
Liu Ryu melesat ke sebuah arah, lalu dengan cepat mengeluarkan Qi pada telapak tangannya.
" Naga Kehampaan, Ledakan Kehampaan."
Buussshh!
Qi unsur Kehampaan keluar dari tubuh Liu Ryu, menciptakan gelombang energi yang menekan pilar api yang mengarah kepadanya.
Bboooom!
Benturan dari kedua serangan, meluluh lantakkan tanah yang berada dibawah Liu Ryu, hingga lautan lahar api menghilang dari pandangan.
Raja siluman Landak Api memasang wajah serius, karena sihir terkuat yang dia miliki bisa dipatahkan oleh Liu Ryu.
" Sekarang giliranku." Ucap Liu Ryu, lalu menyalurkan Qi pada Pedang Naga Petir di tangannya.
" Naga Kehampaan, Tebasan Sang Agung."
Creeessh!
Qi unsur Kehampaan membentuk siluet pedang raksasa mengarah kepada raja siluman Landak Api.
Melihat serangan dari Liu Ryu sangat berbahaya, raja siluman Landak Api dengan buru-buru menciptakan sihir pelindung.
" Sihir Api, Kubah Api."
Buussshh!
Sebuah kubah berwarna merah menyala melindungi tubuh raja siluman Landak Api membuat hawa panas membakar pepohonan di sekitarnya.
Bboooom!
Traaang!
Saat siluet pedang raksasa membentur kubah api, energi dari kedua belah pihak meledak, diikuti kubah api hancur berkeping-keping.
Bboooom!
Siluet pedang raksasa bersarang pada tubuh raja siluman Landak Api, hingga sekujur tubuhnya seakan tenggelam ke tanah hingga membentuk kawah besar.
Zzzrrrttt! Zzzrrrttt! Zzzrrrttt!
Seluruh tubuh raja siluman Landak Api diselimuti Qi unsur Kehampaan, membuat raja siluman Landak Api merasakan seluruh tubuhnya seakan remuk.
Darah pun mengalir dari mulut raja siluman Landak Api yang mengandung hawa panas, membuat tanah sekitar mengeluarkan uap merah.
Aarrgggh!
Raja siluman Landak Api yang terlihat sangat marah, kini meraung keras, hingga mengeluarkan gelombang energi yang sangat panas ke berbagai arah.
" Sihir Api, Ledakan Api Pemusnah."
Wuush!
Bersamaan dengan raungannya, raja siluman Landak Api mengeluarkan bola api raksasa mengarah kepada Liu Ryu, membuat jalur yang dilewati menjadi terbakar.
" Naga Kehampaan, Pelahap Kekosongan."
Buussshh!
Sebuah pusaran energi muncul di hadapan Liu Ryu dan melahap semua benda di sekitarnya.
Buussshh!
Saat bola api raksasa melewati pusaran energi, kini bola api raksasa langsung tersedot ke dalam pusaran yang membentuk lobang hitam.
Melihat kejadian tersebut, raja siluman Landak Api memasang wajah jelek karena sosok yang berada di depannya masih banyak memiliki kekuatan.
" Sepertinya aku harus mencoba teknik baru yang aku kembangkan." Gumam Liu Ryu, sambil menatap ke arah raja siluman Landak Api.
Sebelumnya Liu Ryu pernah menguasai teknik Menggeser Alam, namun dia tidak pernah menggunakannya karena teknik Menggeser Alam hanya bisa digunakan ketika berada di puncak Kultivator dan hanya digunakan untuk menggeser dunia.
Namun kali ini Liu Ryu mengembangkan teknik Menggeser Alam hanya untuk bertarung, sehingga fungsinya sedikit perbedaan.
Liu Ryu mengarahkan kedua telapak tangannya ke depan, lalu merentangkan kedua tangannya.
" Naga Kehampaan, Menggeser Alam."
Duuung!
Bersamaan dengan Liu Ryu merentangkan kedua tangannya, tanah di sekitar bergetar hebat hingga menciptakan jurang yang sangat dalam seakan membelah daratan.
Aarrgggh!
Raja siluman Landak Api yang terkena imbas teknik yang digunakan Liu Ryu, kini meraung keras karena dia merasakan seluruh tubuhnya seperti terkoyak.
Raungan keras dari raja siluman Landak Api, menggema ke berbagai arah, membuat gerombolan siluman Landak Api menjadi ketakutan.
Tentu gerombolan siluman Landak Api mengetahui bahwa raja mereka sedang mendapatkan masalah besar, karena raungan tersebut tidak biasa.
Di sisi lain, raja siluman Landak Api yang seakan keempat kakinya seperti sedang dikunci, kini tidak mampu menggerakkan tubuhnya.
Craaakk!
Tubuh raksasa raja siluman Landak Api terbelah menjadi dua bagian, karena efek teknik Menggeser Alam.
Bboooom!
Tanah yang awalnya membentuk jurang tanpa dasar, kini kembali menyatu seperti semula, seakan tidak terjadi apapun.
Sriiiiiing!
Liu Ryu berpindah tempat ke tempat sebuah benda raksasa berwarna merah yang keluar dari tubuh raja siluman Landak Api.
Wuush!
Liu Ryu langsung menarik Inti Roh raja siluman Landak Api yang sebesar bukit kecil, lalu menyimpannya di Cincin Ruang.
Buussshh!
Energi yang sangat kuat mengelilingi tubuh raja siluman Landak Api, hingga secara perlahan mulai menyatu seperti semula.
" Bajingan." Raja siluman Landak Api yang terlihat marah, karena Liu Ryu telah mengambil Inti Roh miliknya, kini menatap ke arah Liu Ryu penuh dengan kebencian.
Dengan sisa kekuatannya, raja siluman Landak Api menyemburkan bola api raksasa ke arah Liu Ryu.
" Masih ingin melawan?"
Bboooom!
Bersamaan dengan ucapannya, Liu Ryu mengibaskan tangannya membuat belasan bola api raksasa hancur berkeping-keping.
Bboooom!
Liu Ryu kembali mengibaskan tangannya, membuat tubuh raksasa raja siluman Landak Api terpental puluhan meter, karena kemampuannya semakin berkurang secara drastis.
Dalam waktu singkat, tubuh raja siluman Landak Api kini mengecil hingga seukuran setengah meter.
Kweeeek!
Raja siluman Landak Api langsung melarikan diri, karena dengan kekuatannya sekarang dia hanya seperti hewan biasa.
Melihat kejadian tersebut, Liu Ryu tertawa dalam hati, karena raja siluman Landak Api lari terbirit-birit.
" Meskipun tidak mati, tapi kamu harus bisa bertahan hidup dari buruan hewan buas yang lain." Gumam Liu Ryu, lalu menoleh ke arah sebuah lembah.
Karena ketiga Istrinya masih belum menyelesaikan pertarungannya, Liu Ryu bergegas menuju ke arah ketiga Istrinya untuk membantu mereka.
Liu Ryu yang sudah berada di udara, kini menatap ke arah gerombolan siluman Landak Api yang mengepung ketiga Istrinya.
Craaakk!
Craaakk!
Craaakk!
Satu-persatu tembakan Qi unsur Kehampaan, bersarang pada tubuh siluman Landak Api, hingga mati seketika.
Melihat suami mereka datang untuk membantu, ketiga Istrinya tersenyum lebar, karena jumlah pasukan siluman Landak Api sangat banyak.
Dengan bantuan dari Liu Ryu, jumlah pasukan siluman Landak Api berkurang secara drastis, hingga dalam waktu singkat tidak ada lagi yang tersisa.
Liu Ryu dan ketiga Istrinya langsung mengambil tumpukan mayat siluman Landak Api dan memasukkan ke Dunia Quzhu.
Meskipun Inti Roh siluman Landak Api tidak terlalu berfungsi untuk perkembangan ketiga Istrinya, namun dengan mayat mereka bisa mengembalikan energi alam yang berada di Dunia Quzhu.
Setelah menyelesaikan pekerjaan mereka, Liu Ryu dan ketiga Istrinya kembali berkumpul dan mengambil tempat untuk memulihkan diri.
" Perjalanan kita masih jauh. Lebih baik pulihkan diri kalian." Ucap Liu Ryu, lalu mengambil tempat untuk memulihkan diri.
Begitupun dengan Liu Yunxia, Dewi Arinia dan Elena, juga mengambil posisi duduk bersila untuk memulihkan diri, karena mereka sudah kelelahan.
Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini Liu Ryu dan ketiga Istrinya kembali membuka mata.
" Suamiku, kemana kita sekarang?" Tanya Liu Yunxia.
" Tentu saja kita akan memetik hasil." Ucap Liu Ryu, lalu membawa ketiga Istrinya menuju ke sebuah lembah yang dia lihat sebelumnya.