SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Perdebatan di Istana Yexuan


Meskipun terlihat ragu, Liu Guangxi yang sebagai anak tertua juga sebagai Putra Mahkota Istana Kekaisaran Awan langsung membawa adik-adiknya untuk memberi hormat kepada kesepuluh gadis tersebut.


" Salam Ibu."


Satu-persatu Liu Guangxi dan saudaranya memberi hormat sambil menundukkan kepala.


Long Hong Zhu dan yang lain pun mengangguk ramah dengan sebuah senyuman canggung sambil mengusap rambut Liu Guangxi dan saudaranya satu-persatu.


Setelah mereka sudah memberikan salam, Liu Guangxi dan saudaranya kembali ke tempat semula.


" Ibu, mana Ibu kandungku?" Tanya Feng Xuihan karena sudah lama belum muncul.


" Xuihan dan kalian semua... Ibu kalian sedang menjalankan latihan tertutup. Jadi tidak boleh diganggu. Nanti kalau mereka sudah selesai, mereka pasti akan kesini." Ucap Sheng Zhishu dengan lembut.


" Adik Xuihan... Ayo kita berlatih bersama paman Mayi." Ucap Liu Yexuan yang sebagai putra dari Ting Ye dan sebagai pewaris Istana Yexuan membawa saudaranya yang lain.


" Baik." Feng Xuihan dan yang lain berjalan mengikuti Liu Yexuan menuju tempat kediaman Pasukan Semesta.


Liu Bai Jun yang ikut bersama mereka juga tidak mau kalah. Meskipun masih berusia 4 tahun, dengan tubuh paling kecil juga ikut bersama saudaranya meskipun hanya ingin bermain.


" Xi'er... Kalian makan dulu." Teriak Xie Hua sambil menatap kepergian anak-anak mereka.


" Ibu tidak perlu khawatir, kami semua sudah makan bersama bibi Wenlie dan yang lain." Ucap Liu Guangxi sambil berlari mengikuti saudaranya.


Mendengar ucapan tersebut, Xie Hua hanya menggelengkan kepala lalu membawa mereka menuju Istana Yexuan.


Saat berada di dalam Istana Yexuan, mereka pun satu-persatu mengambil tempat duduk untuk membiasakan diri bersama keluarga baru mereka.


" Que Zhu, Bei Zhu, Xi Zhu, Nan Zhu, Hong Zhu... Kalian semua adalah garis keturunan Ras Dewa Naga Laut, apa kalian sudah memilih rencana pernikahan kalian?" Tanya Sheng Zhishu yang terlihat serius.


" Untuk sekarang yang penting meminta restu dari kalian semua dan tentu dengan calon suami kami. Masalah pernikahan, ayah kami meminta untuk ditiadakan agar tidak mengundang gejolak dari Dunia Tiantang." Ucap Long Que Zhu.


" Jadi begitu... Lalu bagaimana dengan kalian?" Sheng Zhishu menoleh ke arah Huang Que Yun, Huang Bei Yun, Huang Xi Yun, Huang Nan Yun dan Huang Hong Yun.


" Kami juga memiliki pemikiran yang sama. Jika kami melakukan pernikahan, tentu akan mengundang para Dewa tertinggi di Dunia Tiantang. Sekalipun pernikahannya berjalan dengan lancar, namun Ras Harimau Langit pasti memiliki rencana licik." Ucap Huang Que Yun.


" Saudari Que Yun benar. Kami sudah mengetahui kehebatan Kaisar Ryu dan bawahannya, namun jika terjadi pertumpahan darah saat hari pernikahan kami, maka itu akan dianggap tabu." Ucap Huang Nan Yun.


" Untuk Ras Naga Laut juga sama. Jika terjadi pertumpahan darah saat pernikahan, maka kami akan diasingkan karena dianggap membawa malapetaka bagi Ras Dewa Naga Laut." Ucap Long Hong Zhu.


" Jadi begitu ya... Apa kalian tidak keberatan jika tidak melakukan pernikahan terlebih dulu?" Tanya Xin Chie.


" Tidak masalah Kak... Yang penting ada ikatan darah. Yang artinya kami harus menggabungkan darah kami kepada calon suami kami." Ucap Huang Xi Yun lalu mengeluarkan sebuah kristal.


Mendengar ucapan tersebut Sheng Zhishu dan yang lain mengangguk mengerti, karena mereka dulunya pernah melakukan hal yang sama dimana Sheng Zhishu menyatukan darah dan spiritual dengan Ryu pada bola kristal.


Sedangkan untuk Huli Yue juga melakukan ikatan pernikahan dengan ritual menggabungkan darahnya bersama Ryu di botol giok.


" Baiklah... Sekarang kalian hanya menunggu kedatangan calon suami kalian. Tapi sebelumnya aku minta bantuan kalian semua. Aku ingin menggabungkan esensi darah Dewa Phoenix Awan dan darah Dewa Naga Laut." Ucap Xin Chie sambil mengeluarkan dua botol giok.


" Aku tau apa yang kalian pikirkan. Tapi kalian tidak perlu khawatir. Jika Pil ciptaanku berhasil, maka kekuatan kita akan berkali-kali lipat." Xin Chie meyakinkan kepada mereka.


" Chie'chie... Lebih baik kamu pikirkan lagi, kamu tau sendiri bahwa Phoenix dan Naga saling bertolak belakang dan berlawanan. Kemungkinan akan berhasil hanya 10%." Akhirnya Yuwang ikut bersuara.


" Yah... Mau bagaimana lagi? Jika saja aku menemukan esensi darah Ras Ular ataupun Ras Kalajengking, mungkin tingkat keberhasilan mencapai 90% sesuai dengan tingkat usia dari Kalajengking atau Ular itu sendiri." Ucap Xin Chie.


" Hmmm... Lebih baik kita harus mencari keberadaan Ras Ular atau Ras Kalajengking. Bagaimanapun caranya." Sheng Zhishu tidak ingin mengambil resiko karena apa yang dilakukan Xin Chie sama seperti menjadikan sepuluh gadis tersebut sebagai bahan percobaan.


Di sisi lain, Xie Hua tengah berpikir tentang She Xia yang merupakan Ratu Ular yang sudah berusia ribuan tahun, yang tentu sangat membantu. Meskipun dia masih belum mengerti tentang Pil yang diciptakan Xin Chie.


" Chie'chie... Aku masih belum mengerti. Apa bisa dijelaskan dengan rinci?" Tanya Xie Hua mewakili Tianhe dan yang lain yang juga belum faham.


" Sederhananya darah Ular atau darah Kalajengking berfungsi untuk mengendalikan keganasan darah Phoenix dan darah Naga. Dengan begitu, maka akan terjadi Ras baru yaitu gabungan Phoenix Awan dan Ras Naga Laut. Kasusnya hampir mirip dengan Jiu Tou She, gabungan Ular laut tujuh kepala dan Naga. Hasilnya akan berbentuk Naga berkepala tujuh." Xin Chie menjelaskan kepada mereka.


" Jadi begitu ya." Xie Hua dan yang lain mengangguk mengerti.


Di sisi lain sepuluh gadis tersebut masih terlihat kebingungan karena mereka tidak pernah menyangka bahwa Xin Chie memiliki pemahaman Alkemis setara dengan tingkat semesta.


Bahkan Alkemis tingkat Semesta juga tidak memiliki pemahaman seperti yang Xin Chie bicarakan.


" Untuk Ras Ular, mungkin aku mengetahui keberadaannya. Hanya saja apa dia mau mengeluarkan esensi darahnya untuk kita?" Ucap Xie Hua.


" Tunggu apa lagi, Jika dia tidak mau, kita bunuh saja dia." Yuwang langsung berdiri dan meminta kepada Xie Hua untuk menunjukkan keberadaan Ras Ular tersebut.


" Aku juga ikut! Mungkin ini akan menjadi pertarungan yang menarik." Yinshi yang memiliki perubahan wujud Naga Emas, tentu ingin menjajal kemampuannya.


Melihat tingkah kedua wanita itu, Xie Hua menggelengkan kepala karena dia menganggap Ratu Ular tersebut tidak layak untuk dibunuh, karena dia sangat baik.


" Jika kalian ingin membunuhnya, aku tidak akan mengantar kalian." Ucap Xie Hua dengan tegas.


" Hua'hua... Apa maksudnya?" Tanya Tianhe.


" Dia adalah Ratu Ular yang baik. Bahkan dia memiliki tanggung jawab untuk melindungi Ras Ular Hijau. Apa kalian ingin membunuh mereka semua?" Xie Hua menggelengkan kepala karena tidak setuju dengan rencana mereka.


Di sisi lain sepuluh gadis tersebut hanya bisa terdiam sambil menyimak pembicaraan mereka.


Long Que Zhu dan yang lain dapat menyimpulkan dibalik keramahan dari Istri Ryu, mereka juga bersikap dingin kepada orang lain.


Sepuluh gadis itu juga membayangkan nasib mereka yang seperti bahan percobaan. Namun jika itu terjadi, mereka tidak akan menolak sama sekali meskipun harus kehilangan energi kehidupan.


*******


Bagi para Pembaca SANG DEWA AGUNG 2 yang masih belum paham alur ceritanya, silahkan baca dulu SANG DEWA AGUNG 1 agar tidak gagal faham.


Silahkan tinggalkan Like, Koment dan Rate agar Penulis lebih bersemangat untuk berkarya.