
Tentu Ryu berfikir seperti itu karena Ras Peri Hutan hanya sisa sedikit. Tidak menutup kemungkinan, Ras Peri Hutan akan lenyap dari Dunia Nuse jika hanya mengandalkan pohon.
" Menurut Ratu Kerajaan Gong sebelumnya, ada seorang Ratu pendahulu kami yang bisa menciptakan manusia pohon dalam jumlah banyak. Tidak hanya itu, dia juga memiliki kecepatan dan kekuatan fisik yang sangat besar. Namun itu pernah terjadi sejak sepuluh ribu tahun yang lalu." Gong Sifa menggelengkan kepala karena tidak ada lagi dari Ras Peri Hutan yang memiliki kemampuan seperti itu.
" Kalau begitu, bagaimana dengan Harta langit?" Tanya Xie Xian yang merasa prihatin dengan keadaan Ras Peri Hutan.
Tentu Ryu dan Istrinya tidak keberatan jika memberikan Harta langit yang mereka miliki, karena di Dunia Quzhu mereka mengkonsumsinya seperti sebuah camilan.
" Harta langit memang sangat membantu. Tapi untuk mencarinya sangat sulit." Jawab Gong Sifa sedikit mengerutkan kening seakan memikirkan sesuatu.
Sesaat Gong Sifa menatap ke arah Ryu dengan seksama, entah mengapa dia sangat tertarik kepada sosok tersebut.
' Aku tidak yakin jika Ras Peri Hutan bisa bertahan lebih lama lagi. Apa aku harus meminta kepada pria itu untuk melindungi putriku.' Gong Sifa membatin karena selama ini dia menyembunyikan keberadaan putrinya di alam jiwanya.
Tentu Gong Sifa menyembunyikan keberadaan putrinya Gong Ziya karena dia memiliki Yin Bulan yang sangat jarang terjadi pada Ras Peri Hutan.
' Tidak... Aku tidak boleh ceroboh. Hanya putriku saja yang terlahir memiliki Yin Bulan. Dan itu terjadi hanya dalam waktu satu juta tahun.' Gong Sifa mengingat kembali pesan dari suaminya sebelum meninggal.
Jika kemampuan khusus dari Gong Ziya telah bangkit, maka Kerajaan Gong akan mencapai puncak kejayaan.
Pemilik tubuh Yin Bulan disamping memiliki daya tarik tersendiri, juga memiliki tanda bulan sabit di keningnya.
Semakin terang cahaya bulan sabit tersebut maka dia bisa menjatuhkan hujan cahaya yang bisa memusnahkan siapapun yang berada di sekitarnya.
Tidak sampai disitu saja, Pemilik Yin Bulan juga bisa menciptakan energi penyembuhan dengan cepat bagi orang di sekelilingnya.
Namun itu semua bisa terjadi jika pemilik Yin Bulan mengkonsumsi buah dari pohon suci.
Namun sampai sekarang tidak ada yang mampu menjangkau pohon suci, karena energinya bisa menekan siapapun yang mendekatinya.
' Dalam sejarah Ras Peri Hutan, hanya ada satu sosok yang mampu memetik buah pohon suci, yaitu ratu pendahuluku.' Gong Sifa berfikir bagaimana cara mereka untuk mengambil buah pohon suci untuk meningkatkan kemampuan khusus Ras Peri Hutan, terlebih untuk Gong Ziya putrinya.
" Kalau begitu, ambillah Harta langit ini! Semoga saja bisa membantu perkembangan kalian." Xie Xian mengeluarkan sebuah kotak yang berisi lima jenis Harta langit.
Sesaat kotak tersebut melayang di udara menuju ke arah Gong Sifa.
" Ini?" Gong Sifa membulatkan mata saat melihat isi dari kotak tersebut lalu menoleh ke arah Xie Xian.
" Jika kalian menginginkannya lagi, kalian boleh memintanya kepadaku." She Xia merasa hatinya tergerak untuk membantu Ras Peri Hutan, karena mereka hampir punah.
Sangat disayangkan jika Ras Peri Hutan akan punah di Dunia mereka sendiri.
Sesaat Feng Quinlan dan yang lain menerbangkan kotak yang berisi Harta langit dan diberikan kepada masing-masing anggota Ras Peri Hutan.
Kini mata Gong Sifa berbinar saat menyaksikan beberapa kotak yang melayang di udara.
Tentu Gong Sifa dapat merasakan aura dari kotak tersebut berisi lima jenis Harta langit, dimana dia tidak menyangka bahwa semua Istri Ryu begitu peduli kepada Ras Peri Hutan.
" Karena kita berada di pundak manusia pohon, kalian bisa menyerap energi dari Harta langit itu sambil melakukan perjalanan." Ucap Huang Que Yun sambil menatap ke arah mereka.
Tanpa menunggu lama, semua anggota Ras Peri Hutan langsung menyerap Harta langit tersebut.
Sementara Gong Sifa secara diam-diam memberikan kotak tersebut kepada putrinya di alam jiwa.
Meskipun Harta langit tersebut sangat berharga untuknya, namun Gong Sifa lebih mementingkan perkembangan putrinya.
" Gong Sifa... Mengapa kamu tidak menggunakan Harta langit itu?" Tanya Jin Niu sedikit heran karena sikap wanita yang penuh kelembutan dan keanggunan tersebut langsung berubah drastis.
" Tidak... Nanti saja aku menyerapnya." Jawab Gong Sifa sedikit gugup, takut jika perbuatannya diketahui.
Melihat tingkah dari Gong Sifa, Ryu sedikit menaikkan alisnya karena dia dapat merasakan bahwa wanita itu telah menyembunyikan sesuatu pada dirinya.
" Gong Sifa... Sepertinya kamu memberikan Harta langit itu kepada sosok lain di alam jiwamu. Kamu tidak perlu sungkan." Ryu melayangkan peti berukuran besar yang berisi lima jenis Harta langit.
Kini Gong Sifa berdiam mematung karena tindakannya ketahuan, namun berusaha untuk mengendalikan diri sambil menatap ke arah Peti besar yang melayang ke arahnya.
" Berikan Peti itu kepada sosok yang ada di alam jiwamu!" Ryu menatap ke arah Gong Sifa.
Kini wanita itu terlihat sedang menyeka keringat yang bercucuran dari keningnya karena tidak bisa lagi menyembunyikan keberadaan putrinya Gong Ziya.
" Terimakasih Pendekar Ryu." Gong Sifa menarik peti besar tersebut ke alam jiwanya, lalu mengambil beberapa Harta langit untuknya.
Melihat Gong Sifa sudah menyerap Harta langit tersebut, Ryu dan Istrinya kembali berfokus pada perjalanan mereka sambil memeriksa keadaan sekitar.
Waktu terus berlalu, kini mereka telah sampai di wilayah Kerajaan Gong yang terlihat banyak sekali bekas pertarungan.
Satu-persatu mereka melompat dari pundak manusia pohon, dimana manusia pohon tersebut langsung kembali tumbuh layaknya pohon normal.
" Pendekar Ryu, kita lewat sini! Kita tidak bisa melewati udara karena mereka akan mengetahui keberadaan kita." Ucap Gong Sifa sambil menuntun jalan kepada mereka.
" Mmmm... Ryu mengangguk lalu berjalan mengikuti Gong Sifa diikuti Istrinya.
Tentu Ryu tidak ingin mengambil resiko, karena jumlah Ras Orc sangatlah banyak.
Karena itulah Ryu memilih untuk meningkatkan Kultivasi terlebih dulu.
Di dalam perjalanan Ryu juga mengirim pesan jiwa kepada Pasukan Semesta agar bersiap-siap saat dibutuhkan.
Tentu Ryu tidak pernah takut pada siapapun, namun yang dia khawatirkan adalah anggota Ras Peri Hutan.
" Hmmm." Ryu menyipitkan matanya karena ada beberapa sosok yang berada di depan mereka.
" Pendekar Ryu, ada apa?" Tanya Gong Sifa saat melihat ekspresi wajah dari Ryu.
" Di depan kita ada Ras Orc yang sedang berjaga. Jumlah mereka sekitar 300 orang dan rata-rata sudah mencapai Pendekar Bumi tahap akhir dan sebagian sudah mencapai Pendekar Langit tahap awal." Ryu memperkirakan jumlah musuh di depan mereka.
Mendengar perkataan dari Ryu, Gong Sifa langsung berkeringat dingin. Meskipun dia sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal, namun jika jumlah mereka terlalu banyak itu bukanlah perkara mudah.