SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 189. Kegelisahan Penguasa Dunia Tiantang


Namun jika tidak ada yang menjemput mereka, dapat dipastikan pasukan dari Kaisar Langit juga akan turun ke Benua Kekacauan.


" Heilong, Aku perintahkan kepadamu untuk membagikan Sumberdaya dan Harta langit kepada seluruh Ras Phoenix Awan dan Naga Laut. Kita harus menyiapkan segalanya sebelum pergi ke Dunia Tiantang." Xie Hua memberi perintah.


" Baik Yang Mulia Permaisuri." Jenderal Heilong menundukkan kepala lalu meninggalkan ruangan tersebut.


" Li Chun, Heishan, Longshan... Siapkan wilayah baru untuk kediaman anggota Klan Xie dan Klan She." Xie Hua kembali memberi perintah.


" Baik Yang Mulia Permaisuri." Jawab ketiga sosok tersebut, lalu meninggalkan tempat tersebut bersama beberapa Jenderal yang lain.


Setelah mereka pergi, kini hanya tersisa Sheng Zhishu dan Istri Ryu yang lain dimana terlihat sedang serius untuk menghadapi situasi tersebut.


" Aku tidak menyangka bahwa Kaisar Langit bisa serendah itu." Ting Ye menggelengkan kepala karena dia sebelumnya sangat mendambakan Dewa tertinggi.


Namun saat menjadi Istri Ryu, kini pemikirannya sudah berubah.


" Aku pernah mendengar bahwa Kaisar Langit memegang sebuah prinsip perdamaian. Namun setelah mendapatkan kejadian ini, Dewa tertinggi lebih busuk dari Iblis." Ucap Sheng Zhishu yang kini mencoba menahan amarah.


" Untung saja kita tinggal disini. Jika kita bepergian bersama suami kita, dapat dipastikan anak-anak dan keluarga kita yang lain akan dibunuh dengan keji." Ucap Yuwang sambil menggelengkan kepala.


*******


( Istana Phoenix Langit )


" Sialan.... Mengapa di Dunia Abadi ada banyak Kultivator yang sangat kuat." Ucap sosok yang sedang duduk di kursi kebesarannya.


" Yang Mulia Raja, aku juga tidak tau masalah itu." Salah satu Jenderal memasang wajah masam karena banyak sekali prajurit mereka yang kehilangan nyawa saat turun ke Dunia Abadi.


" Jika tidak ada bala bantuan dari Kekaisaran Awan, kelima Kerajaan dari Ras Phoenix Awan itu akan musnah." Ucap Jenderal Besar sambil merapatkan giginya berusaha menahan amarah.


" Kalian memang tidak becus menjalankan tugas itu. Bukan hanya tidak bisa menjemput Huang Que Yun, tapi juga kehilangan banyak pasukan." Ucap salah satu Putra Raja Phoenix Langit.


" Ya... Huang Bei Yun yang seharusnya menjadi selirku, tapi kalian tidak bisa menjemputnya." Salah satu sosok yang terlihat marah karena gadis incarannya menjadi Istri orang lain.


" Seharusnya aku menjemput sendiri Huang Xi Yun. Kalian memang tidak bisa dipercaya."


" Ya... Aku juga ingin menjemput Huang Nan Yun."


" Aku juga... Aku tidak sabar ingin menikmati keindahan tubuh Huang Hong Yun."


Satu-persatu Putra Raja Phoenix Langit bersuara untuk memuji pujaan hatinya dan mengutuk keras para Jenderal beserta prajurit yang tidak bisa menjemput pujaan hati mereka.


Mendengar ucapan tersebut Raja Phoenix Langit terlihat geram atas tindakan kelima Putranya.


" Kalian tidak tau apa yang terjadi di Dunia Abadi. Bahkan prajurit Kaisar Langit juga mengalami kekalahan. Apa kalian tau bagaimana kuatnya Kekaisaran Langit?" Raja Phoenix Langit meluapkan kekesalannya terhadap kelima putranya.


" Gluug." Kelima sosok tersebut menelan ludah berkeringat dingin.


Jika prajurit Kaisar Langit saja bisa mengalami kekalahan, maka itu artinya para Kultivator yang berada di Dunia Abadi sangatlah kuat.


" Kita telah merencanakan hal ini matang-matang untuk menyerang kelima Kerajaan Atas Awan bersamaan dengan penyerangan terhadap Kekaisaran Awan, tapi semuanya gagal." Raja Phoenix Langit hampir tidak percaya dengan situasi tersebut.


Tentu mereka mengetahui bahwa kelima putri dari Penguasa Awan telah menjadi Istri Kaisar Ryu yang merupakan musuh dari Kaisar Langit karena ingin merebut pemilik Tubuh Abadi.


Namun kenyataannya mereka juga gagal untuk mengambil pemilik Tubuh Abadi juga banyak kehilangan pasukan.


*******


Terlihat satu sosok Pria yang masih muda, namun sebenarnya dia sudah berusia jutaan tahun.


Sosok tersebut memasang wajah jelek karena baru saja mendapatkan laporan bahwa prajurit yang dia kirim untuk menjemput kelima putri penguasa Lautan telah gagal.


Tidak hanya itu, Semua prajurit yang dia kirim hanya ada tiga Jenderal yang selamat dari tugas tersebut.


" Ayah... Bagaimana dengan Long Que Zhu? Apa mereka berhasil menjemputnya?"


" Ayah, dimana Long Bei Zhu? aku tidak sabar ingin melihatnya."


" Ayah, Apakah Long Xi Zhu sudah ada disini?"


" Ayah, aku tidak sabar ingin melihat bidadariku Long Nan Zhu."


" Ayah, dimana Long Hong Zhu? Aku ingin cepat menikahinya."


Satu-persatu dari kelima putra Raja Naga Langit melemparkan pertanyaan kepada ayah mereka.


Mendengar pertanyaan tersebut, Raja Naga Langit memasang wajah memerah padam, karena bukan hanya gagal menjemput kelima putri penguasa Lautan, tapi juga kehilangan pasukan.


Jika saja kelima sosok tersebut bukan putranya, Raja Naga Langit ingin sekali mencabik-cabik wajah mereka.


" Bukan hanya gagal menjemput mereka, tapi juga kita kehilangan pasukan." Ucap Raja Naga Langit yang berusaha untuk menahan diri dari amarahnya.


" Apa? Bagaimana mungkin?" Kelima sosok tersebut sontak kaget mendengar keterangan tersebut.


" Bagaimana mungkin? Prajurit dari Kaisar Langit juga mengalami kekalahan." Raja Naga Langit terlihat serius karena sosok yang menjadi lawan mereka bukanlah orang biasa.


Mendengar ucapan tersebut, kelima pria tersebut menghela nafas berat karena mereka memaklumi kegagalan prajurit mereka.


Meskipun kelima pemuda sangat menginginkan gadis pujaannya, namun jika prajurit Kaisar Langit saja bisa mengalami kekalahan, maka dapat dipastikan bahwa para Kultivator yang berada di Dunia Abadi tidak bisa dianggap remeh.


*******


( Istana Kaisar Langit )


" Jenderal Besar, rekrut semua Kultivator yang berada di wilayah Kekaisaran Langit, juga kelima Kerajaan Langit. Berikan kepada mereka semua Sumberdaya yang kita miliki." Kaisar Langit memberi perintah kepada bawahannya.


" Tapi Yang Mulia Kaisar, itu sama saja dengan pemborosan. Sumberdaya yang kita miliki masih terbatas." Jenderal Besar tidak ingin jatah Sumberdaya mereka dibagikan kepada orang lain.


Tentu jika itu terjadi, maka perkembangan mereka akan terhambat.


" Perdana Menteri, naikkan pajak untuk seluruh wilayah Kekaisaran Langit. Dengan demikian kita tidak akan kekurangan Sumberdaya." Kaisar Langit memberi perintah.


" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab Perdana Menteri sambil menundukkan kepala, lalu meninggalkan ruangan tersebut.


" Jenderal Besar, kamu tau jika pemilik Tubuh Agung datang kesini? Dapat dipastikan bahwa dia akan menuntut balas atas tindakan kita." Kaisar Langit memasang wajah serius karena dia tidak ingin Kekaisaran Langit yang sudah berdiri sejak jutaan tahun yang lalu bisa hancur begitu saja.


" Aku mengerti Yang Mulia Kaisar. Tapi kenapa Dewa Surgawi dan Dewa Agni belum muncul juga?" Jenderal Besar merasa heran karena kedua Dewa tersebut tidak pernah berkunjung ke Istana Kekaisaran Langit.


" Aku juga tidak tau. Mungkin saja mereka masih melakukan latihan tertutup." Jawab Kaisar Langit.


" Ada hal yang membuat aku khawatir. Sepertinya Dewa Ashura sudah berada di Dunia ini. Hanya saja aku tidak bisa melacak keberadaan mereka." Kaisar Langit memasang wajah serius karena tidak hanya mendapatkan pembalasan dari Dewa Agung, melainkan juga Dewa Ashura ikut bergabung.