
Dengan adanya sembilan pelindung dunia yang berada di tangannya, Xu Tianpeng tidak lagi terkena hukum alam semesta.
Dengan kata lain, Xu Tianpeng dan seluruh pengikutnya tidak akan mengalami penurunan Kultivasi saat pergi ke dunia yang lain.
Namun akibat pertarungan tersebut, membuat alam semesta tidak seimbang, hingga perubahan energi menjadi kacau.
" Sebaiknya kita kembali melanjutkan proses penyerapan itu." Ucap Xu Tianpeng, lalu membawa Istrinya menuju ke dunia kecil miliknya.
Di dunia kecil, Xu Tianpeng meletakkan Kekaisaran Langit miliknya, dimana dia akan mengatur rencana selanjutnya untuk menyerang Dunia Tiantang.
Xu Tianpeng yang sudah berada di pinggir danau darah, kini langsung mengeluarkan jasad dari sembilan pelindung dunia, yaitu salah satu dari mereka adalah Zhi Kong dan You Kong.
Slaaash!
Xu Tianpeng membelah tubuh sembilan pelindung dunia, lalu mengambil darah mereka untuk digabungkan dengan darah pemilik Tubuh Abadi.
" Sekarang kita menyerap energi dari darah ini! Dengan demikian kita akan menjadi tidak terkalahkan." Ucap Xu Tianpeng, lalu masuk ke dalam danau tersebut yang diikuti seluruh Istri dan selirnya.
*******
( Dunia Tiantang )
Tepat di Benua Tengah, kini di sebuah tempat terdapat sebuah kawah raksasa, dimana tempat itu adalah wilayah Kekaisaran Langit sebelumnya.
Para Kultivator di Benua Tengah, merasa heran karena sebelumnya langit menjadi gelap diikuti gempa bumi.
Para Kultivator mulai berdatangan menuju ke arah kawah raksasa tersebut, dimana semuanya sontak kaget.
" Bukankah tempat ini adalah wilayah Kekaisaran Langit? Kemana mereka pergi?"
" Sepertinya Yang Mulia Kaisar Langit telah memindahkan Kekaisarannya ke tempat yang lain."
" Ya... Sepertinya energi alam di benua ini semakin menipis. Ternyata Kaisar Langit telah membawa Mutiara Benua Tengah bersamanya."
Sebuah diskusi dari para Kultivator yang datang ke tempat tersebut, karena kejadian sebelumnya begitu singkat.
Bahkan beberapa bangunan yang berada di seluruh Dunia Tiantang banyak yang hancur dan banyak sekali retakan tanah.
*******
( Benua Timur )
Liu Ryu dan Istrinya yang baru saja keluar dari wilayah Kekaisaran Atas Awan, kini merasa heran karena secara tiba-tiba langit menjadi gelap diikuti gempa bumi.
" Suamiku, apa yang terjadi?" Tanya Xie Hua.
" Aku juga tidak tau. Kemungkinan besar ada pertarungan antara para Kultivator tingkat tinggi." Liu Ryu berasumsi tentang kejadian sebelumnya.
" Jika itu berasal dari pertarungan, maka kekuatan mereka sangat mengerikan. Apa mungkin ada Kultivator yang memiliki kekuatan seperti itu?" Tanya Xin Chie.
" Kemungkinan yang bisa melakukannya hanya Kaisar Langit. Tapi dia bertarung dengan siapa?" Tai Lung merasa heran karena tidak ada satupun Kultivator di Dunia Tiantang yang mampu melawan Kaisar Langit.
" Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan. Aku yakin Kaisar Langit masih belum bisa menemukan keberadaan kita." Liu Ryu tidak ingin membahas terlalu jauh, karena kekuatan sosok yang bertarung tersebut diluar kemampuan mereka.
*******
Di Dunia Setengah Abadi, Dunia Abadi, Dunia Yuzhou, Dunia Dongwu dan Dunia Nuse, kini para pelindung benua bahkan penguasa elemen harus menggabungkan kekuatan mereka untuk melindungi dunianya masing-masing.
Para penguasa elemen dan pelindung benua mengorbankan diri mereka untuk menciptakan Formasi Ruang agar alam semesta tidak mengalami kekacauan.
Tujuan dari para penguasa elemen dan pelindung benua mengorbankan kekuatan mereka, agar kondisi alam semesta tetap stabil.
Di Dunia Abadi, tepatnya di Benua Timur, terdapat seekor Ikan Pelahap Langit yang juga merasakan ketidak seimbangan energi alam.
" Ternyata para Dewa tertinggi dari Dunia Tiantang yang membuat kekacauan ini." Ikan Pelahap Langit yang sudah mencapai puncak Kultivator di Dunia Abadi, kini merasa khawatir jika Dewa tertinggi menyerang ke Dunia Abadi.
" Semoga saja pemuda itu bisa menghentikan kekacauan ini." Ucap Ikan Pelahap Langit, lalu membentuk sebuah cahaya.
Buussshh!
Cahaya itupun melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arah langit.
Bboooom!
Ledakan yang sangat kuat, hingga tercipta sebuah kubah transparan untuk membantu para penguasa elemen dan pelindung benua untuk melindungi Dunia Abadi.
*******
Di Dunia Tiantang, Liu Ryu dan Istrinya yang tidak mengetahui apa yang terjadi pada seluruh alam semesta, kini terus melanjutkan perjalanan mereka menuju ke wilayah Kekaisaran Tanah Merah.
Meskipun Liu Ryu tidak mengetahui apa yang terjadi, namun dia memiliki firasat bahwa suatu saat akan terjadi sebuah kekacauan.
Saat Liu Ryu dan Istrinya sudah berada di sebuah pinggir jalan, tiba-tiba sebuah cahaya turun dari langit melesat dengan kecepatan tinggi.
Liu Ryu dan Istrinya yang menyadari kehadiran benda aneh tersebut, langsung menghentikan langkah kuda mereka.
" Berlindung!" Teriak Liu Ryu, lalu menciptakan Pelindung Yin-Yang Kura-kura mengelilingi Istrinya.
Bboooom!
Sebuah ledakan yang sangat kuat, hingga tercipta kawah besar yang diikuti tekanan energi hingga menciptakan gempa bumi.
Setelah beberapa saat, kepulan asap yang berada di kawah besar mulai memudar hingga terlihat satu sosok wanita yang dalam kondisi menggenaskan.
" Siapa dia?" Semua Istri Liu Ryu sontak kaget, saat melihat sosok yang jatuh dari langit.
Liu Ryu yang melihat kejadian itu, langsung melompat ke kawah besar, lalu memeriksa keadaan sosok tersebut.
Tanpa membuang waktu, Liu Ryu langsung mengeluarkan beberapa Pil pemulihan, lalu menyalurkan Qi miliknya untuk membantu proses penyembuhan wanita itu.
Sheng Zhishu dan yang lain juga langsung melompat untuk melihat sosok wanita yang sedang terluka.
" Dewi Nuwa." Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang pernah bertemu dengan sosok tersebut sontak kaget.
Mereka tidak menyangka bahwa sosok Dewa tertinggi bisa terluka parah seperti itu.
Wuush!
Liu Ryu yang menyalurkan Qi miliknya, kini dalam sekejap Qi miliknya seakan tersedot.
" Cepat bantu suami kita!" Sheng Zhishu yang melihat suami mereka terlalu banyak mengeluarkan Qi, kini langsung menyalurkan Qi miliknya untuk membantu Liu Ryu.
Begitupun dengan Istri Liu Ryu yang lain, kini secara bersamaan memberikan pertolongan kepada Dewi Nuwa.
" Seberapa besar Qi milik wanita ini?" Gumam Liu Ryu, karena tubuh Dewi Nuwa dengan lahap menyerap Qi miliknya juga semua Istrinya.
Setelah memakan waktu yang cukup lama, kini Qi milik Liu Ryu dan Istrinya benar-benar habis terkuras, dimana Dewi Nuwa mulai menggerakkan jarinya.
" Sepertinya dia membutuhkan Pil pemulihan yang cukup banyak." Ucap Xin Chie, lalu memasukkan puluhan Pil pemulihan ke mulut Dewi Nuwa.
Setelah itu Liu Ryu menyandarkan tubuh Dewi Nuwa di balik kawah tersebut lalu memposisikan tubuhnya senyaman mungkin.
" Tidak menyangka wanita ini memiliki lautan Qi yang sangat luas." Liu Ryu menggelengkan kepala, karena Qi milik mereka yang sudah berbentuk Galaxi juga tidak mampu menyembuhkan Dewi Nuwa secara total.
Buussshh!
Dewi Nuwa yang sudah mendapatkan asupan Qi, kini langsung menyerap energi yang berada di tempat itu dengan rakus, membuat Liu Ryu dan Istrinya membulatkan mata.