
Di tempat lain yang masih berada di Benua Tengah Dunia Tiantang, kini terlihat sosok pria yang sedang terbang di udara.
Sosok itu tidak lain adalah Ma Gui Lie yang juga ikut menyaksikan kejadian sebelumnya, saat belasan tangan raksasa keluar dari ruang hampa.
" Tidak menyangka di wilayah Kekaisaran Atas Awan memiliki banyak Kultivator yang sudah mencapai Bintang Dewa." Ma Gui Lie menggelengkan kepala, karena dia sudah melewatkan sesuatu yang berharga.
Hanya saja Ma Gui Lie harus menghancurkan pelindung yang mengelilingi Kekaisaran Atas Awan terlebih dulu, agar bisa mendapatkan Pil Inti Jiwa dari para Kultivator.
Tidak seperti pemilik aslinya, sehingga mereka bisa memasuki wilayah Kekaisaran Atas Awan, karena para penguasa Planet memiliki kuasa atas perjanjian darah terhadap para Kultivator.
" Sayangnya di Dunia Tiantang ini kemampuanku juga ditekan menjadi Bintang Dewa." Ma Gui Lie tersenyum pahit, karena tidak ada harapan baginya untuk menerobos masuk ke wilayah Kekaisaran Atas Awan.
Tidak lama kemudian terlihat tujuh sosok wanita muncul di hadapan Ma Gui Lie, dimana mereka berasal dari Planet yang lain.
Namun saat mereka berada di Dunia Tiantang, kemampuan mereka langsung ditekan menjadi Bintang Dewa.
" Ma Gui Lie... Mana Pil Inti Jiwa yang kamu janjikan?" Tanya salah satu dari ketujuh sosok itu, yang merupakan bawahan dari salah satu penguasa Planet North.
" Aku sudah terlambat untuk mengambilnya. Pil-pil itu sudah dibawa oleh pemiliknya." Ma Gui Lie menunjuk ke arah Kekaisaran Atas Awan, untuk mencari alasan.
Sesaat tujuh Dewi Kecapi menoleh ke arah Kekaisaran Atas Awan yang berada di tempat yang sangat jauh dari tempat tersebut.
Tujuh Dewi Kecapi menyipitkan matanya, karena mereka dapat merasakan bahwa ada satu sosok yang mendalami kemampuan absolut Kecapi.
" Tidak menyangka jika disini juga ada satu sosok yang memiliki kemampuan absolut Kecapi."
" Sayangnya kita tidak bisa mendatanginya, kecuali jika dia pergi dari sini."
Tujuh Dewi Kecapi menggelengkan kepala, karena tidak bisa berbuat apa-apa, ketika berada di Dunia Tiantang.
" Jika kami datang kesini, maka kami tidak akan pulang, sebelum membawa hasil." Ucap salah satu dari Tujuh Dewi Kecapi, sambil menatap ke arah Ma Gui Lie.
Tentu Tujuh Dewi Kecapi telah menagih janji, karena sebelumnya Ma Gui Lie meminta bantuan kepada mereka agar bisa melepaskan belenggu hingga mencapai ranah half Immortal tahap menengah.
Mendengar ucapan tersebut, Ma Gui Lie memasang wajah jelek karena dia tidak mungkin bisa menghadapi Tujuh Dewi Kecapi sekaligus.
" Baiklah! Aku akan memberikan bawahanku yang tidak lama lagi akan menerobos Bintang Dewa." Meskipun tidak rela, Ma Gui Lie dengan terpaksa mengeluarkan sebuah bola kristal dan memperlihatkan lebih dari 20 sosok yang tinggal di dunia kecil miliknya.
" Mmmmm... Aku rasa sudah sepadan dengan Pil Inti Jiwa yang kami berikan kepadamu." Dewi Kecapi pertama mengulurkan tangannya pada bola kristal tersebut.
Seketika di dunia kecil milik Ma Gui Lie muncul tangan raksasa dan mengambil puluhan Kultivator yang mendiami dunia kecil tersebut.
Pada saat yang bersamaan, tujuh Dewi Kecapi menghilang dari pandangan, dengan membawa puluhan Kultivator dari Ma Gui Lie.
" Wanita sialan." Ma Gui Lie mengumpat dalam hati, karena calon korbannya kini telah berpindah tangan.
Sebenarnya tujuh Dewi Kecapi hanyalah wanita penghibur di North Planet. Meskipun demikian mereka tidak sembarangan untuk melakukan Kultivasi Ganda kepada para Immortal.
Bahkan Ma Gui Lie sudah berkali-kali membujuk tujuh Dewi Kecapi agar bisa melakukan Kultivasi Ganda dengannya, namun tujuh Dewi Kecapi menolak mentah-mentah.
" Awas saja nanti. Aku akan membalas atas penghinaan ini." Ma Gui Lie merapatkan giginya, karena dengan kemampuannya sekarang, dia tidak bisa menaklukkan hati tujuh Dewi Kecapi.
" Sepertinya aku harus mencari korban baru." Ma Gui Lie tersenyum lebar, karena semakin banyak para Kultivator yang menyusuri dunia kecil miliknya, maka semakin banyak peluang agar para Kultivator bisa mencapai Bintang Dewa.
Saat itu terjadi, maka Ma Gui Lie bisa merebut para Kultivator yang sudah mencapai Bintang Dewa dari pemilik aslinya.
*******
( Kekaisaran Langit )
Di sebuah ruangan yang berada di Istana Kekaisaran Langit, kini terlihat satu sosok wanita, sambil menatap ke arah batu giok yang berada di tangannya.
" Kakak." Wanita itu meneteskan air matanya, karena sosok yang dia cintai telah mati.
Wanita itu tidak lain adalah Xu Nanying, putri dari Xu Tianpeng sekaligus kekasih Xu Zhou yang pernah mendapatkan anugerah dari Dewa Ashura.
Meskipun Xu Nanying adalah putri dari Xu Tianpeng, namun dia tidak menyukai ayahnya, karena Xu Tianpeng tidak menyetujui jika dia dan Xu Zhou menikah.
Saat itu terjadi, Xu Nanying pergi ke dunia kecil miliknya, hingga berhasil melepaskan belenggu dari penguasa Planet.
Namun saat dia keluar dari dunia kecil, ayahnya sudah membawa Istananya dari Benua Tengah.
Dengan demikian, Xu Nanying menciptakan Kekaisaran yang baru, dan menguasai wilayah Kekaisaran Langit yang sekarang, dengan bantuan anggota Klan Xu yang masih setia kepadanya.
Xu Nanying juga menjadi salah satu murid dari penguasa East Planet, dimana statusnya setara dengan Dewi Nuwa.
Namun karena Xu Nanying berada di Dunia Tiantang, dia tidak memiliki kuasa, sehingga kemampuannya juga ditekan menjadi Bintang Dewa.
Tujuan Xu Nanying pergi ke Dunia Tiantang, tidak lain untuk mencari keberadaan kekasihnya Xu Zhou.
Namun keinginannya tidak bisa terpenuhi, karena Xu Zhou tinggal di Dunia Yuzhou, yang merupakan tempat tinggalnya.
" Sebaiknya aku harus kembali ke East Planet." Karena harapannya untuk bertemu dengan Xu Zhou tidak ada lagi, Xu Nanying memilih untuk kembali ke East Planet dan meninggalkan pecahan jiwanya untuk mengatur Kekaisaran Langit.
*******
Di dunia yang sangat jauh, kini Liu Ryu telah berhasil menggunakan bola kristal untuk menciptakan ras peri yang baru.
Ratusan ras peri kini bermunculan dari batu kristal, yaitu peri yang semuanya adalah wanita.
" Kenapa bisa begini?" Liu Ryu mengerutkan kening karena tidak ada satupun dari mereka yang berjenis kelamin laki-laki.
" Mereka hanya diciptakan untuk sementara waktu. Leluhur dewa peri menciptakan sebuah konsep pengorbanan." Raja peri petir menjelaskan bahwa dalam waktu tertentu, ratusan peri itu akan mati.
Namun saat mereka mati, maka di wilayah masing-masing ras peri akan muncul raja dan ratu peri yang baru, beserta rakyatnya.
" Entah disengaja atau tidak, itulah yang terjadi. Dari generasi ke generasi, dewa peri akan turun kesini untuk berhubungan dengan para wanita peri yang baru diciptakan."
Raja dan ratu peri menjelaskan tentang konsep yang diciptakan oleh leluhur mereka, sehingga mereka bisa tercipta di dunia itu.