SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 484. Kekacauan Di Dunia Tiantang


( Dunia Tiantang )


Tepat di Istana Kekaisaran Atas Awan, kini semua Istri dan selir Liu Ryu yang sudah mencapai Bintang Dewa, kini berkumpul di sebuah ruangan yang sangat luas.


Semua terlihat kebingungan karena merasakan ada sesuatu yang aneh pada tubuh mereka.


" Apa yang terjadi? Bukankah kita sudah mencapai puncak Kultivator?" Xie Hua merasa heran, karena dia merasakan bahwa ada sesuatu yang sedang mengawasinya dibalik bayang-bayang ruang hampa.


" Aku juga tidak tau. Tapi simbol matahari di keningku seakan bergejolak." Haruki yang memiliki memiliki kekuatan raga Dewi Matahari juga merasakan sesuatu yang aneh pada tubuhnya.


Bukan hanya mereka saja, namun semua Istri dan selir Liu Ryu juga merasakan hal yang sama ketika berhasil menerobos Bintang Dewa, semuanya merasa ada yang sedang mengawasi mereka.


Hanya Luan Hua, Luan Quan, Luan Qian, Luan Qiang Luan Weily, Wenlie Jin Niu dan 69 Peri Cahaya saja yang tidak merasakan dampak apapun, karena mereka murni diciptakan oleh Liu Ryu.


Sedangkan untuk Istri dan selir Liu Ryu yang berhubungan dengan garis darah, dan pemilik Tubuh Abadi tidak lepas dari perasaan gelisah.


Saat semuanya terlihat kebingungan, kini sebuah cahaya turun dari langit, langsung masuk ke dalam Istana Kekaisaran Atas Awan.


" Dewi Nuwa." Semua Istri dan selir Liu Ryu sontak kaget karena kemunculan Dewi Nuwa begitu tiba-tiba.


" Mmmmm... Mengingat kalian pernah membantuku, aku ingin menyampaikan sebuah rahasia alam semesta ini." Tanpa basa-basi, Dewi Nuwa langsung mengutarakan tujuannya, karena waktu mereka sangat mendesak.


Melihat ekspresi wajah dari Dewi Nuwa yang begitu serius, semua Istri dan selir Liu Ryu langsung terdiam, agar Dewi Nuwa bisa menyampaikan tujuannya.


Meskipun Dewi Nuwa sudah mencapai ranah half Immortal tahap awal, namun dia tidak memiliki kekuasaan untuk melindungi semua Istri dan selir Liu Ryu, karena dia juga harus tunduk kepada perintah penguasa Planet Bumi.


Dewi Nuwa menarik napas dalam-dalam, lalu menjelaskan tentang apa yang terjadi pada semua Istri dan selir Liu Ryu, sehingga mereka bisa merasakan bahwa ada seseorang yang sedang mengawasi mereka.


Mendengar penjelasan demi penjelasan dari Dewi Nuwa semuanya memasang wajah serius, karena hidup mereka seakan dipermainkan oleh takdir sekali lagi.


" Jika kalian ingin melepaskan belenggu dari penguasa Planet, maka salah satu dari kalian harus mengorbankan diri untuk membantu yang lain." Pada akhirnya Dewi Nuwa menyampaikan tujuan utamanya, agar diantara mereka masih bisa selamat.


" Aku tidak ingin Yang Mulia Permaisuri mengalami nasib buruk. Biarkan aku saja yang mengorbankan diri." Jin Niu mengutarakan keinginannya, karena bagaimanapun Xie Hua dan Nan Sian adalah wanita paling berharga bagi suami mereka.


" Aku juga! Biarkan aku saja yang berkorban." Satu-persatu Istri dan selir Liu Ryu mengusulkan agar para Istri Liu Ryu yang pertama kali bersama dengan suami mereka agar tetap hidup.


Mendengar usulan dari saudarinya yang lain, Xie Hua dan Istri Liu Ryu yang diusulkan merasa tidak enak, karena justru merekalah yang seharusnya menjadi incaran para penguasa Planet.


" Kalian harus pikirkan sekali lagi! Jika kalian mempertahankan 15 saudari kalian yang seharusnya menjadi incaran para penguasa Planet, maka akan membutuhkan pengorbanan yang lebih besar lagi." Dewi Nuwa mengingatkan kepada mereka, karena untuk melepaskan belenggu hingga bisa mencapai ranah half Immortal tahap awal membutuhkan ratusan seorang Kultivator yang sudah mencapai Bintang Dewa.


" Biarkan kami saja yang melakukannya. Jika kami memang sudah seharusnya menjadi incaran para penguasa Planet, maka kami tidak keberatan." Huli Yue merasa tidak enak, karena dengan adanya Luan Hua dan kelima rekannya serta Jin Niu dan 69 saudarinya sudah lebih dari cukup, sehingga jumlah mereka masih bisa bertahan hidup.


Jika Luan Hua dan rekannya serta Jin Niu dan 69 saudarinya bertahan, maka paling tidak mereka masih tersisa seratus orang.


Namun jika mereka ingin menyelamatkan 15 Istri Liu Ryu yang sudah lama bersama dengannya, maka jumlah mereka sendiri masih belum cukup untuk melepaskan belenggu.


Biarkan kami saja yang melakukannya." Satu-persatu selir Liu Ryu meminta kepada Dewi Nuwa untuk menjadikan mereka sebagai Pil.


Mengingat waktu semakin mendesak, Dewi Nuwa langsung memejamkan mata hingga tercipta sebuah simbol berbentuk lingkaran di lantai Istana.


Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini satu-persatu selir Liu Ryu berubah menjadi sebuah Pil, dimana Dewi Nuwa langsung memberikan kepada Xie Hua.


Situasi di ruangan itu menjadi riuh, karena beberapa Istri Liu Ryu masih mempertahankan bahwa pemilik Tubuh Abadi dan Nan Sian yang harus diselamatkan terlebih dulu.


Pada akhirnya pemilik Tubuh Abadi menyerah, karena beberapa Istri Liu Ryu masih bertahan dengan tekadnya.


Di sisi lain, Dewi Nuwa terlihat khawatir, karena akibat perseteruan antara Istri Liu Ryu, membuat waktu mereka banyak terbuang.


" Baiklah, sekarang giliran kalian!" Dewi Nuwa memberi isyarat kepada Istri Liu Ryu agar menempati lingkaran simbol yang dia ciptakan.


Fenomena alam yang berada di atas Istana Kekaisaran Atas Awan kini terlihat berbeda, karena awan menjadi gelap, diikuti badai seakan memporak porandakan Istana, karena satu-persatu Istri Liu Ryu mencapai ranah half Immortal, tahap awal, meskipun harus mengorbankan nyawa saudari mereka sendiri.


Kini hanya satu sosok yang masih belum mencapai ranah half Immortal, yaitu Jiang Caiping, karena masih kekurangan Pil.


" Cepat minta bantuan kepada bawahan kita!" Teriak Xie Hua, karena dia tidak ingin mereka harus kehilangan satu orang lagi.


Mendapatkan pesan jiwa dari Xie Hua, satu-persatu pasukan bawahan mereka yang sudah mencapai Bintang Dewa, langsung masuk ke dalam Istana.


" Kami membutuhkan bantuan kalian." Xie Hua menjelaskan secara singkat tentang situasi yang mereka hadapi sekarang.


" Biarkan aku saja menjadi Pil. Bagaimanapun aku hanya dihidupkan oleh Yang Mulia Kaisar." Ucap Heilong dan Li Chun, karena sejatinya mereka sudah mati sejak awal.


Tanpa membuang waktu, Dewi Nuwa kembali memejamkan mata untuk menjadikan kedua sosok itu sebagai Pil.


Setelah beberapa saat, Jiang Caiping langsung mengambil posisi Berkultivasi untuk menyerap kedua Pil tersebut.


Pada saat bersamaan terlihat tangan raksasa muncul dari ruang hampa, yang ukurannya melebihi Istana Kekaisaran Atas Awan.


" Lindungi Jiang Caiping!" Xie Hua memberi isyarat kepada yang lain.


Bboooom!


Gabungan dari 14 Istri Liu Ryu mampu membuat tangan raksasa itu bergeser, diikuti Jiang Caiping berhasil mencapai ranah half Immortal.


Kini belasan tangan raksasa bermunculan dari ruang hampa, dimana semua Kultivator yang mencapai Bintang Dewa, langsung berubah menjadi Pil, saat tersentuh oleh tangan raksasa tersebut.


Xie Hua dan Istri Liu Ryu yang tersisa, memasang wajah memerah padam, karena para bawahan mereka yang sudah mencapai Bintang Dewa, seakan menghilang begitu saja.