SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Sekte Gerbang Hitam 2


Namun kali ini 92 Istri Ryu memiliki penampilan yang sedikit berbeda, dimana semua menggunakan pakaian seperti baju Zirah.


" Suamiku, kamu tenang saja! Baju Zirah ini sangat elastis dan lembut terlebih sangat ringan dan kuat. Jadi kami tidak merasa gerah saat menggunakannya." Ucap Long Que Zhu yang mengetahui apa yang dipikirkan suami mereka.


" Baju Zirah ini juga bisa terlepas dengan menggunakan kekuatan pikiran. Jadi kamu tidak perlu bersusah payah untuk melepasnya." Feng Quinlan ikut menimpal, karena dalam sekilas baju Zirah yang mereka gunakan tidak bisa dilepaskan oleh siapapun.


" Hmmm... Sepertinya pekerjaan kalian terlihat sempurna." Ucap Ryu sambil melirik ke arah Xie Xian dan 70 Peri cahaya.


Tentu Ryu mengetahui bahwa baju Zirah yang mereka gunakan diciptakan oleh Xie Xian dan 70 Peri cahaya.


" Hem... Waktu kita masih panjang. Dalam seratus hari disini, kita semua mendapatkan jatah. Mungkin sensasinya sedikit berbeda, karena kita memiliki penampilan seperti ini." Ucap Huang Hong Yun langsung membawa Ryu berpindah tempat ke kamar utama diikuti Huang Nan Yun.


" Sepertinya kalian juga harus membentuk tim." Ucap Xie Xian sambil menoleh ke arah 70 Peri cahaya.


" Ah... Itu... Kami memiliki cara lain, jadi kami bisa melakukannya sekaligus." Ucap Jin Niu sambil memasang wajah memerah.


" Bagaimana bisa? Apa kalian ingin membunuh suami kita?" Jiu Wei Hu menatap mereka penuh selidik.


" Kalian tenang saja! Ras Peri cahaya memiliki kemampuan khusus saat penyatuan. Jadi suami kita tidak mengalami apapun. Bahkan saat melakukan penyatuan, Suami kita memiliki kekuatan tidak terbatas." Jin Ke berkata jujur, meskipun kedengarannya sangat memalukan karena menyangkut hal sensitif.


" Sepertinya sangat bagus. Apa kalian bisa mengajarkan kepada kami?" Tanya Qing Yun yang terlihat penasaran.


" Maaf... Cara itu hanya bisa dilakukan oleh Ras Peri dan hanya pasangan kami saja yang bisa memasuki tempat itu." Jawab Jin Niu, karena ruangan yang mereka gunakan seperti sebuah ruang hampa.


Di ruang hampa itu memiliki waktu yang tidak terbatas dan hanya bisa digunakan untuk penyatuan dengan pasangan mereka saja.


Di ruang hampa yang disebutkan terdapat sebuah Pohon besar yang memiliki ruangan khusus untuk mereka, dimana setiap Ras Peri memiliki satu pohon.


Hanya saja pohon yang dimiliki 70 Peri cahaya tidak seperti Ras Peri cahaya yang lainnya, karena mereka sudah berevolusi.


" Haaahh... Tidak masalah, lagi pula Dunia Quzhu ini sudah cukup membantu." Ucap Xie Xian sambil menuju kamarnya diikuti yang lain, dimana mereka kembali ke kamar masing-masing.


Sedangkan 70 Peri cahaya langsung menuju puncak Pagoda Jiwa, karena hanya disitulah mereka bisa menggunakan kemampuan khusus mereka sebelum menemukan beberapa jenis Sumberdaya untuk menciptakan tempat tinggal mereka.


*******


Pada keesokan pagi Ryu dan 92 Istrinya telah berada di atas udara tempat Sekte Gerbang Hitam.


Sedangkan Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta yang lain sedang menunggu di depan pintu gerbang.


" Suamiku, apa Formasi itu bisa dihancurkan? Sepertinya Formasi yang melindungi Sekte Gerbang Hitam ini sangat kuat." Ucap Xie Xian sambil menatap ke arah pelindung transparan di bawah mereka.


" Kita harus mencobanya! Formasi itu menggunakan bahan khusus. Butuh puluhan Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Semesta tahap akhir untuk menghancurkannya." Ryu memperkirakan pertahanan dari Formasi tersebut.


" Suamiku, kita harus menggabungkan kekuatan untuk menghancurkan pelindung itu." Jin Niu dan 69 Peri cahaya mencoba untuk menggunakan teknik yang baru mereka dapatkan.


" Baiklah, kita akan mencobanya." Ryu merasa yakin dengan gabungan kekuatan mereka, bisa menghancurkan pelindung tersebut.


' Pedang Cahaya.'


70 Peri cahaya menggunakan teknik yang mereka miliki, sesaat muncul 70 cahaya dari atas langit hingga berkumpul dan membentuk sebuah pedang raksasa.


" Apa? Siapa yang menggunakan teknik itu?" Tou Shuijing yang melihat dari kejauhan, dimana terlihat pedang raksasa berwarna keemasan.


" Sepertinya teknik itu bukan dari Dewa Agung dan Dewi Agung, tapi siapa yang melakukannya?" Jiu Tou She juga merasa heran karena Ryu dan 22 Istrinya belum melakukan gerakan apapun.


Begitupun dengan Pasukan Semesta yang lain, mereka juga merasa heran. Bahkan 26 Naga Kerang yang bersama mereka juga tidak bisa melihat siapapun kecuali Ryu dan 22 Istrinya.


Di sisi lain Patriak dan para Tetua Sekte Gerbang Hitam juga mendapatkan firasat buruk, karena Aura dari atas langit sedang menuju ke arah Sekte Gerbang Hitam.


Wuush! Wuush! Wuush!


Kini muncul Patriak dan para Tetua Sekte Gerbang Hitam di udara sambil menatap ke arah pedang raksasa, lalu menoleh ke arah Ryu dan 22 Istrinya.


" Apa yang kalian lakukan pada Sekte Gerbang Hitam? Kami tidak pernah bertemu dengan kalian sebelumnya." Tanya salah satu Tetua yang terlihat geram.


" Siapa kami? Kalian telah berani menyekap sepuluh bawahanku, maka terimalah akibatnya." Ryu menatap mereka dengan wajah dingin.


Kini pandangan Patriak dan para Tetua menjadi gelap, karena sosok yang berada di hadapan mereka terlihat masih santai.


" Hancurkan!" 70 Peri cahaya menggerakkan pedang raksasa tersebut ke arah Sekte Gerbang Hitam.


Wuush!


Pedang raksasa melesat dengan kecepatan tinggi mengarah ke Sekte Gerbang Hitam.


" Aura ini sangat kuat." Gumam Patriak dan para Tetua Sekte Gerbang Hitam yang berjumlah sekitar 500 orang.


" Berlindung dan tahan pedang raksasa itu!" Patriak Sekte Gerbang Hitam memberi perintah kepada bawahannya, karena dia tidak ingin Sekte Gerbang Hitam yang sudah berdiri sejak jutaan tahun lenyap begitu saja.


Wuush! Wuush! Wuush!


Patriak dan para Tetua Sekte Gerbang Hitam melesat cepat ke dalam pelindung, untuk menahan pedang raksasa tersebut.


' Gerbang Pelindung.'


Patriak dan para Tetua Sekte Gerbang Hitam menciptakan Pelindung untuk melapisi pelindung Sekte.


Seketika pelindung yang awalnya hanya transparan, kini berubah menjadi hitam pekat dan memadat.


Bboooom!


Kraaack!


Pedang raksasa membentur pelindung tersebut hingga menimbulkan gelombang kejut, membuat seisi hutan di sekeliling Sekte menjadi lahan tandus.


Kraaack!


Pedang raksasa terus mendorong ke arah bawah, hingga terlihat retakan pada pelindung Sekte Gerbang Hitam seperti membentuk jaring laba-laba.


Wuush! Wuush! Wuush!


Kini anggota Sekte Gerbang Hitam bahu membahu untuk meningkatkan pelindung tersebut agar tidak hancur.


" Suamiku, Sepertinya pedang raksasa itu tidak mampu menembus pelindung Sekte ini." Jin Niu dan 69 Peri cahaya yang sedang mengendalikan pedang raksasa, merasa tidak yakin.


" Mmmm." Ryu mengangguk kecil lalu memberi isyarat kepada 22 Istrinya.


' Malapetaka.'


Ryu menciptakan bola raksasa yang dialiri semua elemen yang dia miliki.


" Elemen Petir?"


" Elemen Api?"


" Elemen Angin?"


" Elemen Air?"


" Elemen Tanah?"


" Elemen Es?"


Semua anggota Sekte Gerbang Hitam bergumam sambil menatap ke arah bola raksasa yang terlihat sangat liar dan memiliki aura yang sangat kuat.