SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 314. Kegelisahan Kaisar Haguro


Pil Tuan-Hamba adalah Pil yang pernah Liu Ryu pelajari ketika masih berada di Dunia Fana.


Namun dengan seiring berjalannya waktu, Liu Ryu mengembangkan kemampuan Pil Tuan-Hamba, sehingga memiliki efek yang lebih kuat lagi.


" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab para prajurit, lalu mengambil kotak tersebut.


Tanpa menunggu lama, para prajurit Kekaisaran Atas Awan langsung memasukkan Pil tersebut ke dalam mulut para tawanan dengan cara paksa.


" Buka mulut mereka! Jika tidak mau, pukul mereka sampai pingsan." Ucap Tou Shuijing dengan lantang.


" Baik." Jawab mereka serempak.


Di sisi lain Han Kiang, Han Juan dan para prajurit Kekaisaran Han, merasa ngeri saat melihat pemandangan tersebut, karena para prajurit Kekaisaran Atas Awan tidak segan menendang para tawanan jika memberontak.


" Yang Mulia Kaisar, apa yang mereka lakukan?" Tanya salah satu Jenderal Besar dari Kekaisaran Han.


" Aku juga tidak tau. Kita lihat saja, apa yang akan terjadi." Han Kiang terlihat penasaran dengan apa yang dilakukan Liu Ryu kepada para tawanan.


Setelah memakan waktu yang cukup lama, kini para tawanan sudah menelan Pil Tuan-Hamba sehingga mereka terlihat linglung.


" Beri hormat kepada Yang Mulia Kaisar!" Heilong memberi perintah.


Para tawanan itupun mengangguk, lalu berlutut di hadapan Liu Ryu meskipun tubuh mereka banyak mengalami luka berat.


Namun para tawanan seakan tidak merasakan apa-apa, karena mereka sudah seperti mayat hidup, karena pikiran mereka dibawah kendali Liu Ryu.


" Salam Yang Mulia Kaisar." Ucap mereka serempak, sambil menundukkan kepala.


Melihat kejadian itu, kini Han Kiang mulai mengerti karena Pil yang diberikan Liu Ryu sebelumnya melebihi sebuah perbudakan.


" Mmmm... Sekarang kalian harus patuh kepada kelima Jenderal Besar disana." Ucap Liu Ryu, sambil menunjuk ke arah Heilong, Li Chun,Zi Mayi, Tou Shuijing dan Jiu Tou She.


" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak.


Liu Ryu pun meminta kepada kelima Jenderal Besar untuk membawa mereka kembali ke Istana Kekaisaran Atas Awan.


Dengan adanya para tawanan sekitar 500 miliar pasukan, kini pihak Istana Kekaisaran Atas Awan memiliki tambahan prajurit yang siap bertarung untuk mereka.


Liu Ryu juga meminta kepada kelima Jenderal Besar untuk melatih para prajurit 'mayat hidup' agar bisa ikut berperang di kemudian hari dan ditempatkan di barisan terdepan.


" Suamiku, sepertinya kami harus mengurus para tawanan yang ada di Penjara Abadi." Ucap Huli Yue, lalu mengambil beberapa kotak yang berisi Pil Tuan-Hamba yang tersisa.


" Mmmm... Setelah memberikan Pil itu, bawa mereka kepada Jenderal Heilong." Ucap Liu Ryu.


Dengan sebuah anggukan, Sheng Zhishu dan yang lain langsung kembali ke Dunia Quzhu untuk menemui para tawanan yang berada di Penjara Abadi.


Sesaat Liu Ryu mengibaskan tangannya untuk mengembalikan Boneka Bernyawa yang kini banyak yang mengalami kerusakan.


" Sepertinya aku memiliki pekerjaan lain." Liu Ryu tersenyum pahit karena beberapa dari Boneka Bernyawa tidak berfungsi lagi.


Dengan kibasan tangannya, Liu Ryu juga mengembalikan sekelompok Hudie ke Dunia Quzhu.


Setelah itu Liu Ryu juga meminta kepada para prajurit yang tersisa untuk menarik lautan mayat tersebut ke Dunia Quzhu.


Meskipun pihak Liu Ryu berhasil memenangkan peperangan, namun tetap saja mereka mengalami kerugian, karena beberapa dari prajurit harus mati di dalam medan peperangan.


Karena itulah Liu Ryu menggunakan Pil Tuan-Hamba kepada para tawanan, agar bisa digunakan ketika saat berperang.


" Menantuku, sepertinya tidak ada lagi yang kami lakukan. Kalau begitu, kami pamit dulu." Han Kiang memilih untuk kembali ke Istana Kekaisaran Han, agar para prajurit yang terluka bisa memulihkan diri.


" Terimakasih atas bantuan dari ayah mertua. Maaf karena telah melibatkan kalian." Liu Ryu merasa tidak enak karena pihak Istana Kekaisaran Han juga mengalami banyak kerugian prajurit.


Han Kiang, Han Juan dan para Jenderal Besar tidak mempermasalahkan hal itu, karena Liu Ryu sudah banyak membantu mereka.


Jika saja tanpa bantuan pihak Kekaisaran Atas Awan, maka dapat dipastikan bahwa Kekaisaran Han sudah musnah sejak awal saat pertama kali pasukan Kerajaan Langit Timur menyerang mereka.


Namun hal yang masih mengganjal di benak Han Kiang, Han Juan dan para prajurit Kekaisaran Han, yaitu mengenai kemunculan 27 Kerajaan yang tidak pernah ada di Benua Timur sebelumnya.


Terlebih untuk ras Demi-Human dari Kirrin, Naga, Phoenix, Serigala, Rubah, Merak, Kera, Elang, Harimau, Singa, Kura-kura dan Ular Hijau memang sangat sulit untuk dipercaya.


Meskipun pihak Istana Kekaisaran Han pernah mengetahui ras Demi-Human dari Kekaisaran Tanah Merah, namun yang berada dibawah kekuasaan Kekaisaran Atas Awan sedikit ada perbedaan.


Setelah semuanya selesai, Liu Ryu kembali membuat sebuah gerakan untuk menciptakan Formasi khusus.


Tentu Liu Ryu mengabarkan kepada pihak Kerajaan dari Benua Tengah, bahwa pasukan yang mereka kirim telah berhasil dihancurkan.


" Sebaiknya aku kembali ke Istana." Gumam Liu Ryu, lalu berpindah tempat ke Istana Kekaisaran Atas Awan.


*******


Satu minggu setelah penyerangan kedua dari para Kultivator dari Benua Tengah, kini berita tentang Kekaisaran Atas Awan yang berhasil mengalahkan pasukan dari Benua Tengah menyebar ke seluruh Benua Timur.


Bahkan kabar tersebut tidak lepas dari telinga pihak Istana Kekaisaran Taiyang, dan Kekaisaran Tanah Merah hingga ke Kekaisaran atau Kerajaan yang lain, yang berada di tempat yang sangat jauh.


Tentu kejadian itu merupakan sesuatu yang sangat penting, karena sudah jutaan tahun tidak ada yang berani mengusik para Kultivator dari Benua Tengah.


Tentu dibalik itu semua, nama Kekaisaran Han juga ikut dikenal, sehingga pihak Istana Kekaisaran Taiyang langsung menarik semua pasukan yang ingin merebut perbatasan Kekaisaran Han.


*******


( Istana Kekaisaran Taiyang )


Di sebuah kursi kebesaran seorang Kaisar, kini terlihat sosok pria yang memainkan jarinya di lengan kursi kebesarannya.


Kaisar Haguro seakan tidak percaya saat mendengar kabar tersebut, yang menggemparkan seluruh Benua Timur.


" Yang Mulia Kaisar... Dari mata-mata yang tersebar, Kaisar Ryu mengangkat seorang putri dari Kaisar Han Kiang yang ke-217 yaitu Han Linxi menjadi Istrinya."


" Itulah kenapa pihak Istana Kekaisaran Atas Awan mau membantu pihak Kekaisaran Han untuk melakukan perlawanan terhadap pasukan dari Kerajaan Langit Timur." Salah satu petinggi Istana Kekaisaran Taiyang memberikan informasi tentang hubungan Kekaisaran Han dan Kekaisaran Atas Awan.


Mendengar keterangan dari petinggi Istana, Kaisar Haguro berkeringat dingin, karena mereka memiliki hubungan tidak baik terhadap Kekaisaran Han.


Dengan kata lain, jika Kekaisaran Han meminta bantuan kepada Kekaisaran Atas Awan untuk menyerang Kekaisaran Taiyang, maka Kekaisaran yang sudah berdiri sejak jutaan tahun akan musnah.


Kini wajah Kaisar Haguro berpikir keras untuk menghadapi situasi tersebut, agar Kekaisaran Taiyang tetap berdiri kokoh.