
Tentu saat pertama kali berada di Dunia Tiantang, kemampuan khusus pasukan Semesta belum kembali seutuhnya, karena belum menyeimbangkan diri dengan energi alam di Dunia Tiantang, meskipun kekuatan mereka sangat besar.
" Yang Mulia Kaisar, kemampuan kami sudah kembali, meskipun tidak sepenuhnya." Jawab Tou Shuijing.
" Itu sudah cukup. Sekarang kita hancurkan markas besar perampok di dalam hutan ini." Ucap Liu Ryu, lalu membawa mereka kembali ke dalam hutan.
Mereka pun satu-persatu berjalan mengikuti Liu Ryu dan Istrinya masuk ke dalam hutan untuk menjalankan tugas mereka.
*******
( Markas besar Perampok )
Di dalam bangunan besar markas besar perampok, kini ketua perampok terlihat sedang gelisah karena sudah menyadari kedatangan kelompok bertopeng yang mendatangi kediaman mereka.
" Komandan Cong... Bagaimana dengan bala bantuan dari Organisasi Singa Darah? Mengapa mereka belum datang? " Tanya Ketua perampok yang terlihat gelisah.
" Maaf ketua... Sepertinya mereka belum muncul. Mungkin mereka masih dalam perjalanan." Jawab Komandan Cong sambil menundukkan kepala.
" Aku harap mereka bisa datang secepatnya. Aku tidak menyangka bahwa pihak Kekaisaran Han sudah mengetahui keberadaan kita secepat ini." Ketua perampok menghela nafas berat, karena rencana mereka sudah diketahui.
Sesaat ketua perampok merasakan kehadiran beberapa sosok yang sedang mendekati markas mereka, membuatnya semakin panik karena jumlah mereka semakin bertambah.
" Mereka sudah datang kesini. Siapkan semua anggota untuk menghadapi mereka." Ketua perampok memberi perintah.
" Baik ketua." Jawab mereka serempak.
Semua yang ada di ruangan pertemuan itu pun keluar dari ruang pertemuan menuju ke pintu gerbang markas mereka.
******
( Bagian luar pintu gerbang )
Liu Ryu dan Istrinya yang membawa Pasukan Semesta kini mengeluarkan elemen masing-masing, lalu melepaskan ke arah pintu gerbang.
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Ledakan yang sangat kuat, seketika pintu gerbang hancur berkeping-keping diikuti para penjaga terpental ke udara bersama pintu gerbang yang hancur.
" Serang!" Tou Shuijing dan Jiu Tou She berseru keras diikuti pasukan Semesta yang masuk ke dalam markas besar perampok.
Ggooooaaarr! Ggooooaaarr!
Tou Shuijing dan Jiu Tou She langsung berubah wujud menjadi sosok raksasa, membuat anggota perampok terlihat panik.
" Ada Serangan!!!" Teriak para perampok yang berjaga sambil membunyikan lonceng bahaya.
Mendengar lonceng darurat, kini lautan anggota perampok mulai berdatangan menuju pintu gerbang beserta para komandan.
Semua anggota Pasukan Semesta juga langsung melepaskan serangan terbaik mereka menuju ke arah lautan anggota perampok.
Begitupun dengan Liu Ryu dan Istrinya, juga melesat ke berbagai arah untuk membantu anggota pasukan Semesta.
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Ledakan dari pertempuran itu pun menggema dan terdengar jeritan dari berbagai arah, yang seketika menjadi lautan mayat.
Wuush! Wuush! Wuush!
Tou Shuijing menyembur Api dari masing-masing kepalanya ke anggota perampok, seketika para perampok hangus terbakar dan mati dengan tubuh gosong.
Wuush! Wuush! Wuush!
Jiu Tou She juga melepaskan Elemen Air, Api, Petir, Angin dan elemen Es dari masing-masing kepalanya.
Gabungan dari lima elemen tersebut menghancurkan semua bangunan dan anggota perampok seketika mati dengan tubuh remuk.
Suara raungan Keras Dari Belakang Istana terlihat ratusan Singa menuju ke arah pertempuran.
" Shuijing... Sepertinya hidangan pembuka itu bisa membantu kita untuk membangkitkan kemampuan khusus kita." Jiu Tou She terbang menghadang kelompok Singa yang mulai berdatangan.
" Ya... Aku juga ingin menikmati hidangan ini." Tou Shuijing yang tidak ingin kalah, langsung berdiri menghadang puluhan Singa yang ukurannya sangat besar, dengan wujud Hydra raksasa.
" Ggooooaaarr." Auman dari Tou Shuijing dan Jiu Tou She menggema di udara membuat para Pasukan Istana ketakutan dengan wajah pucat.
" Ba... Baik komandan." Ucap anggota perampok dengan segera menghilangkan rasa takut mereka kemudian maju menyerang ke arah Liu Ryu dan Istrinya beserta Pasukan Semesta
" Ggooooaaarr."
" Ggooooaaarr."
" Ggooooaaarr."
" Ggooooaaarr."
Kini Sheng Zhishu, Xin Chie, Huli Yue Tianhe, Yinshi, Yuwang, Shu Meilu, Qin Shuomei She Xia, Long bersaudara dan Huang bersaudara langsung berubah wujud dan menyerang puluhan anggota perampok yang berada di depan mereka.
" Astaga.... Kenapa Demi-Human juga berada di Kekaisaran Han?"
Melihat kejadian itu, membuat anggota perampok sangat ketakutan dan berkeringat dingin seakan tidak ingin lagi untuk bertarung.
" Duaarr... Duaarr... Duaarr..."
Ratusan hujan elemen Kehampaan dari Liu Ryu menghanguskan semua lautan Prajurit yang disekitarnya.
" Ini... Ini benar-benar Pembantaian." Gumam komandan perampok yang melihat serangan dari Liu Ryu dimana setiap sambaran elemen Kehampaan mampu membunuh seorang Kultivator yang sudah mencapai Bintang Bumi hanya satu kali serangan.
" Serang Pemuda Itu!" Ucap ketua perampok sambil menunjuk ke arah Liu Ryu.
" Baik ketua." Ucap para komandan perampok, lalu melesat ke arah Liu Ryu.
Straaing!
Menyadari bahwa adanya serangan, Liu Ryu langsung berpindah tempat ke arah mereka sambil mengayunkan pedangnya.
Bbbzzzttt! Bbbzzzttt! Bbbzzzttt!
Elemen Kehampaan yang sudah menyelimuti pedang miliknya, Liu Ryu langsung menggunakan serangan tebasan.
Craaash! Aarrgggh!
Craaash! Aarrgggh!
Craaash! Aarrgggh!
Setiap ayunan pedang dari Liu Ryu, mampu membunuh satu-persatu pihak lawan yang mencoba menyerangnya.
Di sisi lain, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu juga tidak ingin kalah, langsung menggunakan teknik teleportasi dan teknik asap ilusi untuk melakukan serangan kepada pihak lawan.
Ggooooaaarr! Ggooooaaarr! Ggooooaaarr!
Terdengar sebuah raungan keras dari arah belakang Liu Ryu yang sedang bertarung.
Sesaat Liu Ryu dan Istrinya menoleh ke arah belakang, dimana terdapat beberapa sosok Singa yang ukurannya sangat besar.
Salah satu dari sekelompok Singa tersebut memiliki ukuran setinggi 20 meter, sedangkan puluhan Singa yang lain setinggi 10 meter.
" Akhirnya bala bantuan sudah datang." Ketua perampok tersenyum lebar, karena kelompok Singa tersebut berasal dari Organisasi Singa Darah.
Liu Ryu yang melihat hal itu, kini menyipitkan matanya karena dia dapat merasakan bahwa seekor Singa yang ukurannya paling besar setara dengan Bintang Raja.
" Pertarungan ini sangat menarik." Gumam Liu Ryu, lalu berpindah tempat ke arah seekor Singa yang memiliki ukuran paling besar.
" Kalian semua, bunuh mereka semua. Biarkan kami yang menghadapi para Singa itu." Ucap Sheng Zhishu, lalu melesat ke arah belakang, diikuti Istri Liu Ryu yang lain.
Wuush! Wuush! Wuush!
Satu-persatu Istri Liu Ryu mulai berdatangan untuk menyambut anggota Organisasi Singa Darah.
" Jadi kalian yang menghancurkan markas bawahan kami sebelumnya?" Tanya sosok Singa yang memiliki ukuran paling besar.
" Ya... Kami juga berencana untuk menghancurkan Organisasi Singa Darah." Ucap Liu Ryu yang berdiri di depan Singa tersebut.
" Hanya seorang Bintang Langit ingin melawanku? Butuh seribu tahun untuk mengimbangi kekuatanku." Sosok Singa Darah tertawa lepas hingga suaranya menggema di udara.
Liu Ryu juga tidak mau kalah, juga ikut tertawa, membuat Singa Darah yang memiliki ukuran besar memicingkan matanya.