
Diagram bercahaya kuning kemerahan itu berhasil meredam badai tornado yang Fei Yang ciptakan.
Kini diagram itu berusaha menekan dan mengurung Fei Yang.
Fei Yang yang sedang terbang di udara tiba-tiba merasa tubuhnya kehilangan kendali.
Ada kekuatan besar tak kasat mata yang berusaha mengunci pergerakan nya.
Sirkulasi energinya bergerak liar tak terkendali dan kacau, aliran darahnya pun bergolak seperti mau meledakkan nadinya.
Fei Yang merasa sangat tersiksa, hingga akhirnya dia melepaskan teriakan yang menggetarkan seluruh tempat tersebut.
Selagi masih bisa sedikit bergerak, Fei Yang melepaskan kode ke Li Dan dan Lan Yi, untuk bergerak melakukan serangan dadakan, selagi pasukan Liao sedang berada dalam kondisi kacau balau.
Melihat kode militer dengan kembang api yang Fei Yang lepaskan.
Li Dan dan Lan Yi masing masing memimpin 150.000 pasukan yang mereka gembleng dan latih selama ini.
Muncul dari balik pasir tempat persembunyian mereka.
Mereka semua berteriak dari dua penjuru, segera melakukan serangan dadakan dua sisi menjepit pasukan Liao yang sedang tidak siap.
Meski menang dalam hal jumlah, tapi karena sedang tidak siap, pasukan Liao tetap saja di buat kocar kacir oleh serangan dadakan tersebut.
Korban di pihak Liao berjatuhan dengan cepat.
Raja Sabutai dan putranya Agoda yang tidak menyangka Xi Xia memiliki pasukan sebanyak itu.
Mereka juga di buat kaget dan tidak bisa berbuat apa-apa, untuk mengendalikan pasukan mereka yang sedang kocar kacir.
Mereka hasil bisa mengandalkan jendral jendral mereka untuk secepatnya mengendalikan situasi.
Sebelum pasukan mereka tercerai berai dan melarikan diri karena panik dan takut, dengan teror yang di lakukan Li Dan dan Lan Yi.
Si topeng besi sendiri tidak bisa berbuat banyak, karena dia harus mengendalikan diagram raja Asura nya, mengurung Fei Yang.
"Bagaimana keponakan ku ?"
"Aku masih harus berterimakasih kepada mu keponakan ku."
"Bila bukan karena kamu telah mengirim rajawali sialan itu, untuk membunuh ku di pegunungan Kun Lun..'
"Aku tidak mungkin menemukan kitab pusaka raja Asura dan sembilan mutiara, yang menyimpan seluruh kekuatan Raja Asura."
Termasuk pusaka Golok hijau ini, kamu boleh menjadi orang yang pertama merasakannya.
"Bajingan,..!*
umpat Fei Yang dalam hati.
"Pantas saja dia sangat tenang, ternyata, dia menemukan ilmu simpanan mahluk, yang sudah di usir oleh sang Buddha dari dunia ribuan tahun silam."
batin Fei Yang dalam hati.
Fei Yang menarik seluruh kekuatan alam semesta untuk menyatu kedalam tubuhnya, berusaha melepaskan diri dari kekuatan gaib yang mengunci dan mengacaukan sirkulasi energi dan aliran darahnya.
Badai angin hujan petir cahaya energi langit bumi semua menyatu kedalam tubuh Fei Yang membentuk sebuah pusaran besar yang memancarkan 6 cahaya, Biru kuning merah putih jingga dan warna campuran ke 5 warna itu.
Diagram itu bergetar hebat dan mengeluarkan suara
"Kreekk,..! Kreekk,..! Kreekk,..!"
Berputar pelan berusaha menetralisir pancaran 6 cahaya, yang terpancar dari pusaran energi kekuatan alam semesta.
Melihat hal itu, Li Yuan Hao tidak mau membuang waktu, dia segera melesat membelah pusaran yang Fei Yang ciptakan dengan tebasan golok hijaunya.
Golok hijau itu berhasil membelah pusaran membuka jalan bagi dirinya untuk menerobos ke inti pusaran di mana Fei Yang berada.
Fei Yang yang sedang duduk bersila di tengah pusaran, terpaksa menggunakan kedua pedang merah biru di silangkan, untuk menahan serangan golok hijau, yang membawa energi iblis yang menakutkan.
"Tranggg,...!!!"
Baik Fei Yang maupun Li Yuan Hao sama-sama terpental jauh, akibat ledakan kekuatan dahsyat dua energi yang saling berlawanan.
Mereka berdua sama-sama terpental jauh.
Fei Yang memanfaatkan kekuatan benturan itu, untuk membantunya melepaskan diri dari tekanan diagram batu permata iblis Asura.
Setelah Fei Yang berhasil melepaskan diri, diagram itu beserta sembilan batu permata iblis menghilang, semuanya kembali menyatu kedalam tubuh Li Yuan Hao.
Li Yuan Hao dan Fei Yang saling serang di udara, mengeluarkan tebasan jarak jauh mereka secara bergantian.
"Blarrr,..! Blarrr,..! Blarrr,..! Blarrr,..!"
Sambil melepaskan tebasan Fei Yang dan Li Yuan Hao saling bergerak maju memperpendek jarak di antara mereka.
Hingga akhirnya pedang dan golok mereka bertemu berulang kali, saling berbenturan langsung.
"Tranggg,..! Tranggg,..! Tranggg,..!"
"Tranggg,..! Tranggg,..! Tranggg,..!"
"Tranggg,..! Tranggg,..! Tranggg,..!"
"Tranggg,..! Tranggg,..! Tranggg,..!"
Benturan terus berlangsung saling serang saling menangkis, yang satu menyerang secara bertubi-tubi, yang lainnya bergerak menangkis sambil mundur kebelakang, membentuk sebuah garis melingkar.
Saat pihak bertahan melakukan serangan balik secara gencar dan bertubi tubi, kini giliran pihak yang tadi menyerang, yang bergerak mundur membentuk garis melingkar.
Pertarungan yang sedianya di udara, terus berlanjut hingga mereka saling serang di atas tanah.
Lalu perlahan lahan naik kembali.
naik turun, naik turun berulang kali.
Dan terus menerus senjata mereka saling berbenturan berulang kali, di mana baik Fei Yang maupun Li Yuan Hao, mereka masing-masing merasa telapak tangan mereka, telah lecet lecet berdarah dan terasa perih.
Sedangkan pada bagian lengan mereka, yang terus bergetar hebat akibat harus menahan benturan dua tenaga raksasa.
Akhirnya, kedua senjata mereka saling menempel, mereka berusaha sekuat tenaga saling menekan.
Saling dorong mendorong maju mundur, mengempos seluruh semangat dan kekuatan mereka.
Berusaha untuk memojokkan lawan tangguh yang berada di hadapan mereka.
Kekuatan mereka masing-masing terlihat masih berjalan cukup imbang, hingga Li Yuan Hao, berteriak keras.
"Arghhhh, rasakan ini,..!!"
Sinar golok Hijaunya, tiba tiba memancar terang, menekan keras kearah Fei Yang, hingga tubuh Fei Yang sedikit doyong kebelakang,
Fei Yang terlihat kesulitan menahan golok hijau yang perlahan tapi pasti mulai menyentuh pipinya.
Hingga bagian itu terasa dingin dan perih.
"Arggggghhh,...!"
Dengan sebuah teriakan keras, Fei Yang menggunakan kakinya, untuk menyapu bagian kaki Li Yuan Hao.
Lalu mendorongnya mundur.
Fei Yang lalu melakukan serangan balasan bertubi tubi, memaksa Li Yuan Hao untuk mundur.
"Tranggg,..! Tranggg,..! Tranggg,..!"
"Tranggg,..! Tranggg,..! Tranggg,..!"
"Tranggg,..! Tranggg,..! Tranggg,..!"
Li Yuan Hao yang terdesak dan terus main mundur, akhirnya berteriak keras.
"Arghhhh,..!!"
Sembilan batu warna warni muncul mengelilingi tubuhnya memberikan kekuatan yang sangat besar.
Sehingga tangkisannya berhasil mementalkan tubuh Fei Yang mundur menjauh darinya.
Sembilan batu itu kini menyatu ke golok hijaunya, dengan kembali melakukan teriakan keras.
"Hyahhhh,..!!"
Tubuh Li Yuan Hao membawa golok hijaunya melesat kearah Fei Yang.
Menebaskan golok hijaunya yang membentuk sebuah bayangan golok hijau raksasa menghantam kearah Fei Yang.
Untungnya Fei Yang mampu bergerak cepat, sehingga bayangan hijau itu hanya menghantam pasir tempat Fei Yang berpijak.
"Blaarr,..!"
Pasir terbelah dua berhamburan, sedangkan Fei Yang melayang mundur menjauhi posisi tempat benturan.