
Setelah pola lingkaran tersebut berhasil diciptakan, Long Que Zhu dan yang lain masing-masing mengeluarkan sebuah bola kristal, lalu meneteskan darah mereka.
Dengan kekuatan spiritual yang mereka miliki, kesepuluh gadis tersebut menggabungkan bola kristal tersebut hingga menjadi satu hingga tercipta satu bola kristal yang baru.
" Suamiku, teteskan darahmu di bola kristal ini." Long Que Zhu memberikan bola kristal tersebut kepada Ryu.
" Mmmm." Ryu mengangguk meneteskan darahnya ke bola kristal, lalu memberikan kembali kepada Long Que Zhu.
" Suamiku, silahkan duduk di tengah kami." Huang Que Yun memberi isyarat kepada Ryu agar duduk di tengah mereka.
Dengan sebuah anggukan kecil, Ryu berjalan ke tengah mereka lalu duduk di tempat lingkaran yang kosong.
Begitupun dengan Long Que Zhu dan yang lain, dimana mereka semua mengambil posisi masing-masing untuk duduk bersila.
Dengan posisi mata tertutup, kesepuluh gadis tersebut mengungkapkan sumpah setia kepada Suami mereka dimana Ryu juga melakukan hal yang sama.
Setelah melakukan janji setia, Long Que Zhu melepaskan bola kristal tersebut hingga melayang di udara dan terbang di atas kepala Ryu
Seketika bola kristal tersebut memancarkan cahaya yang menyilaukan, sementara di langit seakan menjadi gelap diikuti sambaran Petir.
Ryu yang menyadari fenomena alam tersebut, kini merasa heran namun tetap berkonsentrasi sesuai arahan kesepuluh gadis itu.
Begitupun dengan Long Que Zhu, mereka juga merasa heran. Meskipun dengan mata tertutup, mereka dapat merasakan perubahan alam yang berada di Bukit Yexuan.
Di atas langit, kini terdengar suara bergemuruh dimana Petir, Angin, Api bergerak liar membuat seisi Benua Timur merasa ketakutan.
Banyak orang bertanya-tanya tentang fenomena alam tersebut, namun tidak ada yang mengenali apa yang sedang terjadi.
Kejadian itu pun terus berlanjut hingga semakin lama seluruh benua merasakan dampak tersebut, meskipun tidak menimbulkan kerusakan.
Tidak hanya sampai disitu saja, seluruh dunia Abadi juga mengalami gempa kecil sehingga membuat semua makhluk hidup merasa panik.
Setelah proses ikrar sumpah setia telah dilaksanakan, langit yang awalnya terlihat gelap, kini secara perlahan mulai cerah dimana Ryu dan kesepuluh Istrinya mulai membuka mata.
Kesepuluh gadis tersebut merasa senang karena proses tersebut tidak mengalami kendala apapun, meskipun langit dan bumi bergetar hebat.
" Apa sebenarnya yang terjadi?" Kini Ryu membuka suara mencari tau tentang keanehan tersebut.
" Suamiku, kami juga tidak tau." Long Que Zhu dan yang lain juga tidak kalah heran dengan fenomena alam tersebut.
Melihat tidak ada kebohongan dari kesepuluh Istrinya, Ryu juga tidak menanyakan hal itu lagi dan menganggapnya hanya kebetulan.
" Suamiku, Kak Zhishu bilang kalau kalian memiliki Dunia Quzhu. Aku tidak sabar ingin melihatnya." Ucap Huang Bei Yun dimana mereka semua masih penasaran dengan apa yang dikatakan Istri Ryu yang lain tentang Dunia Quzhu.
" Baiklah, aku akan membawa kalian kesana." Ryu berjalan mendekati Long Que Zhu dan yang lain, lalu membawa mereka ke Dunia Quzhu.
Saat kesepuluh gadis itu telah berpindah tempat, kini mereka disambut dengan aroma wangi dari Melati Emas sehingga mereka langsung terpana saat melihat pemandangan di sekitar mereka.
" Suamiku, Ini luar biasa." Long Que Zhu dan yang lain sangat kagum karena hidung mereka dimanjakan dengan aroma wangi tersebut.
Dengan sebuah senyuman lembut, Ryu membawa mereka untuk memperkenalkan berbagai Sumberdaya yang ada di Dunia Quzhu.
" Suamiku, untuk Ras Naga Laut pohon akar spiritual sangat berguna untuk memperkuat akar spiritual jika digabungkan dengan beberapa Sumberdaya yang lain." Ucap Long Bei Zhu.
" Apa akar spiritual bisa ditingkatkan lagi?" Ryu sedikit menaikkan alis lalu menatap ke arah Long Bei Zhu.
" Benar Suamiku. Hanya saja kita membutuhkan bahan yang lain. Bahkan aku sendiri hanya membacanya dari Kitab peninggalan leluhur Ras Dewa Naga Laut. Tapi aku bukan seorang Alkemis." Long Bei Zhu terlihat murung lalu mengeluarkan sebuah Kitab yang terlihat lusuh.
" Kamu simpan saja! Kita pasti akan menemukan Sumberdaya yang lain saat kita melakukan perjalanan." Ryu mengetahui bahwa Long Bei Zhu ingin memberikan Kitab tersebut kepadanya.
" Mmmm... Aku akan mempelajari Kitab ini untuk kita." Long Bei Zhu menyimpan kembali Kitab tersebut, karena Ryu tidak ingin menyimpannya.
" Baiklah, kita akan kembali ke Istana Kristal." Ryu membawa mereka hingga berpindah tempat di lantai dasar Istana Kristal.
" Kita akan tinggal disini untuk sementara waktu." Ucap Ryu sambil melangkahkan kakinya menuju ke kamar utama untuk membersihkan diri.
Sementara Long Que Zhu dan yang lain masih berdiri mematung saling berpandangan satu sama lain karena baru pertama kali menghadapi situasi tersebut.
" Que Zhu, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Huang Que Yun seakan memberi Isyarat kepada yang lain.
" Kakak Chie mengatakan bahwa kita harus bekerjasama." Long Que Zhu terlihat kebingungan, tidak mengerti apa yang dikatakan Istri Ryu yang lain.
" Apa maksud mereka agar kita melakukannya secara bersamaan?" Huang Que Yun memperkirakan apa yang dikatakan Xin Chie.
Seketika wajah sepuluh gadis tersebut langsung berubah memerah membayangkan jika mereka melewati malam pertama secara bersamaan.
Tentu mereka merasa malu jika anggota tubuh mereka dilihat orang lain selain suami mereka.
" Itu sangat buruk. Apalagi ini akan menjadi malam pertama kita." Huang Hong Yun tidak ingin melakukannya secara bersamaan.
" Aku juga berpikir begitu." Long Nan Zhu juga tidak setuju.
" Begini saja, bagaimana kalau aku dan Long Que Zhu melewati malam ini bersama suami kita?" Huang Que Yun mengeluarkan pendapat.
" Apa kamu yakin?" Tanya Long Que Zhu.
" Mau tidak mau kita harus membiasakan diri." Ucap Huang Que Yun, meskipun terlihat ragu dengan keputusan tersebut.
" Hmmm... Baiklah. Meskipun kedengarannya sangat buruk, tapi kita akan mencobanya." Ucap Long Que Zhu lalu menarik tangan Huang Que Yun untuk bersamanya ke kamar utama.
Sementara Long Xi Zhu dan yang lain masih berdiam diri sambil menyaksikan kedua rekannya yang sedang berjalan mendekati kamar utama.
" Haaahh... Lebih baik kita istirahat! Untuk malam pertama kita tunda sambil menunggu mereka besok pagi." Huang Xi Yun masih belum siap.
" Mmmm... Sepertinya Istana ini masih banyak kamar kosong, kita bisa menempatinya." Long Bei Zhu memeriksa beberapa kamar yang ada di tempat itu.
Satu-persatu mereka meninggalkan lantai dasar, lalu menempati kamar kosong di lantai dua Istana Kristal.
Di kamar utama, terlihat Ryu yang baru saja membersihkan diri, kini Long Que Zhu dan Huang Que Yun sudah berada di tempat tersebut dimana mereka masih berdiri.
Ryu yang melihat tingkah kedua gadis itu hanya tersenyum lalu meminta mereka untuk beristirahat.