SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 158. Teknik Asap Ilusi


Tentu Gong Sifa menginginkan sosok yang sangat kuat berada di sampingnya, yang bisa memberikan keturunan yang sangat kuat sebagai pewaris Istana Kerajaan Gong.


' Pendekar Ryu... Pantas saja kamu memiliki banyak Istri. Aku yakin semua keturunanmu akan mewarisi kekuatanmu. Apa yang harus aku lakukan? Jika Pendekar Ryu menjadi suamiku, aku yakin keturunanku bisa menjadi penguasa di dunia ini.' Pikir Gong Sifa sambil menatap ke arah Ryu dengan perasaan hangat.


Kini wanita anggun tersebut hanyut dalam pikirannya, membayangkan dirinya duduk bersama Ryu sambil melihat anak-anak mereka sedang bermain penuh dengan suara tawa.


' Maafkan aku Pendekar Ryu... Sebelum kalian pergi dari dunia ini, aku menginginkan keturunan darimu. Agar kelak dia menjadi penerusku.' Gong Sifa yang telah hanyut dalam pikirannya, tanpa sadar berjalan mendekati Ryu.


" Gong Sifa, apa yang terjadi?" Ryu merasa heran karena Gong Sifa sudah berada di dekatnya.


" Ah... Maaf." Gong Sifa tersipu malu, lalu melangkah mundur sambil menunduk.


Melihat tingkah Gong Sifa, Xie Xian dan Istri Ryu yang lain mengerutkan kening. Tentu sebagai seorang Istri, pasti mereka berpikir bahwa Gong Sifa tertarik kepada Ryu.


" Sekarang kita lanjutkan perjalanan. Aku yakin pasukan Ras Orc pasti banyak berkeliaran." Ryu tidak ingin mempermasalahkan hal itu, karena dia hanya fokus pada tujuannya.


" Suamiku, aku fikir lebih baik kita serang Istana Kerajaan Gong secara langsung. Aku khawatir jika anggota Ras Orc akan melakukan semena-mena terhadap wanita Ras Peri Hutan." Xie Xian memiliki pendapat lain.


Karena sebagai seorang wanita, tentu dia tidak ingin terjadi sesuatu pada anggota Ras Peri Hutan.


Mendengar ucapan tersebut, Istri Ryu yang lain juga mengangguk setuju. Biar bagaimanapun, keselamatan Ras Peri Hutan lebih diutamakan.


" Baiklah. Tapi jika menyerang Istana secara langsung, Aku khawatir jika Istana itu akan hancur. Jadi kita harus menyusun rencana terlebih dulu." Ryu memahami kekuatan serangan anggota Pasukan Semesta bisa menghancurkan Istana.


" Kalau masalah itu serahkan kepada kami! Teknik asap ilusi akan mampu menyelinap ke dalam Istana tanpa mengalami kehancuran." Ucap Xie Xian dan Istri Ryu yang memiliki teknik asap ilusi.


" Baiklah, untuk mengurangi resiko lebih baik kita pancing mereka keluar dari Istana." Gong Sifa langsung berjalan menuntun jalan kepada rombongan.


Setelah melakukan perjalanan cukup lama, kini Ryu dan Istrinya beserta Pasukan Semesta sudah berada di depan pintu gerbang Istana Kerajaan Gong.


Di tempat itu juga Gong Sifa dan pasukan Peri Hutan juga membawa pasukan manusia pohon yang lebih banyak dari sebelumnya.


Hal yang paling sulit bagi Ryu dan Pasukan Semesta, dimana harus menekan kekuatan serangan mereka agar Istana Kerajaan Gong tidak hancur.


" Hmmm... Sepertinya mereka telah melindungi Istana ini dengan Formasi pelindung." Ryu menyipitkan matanya sambil menatap ke arah beberapa penjaga yang sedang mengawasi mereka.


*******


Di dalam tembok penjagaan Istana Kerajaan Gong, terlihat beberapa sosok yang sudah menyadari kedatangan Ryu dan pasukannya, langsung memberi isyarat kepada anggota Ras Orc untuk bersiap bertarung.


" Penjaga, laporkan hal ini kepada Jenderal Harimau dan yang lain." Perintah pemimpin penjaga sambil menatap ke salah satu bawahannya.


" Baik." Jawab sosok tersebut, lalu meninggalkan tempat tersebut menuju Istana.


Straaing!


Ryu langsung berpindah tempat di samping penjaga gerbang dengan menggunakan teknik teleportasi.


" Apa? Bagaimana mungkin?" Pemimpin penjaga yang melirik ke arah Ryu dengan sikap waspada lalu mengayunkan pedangnya ke arah Ryu.


Slaaash!


Sebelum itu terjadi, Ryu langsung menebas leher pemimpin penjaga.


" Ada serangan!" Teriak anggota Ras Orc yang menyaksikan kejadian tersebut langsung meminta bantuan.


Straaing! Straaing! Straaing!


Xie Xian dan 92 Istri Ryu yang lain juga muncul dari ruang kosong, membuat anggota Ras Orc belum sempat melakukan serangan.


Slaaash! Slaaash Slaaash!


Xie Xian dan Istri Ryu yang lain melakukan serangan tebasan pada anggota Ras Orc.


Terdengar suara teriakan dari berbagai arah, karena Xie Xian dan yang lain langsung melancarkan serangan mereka.


Meskipun tebasan pedang dari Xie Xian dan Istri Ryu yang lain tidak mampu seperti suami mereka, namun serangan tersebut mampu membuat luka cukup serius pada Ras Orc.


" Sialan... Siapa yang berani menghancurkan Istanaku." Terlihat satu sosok yang memakai topeng naga baru keluar dari Istana.


Di tempat itu juga terdapat Jenderal Singa, Jenderal Harimau, Jenderal Beruang dan beberapa sosok lain juga keluar dari Istana.


" Hmmm... Sepertinya dia adalah Raja Ras Orc." Ryu menyipitkan matanya sambil menatap ke arah Ryu.


Wuush!


Dengan kecepatan tinggi seperti kilatan cahaya Ryu langsung menuju ke arah Raja Naga.


" Apa? Siapa?" Raja Naga memutar bola matanya ke arah Ryu yang sudah berada di dekatnya.


Tap!


Ryu menangkap tangan Raja Naga, lalu membawanya ke tempat yang jauh dengan menggunakan teknik teleportasi.


Raja Naga yang belum sempat mengambil tindakan, kini langsung terbawa ke suatu tempat yang dikelilingi pepohonan.


Di tempat lain juga Tan Shuying langsung membawa Jenderal Singa ke arah yang jauh dengan menggunakan teknik teleportasi.


Begitupun dengan Jin Niu dan 69 Peri Cahaya juga membawa beberapa sosok anggota Ras Orc yang menurut mereka sangat kuat dengan menggunakan teknik teleportasi.


Dengan demikian Tan Shuying, Jin Niu dan 69 Peri Cahaya yang berwujud Naga Kerang bisa melakukan serangan dengan kekuatan penuh.


Sedangkan Xie Xian dan Istri Ryu yang memiliki teknik khusus asap ilusi, langsung masuk ke dalam Istana untuk membereskan anggota Ras Orc yang semuanya wanita.


" Siapa kalian?" Tanya Ratu Ras Orc yang ingin keluar dari Istana, sambil meningkatkan kewaspadaan karena Xie Xian dan yang lain sudah berada di dalam Istana.


Di dalam Istana Kerajaan Gong juga terdapat puluhan wanita Ras Orc yang kemungkinan ada Istri dari Raja Naga dan istri dari beberapa Jenderal.


" Siapa kami? Kami adalah malaikat pencabut nyawa kalian." Xie Xian menatap tajam ke arah Ratu Ras Orc.


" Teknik Asap ilusi."


Xie Xian dan Istri Ryu yang lain langsung membentuk asap putih menyebar ke seluruh ruangan istana.


" Sialan... Kenapa mereka tidak bisa dideteksi." Ratu Ras Orc berkeringat dingin sambil meningkatkan kewaspadaan.


Slaaash! Slaaash! Slaaash!


Xie Xian dan Istri Ryu langsung melakukan serangan tebasan pada seluruh anggota wanita Ras Orc.


Ratu dan wanita Ras Orc berteriak kesakitan hanya bisa menerima kenyataan karena tebasan pedang dari Xie Xian dan Istri Ryu seperti hantu gentayangan.


Sekeras apapun mereka mencari keberadaan Xie Xian dan Istri Ryu yang lain, wanita Ras Orc tidak mampu mendeteksi mereka, sehingga mereka melakukan serangan asal-asalan.


Kini Ratu dan wanita Ras Orc hanya menggerutu dalam hati dan mengutuk keras teknik tersebut yang membuat mereka hanya menerima serangan.