheng Zhishu dan yang lain.
Kesepuluh gadis itu berpikir jika sosok pemuda itu adalah Ryu, maka tanpa dijodohkan sekalipun mereka dengan senang hati menerimanya.
" Gege, syukurlah kamu sudah datang." Sheng Zhishu dan yang lain menyambut kedatangan suami mereka.
" Mmmm... Lalu siapa mereka?" Ryu mengangguk lalu menoleh ke arah sepuluh gadis tersebut.
" Gege tanya sendiri! Kami ada urusan." Jawab Xin Chie.
" Kebetulan. Aku ingin membawa kalian ke Istana Kekaisaran Beruang Putih. Disana kita akan mempelajari teknik teleportasi yang sangat langka." Bing Ruyue yang sudah tidak sabar lagi ingin mempelajari teknik teleportasi.
" Teknik teleportasi? Kenapa kita harus pergi kesana?" Sheng Zhishu dan yang lain mengerutkan kening karena penasaran.
" Kalian tau sendiri nantinya. Lebih baik pergi sekarang." Ucap Bing Ruyue.
Meskipun masih penasaran, namun Sheng Zhishu dan yang lain mengangguk setuju lalu menoleh ke arah Ryu.
" Gege, mereka adalah calon Istrimu. Aku harap Gege bisa memperlakukan mereka dengan baik. Berkat bantuan mereka, kami bisa meningkatkan kualitas fisik lagi." Ucap Sheng Zhishu, lalu meminta kepada Bing Ruyue membawa mereka ke tempat yang ditujukan.
Tanpa menunggu, Bing Ruyue langsung menggunakan kalung teleportasi miliknya sehingga mereka saling berpegangan lalu menghilang dari pandangan.
Di sisi lain Ryu yang melihat sepuluh gadis itu mulai mengerti apa yang sedang terjadi lalu mengambil tempat duduk.
Kini Long Que Zhu dan yang lain terdiam seribu bahasa, terlihat gugup karena sosok yang di depan mereka tidak seperti mereka pikirkan sebelumnya.
" Salam Yang Mulia Kaisar." Long Que Zhu dan yang lain memberi hormat.
Kesepuluh gadis itu berinisiatif untuk membuka suara terlebih dulu, karena Ryu terus menyelidiki mereka.
" Mmmm... Aku ingin tau, apa tujuan kalian sebenarnya?" Ryu terus memperhatikan mereka, dimana dia mengakui kecantikan kesepuluh gadis itu.
Apalagi pakaian yang mereka gunakan begitu tipis dan memperlihatkan bagian tubuh mereka dimana Ryu yakin bahwa itu adalah perbuatan Isterinya yang lain.
Huang Que Yun dan yang lain merasa sedikit kesal karena Sheng Zhishu dan yang lainnya meninggalkan mereka dalam situasi seperti itu membuat mereka tidak tau apa yang harus dilakukan.
" Yang Mulia Kaisar, kami datang kesini atas perintah ayah kami." Huang Xi Yun memberanikan diri untuk bersuara.
Gadis itu pun menceritakan bahwa mereka akan menjadi Istri dari Kaisar Ryu. Huang Xi Yun juga mengatakan bahwa mereka dengan senang hati menjadi Istri Ryu.
Apa lagi sekarang tepat di depan mata mereka, Kaisar Ryu adalah sosok yang sangat tampan dan berwibawa.
Bahkan mereka tidak menyangka bahwa sosok yang akan menjadi suami mereka masih awet muda seperti masih berusia 20 Tahun.
" Kalian semua masih muda. Bahkan hanya berbeda tiga tahun dari putra pertamaku. Tentu masa depan kalian masih panjang." Ryu berkata dengan penuh wibawa, meskipun nalurinya sebagai seorang lelaki tidak searah dengan ucapannya.
Ryu sendiri sedikit kesal dengan tindakan Istrinya, dimana mereka membuat sepuluh gadis tersebut harus menggunakan pakaian tipis yang tentu Ryu melihat begitu jelas bagian tubuh mereka.
Beruntung saja di Istana Yexuan hanya ditempati keluarga kecilnya saja. Jika saja mereka berada di Istana Kekaisaran Awan, sudah pasti siapapun akan tergoda.
" Justru dengan bersama Kaisar Ryu, masa depan kami bahkan masa depan Klan kami akan lebih baik." Ucap Long Bei Zhu dengan jujur.
" Saudari Bei Zhu benar." Ucap yang lain.
" Sekali lagi aku ingin bertanya kepada kalian, apa keputusan kalian sudah bulat?" Ryu tidak bisa menyangkal bahwa dia juga membutuhkan mereka untuk menyeimbangkan Yin-Yang miliknya, meskipun hal itu tidak pernah terpikirkan sebelumnya.
Sebagai Ras Dewa, kesepuluh gadis tersebut sudah tentu memiliki keunikan tersendiri meskipun hanya Dewa terendah.
" Aku siap menjadi Istrimu. Aku berjanji akan selalu setia menemani suamiku." Ucap Huang Que Yun dengan tegas dimana dia memiliki dorongan untuk mengatakan hal itu.
" Aku juga siap melayani suamiku apapun yang terjadi nantinya." Long Que Zhu dan yang lain ikut menimpal.
" Baiklah, jika itu yang kalian inginkan. Aku tidak bisa menolaknya." Ucap Ryu sambil bernafas berat.
Sepuluh gadis itu pun terlihat senang, lalu berbincang ringan untuk mencairkan suasana.
Meskipun awalnya terlihat canggung, namun berkat kegigihan dan kerjasama sepuluh gadis tersebut, secara perlahan hati Ryu juga mulai melunak.
Meskipun sebenarnya Ryu begitu tertegun melihat penampilan mereka, namun masih bisa mengendalikan diri.
" Apa kami bisa memanggilmu Suami?" Tiba-tiba Long Nan Zhu bertanya.
" Kalian boleh memanggilku apa saja sesuai keinginan kalian." Ryu berusaha untuk membiasakan diri kepada sepuluh gadis tersebut.
Bagaimanapun juga mereka adalah calon istrinya, yang tentu akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti Istrinya yang lain.
" Terimakasih Suami." ucap mereka serempak.
" Kita belum menikah, jadi aku akan merencanakan pernikahan kita." Ryu berencana melakukan pesta besar-besaran untuk calon istri barunya bahkan untuk Istrinya yang lain.
Meskipun itu terlihat unik karena memiliki banyak Istri, namun Ryu ingin membahagiakan Istrinya yang sudah lama ikut bersamanya.
" Maaf Suamiku. Bukan karena kami menolaknya, namun kita tidak bisa melakukan pernikahan secara terbuka." Huang Que Yun menceritakan tentang resiko jika mereka melangsungkan pernikahan.
Mendengar keterangan dari Huang Que Yun, Ryu terdiam sejenak karena keinginannya masih belum bisa dia lakukan layaknya seorang Suami.
" Suamiku, kita bisa melangsungkan pernikahan disini dengan menggabungkan darah kita." Ucap Long Que Zhu yang kini mulai terbiasa dengan hadirnya calon suami mereka.
" Bagaimana caranya?" Ryu sedikit penasaran dengan apa yang apa yang dikatakan Long Que Zhu.
Tanpa menjawab apapun Long Que Zhu dan yang lain berjalan ke tempat yang cukup luas di lantai dasar Istana Yexuan, lalu membuat sebuah pola di lantai.
" Kebetulan kita ada sepuluh, jadi calon suami kita harus berada di tengah." Long Que Zhu dan Huang Que Yun saling bekerjasama untuk menciptakan sebuah pola.
Sesaat terlihat sebuah cahaya keluar dari pola yang mereka ciptakan dimana terdapat sebelas lingkaran kosong sebagai tempat mereka duduk nantinya.