SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Mutasi Ras Kerang Langit


Begitupun dengan Ryu, dia sama sekali tidak keberatan untuk memberikan yang terbaik untuk 22 Istrinya.


" Terimakasih suamiku. Kamu sangat pengertian." Ucap Xie Xian sambil berjalan mendekati meja makan, diikuti yang lain.


" Tidak masalah. Lagi pula kalian sedang mengandung anakku. Jadi sepantasnya seorang suami memberikan perhatian khusus." Jawab Ryu sambil menyajikan makanan kepada Istrinya.


Mendengar perkataan dari Ryu, 22 Istrinya saling berpandangan. Tentu mereka sudah mengetahui bahwa kebohongan mereka diketahui oleh Ryu.


Namun mereka sama sekali tidak merasa bersalah, sehingga dengan santai mulai menikmati hidangan tersebut.


Meskipun masakan Ryu tidak seenak masakan mereka, namun 22 Istrinya menikmati hidangan tersebut dengan lahap.


Tentu semua Istri Ryu diajarkan oleh Xin Chie dan Huli Yue agar bisa memasak dengan baik.


Setelah selesai makan, Ryu pergi ke ruang Penempa untuk mengambil Pedang dan baju Zirah, lalu pergi ke tempat kediaman Pasukan Semesta.


" Salam Dewa Agung." Sambut Pasukan Semesta serempak.


" Mmmm... Aku datang kesini untuk memberikan Pedang yang baru dan baju Zirah untuk kalian. Wu Tian, Dao Luo, Yan Ran... Bagikan kepada mereka." Ucap Ryu lalu mengeluarkan Pedang dan baju Zirah sesuai jumlah Pasukan Semesta.


" Baik Dewa Agung." Ketiga sosok tersebut mengambil pedang dan baju Zirah, lalu membagikan kepada yang lain.


Setelah selesai membagikan Senjata Roh tersebut, Ryu menjelaskan bahwa Pedang tersebut lebih kuat dari Pedang Biru, meskipun tingkatannya masih sama.


Begitupun dengan baju Zirah, juga setara dengan Senjata Roh tingkat Surgawi namun memiliki kekuatan untuk menyesuaikan dengan tempat mereka sekarang.


" Mohon maaf Dewa Agung, apa kami boleh bertemu dengan Dewi Agung?" Luan Hua memberanikan diri untuk bertanya.


Kini kelima wanita yang lain juga ikut bersuara, dimana mereka berdua ingin belajar teknik yang dimiliki 22 Istri Ryu.


Dengan sedikit mengerutkan kening, Ryu menatap keenam wanita itu, karena dia mengetahui tujuan mereka.


" Kalian boleh bertemu dengan Istriku." Jawab Ryu dengan singkat.


" Terimakasih Dewa Agung." Keenam wanita tersebut sangat senang.


" Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu." Ryu langsung berpindah tempat ke ruang Penempa.


Ryu ingin menciptakan Boneka Bernyawa lagi, karena dia berpikir bahwa perjalanan mereka masih jauh.


Tentu masih banyak hal yang tidak terduga, dimana dia bisa menemukan roh yang bisa dimasukkan ke Boneka Bernyawa.


Apalagi setelah melihat Kerang Langit yang memiliki kemampuan khusus.


" Sepertinya keenam wanita itu benar-benar ingin bertemu dengan Istriku." Ryu bergumam merasakan kehadiran enam wanita tersebut sudah berada di Istana Kristal.


" Haaahh... Tidak peduli yang baik ataupun jahat, semua sama-sama menginginkan kekuatan besar." Ryu tersenyum pahit karena dirinya sendiri tidak lepas dari keinginan untuk menjadi lebih kuat lagi.


Tidak ingin berpikir terlalu jauh, Ryu langsung memfokuskan pikiran untuk menciptakan Boneka Bernyawa.


*******


Hari demi hari terus berlalu, Ryu terus melayani keinginan 22 Istrinya dimana setiap pagi menyiapkan makanan untuk mereka.


Setelah itu Ryu kembali melanjutkan pekerjaannya untuk menciptakan Boneka Bernyawa.


Seperti biasanya, Ryu hanya mampu menciptakan satu Boneka Bernyawa setiap hari.


Di Istana Kristal juga terlihat Jin Niu, Jin Ke dan Jin Qiu yang sudah menyelesaikan penyempurnaan tubuh mereka.


Dari penilaian Ryu, ketiga wanita itu memang sangat cantik. terlebih untuk kekuatan fisik mereka.


Tentu Ryu sangat kagum dengan hasil ciptaannya.


" Salam Dewa Agung." Ketiga wanita itu memberi hormat.


" Mmmm.... Sepertinya kalian sudah mencapai Pendekar Semesta tahap menengah." Ryu menatap ke arah tiga wanita tersebut.


" Itu semua berkat bantuan Dewa Agung." Jin Niu, Jin Ke dan Jin Qiu juga terlihat senang karena bisa bergerak bebas dan tidak lagi terus berada di dalam dasar lautan.


" Mmmm... Bagaimana dengan bawahan kalian? Apa mereka juga mengalami peningkatan?" Ryu kembali bertanya kepada mereka.


" Sepertinya kekuatan mereka setara dengan bawahan Dewa Agung yang lain." Jawab Jin Niu yang pernah bertemu dengan Pasukan Semesta.


" Gege, Apa benar ketiga wanita ini berasal dari Boneka Bernyawa?" Tanya She Ling yang terlihat penasaran dengan wujud ketiga wanita itu.


Dari penampilannya, ketiga wanita itu tidak layak lagi dikatakan Boneka Bernyawa. Lebih tepatnya makhluk hidup yang memiliki kulit dan daging pada umumnya.


" Ya, apa kalian masih belum percaya?" Tanya Ryu sambil menatap ke arah Istrinya.


Tanpa menjawab apapun, She Ling, She Bing dan She Zhilin langsung berjalan mendekati ketiga wanita itu.


Tanpa ragu She Ling, She Bing dan She Zhilin mencolek lengan Jin Niu hingga beberapa kali.


" Sepertinya ada kulit dan daging." Ucap She Bing sambil mengangkat kedua tangan Jin Niu dan memeriksanya dengan teliti.


Bahkan mereka tidak ragu untuk melihat beberapa bagian tubuh Jin Niu, Jin Ke dan Jin Qiu hingga mereka yakin bahwa ketiga sosok tersebut memang seperti manusia seutuhnya.


Melihat tingkah tiga wanita Klan She tersebut, Xie Xian dan yang lain membulatkan mata dengan rahang terbuka.


Begitupun dengan Ryu, dia hanya menggelengkan kepala karena melihat tingkah ketiga Istrinya tersebut.


Di sisi lain Jin Niu, Jin Ke dan Jin Qiu hanya bersikap pasrah atas perlakuan tersebut, karena mereka sangat menghargai Ryu dan Istrinya.


Meskipun kelakuan ketiga Istri Ryu sangatlah tidak wajar, karena dengan berani melihat beberapa bagian sensitif mereka.


Setelah puas memeriksa tubuh ketiga wanita itu, She Ling, She Bing dan She Zhilin kembali berjalan mendekati Istri Ryu yang lain.


" Mereka memiliki anggota tubuh yang lengkap seperti kita." Bisik She Ling, She Bing dan She Zhilin kepada Istri Ryu yang lain.


Tentu hal itu membuat Xie Xian dan Istri Ryu yang lain ingin mencakar wajah ketiga wanita Klan She tersebut, karena tanpa merasa bersalah dengan berani memeriksa anggota tubuh orang lain sedetail mungkin.


" Jin Niu, Jin Ke, Jin Qiu... Apa kalian memiliki teknik perubahan wujud?" Tanya Ryu yang terlihat penasaran dengan kekuatan khusus dari mereka.


" Tentu Dewa Agung. Kami memiliki kemampuan khusus bawaan." Ucap Jin Niu lalu mengisyaratkan kepada Jin Ke dan Jin Qiu.


Sesaat ketiga wanita itu berubah wujud seperti sosok Naga yang berukuran kecil, dimana ukuran tubuh mereka tidak lebih dari dua meter.


Namun dari perubahan wujud tersebut, ketiga Naga kecil memiliki sisik seperti tumpukan kerang yang berbaris rapi menutupi seluruh tubuh mereka berwarna biru laut.


" Waaahhh... Sisik kerang kalian sangat indah." Mata She Ling berbinar-binar ingin sekali menguliti sisik kerang yang menempel di tubuh makhluk yang merupakan perubahan wujud dari Jin Niu, Jin Ke dan Jin Qiu.


Bahkan Xie Xian dan yang lain juga sangat kagum dengan penampilan dari ketiga sosok tersebut.