
Di sisi lain Ryu juga sangat kagum dengan ciptaannya itu, karena penampilan mereka sangat unik.
Meskipun perubahan wujud mereka sangat kecil, namun tetap saja mengandung kekuatan besar.
Bahkan wujud Naga kecil tersebut memiliki empat kaki dan sepasang sayap yang juga tersusun rapi dari kulit kerang.
" Benar-benar sangat sempurna." Ryu tidak bisa menyembunyikan kekagumannya.
Terlintas di pikiran Ryu untuk menunggangi ketiga makhluk tersebut, namun setelah dipikir bahwa ketiga sosok tersebut adalah wanita, maka dia mengurungkan niatnya.
" Dewa Agung... Jika diizinkan, kami ingin tinggal di tempat ini untuk melayani Dewa Agung dan Dewi Agung." Ucap Jin Niu yang kini kembali ke wujud manusia.
" Benar Dewa Agung. Saat kami memiliki perubahan wujud seperti ini, kami akan selamanya tinggal di daratan. Meskipun kami bisa tinggal di dasar lautan." Jin Ke juga ikut menimpal.
Tentu Ryu tidak keberatan jika mereka ingin Tinggal di Istana Kristal, karena dia tidak ingin suatu keindahan dari ciptaannya berada di tempat lain.
Namun yang menjadi pertanyaan bagi Ryu apakah 22 Istrinya akan setuju?
" Yang boleh tinggal di Istana Kristal ini hanya seorang wanita. Untuk yang pria, bisa tinggal di kediaman Pasukan Semesta." Ucap Xie Xian yang tidak ingin ada seorang pria di tempat itu, kecuali suami mereka.
" Terimakasih Dewi Agung." Ucap Jin Niu yang terlihat senang, lalu mengirim pesan jiwa kepada bawahannya.
Tidak lama kemudian terlihat 67 sosok Naga berukuran kecil masuk ke dalam Istana Kristal, dimana bentuk mereka juga sama seperti Jin Niu.
Saat melihat kedatangan 67 Naga kecil tersebut muncul keserakahan di pikiran Ryu untuk memilikinya.
" Salam Dewa Agung." Ucap 67 Naga kecil memberi hormat kepada Ryu.
" Mmmm... Apa kalian bisa kembali ke wujud manusia?" Tanya Ryu sambil menatap ke arah mereka.
Dengan sebuah anggukan kecil, 67 Naga kecil langsung berubah wujud menjadi sosok wanita yang menggunakan baju Zirah.
" Dewa Agung, 26 rekan kami yang semuanya pria langsung menuju kediaman Pasukan Semesta." Jawab salah satu dari mereka.
" Mmmm... Kalian boleh tinggal disini. Kalian juga boleh menggunakan Sumberdaya dan Harta langit yang ada di tempat ini." Ucap Ryu sambil menatap ke arah mereka.
Tentu dengan Sumberdaya dan Harta langit, Pasukan Kerang Langit bisa mencapai tahap pemurnian darah.
Dengan kata lain, Ryu bisa memanfaatkan darah mereka untuk melakukan eksperimen untuk perubahan wujudnya sendiri.
' Suatu saat aku akan menciptakan Pil Darah. Dengan begitu aku akan menjadi salah satu Ras tertinggi di seluruh alam semesta.' Ryu membatin karena dengan pengetahuan yang dia miliki, maka dia juga bisa memiliki perubahan wujud yang baru.
Apalagi beberapa bahan sudah banyak dia kumpulkan. Mulai dari kristal perubahan wujud, dan beberapa darah dari berbagai jenis Hewan Buas.
" Terimakasih Dewa Agung." Ucap mereka serempak.
" Mmmm... Kalian boleh tanyakan pada istriku untuk tempat tinggal kalian." Ucap Ryu, lalu menghilang dari pandangan.
Kini Ryu, Tou Shuijing Jiu Tou She dan Pasukan Semesta sudah berada di daratan persimpangan dimana tempat mereka sebelumnya.
Tidak lupa juga, Ryu membawa Jin Niu, Jin Ke dan Jin Qiu yang berada di alam jiwanya sehingga tidak diketahui oleh Pasukan Semesta.
" Sekarang persiapkan diri kalian semua. Sepertinya di atas sana ada jutaan Hewan Roh. Kita harus mendapatkan Inti Roh sebanyak mungkin untuk mengembalikan kekuatan kita." Ucap Ryu sambil menatap ke arah mereka.
" Baik Dewa Agung." Sambut mereka bersamaan.
Tanpa menunggu lama, Pasukan Semesta langsung mengeluarkan Pedang milik mereka, kemudian memasang baju Zirah yang baru diberikan oleh Ryu.
Mereka langsung bergerak menuju daratan tinggi di depan dengan memasang sikap waspada.
Baru saja kaki mereka melangkah di daratan yang lebih tinggi dari sebelumnya, kini terdengar gemuruh dari Hewan Roh yang mulai berdatangan.
Setelah beberapa saat, kini terlihat Hewan Roh dengan jenis Tikus yang memiliki mata berwarna merah darah, taring memanjang seukuran dua kali gajah.
Bahkan ada beberapa yang memiliki ukuran yang lebih besar lagi.
Bahkan Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta juga sedikit heran dengan Hewan Roh yang berada di depan mereka.
Ryu dan Pasukan Semesta yang kini telah bersiap menyambut kedatangan rombongan tikus tersebut, langsung menyerukan suara pertarungan.
Wuush!
Tiga ekor Naga kecil yang muncul di hadapan mereka sambil menatap ke arah gerombolan tikus tersebut.
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Ketiga Naga kecil mengaum keras membuat tekanan udara di depan mereka menerjang ke arah gelombang tikus raksasa.
Seketika Itu juga lautan tikus raksasa mendapatkan bagian tubuh mereka terpotong hingga menjadi beberapa bagian.
" Gluug." Semua anggota Pasukan Semesta menelan ludah.
" Sebuah mahakarya yang sangat luar biasa." Ryu bergumam sambil menatap ketiga ciptaannya.
" Dewa Agung, siapa ketiga Naga kecil ini?" Tanya Tou Shuijing dan Jiu Tou She.
Begitupun dengan Pasukan Semesta, mereka bertanya-tanya tentang anggota baru mereka yang memiliki sisik seperti kulit kerang.
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Sebelum Ryu menjawab pertanyaan mereka, kini ditengah-tengah Pasukan Semesta terdapat 26 sosok yang memiliki perubahan wujud yang sama dengan Naga Kecil.
Namun masih terdapat beberapa perbedaan tingkat kekuatan, bahkan 26 sosok Naga kecil tersebut memiliki sisik kulit kerang berwarna merah.
Kali ini Tou Shuijing Jiu Tou She dan Pasukan Semesta mulai faham dengan apa yang mereka lihat.
Tentu mereka sudah tau bahwa mereka berasal dari Ras Kerang Langit yang sudah mengalami perubahan wujud.
" Sepertinya aku ingin melihat kemampuan dari ciptaanku yang lain." Ryu mengirim pesan jiwa kepada Pasukan wanita berbaju Zirah.
Namun Ryu seakan tidak ingin suatu keindahan dari ciptaannya diketahui orang lain, maka dari itu dia meminta kepada 67 Kerang Langit langsung melakukan perubahan wujud sebelum berada di tempat itu.
Wuush!
Kini muncul 67 Naga kecil yang berdiri di depan Ryu, namun mereka memiliki sisik kulit kerang berwarna putih.
" Salam Dewa Agung." Ucap mereka serempak.
" Mmmm... Kalian boleh bersenang-senang dengan gerombolan tikus raksasa itu." Ucap Ryu sambil menunjuk ke arah tiga Naga kecil yang sedang bertarung dengan tikus raksasa.
" Baik Dewa Agung." Ucap mereka serempak, lalu bergegas menuju pertarungan.
Kini semua anggota Pasukan Semesta begitu tertegun melihat keindahan dari Naga Kecil di depan mata mereka sehingga mereka masih berdiam mematung.
Seandainya Pasukan Semesta mengetahui wujud asli dari 70 Naga kecil tersebut, mungkin mereka akan mengeluarkan darah dari hidung mereka.
Namun Ryu tidak akan membiarkan hal itu terjadi, karena suatu hari nanti dia ingin memonopoli semuanya saat kemurnian darah mereka sudah sempurna.
Author hanya bilang: Ryu terlalu serakah 😁
Meskipun ada 26 sosok yang bergabung dengan Pasukan Semesta sudah mengetahui wujud asli 70 Naga kecil, tapi mereka juga tidak akan memberitahukan hal itu.