
Di sisi lain pandangan Ryu begitu gelap, karena hal yang dia khawatirkan sebelumnya kini sudah di depan mata.
" Hmmm... Jika teknik Tubuh Dewi Emas Suci digabungkan dengan teknik yang dimiliki Xie Xian, sepertinya akan lebih menarik." Ucap Ting Ye sambil melirik ke arah Ryu.
Mereka begitu yakin dengan gabungan kedua teknik tersebut, mereka akan berhasil membuat suami mereka kewalahan.
Di sisi lain, Xie Xian yang sudah berada di udara, kini menatap tajam ke arah Sheng Zhishu dan yang lain dimana mereka juga sudah menggunakan perubahan wujud.
Ggooooaaarr!
Sheng Zhishu dengan wujud Kirrin langsung melakukan serangan dengan kekuatan penuh ke arah Xie Xian.
Wuush!
Xie Xian menyambut kedatangan serangan tersebut juga dengan kekuatan penuh.
Baaam!
Pukulan keras dari Xie Xian bersarang di tubuh Kirrin Api, dimana serangan tersebut lebih cepat darinya.
Bboooom!
Tubuh Kirrin Api terlempar ke tanah, hingga membentuk kawah kecil.
Wuush!
Xin Chie juga tidak tinggal diam. Secara bersamaan dengan yang lain, mereka menyerang ke arah Xie Xian dari berbagai arah.
Baaam!
Pukulan keras dari Xie Xian bersarang di tubuh Phoenix Api, membuatnya terjatuh dari udara dengan kecepatan tinggi.
Baaam!
Huli Yue yang berwujud Rubah Langit kini juga mendapatkan pukulan keras di tubuhnya.
Baaam! Baaam! Baaam!
Baaam! Baaam! Baaam!
Baaam!
Tianhe, Yinshi, Yuwang, Shu Meilu, Qin Shuomei, Liu Jiang Yu dan She Xia juga tidak lepas dari pukulan keras Xie Xian dimana kecepatan serangannya tidak bisa dibaca oleh mereka.
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Tubuh ketujuh Istri Ryu yang lain membentur tanah lapang hingga membentuk kawah besar.
Akibat pertemuan kedua serangan tersebut menciptakan gelombang kejut yang hampir membuat Pelindung transparan hancur.
Perbedaan tingkat Kultivasi Pendekar Semesta tahap awal sangat jauh berbeda Surgawi tahap akhir ibarat langit dan bumi.
Ditambah lagi dengan kekuatan fisik Xie Xian yang melebihi kekuatan fisik Sheng Zhishu dan yang lain, meskipun mereka sudah menggunakan teknik perubahan wujud.
Dari kejadian itu, Ryu menyipitkan matanya dan dapat menyimpulkan bahwa masih banyak para Kultivator yang diluar sana yang memiliki kekuatan diluar nalar.
" Waaahhh... Kak Xian memang hebat." Xie Hua berseru dengan suara keras membuat yang lainnya tertuju padanya.
Kini Sheng Zhishu dan yang lain kembali ke wujud semula, karena sudah merasakan kekuatan dari Xie Xian.
Mereka tidak ingin melanjutkan pertarungan, karena sudah pasti akan menimbulkan kerusakan besar di tempat itu.
Begitupun dengan Xie Xian, dia juga kembali ke wujud semula langsung turun dari udara dan berjalan mendekati mereka.
" Xie Xian, kamu memang luar biasa. Baru kali ini aku merasakan sakit di sekujur tubuhku." Ucap Yuwang sambil menggerakkan badan juga berjalan mendekati yang lainnya.
" Itu masalah gampang. Tapi jawabannya ada di Pagoda Jiwa milik suami kita." Jawab Xie Xian sambil menoleh ke arah Ryu.
Kini semua pasang mata tertuju kepada Ryu, bahkan kesepuluh gadis yang juga Istri Ryu juga tidak ingin ketinggalan bagian.
Mereka pun berkumpul kembali seakan mengelilingi suami mereka, membuat wajah Ryu memerah padam.
" Haaahh... Baiklah, jika itu yang kalian inginkan." Dengan sedikit menghela nafas, Ryu mengeluarkan Pagoda Jiwa hingga menancap sempurna di depan Istana Yexuan.
Kini tatapan Sheng Zhishu dan yang lain langsung tertuju pada Pagoda Jiwa seakan melihat sesuatu yang paling menarik.
" Kak Xian, Bagaimana caranya?" Xie Hua juga tidak sabar ingin mempelajari teknik yang dimiliki Xie Xian.
" Mmmm... Tapi sebelumnya aku ingin mengeluarkan sesuatu yang aneh dari Jiang Yu." Xie Xian menoleh ke arah Liu Jiang Yu dimana dia merasakan ada jiwa yang lain yang bersarang di tubuhnya.
Wuush!
Tangan kanan Xie Xian seakan menarik sesuatu dari tubuh Liu Jiang Yu, hingga dalam hitungan detik kini muncul roh sosok Rubah Iblis ekor sembilan yang diselimuti elemen api.
Ggooooaaarr! Ggooooaaarr! Ggooooaaarr!
Roh Rubah berekor sembilan meraung kesakitan karena elemen Api yang diciptakan oleh Xie Xian.
" Siapa Rubah ini?" Tanya Xie Xian sambil menatap ke arah Sheng Zhishu dan yang lain.
" Dia juga anggota keluarga kita." Jawab Huli Yue yang merasa tidak enak jika Jiu Wei Hu menderita.
" Gege, apa itu benar?" Tanya Xie Xian sedikit menyelidik, meskipun Huli Yue sudah memberitahukan hal itu.
Kini Ryu terdiam sejenak, bagaimanapun juga Jiu Wei Hu telah banyak membantu Istrinya yang lain.
Jika tanpa pengorbanan Jiu Wei Hu, maka Liu Jiang Yu sudah mati.
" Kalian tanyakan saja padanya!" Jawab Ryu dengan cepat, membuat Xie Xian menyipitkan matanya lalu menoleh ke arah roh Rubah ekor sembilan.
" Jangan bunuh aku! Aku akan memberitahukan rahasia kolam kabut ilusi." Jawab Jiu Wei Hu dengan wujud Rubah.
" Kabut ilusi?" Kini semua mata tertuju pada Lan Liwei, yang kini tersenyum pahit.
Sedangkan She Ling, She Bing dan She Zhilin hanya bisa menjadi pendengar setia. Ketiga wanita itu sadar bahwa merekalah yang terlemah diantara Istri Ryu yang lain.
Meskipun mereka bisa bertindak sesuka hatinya di Benua Kekacauan, namun tidak untuk Istri Ryu yang lainnya.
Namun ketiga wanita itu juga tidak ingin ketinggalan bagian, mereka juga ingin kuat seperti Istri Ryu yang lain.
" Ya... Sepertinya kamu memiliki sebuah teknik untuk menciptakan tubuh baru. Aku juga ingin memiliki tubuh seperti kalian semua." Jawab Jiu Wei Hu tanpa memperdulikan api yang membakar rohnya.
" Wei'wei, apa yang kamu rahasiakan dari kami?" Tanya Sheng Zhishu penuh selidik.
Mereka tidak menyangka bahwa Lan Liwei telah merahasiakan sesuatu dari mereka.
" Bukannya aku merahasiakan sesuatu dari kalian, Tapi kolam kabut ilusi hanya bisa digunakan untuk orang yang berasal dari Sekte Kabut Ilusi saja. Itu artinya hanya Aku, Yue'yue dan Yu'yu saja yang bisa menggunakannya." Lan Liwei menepis tanggapan miring kepadanya.
" Jadi begitu? Lalu bagaimana dengan apa yang dikatakan Rubah ekor sembilan ini?" Tanya Xin Chie sambil menunjuk ke arah Jiu Wei Hu.
" Aku tidak tau. Kita tanyakan saja padanya!" Lan Liwei sedikit kesal karena Sheng Zhishu dan yang lain curiga dengannya.
" Aku tidak akan memberitahukan hal itu, meskipun harus mati. Seperti yang aku katakan sebelumnya, kalian juga harus mengakui ku sebagai keluarga kalian. Jika tidak, maka kalian tidak bisa menyerap energi dari kolam kabut ilusi." Jawab Jiu Wei Hu dengan tegas.
" Wei'wei, tunjukkan kepada kami dengan teknik yang kamu miliki." Xie Hua merasa penasaran dengan kekuatan baru milik Lan Liwei.
Tanpa menunggu lama, Lan Liwei menciptakan kabut asap di sekitar mereka, lalu meminta mereka untuk mencari keberadaannya.