
Sesaat Liu Ryu dan Istrinya menaruh beberapa Batu Bintang di berbagai tempat, dimana ingin mengurung hewan buas tersebut yang sangat banyak.
Setelah merasa cukup, Liu Ryu melesat ke arah pintu gerbang markas perampok untuk memancing hewan buas agar bisa mengikutinya.
Merasakan kehadiran sosok yang ingin mendekati pintu gerbang, kelompok hewan buas yang awalnya membaringkan tubuhnya di tanah, kini langsung bangkit berdiri lalu menoleh ke arah Liu Ryu.
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Rrraawr!
Kelompok hewan buas meraung keras, lalu melesat ke arah Liu Ryu, seperti sedang mendapatkan mangsa.
Anggota perampok yang berada di dalam gerbang, kini tertawa lepas karena ada seseorang yang mengantar nyawa ke wilayah mereka.
" Bagus anak-anak, makan dagingnya! Bila perlu habiskan tulang-tulangnya juga." Ucap para perampok yang berada di dalam tembok, diikuti suara tawa.
Di sisi lain, Liu Ryu tersenyum lebar sambil melesat ke arah yang sudah diberikan Batu Bintang hingga berbentuk lingkaran.
Hewan buas yang berada di Dunia Tiantang, hampir mirip dengan Hewan Roh, namun tidak bisa berubah wujud menjadi manusia seutuhnya.
Namun kemampuan mereka tidak bisa dianggap remeh, karena tingkat Kultivasi mereka setara dengan para Kultivator, tergantung dari segi usianya, juga memiliki Inti Roh.
Hanya saja perbedaan Hewan Roh di Dunia Tiantang dengan dunia lainnya, dimana Inti Roh mereka bercahaya dan membentuk persegi lima.
Tentu Hewan Roh di Dunia Tiantang semuanya memiliki elemen cahaya berbentuk pasif, sehingga kemampuan pemulihan diri sangat cepat.
Hanya beberapa yang memiliki elemen cahaya aktif, dimana kemampuan mereka diatas rata-rata dari Hewan Roh yang lain.
" Kemarilah kalian semua." Liu Ryu terus menuntun sekelompok hewan buas tersebut, agar tidak berpencar.
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Seakan mengerti apa yang dikatakan Liu Ryu, hewan buas tersebut mengaum keras hingga menciptakan gelombang kejut tertuju ke arah Liu Ryu.
Straaing!
Saat berada di tempat yang tepat, Liu Ryu langsung berpindah tempat ke sebuah arah, lalu mengayunkan tangannya ke tanah.
Buussshh!
Sebuah kubah dari Formasi Cakar Hitam, mengurung semua hewan buas, dimana Formasi Cakar Hitam lebih kuat dari sebelumnya.
" Hmmm... Sepertinya suami kita memiliki kemampuan baru." Ucap Sheng Zhishu sambil melirik ke arah Istri Liu Ryu yang lain.
" Ya... Sepertinya kemampuan wanita kelelawar itu sebagian tertinggal pada suami kita."
Istri Liu Ryu yang lain berasumsi bahwa peningkatan pada Formasi Cakar Hitam dikarenakan suami mereka banyak menyerap energi Yin milik wanita kelelawar.
" Tapi seharusnya kita harus menghemat Batu Bintang. Batu Bintang sangat berharga disini."
Menurut Xian Yin, menggunakan Batu Bintang ketika berada dalam kondisi darurat saja, karena Batu Bintang sulit ditemukan lagi.
Di sisi lain hewan buas yang terkurung di dalam Formasi Cakar Hitam, kini mencoba untuk menghancurkan pelindung tersebut, meskipun banyak yang sudah terluka parah.
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Auman demi auman dari kelompok hewan buas yang terlihat sangat marah karena Liu Ryu telah mengurung mereka.
Di sisi lain kelompok perampok yang merasakan ikatan kontrak mereka dengan hewan buas tersebut sudah terputus, kini memasang wajah jelek, karena mereka berpikir bahwa Hewan Kontrak mereka sudah mati.
" Sialan... Siapa orang itu? Kita harus membunuhnya." Salah satu anggota perampok sangat geram karena hewan buas miliknya berhasil dikalahkan.
Beberapa anggota perampok ingin keluar dari gerbang untuk berhadapan dengan sosok yang membunuh Hewan Kontrak mereka.
" Tunggu! Jangan bertindak gegabah. Jika orang itu bisa mengalahkan Hewan Kontrak kita, maka dia bukan orang sembarangan." Ucap pemimpin perampok yang berada di tempat itu.
Mendengar ucapan tersebut, semua terdiam sejenak, karena apa yang dikatakan itu memang ada benarnya.
Di sisi lain Liu Ryu juga baru menyadari bahwa Formasi Cakar Hitam miliknya sudah memiliki kemampuan khusus, kini tersenyum puas sambil menatap ke arah hewan buas yang berusaha menghancurkan kubah pelindung tersebut.
" Ternyata Formasi Cakar Hitam ini bisa memutuskan koneksi dari luar." Gumam Liu Ryu.
Setelah merasa sudah cukup, Liu Ryu membuka kembali Formasi Cakar Hitam,. lalu melesat ke arah kelompok hewan buas.
" Suamiku, kenapa kita tidak membunuhnya saja?" Tai Bai merasa heran karena Liu Ryu tidak membunuh hewan buas tersebut.
" Hewan buas ini merupakan aset berharga di Dunia Quzhu." Ucap Liu Ryu, sambil mengibaskan tangannya untuk membawa hewan buas tersebut ke Dunia Quzhu.
Mendengar ucapan tersebut Sheng Zhishu dan yang lain juga ikut membantu menarik hewan buas ke Dunia Quzhu.
Dengan bantuan dari Istrinya, semua hewan buas berhasil dipindahkan, dimana Liu Ryu dan Istrinya berkumpul kembali.
" Sekarang waktunya kita menghancurkan markas mereka." Ucap Liu Ryu, lalu melesat ke arah pintu gerbang bersama Istrinya.
Tanpa membuang waktu, Liu Ryu dan Istrinya langsung menggunakan elemen yang mereka miliki, lalu menghancurkan pintu gerbang markas perampok.
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Ledakan demi ledakan menyebar ke arah tembok, hingga hancur berkeping-keping.
" Gawat... Laporkan kejadian ini kepada Ketua, dan bunyikan lonceng darurat." Pemimpin perampok yang kebetulan berada di tempat itu, kini memasang wajah jelek saat melihat kelompok bertopeng.
" Baik pemimpin." Ucap dua sosok, lalu berlari ke arah lain.
" Ada serangan."
Teng! Teng! Teng! Teng! Teng!
Terdengar suara teriakan dari berbagai arah diikuti suara lonceng yang menandakan adanya bahaya.
Tidak lama kemudian, ratusan anggota perampok mulai berdatangan, sambil menatap ke arah Liu Ryu dan Istrinya yang sudah berdiri di depan mereka.
" Siapa kalian? Kami tidak memiliki urusan dengan kalian." Salah satu sosok yang terlihat marah karena markas mereka diketahui.
" Kami ditugaskan untuk menghancurkan kalian." Ucap Liu Ryu, lalu melesat ke arah kelompok perampok sambil mengayunkan pedangnya.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan yang lain, mereka juga langsung berpindah tempat ke arah kelompok perampok yang di depan mereka.
Slaaash! Slaaash! Slaaash!
Dalam satu kali ayunan, Pedang Naga Petir mampu membunuh tiga orang sekaligus.
Bbbzzzttt! Bbbzzzttt! Bbbzzzttt!
Liu Ryu mengalirkan Qi dalam jumlah besar pada pedangnya, sehingga Pedang Naga Petir diselimuti elemen Kehampaan.
" Sialan... Cepat serang mereka!." Pemimpin perampok langsung memberi perintah kepada bawahannya yang kini terlihat panik.
Meskipun terlihat ragu, anggota perampok langsung melesat ke arah Liu Ryu dan Istrinya untuk melakukan serangan.
Slaaash! Slaaash! Slaaash!
Dari setiap tebasan Pedang Naga Petir, mampu membunuh lebih dari satu orang dalam satu kali ayunan pedang.
Di sisi lain, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain juga melakukan hal yang sama dimana langsung menyebar ke berbagai arah, karena anggota perampok tersebut sangatlah banyak.
" Sialan... Siapa yang melakukan ini?" Terdengar suara dari arah bangunan yang berada di depan mereka, sambil menatap ke arah pertarungan.
Namun Liu Ryu dan Istrinya sama sekali tidak menghiraukan ucapan tersebut, terus membunuh kelompok perampok yang berlarian ke berbagai arah.